The Meaning of Success (MTR Warrior version)

0
36

#1 POLA SUKSES STANDARD AKHIRAT

@HaysNairbef

Urusan dunia amat sangat mudah melenakan kita.  Kita terlena sehingga lupa kalau ia nya hanya sementara. Lupa kalau ada yang lebih penting dan kekal adanya.

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan hanyalah main main dan senda gurau belaka.” (Q.S. Al An’am 32)

Allah lho, yang bicara. Dia yang menciptakan kita, menegaskan hal ini. Tapiii…. kenapa kita malahan terlalu serius melakukan segala sesuatu untuk dunia yang cuma becandaan ini.

Sesungguhnya ada hal yang seharusnya kita lakukan dengan lebih serius. Yaitu mempersiapkan bekal sebanyak banyaknya untuk sesuatu yang lebih kekal abadi yaitu kehidupan akhirat.

Sebagaimana sebuah pernyataan para motivator, yang sering bilang ” Gagal berpola dan Suksespun berpola”,

Sukses ukurannya adalah surganya Allah, dan  gagal berarti nerakanya Allah.

Sudahkah hidup kita mengikuti pola sukses? Atau malahan kita asyik kemaruk dengan pola gagal.

Pola hidup sukses standard akhirat itu sudah sangat jelas ditunjukan dan diajarkan oleh manusia paling Mulia yang di turunkan oleh Allah ke muka bumi ini. Manusia luhur yang menjadi pamungkas ajaran seluruh Nabi dan Rasul  yang diturunkan Allah sebelumnya. Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam. Allahuma Sholi Ala Sayiddina Muhammad

Semoga Allah memampukan kita menghindar dari kehidupan dunia yang melenakan,  Semoga Allah memberi kita hidayah untuk menjalani pola hidup sukses yang parameternya adalah akhirat. Bukan dunia.

#2 MEMANTASKAN DIRI untuk SUKSES

@MIslamBasri

Pengusaha biasa membangun rumah bisnisnya dengan keinginan, pengusaha sukses membangun kerjasaan bisnisnya dengan ilmu dan sistem

Sukses bukanlah tentang apa yang harus kita kerjakan untuk mendapatkan sesuatu, tapi tentang bagaimana kita memperbaiki dan memantaskan diri untuk mendapat apa yang kita inginkan

Ternyata, orang-orang yang paling bahagia adalah mereka yang paling gemar memberi dan menebar kebahagiaan kepada orang lain

#3 KUNCI SUKSES adalah PRAKTIK

@HaysNairbef

Sukses bukan karena dia yang paling banyak ilmunya. Kesuksesan bukan terletak pada seberapa banyak ilmu yang telah dikuasai, tetapi terletak pada seberapa banyak pelaksanaan dari ilmu yang sudah dimiliki. (TTFM)

Jadi, meski ilmu kita  setinggi gunung, gelar kita sepanjang kereta Parahyangan Bandung, ‘gak ngaruh tuh sama kesuksesan kita.

Yang paling ngaruh adalah praktek dan praktek dari setiap ilmu yang kita miliki, terutama ilmu tentang kebaikan. Itulah sumber kesuksesan. Dan, jangan pernah menunda upaya atau praktek kebaikan apapun, karena kita juga tidak pernah tahu sisa umur kita.

Yuk praktek. Yuk menyegerakan kebaikan yang sudah terniat.  Semoga Allah memampukan kita untuk terus belajar semua ilmu yang baik, dan mampu mempraktekannya segera dan semuanya. Aamiin.

(Bogor 271119m, Hays Nairbef)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here