RACUN KAPITALISME YANG TERASA MANIS

630

PUJIAN MENYESATKAN “ALA BARAT

Bagi Negara Donor, utang itu adalah sebuah Bisnis yang menggiurkan, tapi bagi Negara berkembang, utang itu adalah Instrumen Pembangunan.

Maka tak heran bila negara Donor hoby-nya memberi pujian ke negara berkembang tapi embel-embelnya ngucuri utang ribawi..

Entah kenapa “doktrin sesat ala barat” dianggap sebagai negara berkembang dan ujungnya harus utang ke mereka kog ya dianut, bahkan malah menganggap mereka sebagai dewa penolong.

Padahal realitasnya mereka sedang bisnis ribawi yang nyekak leher..😀😀

Kalau kata orang tua dahulu yang masih polos pola pikirnya: “yo ben le, kowe dianggap kere karo kancamu rapopo, sing penting raduwe utang” simpel kan?

Yang lebih mantab lagi, KITA BISA KAYA, BERLIMPAH DAN BAROKAH TANPA PAKE UTANG, APALAGI PAKE RIBA. Iso koq le..

Entahlah negeri antar berantah itu koq yo senneng melayani rentenir..

By Bang Dien indONEsia, Warga MTR Solo Raya.

Jangan lupa saksikan video di bawah ini.