Monday, August 24, 2026
Home Blog Page 86

Kisah Inspiratif Owner Sagon Kacang Ijo ZAYA

0

Bismillah.
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Dulu…saya dan suami adalah karyawan di sebuah perusahaan swasta, di Jakarta. Ga kepikir sama sekali untuk terjun ke bisnis. Menurut kami, bisnis itu sulit dan butuh modal besar.

Sampai pada akhirnya, suami mengundurkan diri dr pekerjaan, karena alasan yg bisa saya terima.
Pulanglah kami ke kampung halaman saya, karena pola pikir kami masih sama, ga mau bisnis. Mau nya bertani, dan beternak saja.
Rumah di bogor kami kontrakkan untuk nambah penghasilan bulanan.
Mulailah kami beternak dg modal uang pesangon.

Alloh berkehendak lain, beternak bukan jalan kami. Hewan ternak ada yg mati, lama2 modal habis. Pengahasilan…?jelas ga ada.
Kami bersyukur, semoga ini menjadi pembersih harta kami dari riba. Maklum, rumah dulu ngambilnya pakai KPR BTN.

Sebagai suami, dikarenakan rasa tanggungjawabnya, akhirnya melamar cari kerja. Lowongannya…?Subhanalloh…sales semua. Mau atau ga mau..? Ya wlpn terpaksa, harus mau.

Alhamdulillah, dari menjadi sales di perusahaan pupuk lah awal suami berani jualan.
Sampai pada akhirnya, suami memutuskan keluar. Memilih untuk memulai bisnis sendiri.
Modalnya..? Seadanya. Memanfaatkan alat2 yg ada di rumah. Uang yang ada dibelikan bahan baku. Bikin nasi uduk, keliling. Laku..?Subhanalloh…enggak..he he he.
Orang2 bilang enak, tp mahal katanya,karena kami jual 2500 rupiah/bungkus. Murah nasi ramesnya,yg cuma 1500 rupiah, he he he..

Pindah haluan…nitip ayam bakar di pasar. Qodarulloh, sering retur. Anak2 yg seneng, tiap hari makan ayam bakar,alhamdulillah.

Seperti sebelumnya, modal lama2 nipis.
Putar otak lagi…akhirnya bikin nugget lele. Alhamdulillah yg ini jalan, langganan mulai banyak. Cara kami jualan,keliling.
Dah punya pelanggan nugget, rute keliling rutin, lalu kami putuskan untuk nambah barang dagangan, bikin wedang jahe dan kunyit asem.
Alhamdulillah, yg makin laris justru wedang jahe dan kunyit asem. Nugget akhirnya buat tambahan dagangan.

Dari awal berbisnis, kami punya mimpi, suatu saat akan punya bisnis yg kami tidak harus keliling setiap hari.
Mulailah menyisihkan sedikit2 keuntungan. Saat kami rasa sdh cukup, kami memulai untuk membuat kue kering Sagon Kacang Ijo, brand kami, ZAYA.
Wedang jahe tetep jalan. Sambil menawarkan ke toko utk dititipi sagon ZAYA.
Alhamdulillah setelah sekian kali ditolak, akhirnya ada toko yg mau menerima untuk dititipi sagon ZAYA. Kami masih produksi sendiri waktu itu.
Setelah berjalan 2 bulan, kami memutuskan untuk menghentikan jualan wedang jahe. Fokus ke sagon. Cari karyawan untuk produksi. Saya dan suami fokus ke pemasaran.

Sekalipun  sekarang, setelah 1 tahun perjalanan ZAYA, mungkin dimata orang kami blm apa2, kami bersyukur…Alhamdulillah.

Janji Alloh itu pasti. Rezeki sdh ditetapkan. Tinggal kita mau bergerak, atau sibuk mencari alasan.
Mulailah, karena bisnis merupakan ibadah.
Usaha, bisnis, tidak selalu identik dengan modal besar.

Semangat terus saudaraku…
Allohu Akbar.

Owner Sagon Kacang Ijo ZAYA
Agus & Asih
KSW #17

TERNYATA…

0

TERNYATA…

By Ria, KSW #12 HealthCare
WA KSW 081113139

Mau share, mdh2an bs ksh sdkt masukkan buat tmn2 di WAG ini..
Bbrp bln yll klinik km didtgin ptgs bpjs u/ mengajak kerjasama.. dikrnkan over load kapitasi diwilayah tmp tinggal km, n sth yll sy smpt mengajukan KS dg bpjs sblm sy ikut gabung di KSW.
Krn dg alasan, kekrgan tmpt pelayanan bpjs, dan bbrp kebrtan yg tlh sy utarakan ke pihak bpjs akhirnya sy perbaharui pengajuan KS dg bpjs.. dg diniatin membantu sesama…

Ealahaaa, tnyt bpjs cuma kedok aja krn, stlh syarat deal n survey dll sls.. mereka mengajukan persyaratan hrs rekrutmen peserta baru bpjs sbyk 1000 org..????

Krn diawal persyaratan tdk dilampirkan syarat tsb…

Alhamdulillah sy tolak, dg alasan jika klinik sbg tmpt pelayanan n justru dimanfaatkan u/ rekrutmen peserta ??.

He he he.. smoga dijauhkan dr godaan riba, akhirnya di pending???..

Doa sy slm ini, smoga diberi Rizqi yg halal, u km dan smua karyawan klinik..
Jika mmg bpjs betul2 haram.. persulitlah prosesnya ya Allooh…

Berhijrah harus istiqomah ???

Dari Admin:
Anda punya pengalaman menarik yang penting diketahui Warga lainnya untuk pelajaran?
Share di sini ya..

Tekad Berazzam Tanpa Hutang itu Nyata

0

By Ibu Irra #MTR 13 Surabaya
(Developer Property di Gresik)

Assalamualaikum Wr Wb.

Berbagi kisah ya saudaraku. Thn 2007 Bapak saya meninggal dunia beliau pengusaha yg pernah terjerat hutang, Alhamdulillah Allah Swt Maha Kaya. InsyaAllah 2 thn sebelum beliau wafat hutang nya lunas dan pada saat beliau wafat masih meninggalkan Piutang 1,5M unt usahanya, Subhanallah dan sblm wafat beliau Berpesan “Jangan pernah berhutang dan Jangan pernah Deposito “, Kmdn berjalannya waktu saya ini anak natal Deposito enggak tapi Hutang di Coba ?, dan yg terjadi hutang 2,5 M nggak lunas lunas dan sudah berbunga bunga sampai 1,5 M. Alhamdulillah Allah Swt pertemuan saya komunitas Anti Riba di saat daftar saya bertemu teman lama bapak Teddy.
Di htl Oval pertama kali lihat Ustadz Samsul, setelah ikut yg ada di kepala malah ?, bisikan setan setan keluar masuk telinga kepala ?.

Kmdn pas bln puasa ikut lagi ketemu Ustadz Samsul lagi berharap dpt sesuatu yg Berbeda ternyata lho kok sama dgn di Oval, tapi di situ Insyaallah hati ini mulai dpt kekuatan. Kmdn berazzam dan bertaubat kpd Allah Swt. Dan Alhamdulillah beberapa bulan kemudian saya bisa bayar 500 jt, Kmdn ikut di Mercure kmrn berazzam lagi dan mohon doanya bln desember 2016 hutang saya bisa lunas hari ini Insyaallah sdh ada 1 M. Semoga Allah Swt mudah kan kekurangan nya, Aamiin. Mohon doanya saudara ku dan Ustadz Samsul yg Heboh, AllahuAkbar AllahuAkbar AllahuAkbar. (mohon maaf ceritanya panjang)

Hari ini saya bisa ?????,Be The Light. Be The Source Of Energy, Semoga

Trimakasih Ya Robb ku, Engkau telah pertemukan saya dng Ustadz Samsul dan komunitasnya, Semoga USTADZ SAMSUL dan pendekarnya selalu dalam Ridho dan Rahmat Allah Swt, Aamiin

=====================

CARA UNIK MELEPASKAN DIRI DARI JERAT UTANG DAN RIBA
?? https://www.youtube.com/watch?v=OsX4DiJvzdg ??

Bisnis hancur, keluarga utuh

0

Sebagai seorang istri tentunya kita ingin selalu mendukung usaha suami kita karena keberlangsungan hidup kita dan anak- anank bergantung pada usaha suami. Punya suami yang usahanya berhasil otomatis kehidupan kita dan anak- anak terjamin. Sehingga saat suami kita ingin mengajukan pinjaman ke bank dgn alasan untuk mengembangkan usaha kita acc saja toh untuk kepentingan kita juga.

Ternyata pemikiran seperti itu salah besar, niat ingin membantu atau mendukung suami malah sebaliknya akan menjerumuskannya ke dalam lubang yang semakin dalam. Saat hasil yang diharapkan dari penambahan modal tidak tercapai, saat cicilan datang tepat waktu namun pendapatan tidak, saat kita harus ikut menutup tagihan suami dr sisa uang belanja, saat jatah untuk pendidikan dan kesehatan anak-anak harus terpakai untuk membayar tagihan bulanan, saat itulah kita menyadari keputusan kita salah besar.

Tentunya dalam hal ini kita juga tidak bisa menyalahkan sebelah pihak, karena disitu ada andil seorang istri. Padahal jika kita mengerti hukumnya, kita mengerti akibat yang akan dtimbulkan oleh riba, sebagai seorang istri bisa menjadi pengambil keputusan dan katakan TIDAK pada RIBA!!!!

Namun semuanya sudah terjadi kan? Maka yang harus dilakukan saat ini adalah bertanggungjawab pada pilihan kita. Aware by accident, menyesal setelah merasakan akibatnya, sudah begini apa masih harus saling menyalahkan? Keputusan bersama? Selesaikan bersama, bagi saya masalah suami adalah masalah istri, saya ikut andil dalam pengambilan keputusan, sehingga saya tidak boleh meninggalkan suami dalam keadaan sesulit apapun

Kuatkan suami kita, tunjukan kita bisa tegar menjalani hidup meski seadanya, berikan doa terbaik untuk keberlangsungan usaha nya, bantu dia untuk bangkit dr keterpurukan, yakinkan bahwa kita akan membersamainya dalam keadaan apapun, jangan membuatnya tambah putus asa dengan meninggalkannya dan menyalahkannya.

Terakhir, masalah yang hadir akan menghadirkan cinta yang sesungguhnya, kita akan mengetahui sejauh mana kesetiaan pasangan kita ya saat diuji. Bisnis boleh hancur tapi tetaplah jaga keutuhan rumah tangga kita

Teruntuk para istri yang sedang diuji
Dari istri mantan pelaku riba

By Mira Nur, KSW #17
WA KSW 0811113139

Membangun bisnis tanpa riba… BISA!!

0

Awal 2010 sy pulang kampung ke banyuwangi.
Saat itu, sy bingung mau bisnisan apa, ga ada modal yg bs aq putar.
Nmun akhirnya di tunjukkan oleh Alloh,  peluang bisnis pembuatan Seragam sekolah.
Saat itu sy bondo nekat sj, mendatangi sekolah2 dengan menawarkan proposal kerja sama pembuatan Seragam.
Bnyk pengalaman jg dr mendatangi sekolah2 tsb. Ada yg menyambut baik, meski nolak. Ada yg mencibir, ada yg mematahkn semangat bisnis sy, bhkn ada yg “minta bagian”. Sy hanya bersabar menghadapi semua itu. Dn ttp memegang prinsip, “rezeki itu ga akan kemana” “arrizqu biyadillah”..

Alhamdulillah,  dr 22 Sklh yg sy datangi, ada 3 sklh yg mau bekerja sama.
Saat ada yg menerima proposal sy, rasanya…. suuueennneng… tp jg buuiingungg…
Suuueeeennengg…, krn trnyta proposal sy layak untuk diterima, artinya konsep kerja sama  bisnis sy bs di terima oleh sklh2 tsb. Dn ini bs jd peluang bagi sklh2 lainyya…
Buiiinguung… krn saat itu sy ga pegang modal sm sekali…
Saking bingung nya, sy smpt mendatangi BRI untuk tanya2 caranya dpt pinjemn dana KUR. Tp msh sebataz tanya2 doank.. sbb hati ini berkata “itu riba”…
Sepulang dr bank, mlmnya sy diskusi ma Suami.  Untuk minta pertimbangannya kl misal jd beneran pinjm bank…
Syukur Alhamdulillah…. Suami koq ga mengikuti kebingungan sy… beliau malah berkata (seingatku saat itu bgni)… “Din (kependekan dr dinda), kau itu di cb sm Alloh dg hal remeh bgni, kq sdh mau nyerah… la trs, yg kau dpt dr ngajimu selama ini mana…. ” itu kt2 beliau yg sgt membekas di hati…
Dan Trnyta,  ketika kita yaqin, bener2 yaqin,  bahwa pertolongan Alloh itu sangat dekat…
Maka hal itulah yg trjadi pd bisnis sy…
Selalu di kasih  jln kluar sm Alloh dr arah yg tdk di sangka2…
Dan Alhamdulillah bisnis sy msh ttp berjln sd hari ini. Jumlah pelanggan jg trs bertambah… meski setiap menjelang th ajaran br, kepala pusing mikirin modal… tp ya ttp sj itu bs trlewati dg baik…
Bhkn hr ini Suami bilang… “sudahlah… jgn bingung,  yg kmrn2 kn bs terlewati… berarti yg thn ini jg bs… Alloh mh penolong”.

By siti mudrikah. MTR #11 Banyuwangi
Anwar collection, pusat pembuatan Seragam sekolah

TERJERAT UTANG KARENA GAYA HIDUP

0

By Diana, MTR #02 Kaltim
WA MTR (KSW) 0811113139

Bila hutang dijadikan gaya hidup baik pribadi maupun bisnis maka akan membentuk mental2 pribadi dan bisnis yg tergantung dg org lain pemberi pinjaman atau ketersediaan modal . Sehingga tidak mungkin bisa mandiri dlm hidup dan bisnis.

Tetapi juga tdk serta merta hutang itu buruk hy karena ada dampak negatifnya ..
Karena Rasulullah pun pernah berhutang , hanya saja Islam  tdk menjadikan hutang sebagai gaya hidup apalagi mjdkannya penopang bisnis atau ekonomi negara .

Sayangnya kita hidup di sistem yg menjadikan hutang sbg gaya hidup rakyat , penopang bisnis dan usaha masyarakat dan bahkan pilar utama ekonomi negara ..

Jadilah negeri indah ini mjd egara yg rapuh dan terkekang dg asing dan aseng ..

Karena mslh hutang dan ekonomi merupakan muamalah yg saling mengkaitkan dan melibatkan berbagai orang dan pihak lain , maka Islam memerintahkan kita memandang ekonomi dan permasalhn di dlmnya sebgai pandangan sistem yg saling terkait , sehingga tdk bisa mengarahkn hanya  dari sudut kepentingan pribadi atau kelompok saja .. krn itu pandangan induvidualis .

Secara pribadi kita hanya bisa berusaha dari jeratan hutang dan keharaman riba tetapi jangan dilupakan bahwa kita harus berjuang menerapkan sistem ekonomi Islam yg sempurna di bawah sistem hidup dan pemerintahan Islam

Wallahua’lam
Semoga bermanfaat

LEPAS DARI JERAT UTANG DAN RIBA CAP SYARIAH

0

By Lestari, KSW #05 Fashion
WA KSW 0811113139

Assalamu’alaikum…selmat dan semangat pagi…saudaraku.

Mhn ijin mnulis kisah pribadi
Masa kmrn…21 desember 2016 serasa plong…mnuju k LKS di kota ku.yg di pintu nya tertulis besar “Allah memusnahkan riba dan mnyuburkan sedekah”

Yang di depannya dkt tmpt duduk cs nya  tertulis visi misi usaha yg tertulis “menjunjung tinggi syari’ah”
Sehari seblmnya saya sudah melunasi pinjmn perusahan tmpt  saya bekerja yg memakai nama saya dlm akad kredit.tdk begitu besar 200 juta.

Yng di dlmnya menorehkn sesuatu yg sangt luar bisa untuk segera lpas dari akad yg mnyesakn dada.

Ketika saya sadari akad ini salah krn diawal serasa memaksakn syariah tp tdk demikian realisasinya.
Akad bagi hasil flat dgn perhitungn 2,5persen dari pinjaman perbuln harus setor bagi hasil yg dimksud.

Ya..setiap akn setor rasanya dada sesak setiap mo setor karyawan selalu bilng”lebih plecit dari pada bank plecit”
Krn klo mmng hari itu pas tdk ada dana jm berapapun ditunggu harus setor.

Hmm… rasanya ketika mmng bnr lg kondisionl usaha blm ada maka saya pribadi yg harus mnghadapi.petugas penagih menunggu di rumah sampai ada dana..bagi hasil.meski hujan deras meski anak lagi rewel semua, meski malam malam bisa tidak bisa ditunggu…
Sakit…tk hentinya saya dan semua karyasan berdoa mari kita segera lunasi.

Waktu demi waktu terlalui satu demi satu kmudahan dibukakan Allah dgn tanpa kami duga…terlalui..

Hutang 200juta akad 6 bulan krn telat sampai 10 bulan mnjadi hmpir 300jt.tk ada nego tk ada konpensasi.(padahl yg konven saja msh ada nego)

Tgl 20desember sang penagih ambil kurangn yg hanya 5jt sekian.masih dgn dalih tetap hrs ngasih bagi hasil dari sisa dana yg blm terlunasi…hmm kesempatan untuk meluapkn semua yg terpendam slma saya jadi nasabah dgn segala derita yg saya alami.

Ternyata mereka jauh..dari visi misi usahanya.ternyata ketika saya ajk diskusi tentang akad yg salah, akad batil mlh jawabannya glagepan bingung..mlh lg lg balik tanya “apa ibu siap klo bagi hasil murni?”

21desember 2016 pagi jm 10 saya ambil dgn sblm masuk k gedung itu sholat dhuha di masjid seblh gedung.

“Robb, maafkn hamba yg dulu mngira pencairan pinjman ini adalh pertolongan,hawa nafsu yang mmbawa saya kesini tdk sabar yg mmbawa saya ke sini tdk percaya kepada Engkau ya Robb.

Hari ini saya lunas ya Allah mohon dikuatkn hati dan pikiran saya suami karyawan saya untuk tidk lg bermain main dgm riba”

Cs mnyapa dgn manisnya  menyapa san basa basi.begitu tahu sdh lunas bertanya”ibu ndak pinjam lagi?”

Saya mo jawab apa mbk kata saya dalam hati.rasa sakitnya saja masih belum hilang mbk….he he.
Selamat berpisah dan jgn sampai ketemu lg gedung bmt….

Menatap 2017 masih bnyk akad lain yg masih batil yg harus saya lalui.
Dan yakin seyakin yakinnya Allah pasti mmberi jala.

Janji pasti”sesudah kesulitan akan ada kemudahan”

Kebangkitan seseorang, tergantung dari pola berfikirnya.

0

By Rudy Prasetyo, KSW #07 Finance
WA KSW 0811113139

Ada hal2 yang sudah biasa kita lihat dan saksikan dalam sebuah even2 seminar motivasi, apakah itu? Ya… Betul sekali. Sesi testimoni. Dalam sesi testimoni sering dipaparkan kisah2 nyata dari seseorang yng menceritakan jalan hidupnya bagaimana dia berubah menjadi pribadi yang sekarang memiliki perbedaan 180 derajat dari sebelumnya.

Terlepas dari apa yang disampaikan sang motivator dan penyampai testimoni, sebenarnya pola yng terjadi dari setiap acara2 seperti itu adalah proses PERUBAHAN PEMIKIRAN.

Proses perubahan pemikiran ini bisa terjadi kepada siapa saja yang memiliki sebuah komponen canggih yang di instal kepada makhluk yng bernama manusia ini ketika dia lahir ke dunia. Komponen itu disebut sebagai  AKAL. Dari akal inilah manusia bisa membuat pilihan, ingin menjadi baik, ingin
jadi jahat, ingin kafir, ingin taat, ingin bebas riba, atau ingin besar dengan riba? Dll. Semuanya adalah pilihan yang dibuat oleh AKAL manusia.

Jauh sebelum orang2 barat deklarasi tentang HAM, tentang kebebasan ber ekspresi, ALLAAH SWT sudah memberikan kebebasan memilih kepada manusia dengan akalnya, Ingin jadi taat atau jadi kafir. Melalui firmannya dl QUR’AN surat Ar Ra’d ayat 11, “…..Sesungguhnya Allaah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka merubah keadaan diri mereka sendiri…”.
Dan setiap pilihan itu, pasti ber resiko.

Berdasarkan ayat diatas, perubahan yang terjadi dalam diri seseorang itu tergantung dari akal seseorang untuk mencerna sebuah informasi, yng kemudian terjadi proses berfikir, Sampai menghasilkan sebuah keputusan Hingga akhirnya keputusan yng telah dibuat diterapkan kepada seluruh anggota badan.
Bisa dibayangkan, apabila seseorang memilih untuk meninggalkan riba, setelah sebelumnya mendapatkan informasi, entah dari teman, dari seminar, tulisan,  Al Qur’an, dll. Maka bisa diyakini bahwa dia mengalami perubahan proses berfikir, dan diperkuat oleh penanaman aqidah tentang ketaatan total kepada Allaah. Dzat yang menciptakan manusia.

Maka dari itu, mari rekan2 ksw dan mtr, perbanyak “provokasi2 pemikiran” kepada setiap insan tentang bahaya dari dosa besar RIBA, dan provokasi2 pemikiran untukselalu taat dan patuh hanya kepada ALLAAH dan rosulnya saja. Tidak pada yang lain Supaya banyak lagi orang2 yang menggunakan akalnya, untuk segera memilih.

Menjadi Taat atau Menjadi Kafir.

KAPITALISME MEMBUAT MANUSIA MENJADI SETENGAH HEWAN

0

By Rudy Prasetyo, KSW #13 New Ideas
WA KSW 0811-113-139

_Menarik sekali dengan tulisan saudara hadi dari MTR#13 SURABAYA mengenai *SOLUSI ASURANSI. Disadari atau tidak, ASURANSI yang berkembang pada masa sekarang adalah salah satu komponen yang lahir dari ibu kandung yang bernama kapitalisme-sekuler._*

Ya .. Kapitalisme-sekuler, sebuah paham ideologi yang berdasarkan atas keterhimpunan kapital atau kekayaan. Ideologi ini berkembang karena kreativitas pemikiran manusia yang berupaya mengatur dirinya sendiri tanpa campur tangan Tuhan. Lho apakah kaum kapitalis itu mereka tidak percaya kepada Tuhan? Mereka percaya, tetapi mereka menempatkan (Membatasi) peran tuhan hanya ditempat2 ibadah saja, tidak di seluruh sendi kehidupan. Berita2 kriminal yang hadir dalam saluran televisi kita, media cetak kita, media sosial kita, menggambarkan rendahnya pola berfikir manusia zaman sekarang, walaupun mereka memiliki taraf pendidikan yang tinggi, bergelar intelektual, ilmuan, ulama, kyai, cendekiawan, konglomerat dll.

Disinilah kekuatan akal dan kemampuan berfikir seorang muslim di uji, ketika pola2 berfikir kapitalism hadir dalam benak kaum kafir, its fine, tdk ada masalah bagi mereka, kenapa? Mereka menjadi puas dengan tdk adanya aturan agama yang harus membatasi perilaku mereka, mereka bebas berbuat apa saja, makan apa saja tanpa ada larangan, entah dari hasil riba, mencuri,merampas, merampok, tdk peduli yang penting makan dan kenyang.

Mereka juga bebas menuruti syahwatnya, sexbebas dimana2, tdk perduli tua muda, adik kakak, saudara, kerabat, anak sekolah, dll yang penting hasratnya terpenuhi. Begitu juga dengan bidang ekonomi, ndak perduli milik siapa, punya siapa, menindas siapa, yang penting dikuasai. Ini adalah sifat2 HEWAN.

Rekan2, islam hadir dalam rangka memuliakan manusia. Allaah, dzat yang sangat faham dengan karakteristik manusia sebagai ciptaannya sudah menurunkan aturan yang harus ditaati oleh manusia, supaya manusia tetap mulia, bermartabat, dan mempunyai kedudukan tinggi diatas makhluk2 nya. Maka dari itu misi dakwah yang sedang kita lakukan, dikomunitas apapun, di ormas apapun, harus istiqomah untuk mengembalikan kemuliaan manusia yang pada saat ini mereka sudah berubah menjadi hina akibat mengikuti arus pemikiran kapitalism -sekuler

Bagaimana pendapat Anda?

Dari Admin:
Kebarokahan hidup dan harta, berupa ketenangan dan keberlimpahan ternyata datang dari ketaatan kepada ALLAAH SWT, bukan karena ikut asuransi.
Silakan saksikan dan bagikan video ini ya:

BERUTANG MENUNJUKKAN KAPASITAS BISNIS PENGUSAHA?

0

_Kata siapa?

By Aditya Nugroho, KSW #05 Fashion
WA KSW 0811113139

Berhutang menunjukan kapasitas kita
.
.
.
Sy dulu punya kebiasaan ngutang. Saking senengnya ngutang, semua hal sy maunya ngutang. Beli hp, ngutang. Laptop, ngutang. Tablet ngutang. Biaya nikah ngutang. Beli rumah ngutang. Beli motor ngutang. Beli mobil ngutang. Semua ngutang.

Abis itu ditambah dukungan dari komunitas penghutang. Komunitas pengusaha yg meleverage bisnis nya dg hutang bank. Wah, tambah menggila deh. Dalam wkt satu tahun, hampir mengambil kredit dg plafon 30Milyar dari 7 bank yg berbeda. Walau sebenernya kapasitas kita blm setinggi itu.

Mengelola SDM ada ilmunya. Mengelola uang ada ilmunya. Mengelola hutang ada ilmunya. Ketika kita bergerak nekat tanpa berpikir smart (asiiikkk, tagline e mba dewi), maka serius, bakalan wasalam. Masih ingat kata baginda Nabi? Barangsiapa yg menyerahkan urusan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran nya.

Beberapa kali terhimpit, pengen nya ngutang. Naik kelas, gak lagi ngutang tp cuma buat dana talangan sementara. Sampe akhirnya sy bener2 menyadari, bahwa berhutang itu sebenarnya sedang menunjukan betapa rendahnya kapasitas kita. Siapakah orang yg kapasitas nya membesar, secara organik dan terus membesar? Merekalah para manusia-manusia supercash. Mereka yg memulai dirinya dari nol, berputar dikit bisnisnya, menyimpan profit utk menambah modal, menggulung, membesar, menggurita dan akhirnya terus menggunung.

Tapi diluar sana, banyak koq konglomerat yg menggunakan uang bank utk menambah terus modal bisnisnya. Ya silakan saja. Saya lebih percaya dg Al Quran dan perkataan baginda nabi, yg menjelaskan, bahwa setiap pinjaman yg diakadi dengan penambahan dalam pengembaliannya, maka itu masuk kategori riba. Mau namanya sodara, rentenir, koperasi, bank, syariah gak syariah, leasing dll yg ada akad penambahan dlm pengembaliannya, maka dosa riba dan menutup rezeki pasti Allah tegakkan janjiNya.

Maka gimana sebaiknya? Percayakah anda, pada kebenaran ayat, bahwa BERSAMA diturunkan kesulitan, Allah bersamai dengan 2 kemudahan? Pernahkah anda mendengar cerita-cerita pengusaha, yg karena mentok di satu hal, justru dia jadi punya cara berbisnis baru, atau produk baru, atau sumber penghasilan baru atau hal-hal lain yg mungkin tidak terpikir sebelumnya.

Begitulah skenario indah dari Tuhan. Untuk kita umatnya. Sy pernah mentok kesana kesini, minjem gak adaaaa semua yg percaya. Teman, coach, sahabat, keluarga, ga ada semua yg minjemin. Alasannya beragam. Tp akhirnya, sy jadi tau, bhw sy bisa nulis, sy punya potensi utk merangkai kata dan kemampuan utk menerbitkan karya berupa buku.

Cek aja, di dalam diri kita. Saat mungkin kita butuh, kepentok butuh uang, cek di dalam diri, bisa jadi ada solusi di diri yg belum kita gunakan. Ada potensi yg belum kita jual. Ada mesin pencetak uang yg belum dimaksimalkan di otak kita. Naikan katup kita. Naikan kapasitas kita. Jgn rendahkan diri kita dg hutang kepada siapapun.

Percaya bahwa Allah Maha Besar, Allah Maha Penulis Skenario Terbaik. Dia begitu sayang kepada hambaNya. Bahkan Dia lebih sayang kepada kita daripada orang tua kita.

Aditya Nugroho
Akademi Pengusaha