Tahun 2009 yg lalu saya dan kelurga mulai mengenal dunia bisnis setelah mengikuti seminar Cara Gila Jadi Pengusaha (pasti banyak yg tau yaa), semua diajari untuk berhutang, berhutang, dan berhutang….selama berbisnis hidup tidak pernah tenang, hanya mikirin bayar cicilan sampai lupa sholat.
Singkat cerita tahun 2011 yg lalu saya dan keluarga bangkrut semua bisnisnya (rumah makan, budidaya jamur, & tour travel, rental) dan menanggung hutang bank, leasing, kartu kredit, dll 1,8 M, dan 4 tahun terakhir ini kami memulai usaha tanpa Bank, alhamdulillah tapi 2 tahun terakhir pelan-pelan penyakitnya kambuh lagi ambil KPR, Koperasi, Leasing sepeda motor dan Kartu Kredit (meski tidak sebesar dulu), dan 1 tahun belakangan kami mulai merasakan lagi berkahnya rezeki seperti hilang, ibadah kami jalan terus, tahajud dhuha juga rutin, sedekah tancap terus, tapi berapapun uang yg kami dapatkan seperti selalu habis nggak tersisa.
Minggu kemarin kami baru tau apa itu riba, kami bertekad harus segera lepas dari hutang dan riba ini.
Setelah saya baca buku 27 Jurus Jitu Meraih Impian dan Kembali Ke Titik Nol jadi makin mantaab lagi untuk segera bebas dari hutang dan riba.
Leasing dan kartu kredit alhamdulillah beres, tinggal koperasi dan KPR 350juta insyaa Allah dalam 2 bulan ke depan bisa segera kami lunasi juga. Dan setelah ini akan saya perbaiki akad tanah kavling saya biar bebas dari riba juga.
Terima kasih atas energi positif yg selalu berbagi di sini. Semoga saya pun bisa membagi energi positif dari foto dan pengalaman saya ini. ??
By : Riri, KSW #07
WA KSW 0811-113-139
#justsharing
Ketika Dibilang “Sesat”
Mungkin tidak hanya saya yg merasakan hal ini..ketika kita ingin hijrah, ingin memperbaiki diri, tapi justru cemooh yg didapat..
Ketika saya masukin surat resign, info sy mau resign langsung tersebarrr…tmn2 yg merasa dekat, nelponin saya, nanyain sy langsung..teman2 yg “sekedar teman” gosipin saya..haha..
Alasan di surat resign krn waktu kerja yg tidak bisa dipenuhi lagi, sementara saya juga punya tanggung jawab sebagai seorang istri dan ibu..alasan klasik memang..hehe..
tapi orang2 yg sering berhubungan dg saya, sepertinya udah tau aja klo saya berhenti krn riba ini..
Karena saya udah pernah minta2 pindah ke beberapa orang biar bisa dipindahin ke unit syariah (tp gak dipindah2in), trus sy pernah jg liatin video ttg riba ini ke tmn2 hbs shlt jamaah..sebagian orang menyayangkan keputusan saya, tapi ada jg yg ngasih selamat krn saya udh bisa hijrah dan mohon didoakan jg supaya bisa menyusul..
Mengenai tanggapan orang2..Gak jarang teman2 yg udah duluan hijrah, berhenti krn riba ini, dibilang sesat oleh segelintir orang..padahal dy belum paham..ngomong hanya berdasarkan logika, akal..padahal agama tidak hanya sebatas itu..
Tapi ketika sayapun akhirnya juga dilanda kekhawatiran mengenai pandangan “sesat” orang2 kepada saya, seorang teman (???) mengingatkan saya firman Allah pada surat Al-Muţaffifīn..
Ya Allah…ternyata hal ini sudah dikasih tau Allah sejak 1400 tahun yg lalu..Sungguh Islam agama yg sempurna..???
Buat teman2 yg masih galau mikirin pendapat orang, yuk simak arti surat Al-Muţaffifīn ayat 29-33 berikut:
29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.
30. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.
31. Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira.
32. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: “Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat”
33. Padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin.
So, dibilang sesat?? Biarin aja!!???
Semangat hijrah saudara2ku, semoga bermanfaat..?
By : Riri, KSW #07
WA KSW 0811-113-139
Tulisan ini saya susun di dorong oleh rasa khawatir karena belum Syariinya kebanyakan Koperasi Syariah (KS) meski telah menyadang nama syariah….. Bukankah ini merupakan kedustaan kepada umat???
Selain itu saya ingin mengajak semua yang terlibat dalam KS untuk mendapatkan ke-ridhoan Allohdengan jalan bersikap dan bertindaklebih patuh kepada semua perintah dan menjauhi larangannya. Hal ini penting, sangat penting malah, karena pada dasarnya saat ini kita sedang “berniaga” dengan Nya. Jangan sampai kita merugi apalagi jika kerugian tersebut harus kita tanggung tidak hanya di dunia tetapi juga diakhirat.
“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, tetapi manusia ituolah yang menzalimi dirinya sendiri. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa) seakan-akan tidak pernah berdiam (di dunia) kecuali sesaat saja pada siang hari, (pada waktu) mereka saling berkenalan. Sungguh rugi orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk” (Yunus: 44-45).
Padahal secara eKSplisit dalam kebanyakan Anggaran Dasar (AD) KS ditetapkan: “Koperasi Syariah berlandaskan Syari’ah Islam yaitu Al-Qur’an dan Assunah dengan saling tolong menolong (ta’awun) dan saling menguatkan (takaful)”. Pertanyaannya, Sudah Syarii kah KS kita?
Tulisan di bawah ini berusaha membedahnya dengan harapan bisa menjadi pemikiran kita bersama, untuk menjalankan KS di masa depan. Agar tujuan dan peran KS sebagaimana dimuat dalam AD-nya bisa tercapai, dan tentu saja semua yang terlibat, baik sebagai pengurus maupun anggota memperoleh tidak hanya manfaat di dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat nanti.
1. Kebathilan Koperasi dan Solusinya
Menurut Dr. Arim Nasim (pakar Ekonomi syariah), Salah satu kekeliruan selama ini tentang ekonomi Islam, seolah-olah semua transaKSi kapitalis akan berubah jadi islami kalau transaKSi terbebas maghrib, maisyir, ghoror, riba. Contoh: Fatwa MUI BPJS haram karena ada unsur Maghrib nya….ketika unsur maghrib hilang jadilah BPJS Syariah…
Koperasi haram karena ada bunganya ketika bunganya hilang, maka jadilah ia sebagai Koperasi Syariah..
Padahal ada problem aqad, ada problem obyek transaKSi, ada hukum tentang syirkah. Contoh: asuransi haramnya bukan hanya karena ada unsur MAGHRIB….
= = = = = = = = = = = =
Anda Pebisnis? Ingin bergabung dengan pebisnis sholeh lainnya di KSW?
Silahkan WA ke 0811-113-139
= = = = = = = = = = =
Obyek transaKSi dalam asuransi juga batil…dalam asuransi yang di transaKSikan yaitu janji….sementara dalam islam transaKSi hanya boleh pada barang dan jasa…Koperasi haram bukan hanya koperasi simpan pinjam saja hanya karena ada bunganya…, tapi semuabentuk koperasi juga haram karenamasih mengandung beberapa kebathilan di dalamnya, terutama pada aqad syirkah dan turunannya yaitu:
*1.* Koperasi sama seperti bentuk badan usaha kapitalis lainnnya seperti PT, di dalamnya tidak ada unsur Pengelola atau badan yang syah menurut syara. Dalam Islam, Syirkah (kerjasama usaha) yang pastinya melibatkan dengan harta dan modal harus ada 2 pihak, yaitu pihak pemodal dan pengelola. Di Koperasi pada awalnya (pada saat Koperasi didirikan) hanya ada kumpulan pemilik modal, tidak ada pihak Pengelola yang syah menurut syara. Lalu kenapa Pengurus tidak bisa disebut Pengelola yang sah menurut syara? Penyebabnya ada 2, yaitu:
– Sejak awal memang tidak ada kesepakatan utk membuat syirkah yang sesuai dengan islam. Dimana sebelum (aqad) pendirian dilaKSanakan sudah jelas lebih dulu siapa yang akan bertindak sebagai pengelola dan siapa yang akan bertindak hanya sebagai pemodal (shohibul maal). Apakah pengelola hanya berkontribusi jasa saja, atau jasa dan juga modal?
– Kalaupun mau dipaKSakan bahwa pengurus di anggap sebagai pengelola ini sesungguhnya tidak bisa, karena secara umum pengurus itu mendapat honor atau gaji. Sementara dalam syirkah pengelola tidak boleh digaji tapi harus berdasarkan akad bagi hasil.
Lalu apa solusi dari aspek pertamaini kalau mau di syariahkan ? apa bisa ? Bisa, caranya ketika pembentukan…kalau nggak salah syaratnya koperasi itu ada 25 orang kalau koperasi primer…. Misalnya dari 25 orang itu jika mau terlibat semua dalam pengelolaan usaha, berarti menggunakan aqad syirkah inan yaitu pengelola dan pemodal orang yang sama. Pada aqad syirkah inan, semua pemodal harus sekaligus terlibat sebagai pengelola.
Tetapi karena tidak mungkin semua anggota menjadi pengurus yang harus terlibat dalam pengelolaan usaha, berarti harus ada pihak pemodal dan pihak pengelola. Maka dari 25 orang perlu dibuat kesepakatan siapa yang akan menjadi pemodal saja dan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengelola.
Dengan demkian akad yang digunakan adalah syirkah mudharabah. Dalam syirkah mudharabah, bolehkah pengelola itu dari pemodal.. Jawabannya boleh. Konsekuensinya pengelola selain mendapat bagi hasil dari keuntungan sebagai pengelola juga mendapat bagi hasil dari modal. Sebaliknya ketika rugi dia ikut menanggung rugi sesuai porsi modalnya.
2. Kebatilan kedua, Koperasi menganut keanggotan syirkah secara terbuka, dimana setiap saat bisa masuk anggota tanpa dibuat aqad baru. Ini bertentang dengan aturan syirkah dalam islam. Dalam Islam ketika ada pesero baru ( baik shohibul maal ataupun pengelola baru) harus ada aqad baru dan di sepakati oleh semua pesero. Kenapa akad keanggotaan terbuka itu bathil? Sebenarnya ini aplikasi dari salah satusyarat syirkah atau jual beli yaitu adanya ridhawal ikhtiar… yaitu rela dan berdasarkan pilihan.
Misalnya ketika saya sudah bersyirkah dengan bergabung dengan KS dan saya mengenal semua karakter anggota KS, dengan asumsi pembentukan syirkah sudah syari sejak awal, tiba2 dengan keanggotaan yang sifatnya terbuka, masuk anggota baru dan saya sebagai anggota lama menolak/tidak berkenan/keberatan terhadap kesertaan “anggota baru” tersebut karena misalnya saya tahu orang baru tersebut tidak amanah?
Bolehkah anggota baru itu diterima oleh KS? Sementara saya sebagai anggota lama tidak setuju? Kalau tidak boleh berarti bertentangan dengan prinsip keanggotaan koperasi….karena itu pilihan dalam kasus diatas ada 2, anggota baru diterima atau saya keluar…..kalau saya keluar maka saya akan menuntut dikembalikan modal dan keuntungan dari modal….ketika saya keluar berarti sebenarnya bukan KS lagi tapi KS minus saya, maka hakekatnya syirkah awal bubar kemudian muncul syirkah baru.
Selain masalah keanggotaan yang bersifat terbuka, ada satu hal lagi dalam syirkah yang harus disepakati oleh anggota syirkah adalah masa berlaku syirkah atau kesepakatan misalnya syirkah berlangsung satu tahun setelah itu bisa dilanjutkan atau dibubarkansesuai kesepakatan. Katakanlah Ketika KS dibentuk disepakati syirkah berlangsung selama 1 tahun, setelah itu dibuat kesepakatan baru kalau dalam koperasi sering disebut RAT.
Maka sebagai solusinya, di AD/ART bisa dibuat ketentuan bahwa penerimaan anggota baru dilakukan satu tahun sekali pada saat RAT atas persetujuan semua anggota syirkah. Dengan demikian azas keadilan dalam membagi keuntungan selama periode syirkah bisa diterapkan.
Adalah sangat tidak adil, jika anggota syirkah yang sudah terlibat dari awal periode syirkah akan memperoleh pembagian keuntungan yang sama dengan anggota syirkah yang baru terlibat di akhir periode syirkah.
*3.* Kebatilan koperasi syariah ke 3 dari aspek pembagian laba atau SHU. Dalam koperasi pembagian SHU didasarkan atas produktivitas anggota dalam menggunakan jasa koperasi misalnya koperasi simpan pinjam akan memberikan SHU berdasarkan keaktifan anggota dalam meminjam. Semakin banyak meminjam semakin banyak SHU….dan syarat ini batil….karena dalam syirkah pembagian laba dan rugi diberikan dengan kaidah berdasarkan hadits yaitu:
الوضيعة على المال والربح على ما اصطلحوا عليه artinya : “Kerugian dibebankan kepada kekayaan (modal) dan keuntungan tergantung apa yang mereka sepakati bersama”
Kerugian itu sesuai dengan porsi modal atau proposional tapi keuntungan tergantung apa yang mereka (para pesero) sepakati. Lalu, mungkin ada yang bertanya kan dalam hadits itu laba atau keuntungan sesuai kesepakatan! Lalu boleh dong dibuat kesepakatan bahwa laba atau keuntungan itu dibagi berdasarkan produktivitas anggota dalam memanfaatkan jasa koperasi? Tapi nyatanya dalam islam hal tersebut tidak di benarkan.
= = = = = = = = = = = =
Anda Pebisnis? Ingin bergabung dengan pebisnis sholeh lainnya di KSW?
Silahkan WA ke 0811-113-139
= = = = = = = = = = =
Mengapa? KarenaKeuntungan seharusnya dibagi berdasarkan persentase yang ditentukan di awal secara proporsional sesuai kesepakatan. Jadi dalam pembagian keuntungan harus ditetapkan di awal, berapa proporsi untuk pemilik modal, berapa proporsi untuk pengelola dan alokasi lain yang disepakati.
Tetapi tidak boleh berdasarkan intensitas sebagai konsumen atau pengguna jasa KS. Karena “siyahul kalam ” dalam hadits itu membatasi makna kesepakatan dalam hadits itu terkait modal.
Maka terjemahan bebas dari hadits itu adalah:kerugian wajib di tanggung secara proposional berdasarkan modal masing-masin, sementara keuntungan boleh tidak proposional dengan modal tetapi sesuai dengan kesepakatan…
Misalnya modal saya Rp 1 M dan modal anda Rp 5 M, maka kalau tanggung jawab kerugian wajib proposional tapi kalau keuntungan boleh proposional tapi boleh juga sesuai kesepakatan, misalnya antara pemodal dengan pengelola adalah 50 : 50.
By : Budi S Purnomo, KSW #07
WA KSW 0811-113-139
Mohon dengan hormat agar seluruh Warga atau Calon Warga KSW dan MTR untuk membaca penjelasan ini dengan seksama. Fahami kata perkata dan kalimat per kalimat ya…
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya….
TENTANG KSW, TENTANG KITA,
TENTANG KAMPOENG SYAREA WORLD
DAN TENTANG WAG MTR
Assalaamu ‘alaykum wrwb.
Alhamdulillaah..
Assholaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah.. wa ba’du..
Bapak-bapak dan ibu-ibu Warga atau Calon Warga KSW dan Kampoeng MTR yang sholih dan sholihah…
Dengan ini kami memberikan informasi kembali apa itu KSW. KSW adalah WhatsApp Group (WAG) SyaREA World. Sedangkan SyaREA adalah singkatan dari Syariah REAL ESTATE Alliance.
Adapun MTR adalah singkatan dari #MasyarakatTanpaRiba sebuah gerakan untuk mengembangkan kerjasama guna menumbuhkan ekonomi pada sektor riil berbasis Syariah.
Pada mulanya, Kampoeng SyaREA adalah sebutan bagi WhatsApp Group of SyaREA. WAG for developers, landlords, investors & business support related to real estate industry. Grup WhatsApp untuk para pengembang, pemilik lahan, pemilik modal (uang) dan pebisnis lainnya yang berhubungan erat dengan (mendukung) industri real estate atau properti.
Insyaa ALLAAH para Warga Kampoeng SyaREA berkomitmen untuk mengembangkan bisnis sesuai syariah, tanpa utang, tanpa riba dan tanpa aqad-aqad bathil. Serta menjalankan bisnisnya dengan World Class Standard Business Operations.
Ternyata..
Dalam perkembangan KSW, banyak sekali permintaan dari pebisnis di luar pelaku usaha bidang real estate yang menyatakan ingin bergabung menjadi Warga Kampoeng SyaREA. Sehingga kami mengembangkan Kampoeng SyaREA menjadi Kampoeng SyaREA World agar sahabat-sahabat selain pebisnis real estate bisa menjadi Warga Kampoeng SyaREA yang Insyaa ALLAAH penuh barokah ini.
Selain itu, ketika kami melakukan edukasi yang intensif untuk mengajak pengusaha berbisnis tanpa mengandalkan utang yang mengandung riba, ternyata responnya luar biasa. Sehingga para pengusaha yang telah berazzam untuk meninggalkan kebiasaan berutang (yang mengandung riba) itu, mulai mencari solusi dari permodalan usaha pengganti dari modal utang beriba tersebut. Oleh karena itu, kami bermaksud memperluas cakupan edukasi tidak hanya kepada pengusaha, namun juga kepada para aghniya (pemilik modal) agar mulai menginvestasikan dananya kepada pengusaha-pengusaha yang sudah tertata bisnisnya seperti Warga KSW ini.
Warga dan Calon Warga yang dirahmati ALLAAH..
Sejak awal kami mengembangkan Kampoeng SyaREA, yang kemudian menjadi Kampoeng SyaREA World dan saat ini berkembang pula MTR, tujuan kami adalah untuk mewadahi para pebisnis dan pemodal seperti Anda semua agar bisa saling BERBAGI dan BERBAGI. Sekali lagi WAG KSW & K-MTR adalah untuk saling BERBAGI dan BERBAGI. Sharing, sharing and sharing, then giving, giving and giving.
Berbagi dan memberi apa? Berbagi dan memberi banyak hal, terutama, berbagi dan memberi ilmu, pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta kisah hidup yang Anda miliki kepada para pebisnis lainnya.
Kampoeng ini adalah wadah untuk crowdsourcing of tacit knowledge, sumber pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan keahliah yang secara bersama-sama dimiliki oleh banyak orang dan ingin dibagi kepada banyak orang juga. Tacit knowledge yang dimaksud adalah ilmu-ilmu, pengalaman dan keterampilan yang masih terpendam atau melekat pada diri masing-masing warga atau calon warga.
Pada bidang apa saja concern kita semua untuk berbagi? Khususnya pada bidang:
– Real estate,
– Genaral business,
– Management
– Marketing
– Operation
– Finance
– Personal development
– Family Relation
Dan pengathuan dan keterampilan lainnya yang sesuai dengan prinsip-prinsip Aqidah Islam dalam aspek pengembangan diri, bisnis, keluarga, masyarakat dan bertata negara.
Secara ringkas, KSW dan K-MTR adalah FORUM UNTUK BERBAGI dan BERLATIH melalui media sosial. Kampoeng SyaREA World dan K-MTR adalah wadah di Grup WhatApp atau media sosial lainnya untuk saling berbagi, saling memberi manfaat bukan untuk mengambil atau mencari manfaat. Dan untuk berlatih membiasakan diri membangun karakter, budaya atau nilai-nilai luhur Alhul Jannah atau AHLI SORGA.
Oleh karena itu, kami sampaikan kepada Anda bahwa Anda salah alamat jika masuk Kampoeng SyaREA World (KSW) dan K-MTR ini hanya untuk mencari atau mengambil sesuatu manfaat.
Kenapa bisa begitu?
Ya! Karena kami punya prinsip bahwa jika Anda ingin mendapatkan sesuatu yang lebih banyak, mulailah dengan berbagi hal yang Anda inginkan tersebut kepada mereka yang membutuhkannya.
Jika Anda ingin mendapatkan solusi dari suatu persoalan, mulailah memberi solusi atas persoalan yang sedang dihadapi oleh saudara Anda lainnya.
Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari suatu pertanyaan, mulailah dengan bersegera memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sahabat-sahabat Anda.
Jika Anda ingin mendapatkan bantuan, mulailah membantu warga Kampoeng SyaREA World lainnya yang memerlukan bantuan.
Jika Anda ingin mendapatkan peluang yang lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi peluang yang datang kepada Anda.
Jika Anda ingin mendapatkan ilmu lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi ilmu, kisah, hikmah, pengalaman dan pengetahuan yang Anda miliki.
Bahkan…
Jika Anda ingin mendapatkan uang lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi uang yang Anda miliki.
Sehingga…
Jika Anda ingin mendapatkan kebaikan apapun lebih banyak, mulailah berbagi kebaikan itu kepada orang-orang di sekitar Anda!
Mari kita jadikan berbagi dan gemar memberi serta berbuat kebaikan sebagai budaya atau kebiasaan rutin kita sehari-hari. Biasakanlah, bahwa untuk mendapatkan sesuatu, berbagilah terlebih dahulu sesuatu itu.
Warga dan Calon Warga KSW serta K-MTR yang dicintai Rasul Muhammad SAW..
Dan salah alamat juga jika Anda masuk Kampoeng SyaREA World (KSW & KMTR) hanya untuk bersiap-siap menjadi penonton, menjadi silent reader, yang hanya mengambil energy dari orang lain. KSW dan K-MTR bukan tempat bagi pengamat, penonton dan pengambil energy warga lainnya.
Tidak pernah ada kemenangan bagi penonton. Piala kemenangan hanya akan diberikan kepada pemenang. Dan hanya pemainlah yang akan menang. Bukan penonton. Kampoeng SyaREA World tidak perlu penonton, K-MTR tidak memerlukan silent reader.
Kami berharap Anda semua menjadi sumber energi, bukan penghisap energi. Please Feel Abundance. You are resourcesful..! Sadarilah kemampuan Anda. Sesungguhnya kita semua sudah memiliki sumberdaya apapun yang diperlukan untuk mengangkat kita pada tingkat yang lebih tinggi. Dunia ini sangat berkelimpahan, dan Anda mampu untuk berbagi jika Anda menyadarinya. Ummat Islam tidak akan pernah maju jika mengandalkan silent reader.
Nah..
Jika ternyata Anda benar-benar merasa salah alamat, berharap mendapatkan sesuatu, bukan untuk berbagi sesuatu di Kampoeng SyaREA World dan di K-MTR ini, dan hanya menjadi silent reader, saya berharap Anda untuk segera me-reset niat untuk melatih kebiasaan berbagi dan berlatih menumbuhkan sikap-sikap AHLI SORGA sekarang juga.
Bisa difahami?
Manfaatkan KSW & K-MTR ini untuk menumbuhkan kapasitas dan keterampilan kita dalam hal kepemimpinan, kewirausahaan dan pengembangan disi, bisnis dan keluarga kita semua.
Jika Anda tidak aktif berbagi atau hanya menjadi silent reader, atau hanya diam menunggu postingan warga lainnya, jangan harap pertanyaan atau persolaan yang Anda posting akan segera ditanggapi dengan cepat oleh saudara-saudara Anda lainnya di KSW atau K-MTR. Jika Anda ingin diperhatikan ketika memposting sesuatu, mulailah dengan segera memperhatikan atau merespon positif postingan saudara Anda lainnya.
Kami berharap, semoga penjelasan singkat tentang KSW dan K-MTR ini bisa difahami dengan jelas. Bagi Anda, pengusaha atau business owners dan incestors yang belum bergabung menjadi Warga KSW, silakan kirim pesan WhatsApp ke KSW Central Admin di WA Nomor 0811-113-319 untuk bergabung menjadi Warga Kampeng SyaREA World atau Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba.
Mari kita berlatih membiasakan diri menumbuhkan sifat, sikap, perilaku dan karakter Ahlul Jannah atau AHLI SORGA. Mungkinkah kita bisa menjadi AHLI SORGA di akhirat kelak, jika di dunia tidak membiasakannya?
PERHATIAN WARGA KSW & WARGA KMTR…
Anda Bukan Robot atau Mesin Kan?
Assalaamu ‘alaykum wrwb..
Warga yang dirahmati ALLAAH.. Ahlan wa sahlan..
Selamat datang di WhatApps Group (WAG) Kampoeng SyaREA World atau disingkat KSW dan Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba atau disingkat MTR. Kampoengnya para pengusaha, business owners & leaders serta investor dan masyarakat yang komitmen untuk menjadi AHLI SORGA untuk mengembangkan harta dengan cara halal sesuai kaidah syariah.
Pada kesempatan ini, kami akan mengingatkan kita semua akan ADAB PERTAMA KAMPOENG SYAREA WORLD (KSW) yang juga berlaku bagi Kampoeng #MTR, yaitu:
WE ARE STILL HUMAN BEING. KITA BUKAN MESIN. KITA MASIH TETAP DAN AKAN TERUS MENJADI MANUSIA.
TIDAK KENAL, MAKA TA’AARUFLAH. SALAMI TETANGGA ANDA.
Warga KKSW & K-MTR yang dimuliakan ALLAAH…
Dengan semakin bertambahnya dan terus bertambahnya Warga Kampoeng SyaREA World serta kini bertambah pula dengan Kampoeng #MTR, saya bisa pastikan bahwa belum semua diantara kita yang sudah saling mengenal apalagi bertemu sebelumnya. Oleh karena itu, agar interaksi diantara kita berlangsung nyaman, terbuka, dan saling memahami satu dengan lainnya, maka sangat penting bagi kita untuk saling mengenal antara satu warga dengan warga lainnya.
Tanpa proses perkenalan lebih dahulu atau tanpa saling mengenal, di sosial media (messenger) ini, akan sama saja berdialog dengan robot atau mesin. Kita tidak tahu siapa nun jauh di sana, kecuali hanya sekedar deretan nomor. identitas dan gambar profile saja.
We are human being. Kita adalah manusia, kita adalah mahluk sosial yang berinteraksi secara emosional. Dengan memperkenalkan diri, maka itu menunjukkan bahwa Anda benar-benar manusia, bahwa jati diri Anda memang ada, Anda bukan mesin, bukan program computer yang disetel otomatis.
Oleh karena itu, saya mengingatkan, mengajak dan mempersilakan kembali kepada Anda yang belum berkenalan, atau warga baru untuk memperkenalkan diri. Silakan pula bagi warga lama untuk menyambut warga baru dengan memperkenalkan dirinya kembali.
Silakan perkenalkan nama, core business, usia, status kepemilikan pada usaha yang sedang Anda jalankan dan kota di mana Anda berada. Sertakan pula foto diri, keluarga, team dan proyek/produk/jasa Anda. Maksimum 3 (tiga) foto saja. Foto-fotonya format kecil ya.. Kurang dari 100 kb cukuplah.. hehehee..
Carilah cara yang unik untuk memperkenalkan diri, sehingga warga lainnya mudah mengingat Anda! Be creative, be different & be BOLD in this crowd era. Cobalah membuat elevator pitch, dan sampaikan sebagai perkenalan Anda.
BTW, elevator pitch itu apa ya?
Kendati demikian, saya juga menyadari bahwa sedetail apapun perkenalan pada sosial media, seperti WhatApps atau Telegram pada KSW/K-MTR ini, tetaplah memiliki banyak keterbatasan. Komunikasi di media sosial hanya efektif rata-rata 7% dari keseluruhan proses komunikasi kita sehari-hari.
Di media sosial, Anda tidak bisa menatap mimik muka saudara Anda, tidak bisa mendengar candaannya dan tidak bisa merangkulnya serta tidak bisa merasakan getaran emosinya. Dan tidak akan tahu situasi sekeliling ketika seseorang menuliskan percakapannya.
Anda yang belum pernah bertemu tatap muka dengan saudara-saudara Anda di Kampoeng SyaREA World ini, jangan berharap Anda bisa get-connected, terhubung secara emosional dengan mereka. Padahal untuk suatu hubungan jangka panjang, kita sangat memerlukan keterikatan emosional ini. Apalagi Anda yang ingin mengembangkan harta, Anda perlu banyak membangun hubungan jangka pangjang dengan banyak orang.
Untuk itu, saya sangat mengharapkan Anda benar-benar meluangkan waktu, hadir, datang, saling berkenalan secara langsung dan berpartisipasi aktif pada acara-acara off line yang rutin kita selenggarakan. Sekali lagi, saya sangat mengharap Anda semua bisa meluangkan waktu untuk berkumpul bercengkerama bersama-sama keluarga besar Anda di Kampoeng SyaREA World atau Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba ini di dunia nyata, bukan di “kampoeng” maya seperti pada virtual grup di WA/Telegram ini.
Sehingga Anda benar-benar bisa merasakan, melihat dan mendengar keberadaan saudara-saudara kita di Kampoeng SyaREA World (KSW) atau K-MTR ini. Tidak ada yang bisa mengalahkan perkenalan tatap muka atau pertemuan secara langsung.
Tatap secara langsung wajah saudara Anda, jabat erat tangan-tangan mereka. Peluk, rangkul mereka satu persatu (yang sesama jenis ya..), simak baik-baik percakapan mereka. Rasakan suasana ketika kita berkumpul bersama-sama saudara-saudara kita semua di Kampoeng SyaREA World & #MasyarakatTanpaRiba ini.
Dapatkan informasi-informasi pertemuan tatap muka yang kita selenggarakan dengan rajin mengikuti secara postingan pengumuman di KSW ataupun di K-MTR. Silakan hubungi WA 0811-113-139 untuk mendapatkan informasi pertemuan tatap muka yang bias Anda hadiri.
Untuk mendapatkan pembelajaran bisnis dan kehidupan dengan suasana kekeluargaan dan keakraban yang lebih intensif, saya juga mengundang Anda untuk ikut serta pada Tour DAKWAH ROMBONGAN Warga Kampoeng SyaREA World (MTR, yang Insyaa ALLAAH diadakan secara periodic.
Silakan pantau terus event-event ofline yang kita selenggarakan bersama. Akrab di sosmed, bersaudara di dunia nyata, bertetangga di sorga. Ajak keluarga, sahabat dan mitra bisnis Anda yang lain untuk tumbuh bersama-sama kita semua MEMBANGUN MASYARAKAT YANG MAKMUR, HIDUP BERKAH DALAM KEBERLIMPAHAN MELALU SINERGI SEKTOR RIIL
Istidraj artinya suatu jebakan berupa kelapangan rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah.
Jadi, ketika Allah membiarkan kita :
Sengaja meninggalkan shalat.
Sengaja meninggalkan puasa.
Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.
Berat untuk bershadaqah.
Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.
Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.
Menganggap enteng perintah- perintah Allah.
Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.
Tidak mau menuntut ilmu syar’I.
Lupa akan kematian.
Tetapi Allah tetap memberikan kita :
Harta yang berlimpah.
Kesenangan terus menerus.
Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.
Tidak pernah diberikan sakit.
Tidak pernah diberikan musibah.
Hidupnya aman-aman saja.
Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDRAJ.
Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah pada hamba-Nya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Allah,
Allah menunda segala bentuk azab-Nya.
Allah membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia,
Allah membuatnya lupa pada kematian.
Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Allah, lihat diri kita.
Bila semua kesenangan yang Allah titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Allah dan melupakan segala perintah-perintah-Nya bersiaplah untuk menantikan konsekuensinya karena janji Allah itu Maha Benar.
Wallahu a’lam bishowab
Semoga tulisan ini dapat memberikan hikmah, baik kepada penyampai maupun kepada pembaca…?
By : Fathurossi , MTR #07 Bondowoso
Yg kemarin ikut forum syawal di UPI, salah satu biang kerok akan runtuhnya ekonomi kapitalis adalah
Produk investasi bernama credit default swaps (CDS) menjadi pemicu krisis berkelanjutan sejak kebangkrutan Lehman Brothers pada 15 September lalu. Nilai CDS sudah mencapai lebih dari 60 triliun dollar AS sekarang.
”Kini penting bagi Kongres AS untuk bertindak,” kata Ketua Badan Pengawas Pasar Modal AS (Securities and Exchange Commission/SEC) Christopher Cox, Rabu (8/10) di Washington. Cox mengatakan, pengaturan transaksi CDS saatnya dilakukan.
Warren Buffet, investor kaya di AS, menyebut CDS sebagai ”senjata pemusnah massal sektor keuangan” dan sumbu bom waktu.
CDS adalah surat berharga yang memberikan jaminan bayar kepada seorang pemegang obligasi.
Gary Dorsch dari Global Money Trends Newsletter di situs The Market Oracle (Inggris), edisi 8 Oktober, mencontohkan betapa berbahayanya CDS itu. Ia mencontohkan, ada seorang investor yang memberi obligasi yang diterbitkan Lehman Brothers.
Investor tersebut kemudian menyerahkan dana ke Lehman Brothers, yang kemudian menanamkan kembali dana itu ke perusahaan yang butuh dana. Lehman Brothers dapat komisi. Si investor mendapatkan bunga dari dana yang dia pinjamkan.
Walau Lehman Brothers punya reputasi (sebelum kebangkrutan), investor tersebut kemungkinan tak bisa dibayari Lehman Brothers saat terjadi jatuh tempo pembayaran obligasi.
Untuk merangsang si investor membeli obligasi Lehman, Amerincan International Group (AIG) menerbitkan CDS untuk menopang kredibilitas Lehman. Kenyataannya, hal inilah yang terjadi. AIG akan membayari si investor jika Lehman gagal membayar. Namun, CDS dibayari AIG hanya jika Lehman gagal bayar.
Makin liar
Nilai pasar CDS berkembang dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Saat muncul pada tahun 1995, nilai CDS baru 144 miliar dollar AS. Bom waktu mulai ditanamkan ketika perdagangan CDS berkembang makin liar.
Pada tahun 2000 Kongres AS menghapus perundang-undangan yang mengatur CDS. Pada tahun itu, Christopher Cox (Ketua SEC) adalah anggota Kongres AS.
Banyak ekonom yang mengatakan, bom waktu krisis keuangan dimulai saat penghapusan peraturan soal CDS. Salah satu ekonom yang mengatakan itu adalah Kent Engelke, ekonom dari Capitol Securities Management, Richmond, Virginia, AS.
Sheila C Bair, Ketua Federal Deposit Insurance Corp (penjaminan simpanan nasabah bank di AS), mengatakan, CDS kini menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga dari krisis 2008.
Sejak tahun 2005, potensi kebangkrutan korporasi AS makin besar. Saat itu kredit macet di sektor perumahan AS mulai bermunculan. Sejak keadaan ini dicium pasar, produk-produk CDS makin marak diperdagangkan. Investor yang bisa membeli CDS tidak lagi terbatas pada investor yang membeli obligasi asli (misalnya terbitan Lehman).
Transaksi jual-beli CDS juga dilakukan di bawah meja. CDS menjadi produk idaman spekulan. Misi CDS berubah dari pengamanan obligasi gagal bayar menjadi sebuah instrumen peraup untung di tengah gelombang kebangkrutan korporasi. Siapa pun pemegang CDS pasti untung asalkan terjadi kebangkrutan korporasi penerbit surat utang.
Kantor berita Associated Press menuliskan, para hedge fund (manajer investasi) sangat menyukai CDS. Derivatif dari CDS juga bermunculan, termasuk CDS yen versus dollar AS. Juga ada CDS untuk komoditas minyak, pangan, dan lainnya.
Dalam perkembangan terakhir, yen didorong naik untuk dijatuhkan. Ini membuat pemegang CDS yen/dollar AS untung.
Sejak kebangkrutan Lehman Brothers, transaksi CDS semakin marak. Pemegang CDS mengintai potensi besar keuntungan dari rentetan kebangkrutan korporasi yang sudah terjadi.
Michael Greenberger, mantan Direktur Commodity Futures Trading Commission (AS), kini profesor hukum di University of Maryland, mengatakan, ”Maraknya CDS menciptakan suasana pasar kacau. Masalahnya, para spekulan bertaruh akan terjadi kejatuhan indeks, kurs.”
Hal inilah yang membuat penyuntikan dana, penurunan suku bunga oleh Bank Sentral gagal menenangkan pasar.
Kejatuhan itu justru membuat pemegang CDS makin beruntung karena rentetan kegagalan pembayaran korporasi. Anjloknya harga saham membuat perusahaan tak bisa mengharapkan bursa sebagai sumber mendapatkan modal untuk membayar utang.
Pemegang CDS juga diuntungkan dengan mengeringnya pinjaman antarbank. Pinjaman antarbank merupakan sumber tercepat meraih dana untuk melunasi utang jatuh tempo.
Persoalan makin besar karena CDS tidak tertera dalam neraca keuangan perusahaan. Juga tidak jelas siapa penerbit CDS dan pembelinya. ”CDS telah berkembang menjadi ajang manipulasi,” kata Cox.
Para pemegang CDS terus menciptakan suasana yang menjatuhkan indeks, yang mempercepat rentetan kebangkrutan perbankan. Menurut Dorsch, inilah yang menjadi alasan utama di balik kejatuhan beruntun indeks saham AS dan global karena peredaran CDS telah meluas ke berbagai negara.
Menurut kang Riza yg jadi narasumber pada acara forum syawal ataupun sejarah uang pada kesempatan sebelumnya, para kapitalis sampai saat ini masih belum menemukan formula utk bisa keluar dari keruntuhan ekonomi global….. saat ini solusinya adalah tambal sulam.
Sedangkan utk pemecahan masalahnya secara Islam, sudah disampaikan oleh Ustad Arim Nasim.?
By : Miss cunik-Dian Aryanti
KSW #22
WA ONLY KSW 0813-2077-7122
Temen-temen, izin share rangkuman ilmu yang saya dapat dari acara ust. Samsul dan kawan-kawan kemarin yaaaa… semmoga bermanfaat dan menambah Ukuwah kita untuk saling menguatkan dalam perjalanan menuju ridho Allah
Dian Aryanti:
Jelas sudah bahwa semua penyakit DUNIA asalnya dari ngeRiBAnget
=========
Alhamdulillah hari sabtu kemarin Miss bisa mengikuti satu acara yang digagas oleh komunitas SPC: Sharea Preneur Comunity yang merupakan bagian dari Masyarakat Tanpa Riba.
Subhanallah memberikan banyak sekali pencerahan dan memantapkan keyakinan untuk selalu lurus menuju ridho Allah SWT meski jalan yang ditempuh tidaklah mudah.
Kang Riza Lesmana selaku pemateri pertama langsung bikin jantung ngos- ngosan. Beliau bisa dibilang pembicara internasional dengan pengalamannya malang melintang di negara-negara maju yang berperan sebagai jantung perekonomian dunia.
Meski kesehariannya berkantor di USA, beliau sekarang menjadi Konsultan untuk Project Financing Skema Non-Resource Loan Proyek-Proyek Infrastruktur di pemerintahan pak Jokowi. Alias punya tugas gimana caranya buat bisa bayarin utang pemerintah dan negara.
Menurut analisa beliau, sudah menjadi kepastian krisis ulangan per 10 tahun akan terjadi lagi di 2018 nanti, setelah krisis besar yang masiih kita ingat melanda di tahun 1998 dan 2008.
Utang negara kita yang selama ini menjadi beban rakyat dengan pungutan pajak disana sini Itu kembali tidak akan terbayar dan bertambah besar, lengkap beserta bunga dan dendanya.
Di tahun 2028, krisis kembali akan terulang dan dipastikan menjadi puncak dimana krisis akan dirasa sangat dahsyat dan diprediksi menjadi momentum kehancuran sistem ekonomi kapitalis . Orang tidak akan percaya lagi pada apa yang dinamakan uang, Bank, valas dan seluruh produk turunannya.
Meskipun rumit, mas riza bisa memaparkannya dengan lebih simpel, sehingga kita orang awam pun bisa mengerti apa yg sebenernya yang terjadi pada ekonomi dunia sekarang ini. Sekaligus diajarin istilah-istilah ekonomi yang selama ini sering wara wiri dibahas di televisi, tapi sumpaaah deh miss mah ga tau apa artinya.
Beliau pun menjawab detil pertanyaan: Ko bisa si di pastiin ada krisis ulangan per 10 tahun?
Menurut mas riza, memang kalo sistem ekonomi kapitalis yang dianut sebagian besar negara dunia ini, sudah cacat dari lahir dan sistemnya akan selalu meminta tumbal berupa krisis dan pasti menghasilkan produk-produk yang cacat, mulai dari uang, bank, valuta asing, surat hutang dll.
Melalui produk-produknya tersebut, kapitalis menciptakan budaya masyarakatnya secara masif untuk menjadi konsumtif, rakus dan suka berhutang dan melalui produk-produk itu pula, maka krisis menjadi sebuah keniscayaan.
Yang paling mengejutkan, Mas Riza membacakan salah satu ayat Al-Quran:
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (Al Baqarah: 278-279).
Beliau percaya, jika semua masalah terjadi karena kita mengibarkan bendera PERANG kepada Allah, karena kita menyuburkan RIBA lewat ekonomi kapitalis.
Denyut nadi sistem ekonomi kapitalis adalah hutang dan semua hutang yang mereka keluarkan berasosiasi dengan RIBA. Dimana Riba berarti pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal baik transaksi umum maupun utang piutang secara bathil.
Kita lihat Yunani sebagai pencipta ideologi Demokrasi yang melahirkan ekonomi kapitalis. Demokrasi menempatkan suara rakyat sebagai suara Tuhan.
Yunani hari ini menjadi negara pertama yang dibangkrutkan oleh hasil karyanya sendiri. Bangsanya telah tergadai pada Cina dan negara-negara Eropa sebagai pemberi hutang.
Apa yang terjadi dengan Indonesia sekarang ini hanya beberapa langkah lebih dekat pada kenyataan pahit yang harus dialami Yunani. Cobaa gimanna ga ngos-ngosan dengernya?
Lalu pertanyaannyaa gimana mas caranya biar Indonesia terhindar dari krisis dan bisa melunasi hutangnya?
Jawaban mas Riza saklek: intinya Ga bisa kalo masih berkutat di sistem ekonomi kapitalis. Kita sudah jadi boneka, hanya mampu hidup jika mau diatur para negara leluhur kapitalis.
Solusinya jelas harus keluar dari ideologi demokrasi dan mengganti sistem ekonomi kapitalis yang dianut.
Ganti sistem:
– Ga akan ada utang lagi, langsuung lunass nasss…
– Ga akan ada krisis lagi, karena krisis mah sudah satu paket sama sistem kapitalis.
Prediksi di tahun 2028 sepertinya mau ga mau bakalan dipaksa mau meninggalkan sistem ekonomi yang sudah memberikan banyak keuntungan bagi para penguasa dan sebagian keciil orang ini.
Karena sistem ekonomi kapitalis skrg sudah sangat sekarat tinggal menuju kehancuran. Pilihannya kita mau move on sekarang dengan langsung mengganti sistem ekonomi kita, atau mau ikutan KARAM?
Lebih dari itu, selama suara rakyat menjadi suara Tuhan: dimana rakyat adalah manusia yang memiliki salah dan khilaf masih menggantikan suara Tuhan, maka selamanya negara ini tidak mendapatkan solusi.
Jika pun terlihat memberikan solusi, yakin itu hanyalah solusi bayangan, dan menjadi penutup dari kebobrokan yang terjadi di dalam sistem yang lebih buruk setiap harinya.
Dengan jelas Mas Riza mengatakan, bahwa yang bisa menolong dari Goncangan Krisis global ini hanyalah kembali pada hukum dan ilmu Allah. Dan ekonomi syari’ah sudah jelas bisa menjadi solusi.
Ga nyangka, Mas Riza yang selama ini ahli di bidang ekonomi kapitalis ternyata faham ekonomi Syariah, bahkan sudah meneliti bahwa ekonomi syari’ah lah yang bisa menjadi penawar semua bencana yang diakibatkannya oleh sistem ekonomi kapitalis.
Naaah di sesi ke dua ada Dr. Arim Nasim. Msi.,Akt*–(Pakar Ekonomi Syariah FPEB UPI). Beliau memaparkan jauh lebih jelas dan sangaaat bisa dimengerti oleh akal dan qalbu bagaimana sistem ekonomi Syariah bisa menjadi solusi bagi Ancaman Krisis Global.
Sekaligus bikin mata terbelalak dengan kenyataan bahwa selama ini kita dibodohi dan dipaksa percaya pada nilai dari selembar kertas yang bernama “uang” yang disulap menjadi alat tukar dengan beraneka nilai. Padahal secara fisik tidak berbeda dengan uang monopoli.
Ust. Arim lebih dalam mengupas tahapan-tahapan bagaimana ekonomi syariah dapat menjadi solusi. Bikin pengen kuliah lagi, pengen lama-lama bahas sejuknya ekonomi Islam sama Ust Arim.
Dan puncaknya, kami disuguhi dengan materi tentang GETTING MOMENTUM. The Prudent Way to Debt & Riba Free”*
Oleh ust. Samsul Arifin
(Founder Syarea World & Masyarakat Tanpa Riba)
Lebih menguatkan lagi topik seputar Goncangan Krisis Global ini dengan memaparkan bagaimana ekonomi kapitalis ini menjadikan utang sebagai darahnya.
Sistem ini tidak akan bisa berjalan jika hutang tidak tersalurkan. Sehingga para kapitalis membuat utang menjadi budaya dari mulai level masyarakat sampai level negara.
Selain punya sisi positif bisa memberikan keuntungan Bagi para penguasa kapitalis dan melanggengkan kejayaan harta dan tahta mereka, Hutang ini sendiri punya tabiat yang sangat buruk bagi objek pelakunya
Mulai dari sifatnya yang SELALU BERTAMBAH DAN BIKIN KECANDUAN. Jangan jauh-jauh, negara kita tercinta ini tahun 1945 dapat hadiah kemerdekaan plus bonus hutang lebih dari 60 triliyun rupiah. Dan sekarang di pemerintahan pak Jokowi hutang sudah mencapai lebih dari 4000 triliyun.
Nambah bangettt… Inget utang sendiri juga, selama ini meski pernah lunas, tapi akhirnya ya ngutang lagi dann nambah guedeeee…
Hutang juga bisa bikin gagal fokus, gagal bersaing, berujung pada gagal dalam semua usaha yang kita bangun dari hutang tersebut. Kebayang kan, yang seharusnya energy maksimal untuk pengembangan usaha, harus terganggu dengan beban bayaran hutang.
Karena ketika kita bisnis dengan modal utangan kita sedang membayar kepastian dengaan ketidakpastian. Dimana utang setiap bulan nilai yang harus dibayarkan sudah pasti, sementara pendapatan kita dari bisnis tidak pasti setiap bulannya.
Dan masih banyak lagi tabiat buruk utang sampai yang paling menakutkan bisa bikin BUNUH DIRI. Kata Ust. Samsul, coba deh cari di google dengan keyword –> Utang dan Bunuh Diri. Ga akan kehitung berita yang termuat disana. Ngeriii…
Sepakat dengan Kang Reza dan Ust. Arim, jika sistem ekonomi syari’ah akan menjadi jawaban akan semua permasalahan yang ditimbulkan oleh sistem ekonomi kapitalis.
Dan kita sebagai muslim punya PR besar untuk berjuang menegakannya mulai dari level pribadi tidak berhutang RIBA lagi, dan terus Istiqomah dalam dakwah.
Beliau menambahkan di akhir zaman Allah telah menjanjikan bahwa syariat Islam akan tegak dan tentu termasuk didalamnya sistem ekonomi yang dipakai adalah sistem ekonomi syariah.
Mau tidak mau, kita ikut berjuang atau tidak dalam menegakan syariat, pada akhirnya Syariat akan tetap berdiri tegak.
Ada pertanyaan, ” Ustadz, kalo Allah memang sudah menjanjikan kita tidak memperjuangkannya pun sistem ekonomi dan umumnya Syariat Islam akan tegak, lalu buat apa kita sekarang berjuang? Untuk melawan Riba nya saja kita sudah kelelahan dan kesakitan”.
Jawaban cerdas dari ust. Samsul: “Jika kita tidak ikut berikhtiar menegakannya, maka kita kehilangan PAHALANYA”. Karena di akhirat nanti siapa kita jika kita kekurangan PAHALA, padahal sejatinya di dunia lah tempat kita menuai pahala dari amal shaleh kita.
Lalu ada pertanyaan lagi, ” Ustadz kenapa kita tidak berusaha untuk menegakannya dari dalam? Kita berusaha untuk menduduki posisi penting di pemerintahan hingga kita bisa memiliki otoritas untuk merubah sistem ekonomi kita menjadi Syariah?”.
Kembali jawaban cerdas terurai: “Karena tidak ada kebaikan yang bisa dicapai dengan jalan yang tidak baik”. Deuuuh #Jlebbb bangeeettttt.
Beliau pun menambahkan, Rasulullah tidak mencontohkan seperti itu. Dulu Rasulullah pernah diberikan pilihan oleh pemuka kaum Quraish untuk menjadi Raja, memimpin kaum asal beliau mau berhenti berdakwah.
Bisa saja beliau menerima tawaran tersebut dan setelah menduduki tempat tertinggi sebagai pemimpin kaum, beliau dengan mudah berstrategi untuk bisa menegakan syariat.
Namun beliau memilih bersusah payah, dan setiap lelah, sakit dan tangis beliau dan para sahabat menjadi ibrah untuk kita hingga hari ini.
Dan yang paling ditunggu-tunggu materinya hari itu tentu saja tentang GETTING MOMENTUM. The Prudent Way to Debt & Riba Free”*. Dan mengenai materi ini, ada 4 point penting yang beliau paparkan:
1. Hard at the begining, Diawal memang akan sangat sulit untuk bisa lepas dari kemelekatan. Sulit untuk menolak RIBA. Ketika bertahan, standar hidup menurun, cash flow bisnis nol dan lebih banyaaaak lagi tantangan lainnya.
Ingat firman Allah dalam surat Al-Baqarah 278:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.”
Tidaklah Allah memberikan ujian bagi kita dalam prosesnya menuju jalan yang ALLAH ridhoi, selain Allah ingin menguji keimanan dan ketaqwaan kita. Jika kita beriman, maka ikhlas dan bersabar dalam ujian.
2. Dalam perjalanannya, sebagian besar pasti merasa ini sebuah kemustahilan. Banyak bisikan -bisikaan yang meragukan kita, mana bisa hidup tanpa hutang RIBA dan lebih jauh lagi akan banyak yang berfikir menegakan syariat seperti menegakkan benang basah.
3. Just Start Moving, Keep Moving and Keep Learning sesulit apapun proses yang harus dihadapi.
Dan ketika kita merasa ujian belum juga berakhir dan semakin berat, ingatlah firman Allah dalam surat Al ankabut ayat 2-3:
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”
4. BERHASIL = TROUGH THE FINISH LINE. Ketika kita berhasil melewatinya, Maka kita akan mengalami percepatan dan bertumbuh menjadi magnet kebaikan. Aaamiin
Menurut beliau sebagai Coach Syariah yang telah malang melintang membersamai bertumbuhnya perusahaan-perusahaan besar beserta personal didalamnya, Rumus ini berlaku dalam SEMUA HAL dalam hidup.
Subhanallah…
Semoga rangkuman tulisan ini bermanfaat. Silahkan untuk teman-teman menambahkan dan mengkoreksi. Karena mungkin saja saya yang masih terbatas ilmunya ini masih salah dalam menanggapi materi yang disampaikan…
Solusinya jelas harus keluar dari ideologi demokrasi dan mengganti sistem ekonomi kapitalis yang dianut.
Ganti sistem:
– Ga akan ada utang lagi, langsuung lunass nasss…
– Ga akan ada krisis lagi, karena krisis mah sudah satu paket sama sistem kapitalis.
Prediksi di tahun 2028 sepertinya mau ga mau bakalan dipaksa mau meninggalkan sistem ekonomi yang sudah memberikan banyak keuntungan bagi para penguasa dan sebagian kecil orang ini.
Karena sistem ekonomi kapitalis skrg sudah sangat sekarat tinggal menuju kehancuran. Pilihannya kita mau move on sekarang dengan langsung mengganti sistem ekonomi kita, atau mau ikutan KARAM?
Lebih dari itu, selama suara rakyat menjadi suara Tuhan: dimana rakyat adalah manusia yang memiliki salah dan khilaf masih menggantikan suara Tuhan, maka selamanya negara ini tidak mendapatkan solusi.
Jika pun terlihat memberikan solusi, yakin itu hanyalah solusi bayangan, dan menjadi penutup dari kebobrokan yang terjadi di dalam sistem yang lebih buruk setiap harinya.
Dengan jelas Mas Riza mengatakan, bahwa yang bisa menolong dari Goncangan Krisis global ini hanyalah kembali pada hukum dan ilmu Allah. Dan ekonomi syari’ah sudah jelas bisa menjadi solusi.
Ga nyangka, Mas Riza yang selama ini ahli di bidang ekonomi kapitalis ternyata faham ekonomi Syariah, bahkan sudah meneliti bahwa ekonomi syari’ah lah yang bisa menjadi penawar semua bencana yang diakibatkannya oleh sistem ekonomi kapitalis.
Naaah di sesi ke dua ada Dr. Arim Nasim. Msi.,Akt*–(Pakar Ekonomi Syariah FPEB UPI). Beliau memaparkan jauh lebih jelas dan sangaaat bisa dimengerti oleh akal dan qalbu bagaimana sistem ekonomi Syariah bisa menjadi solusi bagi Ancaman Krisis Global.
Sekaligus bikin mata terbelalak dengan kenyataan bahwa selama ini kita dibodohi dan dipaksa percaya pada nilai dari selembar kertas yang bernama “uang” yang disulap menjadi alat tukar dengan beraneka nilai. Padahal secara fisik tidak berbeda dengan uang monopoli.
Ust. Arim lebih dalam mengupas tahapan-tahapan bagaimana ekonomi syariah dapat menjadi solusi. Bikin pengen kuliah lagi, pengen lama-lama bahas sejuknya ekonomi Islam sama Ust Arim.
Dan puncaknya, kami disuguhi dengan materi tentang GETTING MOMENTUM. The Prudent Way to Debt & Riba Free”*
Oleh ust. Samsul Arifin
(Founder Syarea World & Masyarakat Tanpa Riba)
Lebih menguatkan lagi topik seputar Goncangan Krisis Global ini dengan memaparkan bagaimana ekonomi kapitalis ini menjadikan utang sebagai darahnya.
Sistem ini tidak akan bisa berjalan jika hutang tidak tersalurkan. Sehingga para kapitalis membuat utang menjadi budaya dari mulai level masyarakat sampai level negara.
Selain punya sisi positif bisa memberikan keuntungan Bagi para penguasa kapitalis dan melanggengkan kejayaan harta dan tahta mereka, Hutang ini sendiri punya tabiat yang sangat buruk bagi objek pelakunya
Mulai dari sifatnya yang SELALU BERTAMBAH DAN BIKIN KECANDUAN. Jangan jauh-jauh, negara kita tercinta ini tahun 1945 dapat hadiah kemerdekaan plus bonus hutang lebih dari 60 triliyun rupiah. Dan sekarang di pemerintahan pak Jokowi hutang sudah mencapai lebih dari 4000 triliyun.
Nambah bangettt… Inget utang sendiri juga, selama ini meski pernah lunas, tapi akhirnya ya ngutang lagi dann nambah guedeeee…
Hutang juga bisa bikin gagal fokus, gagal bersaing, berujung pada gagal dalam semua usaha yang kita bangun dari hutang tersebut. Kebayang kan, yang seharusnya energy maksimal untuk pengembangan usaha, harus terganggu dengan beban bayaran hutang.
Karena ketika kita bisnis dengan modal utangan kita sedang membayar kepastian dengaan ketidakpastian. Dimana utang setiap bulan nilai yang harus dibayarkan sudah pasti, sementara pendapatan kita dari bisnis tidak pasti setiap bulannya.
Dan masih banyak lagi tabiat buruk utang sampai yang paling menakutkan bisa bikin BUNUH DIRI. Kata Ust. Samsul, coba deh cari di google dengan keyword –> Utang dan Bunuh Diri. Ga akan kehitung berita yang termuat disana. Ngeriii…
Sepakat dengan Kang Reza dan Ust. Arim, jika sistem ekonomi syari’ah akan menjadi jawaban akan semua permasalahan yang ditimbulkan oleh sistem ekonomi kapitalis.
Dan kita sebagai muslim punya PR besar untuk berjuang menegakannya mulai dari level pribadi tidak berhutang RIBA lagi, dan terus Istiqomah dalam dakwah.
Beliau menambahkan di akhir zaman Allah telah menjanjikan bahwa syariat Islam akan tegak dan tentu termasuk didalamnya sistem ekonomi yang dipakai adalah sistem ekonomi syariah.
Mau tidak mau, kita ikut berjuang atau tidak dalam menegakan syariat, pada akhirnya Syariat akan tetap berdiri tegak.
Ada pertanyaan, ” Ustadz, kalo Allah memang sudah menjanjikan kita tidak memperjuangkannya pun sistem ekonomi dan umumnya Syariat Islam akan tegak, lalu buat apa kita sekarang berjuang? Untuk melawan Riba nya saja kita sudah kelelahan dan kesakitan”.
Jawaban cerdas dari ust. Samsul: “Jika kita tidak ikut berikhtiar menegakannya, maka kita kehilangan PAHALANYA”. Karena di akhirat nanti siapa kita jika kita kekurangan PAHALA, padahal sejatinya di dunia lah tempat kita menuai pahala dari amal shaleh kita.
Lalu ada pertanyaan lagi, ” Ustadz kenapa kita tidak berusaha untuk menegakannya dari dalam? Kita berusaha untuk menduduki posisi penting di pemerintahan hingga kita bisa memiliki otoritas untuk merubah sistem ekonomi kita menjadi Syariah?”.
Kembali jawaban cerdas terurai: “Karena tidak ada kebaikan yang bisa dicapai dengan jalan yang tidak baik”. Deuuuh #Jlebbb bangeeettttt.
Beliau pun menambahkan, Rasulullah tidak mencontohkan seperti itu. Dulu Rasulullah pernah diberikan pilihan oleh pemuka kaum Quraish untuk menjadi Raja, memimpin kaum asal beliau mau berhenti berdakwah.
Bisa saja beliau menerima tawaran tersebut dan setelah menduduki tempat tertinggi sebagai pemimpin kaum, beliau dengan mudah berstrategi untuk bisa menegakan syariat.
Namun beliau memilih bersusah payah, dan setiap lelah, sakit dan tangis beliau dan para sahabat menjadi ibrah untuk kita hingga hari ini.
Dan yang paling ditunggu-tunggu materinya hari itu tentu saja tentang GETTING MOMENTUM. The Prudent Way to Debt & Riba Free”*. Dan mengenai materi ini, ada 4 point penting yang beliau paparkan:
1. Hard at the begining, Diawal memang akan sangat sulit untuk bisa lepas dari kemelekatan. Sulit untuk menolak RIBA. Ketika bertahan, standar hidup menurun, cash flow bisnis nol dan lebih banyaaaak lagi tantangan lainnya.
Ingat firman Allah dalam surat Al-Baqarah 278:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.”
Tidaklah Allah memberikan ujian bagi kita dalam prosesnya menuju jalan yang ALLAH ridhoi, selain Allah ingin menguji keimanan dan ketaqwaan kita. Jika kita beriman, maka ikhlas dan bersabar dalam ujian.
2. Dalam perjalanannya, sebagian besar pasti merasa ini sebuah kemustahilan. Banyak bisikan -bisikaan yang meragukan kita, mana bisa hidup tanpa hutang RIBA dan lebih jauh lagi akan banyak yang berfikir menegakan syariat seperti menegakkan benang basah.
3. Just Start Moving, Keep Moving and Keep Learning sesulit apapun proses yang harus dihadapi.
Dan ketika kita merasa ujian belum juga berakhir dan semakin berat, ingatlah firman Allah dalam surat Al ankabut ayat 2-3:
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”
4. BERHASIL = TROUGH THE FINISH LINE. Ketika kita berhasil melewatinya, Maka kita akan mengalami percepatan dan bertumbuh menjadi magnet kebaikan. Aaamiin
Menurut beliau sebagai Coach Syariah yang telah malang melintang membersamai bertumbuhnya perusahaan-perusahaan besar beserta personal didalamnya, Rumus ini berlaku dalam SEMUA HAL dalam hidup.
Subhanallah…
Semoga rangkuman tulisan ini bermanfaat. Silahkan untuk teman-teman menambahkan dan mengkoreksi.
Karena mungkin saja saya yang masih terbatas ilmunya ini masih salah dalam menanggapi materi yang disampaikan…
By : Dian , KSW #06
Jika Imam Syafi’i rahimahullah merasa mendapat bencana saat melihat betis seorang gadis yang tak sengaja tersingkap. Aku malah merasa mendapat nikmat meski tak diungkap.
Jika Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu menginfakkan kebun yang membuatnya ketinggalan shalat Ashar. Aku malah biasa saja, berulang kali tertinggal meski azan terdengar berkumandang.
Jika Urwah bin Zubair Radhiyallahu ‘anhu tak terganggu salatnya saat pisau mengamputasi kaki. Aku bahkan terganggu, hanya karena nyamuk yang menggigit ibu jari.
Jika Nabi Ibrahim AS sangat menyesal karena pernah berbohong meski seumur hidup hanya tiga kali. Aku malah santai saja, meski jumlah dustaku sudah tak terhitung lagi.
Jika ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha menyesal mengatakan “Shafiyah Si Pendek” yang bisa mengubah warna lautan. Lalu bagaimana dengan gunjingan dari mulutku? Mungkin bisa membuat seluruh samudra menjadi legam dan pekat kehitaman.
Jika Umar bin Abdul Azis Radhiyallahu ‘anhu bergetar menahan istrinya berbicara di ruangan yang diterangi pelita minyak yang dibiayai negara. Aku malah keasyikkan menggunakan fasilitas negara dan atau perusahaan, seakan milikku saja.
Jika serpihan pagar kayu rumah orang yang dijadikan tusuk gigi bisa membuat “Sang Kyai” tertahan untuk masuk surga. Aku malah enak saja menikmati mangga hasil jarahan kebun tetangga.
Sudah begitu … pede pula meminta masuk surga. Astaghfirullah!
Memang hari ini dunialah yang nyata, dan akhirat hanya cerita. Namun sesudah mati, akhiratlah yang nyata dan dunia tinggal cerita.
Ada pesan nabi SAW, “Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani)
Ya Allah, ampunilah hamba dan jauhkan hamba dari sifat munafiq, hubbudunya, dan dari penyakit hati..