Dua Cinta Terlarang

0
148

@MIslamBasri ||

Ketika kamu atau dirinya mengirimkan surat cinta pertama, hatiku mulai gundah dan gelisah.

Di saat surat cinta yang kedua kamu atau dirinya aku terima, tanganku  mulai bergetar membukanya.

Tatkala surat cinta ketiga dari dirimu atau dirinya kudapatkan, siangku sudah penuh dengan keresahan dan disaat malam diriku gelisah dan matakupun terasa mulai sulit untuk dipejamkan.

Di saat engkau atau dirinya menelponku mengatakan ingin datang ke rumah untuk berjumpa denganku dan bahkan juga keluargaku, rasa cemas dan keringat dingin terasa mulai melembabkan kulit ragaku.

Dan di saat dirimu atau dirinya, benar-benar datang di hari yang telah kita  sepakati, seluruh ruas jariku terasa mulai bergetar dan semakin bergetar, mukapun memutih pucat pasi dan lidahku terasa kelu terpaku serta jantungku berdegup dengan sangat cepat takkala kita bertatap muka yang membuatku tertegun sejenak dan berbisik dalam hati, inikah yang dinamakan cinta?

 

Terima kasih Omles dan Abang, jujur aku akui, kalian berdua memang telah pernah berhasil mencuri hatiku dan membuat jantungku serasa akan terlepas dari dadaku yang selalu bergemuruh, saat aku bertatapan dengan sorotan matamu yang tajam sambil mendengar celotehan indahmu yang selalu saja terasa mendebarkan dan sangat menggetarkan.

 

Namun maafkan diriku, semakin hari kusadari, antara aku, engkau atau dia takkan pernah bisa bersatu, karena kita berbeda.

Dan sesungguhnya kisah cinta kita adalah dua cinta yang sangat terlarang dan tiada lagi kerinduan dalam hatiku. Bahkan kini yang tersisa, hanyalah penyesalan abadi, karena pernah bertemu dan berkenalan dengan kelen berdua.

Bukan perpisahan yang aku ratapi dan tangisi.  Namun perjumpaan dan perkenalan denganmulah yang amat sangat daku sesali.

Selamat tinggal RIBA.  Aku dan dirimu takkan mungkin lagi bisa bersatu.

Karena kini diriku ‘ainul yaqin dan bahkan haqqul yaqin, engkau tercipta bukanlah untukku 😊

BangKamRi 1442 SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here