Kisah BUKU MERAH dan Penjual Lele

0
49

Mengapa penting membaca BUKU MERAH?

Sangat penting, karena (konten) di dalamnya real banget bagi pengusaha dan masyarakat  yang melakukan utang.

Saya pasti bawa  terus ke manapun pergi, selalu sedia di mobil. Kalau sedang kehabisan, sepertinya ada yang kurang. Apalagi kalau mau bepergian,  karena pasti saya akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki cerita persis seperti yang ada di buku merah.

Pernah saya makan di warung pecel lele, saya tanya kepada penjualnya, “Bagaimana Bu, jualannya?”

Lah, beliau malah curhat segala dan ujung-ujungnya masalah utang. Tanpa pikir panjang  saya kasihkan BUKU MERAH yang saya bawa.

Dia tanya berapa harga BMM ini, saya bilang, “Gratis. Silakan baca sampai selesai. Kalau sudah tamat silakan berikan kepada orang terdekat atau orang yang masih punya masalah utang.”

Sebenarnya masih banyak cerita berkaitan dengan BMM. Mulai orang yang utangnya hanya puluhan juta rupiah, sampai miliaran. Mereka tergerak hatinya untuk berubah setelah membaca BUKU MERAH.

Jazakallah untuk buku yang luar biasa ini. Bukan mindset utang kita yang berubah, tapi BMM  mengubah mindset hidup kita tentang dunia akhirat.

Nana Herdiana, Pengusaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here