Tuesday, August 25, 2026
Home Blog Page 82

ALIRAN ORDER AKAN SEMAKIN BANYAK KETIKA ORANG YANG MENGENAL ANDA JUGA SEMAKIN BANYAK

0

_Bismillaahirrohmaanirrohiim..-

Warga yang dirahmati ALLAAH..
Ahlan wa sahlan..

Selamat datang di WhatApps Group (WAG) Kampoeng SyaREA World atau disingkat KSW dan Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba atau disingkat K-MTR. Kampoengnya para pengusaha, business owners & leaders serta investor dan masyarakat yang komitmen untuk menjadi AHLI SORGA untuk mengembangkan harta dengan cara halal sesuai kaidah syariah.

Pada kesempatan ini, kami akan mengingatkan kita semua akan ADAB PERTAMA Kampoeng SyaREA World (KSW) yang juga berlaku bagi Kampoeng #MTR, yaitu:

TIDAK KENAL, MAKA TA’AARUFLAH. SALAMI TETANGGA ANDA.
WE ARE STILL HUMAN BEING. KITA BUKAN MESIN. KITA MASIH TETAP DAN AKAN TERUS MENJADI MANUSIA.

Warga KKSW & K-MTR yang dimuliakan ALLAAH…
Dengan semakin bertambahnya dan terus bertambahnya Warga Kampoeng SyaREA World serta kini bertambah pula dengan Kampoeng #MTR, saya bisa pastikan bahwa belum semua diantara kita yang sudah saling mengenal apalagi bertemu sebelumnya. Oleh karena itu, agar interaksi diantara kita berlangsung nyaman, terbuka, dan saling memahami satu dengan lainnya, maka sangat penting bagi kita untuk saling mengenal antara satu warga dengan warga lainnya.

Tanpa proses perkenalan lebih dahulu atau tanpa saling mengenal, di media sosial (messenger) ini, akan sama saja berdialog dengan robot atau mesin. Kita tidak tahu siapa nun jauh di sana, kecuali hanya sekedar deretan nomor. identitas dan gambar profile saja.

We are human being.
Kita adalah manusia, kita adalah mahluk sosial yang berinteraksi secara emosional. Dengan memperkenalkan diri, menyapa dan menyebut nama, maka itu menunjukkan bahwa Anda benar-benar manusia, bahwa jati diri Anda memang ada, Anda bukan mesin, bukan program computer yang disetel secara otomatis.

Oleh karena itu, saya mengingatkan, mengajak dan mempersilakan kembali kepada Anda yang belum berkenalan, atau warga baru untuk memperkenalkan diri. Silakan pula bagi warga lama untuk menyambut warga baru dengan memperkenalkan dirinya kembali.

Silakan perkenalkan nama, core business, usia, status kepemilikan pada usaha yang sedang Anda jalankan dan kota di mana Anda berada. Sertakan pula foto diri, keluarga, team dan proyek/produk/jasa Anda. Maksimum 3 (tiga) foto saja.  Foto-fotonya format kecil ya.. Kurang dari 100 kb cukuplah.. hehehee..

Carilah cara yang unik untuk memperkenalkan diri, sehingga warga lainnya mudah mengingat Anda!
Be creative, be different & be BOLD in this crowd era.

Kendati demikian, saya juga menyadari bahwa sedetail apapun perkenalan pada sosial media, seperti WhatApps atau Telegram pada KSW/K-MTR ini, tetaplah memiliki banyak keterbatasan.  Komunikasi di media sosial hanya efektif rata-rata 7% dari keseluruhan proses komunikasi kita sehari-hari.

Di media sosial, Anda tidak bisa menatap mimik muka saudara Anda, tidak bisa mendengar candaannya dan tidak bisa merangkulnya serta tidak bisa merasakan getaran emosinya. Dan tidak akan tahu situasi sekeliling ketika seseorang menuliskan percakapannya.

Anda yang belum pernah bertemu tatap muka dengan saudara-saudara Anda  di Kampoeng SyaREA World atau Kampoeng MTR ini, jangan berharap Anda bisa get-connected, jangan berharap bisa terhubung secara emosional dengan saudara-saudara Anda yang lain.

Padahal untuk suatu hubungan jangka panjang, kita sangat memerlukan keterikatan emosional ini.  Apalagi Anda yang ingin mengembangkan usaha  atau mengembangkan harta, Anda perlu banyak membangun hubungan jangka pangjang dengan banyak orang.

UNTUK ITU, KAMI SANGAT MENGHARAPKAN ANDA BENAR-BENAR MELUANGKAN WAKTU,UNTUK HADIR, DATANG, BERTATAP MUKA UNTUK SALING BERKENALAN SECARA LANGSUNG DAN BERPARTISIPASI AKTIF PADA ACARA-ACARA OFF LINE YANG RUTIN KITA SELENGGARAKAN.

Sekali lagi, saya sangat mengharap Anda semua bisa meluangkan waktu untuk berkumpul  bercengkerama bersama-sama keluarga besar Anda di Kampoeng SyaREA World atau Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba ini di dunia nyata, bukan di “kampoeng” maya seperti pada virtual grup di WA/Telegram ini.

Sehingga Anda benar-benar bisa merasakan, melihat dan mendengar keberadaan saudara-saudara kita di Kampoeng SyaREA World (KSW) atau K-MTR ini.

Tidak ada yang bisa mengalahkan perkenalan tatap muka atau pertemuan secara langsung.

Tatap secara langsung wajah saudara Anda, jabat erat tangan-tangan mereka. Peluk, rangkul mereka satu persatu (yang sesama jenis ya..), simak baik-baik percakapan mereka. Rasakan suasana ketika kita berkumpul bersama-sama saudara-saudara kita semua di Kampoeng SyaREA World & #MasyarakatTanpaRiba ini.

Untuk mendapatkan pembelajaran bisnis dan kehidupan dengan suasana kekeluargaan dan keakraban yang lebih intensif, saya juga mengundang Anda untuk ikut serta pada Tour DAKWAH ROMBONGAN Warga Kampoeng SyaREA World (MTR), yang Insyaa ALLAAH diadakan secara periodik.  Perhatikan saja pengumuman-penguman yang kami posting secara reguler.

Silakan pantau terus event-event ofline yang kita selenggarakan bersama. Agar kita bisa akrab di sosmed, bersahabat di dunia nyata sehingga bisa bertetangga di sorga kelak.  Ajak keluarga, sahabat dan mitra bisnis Anda yang lain untuk tumbuh bersama-sama kita semua MEMBANGUN MASYARAKAT YANG MAKMUR, HIDUP BERKAH DALAM KEBERLIMPAHAN MELALU SINERGI SEKTOR RIIL

Kita diciptakan sebagai mahluk sosial di dunia nyata, bukan mesin yang hanya copas dan boarcast barang dagangan di sosmed, tanpa interaksi sosial di dunia nyata.  KSW dan K-MTR tidak perlu anggota yang tidak punya hati dan perasaan.

Silakan upayakan dengan keras untuk hadir pada pertemuan-pertemuan tatap muka yang kita selenggarakan bersama. Untuk membuktikan bahwa wujud Anda ada. Bukan sekedar tukang copas dan tukang jualan di lapak orang!

Dapatkan informasi-informasi pertemuan tatap muka yang kita selenggarakan dengan rajin mengikuti secara postingan pengumuman di KSW ataupun di K-MTR. Silakan hubungi WA 0811-113-139 untuk mendapatkan informasi pertemuan tatap muka yang bias Anda hadiri.

BaarakALLAAHu fiikum jamii’an..

Wassalaamuálaykum wrwb..
Samsul Arifin SBC
Founder SyaREA World,
The 1st Syariah Business Coaching Firm in The world

Bersambung ke Penjelasan  Adab-adab Kampoeng SyaREA World berikutnya..

Silakan mulai kenalan dan kenalan lagi sekarang ya…

Sambil saling berkenalan, silakan saksikan dan bagikan video bagus di bawah ini ya. Terutama bagi Anda yang ingin mendapatkan Syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW:
?? https://www.youtube.com/watch?v=IwXSlpu494E ??

KESALAHAN FATAL SEORANG PENGUSAHA

0

Kesalahan Fatal Pengusaha karena Mengembangkan Bisnis dengan Hutang :

1. Utang itu Kepastian yg dibayar dg ketidakpastian atau MORON
2. Optimisme Berlebihan
3. Kehilangan Daya saing – menimbulkan beban bunga
4. Mengubah perilaku – Euforia punya uang banyak dg beli mobil & jalan jalan

Seseorang yg di otaknya hanya ada pikiran hanya hutang untuk mengembangkan bisnisnya, naka  persoalan apapun akan diselesesaikan dg hutang
Ust. Samsul Arifin SBC

Di seminar ini kita akan mengajak orang utk mengembangakan Hartanya tanpa Utang krn di Utang itu ada Ribanya

Mari Kita Ajak Saudara, Kerabat, Tetangga, rekan bisnis Agar dapat HIJRAH bersama Masyarakat Tanpa RIBA

Sebagai seorang muslim yang taat, tentu kita berusaha untuk selalu menjalankan perintah Allah Swt. dengan selalu disiplin dalam melaksanakan Sholat,  mengeluarkan Zakat, rutin bersedekah, konsisten dalam menjalankan puasa, rajin membaca Al Quran, bahkan melaksanakan Haji dan Umroh ke tanah suci, serta melakukan amal sholih lainnnya.

Namun…….

?Keuangan terasa susah❓

?Keluarga ikut resah❓

?Hati jadi gelisah❓

?Pikiran semakin gundah❓

? UTANG & RIBA emang sumber masalah❓

AJAK :
?? Diri kita, Keluarga dan Saudara
?? Teman dan Sahabat
?? Kolega dan Mitra Bisnis
?? Owner
?? Karyawan
?? Pegawai Bank
?? PNS, BUMN, TNI – POLRI
?? Atau apapun Pekerjaan dan Jabatannya

MAU HIDUP JADI BAROKAH?

Ikuti Seminar

??????????????
SUKSES MENGEMBANGKAN HARTA TANPA RIBA

In syaa ALLAH akan diselenggarakan:

Palu, Sulawesi Tengah

? Rabu, 03 Mei 2017.
⏰ Pkl. 07.30 s.d 18.00 WIB
? Hotel Best Western Palu.

– – – – – – – – – – – – – – – – –

Solo, Jawa Tengah

? Rabu, 10 Mei 2017
⏰ Pkl. 07.30 s.d 18.00 WIB
? The Sunan Hotel Solo

– – – – – – – – – – – – – – – – –

Semarang, Jawa Tengah

? Ahad, 21 Mei 2017
⏰ Pkl. 07.30 s.d 18.00 WIB
? Grasia Hotel Semarang

– – – – – – – – – – – – – –

Kediri, Jawa Timur

? Rabu, 25 Mei 2017
⏰ Pkl. 07.30 s.d 18.00 WIB
? Hotel Grand Surya Kediri

– – – – – – – – – – – – – – –

Bengkulu

? Rabu, 31 Mei 2017
⏰ Pkl. 07.30 s.d 18.00 WIB
? Hotel Santika Bengkulu

? Fasilitas Peserta :
✅ Makan Siang
✅ 2 x Coffee Break
✅ Booklet
✅ Seminar Kit
✅ Member WAG Masyarakat Tanpa Riba

DAFTAR SEKARANG JUGA !!!
KUOTA TERBATAS!!!

=====================

☎ ☎ ☎ ☎

DAFTAR SEGERA:

Palu
Devi : 0811-951-212

Solo
Rofi’i : +62852-2994-3273

Semarang
Suryana : +62811 288 266
Bang Ally : +62815 7556 2623
Fajar : +62815 6506 553

Kediri
Rifa’i : +62857-8798-4981

Bengkulu
Hendra : +62852-7817-4699

====================

Wassalaamu’alaykum wr.wb.

Presented by :
# MTR Jawa Tengah

Supported by :
#SyaREA World
#MasyarakatTanpaRiba

SUDAH DIIJINKAN ADMIN

BUSINESS IS ABOUT DETAIL

0

By Samsul Arifin SBC, KSW #32
WA KSW 0811-113-139

Pantesan saja perut saya “keroncongan”.  Rupanya saya memang belum sarapan ketika selepas Sholat Shubuh langsung berangkat menerobos kemacetan ibukota ke studio radio untuk siaran.

Begitu keluar dari studio, saya bergegas untuk mencari rumah makan buat memenuhi panggilan jiwa yang sudah bergelora. Hehehe..

Karena sudah membiasakan diri untuk menikmati hidangan hanya di tempat saudara atau sahabat saya yang Muslim, saya teringat restoran-restoran yang bisa saya mampiri untuk sarapan kesiangan pagi itu.

“Kita mampir dulu ke sana ya Mas”
Pinta saya ke Mas Driver, sambil menyebutkan nama pusat perbelanjaan terkenal di bilangan Jakarta.

Di otak saya terekam ada 2 restoran milik sahabat-sahabat saya di pusat perbelanjaan itu.  Agar semuanya kebagian, saya berfikir untuk makan di tempat pada restoran sahabat yang satu.  Dan pesan makanan untuk dibawa pulang pada restoran milik sahabat yang lainnya.

Ketika sarapan di restoran pertama, saya merasa oke-oke saja, kendati masih ada beberapa “room of improvement” yang Insyaa ALLAAH akan bisa meningkatkan kinerja bisnisnya.  Namun ketika bermaksud akan memesan makanan untuk di bawa pulang pada restoran milik sahabat saya yang lain, saya mengurungkan niat.

“Nggak jadi deh”
Bathin saya bicara.

Kenapa? Silakan Anda lihat gambar berikut yang sempat saya ambil dari luar restoran milik sahabat saya itu.
Ketemu penyebabnya?

BUSINESS IS ABOUT DETAIL
Silakan periksa detailnya ya..

Oh ya.. Gambar tersebut sudah saya japri sebelumnya sebagai evaluasi bagi pemiliknya.

Jika sudah ketemu silakan posting di sini, sebagai bagian dari diskusi kita pada akhir pekan ini.  Silakan saksikan dan bagikan juga video untuk memperbaiki kinerja bisnis ini ya  ??  https://www.youtube.com/watch?v=Mrxh5hk-oCM

BaarakALLAAHu lana wa lakum jamii’an..
@SamsulArifinSBC

MENABUNG ITU PASTI RUGI, BAHKAN BISA HARAM

0

Oleh: Rahman Faturrahman, KSW #03 Property
WA KSW 0811113139

Beberapa tahun terakhir saya sedang penasaran dan giat belajar tentang jual beli, kerjasama dan investasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa pelajaran disekitar kehidupan saya. Beberapa pelajaran tersebut diantaranya :

PELAJARAN PERTAMA. Sebuah proyek tambang mempertemukan saya dengan bapak-bapak senior yang saya belajar banyak tentang pekerjaan dan pengalaman hidup dari mereka. Mereka adalah pekerja keras, merintis karir dari NOL sejak muda, sejak tahun 80an diperusahaan kecil sampai pensiun diperusahaan tersebut (yang telah menjadi perusahaan besar dan terkenal di bursa saham) dengan uang pensiun ratusan juta.

Namun mengapa bapak-bapak ini bekerja kembali bersama kami disebuah perusahan kecil yang baru berdiri yang mengerjakan proyek kecil? Jelas karena  kebutuhan ekonomi keluarga, anak-anaknya sedang memerlukan biaya masuk kuliah yang cukup besar.

Bapak ini tabungannya lumayan banyak. Tapi, uang kertas hasil kerja keras, keringat dan kesabaran meninggalkan anak istri : perlahan “meluruh” hilang digerus inflasi dan  tidak mampu mengimbangi naiknya harga-harga dipasar. Bunga tabungan  deposito yang kurang dari 6 % tidak bisa mengalahkan inflasi yang diatas 6 %. Sebenarnya belum tentu biaya pendidikan yang naik terus, namun nilai uang tabungannya terus turun. Kerja keras sekian lama di dunia proyek tambang tidak menghasilkan kesejahteraan, bahkan di masa pensiun.

Pelajaran KEDUA. Saat saya kecil ditahun 80an, bapak saya mendapatkan seekor anak burung Beo. Sebenarnya anak burung ini sepasang, namun yang satu lagi dibagi dengan tetangga ladang yang juga menginginkannya. Beberapa hari setelah saya pelihara, anak burung tersebut dibeli oleh orang lain seharga Rp 25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah).

Uang tersebut dibelikan seekor anak kambing dan celana jeans untuk saya. Ya, tahun 80an harga uang Rp 25.000, 00 masih bisa mendapatkan seekor anak kambing seharga 20an ribu dan satu celana jeans anak-anak. Saat ini? Kesimpulan sederhana : harga-harga naik? Bukan! Tapi nilai uang kertas yang meluruh.

PELAJARAN KETIGA. Ada sebuah cerita yang saya pernah baca, dan inspiratif. Berikut cerita tersebut :

Ada seorang cucu yang merenovasi rumah tua peninggalan neneknya. Neneknya hidup tahun 70an. Salah satu tiang dapur rumah tua tersebut terbuat dari bambu, yang ternyata berisi uang logam yang sangat banyak. Uang logam ini tumpah saat tiang tersebut dibongkar untuk direnovasi.

Setelah dihitung uang tersebut berjumlah Rp 420.000,00 (empat ratus dua puluh ribu rupiah). Mungkin neneknya sengaja menabung uang logam dalam tiang bambu dapurnya untuk memberi hadiah kepada cucunya saat dia sudah tidak ada di dunia.

Sungguh mulia nenek ini, semoga Allah mengganti jerih payah dan keringatnya dengan rahmatNya. Aamiin.

Anggap saja sang cucu merenovasi rumah tua tersebut tahun ini, lalu coba kita cek berapa nilai uang logam tersebut. Uang Rp 420.000,00 tersebut jika dibelikan emas pada tahun 70an (saat nenek tersebut bekerja) akan mendapatkan emas seberat 840 gram. Wow banyak sekali. Ya, banyak . Harga emas pada masa itu adalah Rp 500,00 (lima ratus rupiah) per gram.

Bayangkan bagaimana kerja keras nenek tersebut mengumpulkannya, untuk memberi hadiah kepada cucunya dimasa depan? Lalu berapa nilai uang logam tersebut saat cucunya merenovasi rumah? Harga emas saat ini adalah Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) per gram.

Jadi uang logam tersebut saat ini senilai dengan 0,84 (nol koma delapa empat) gram emas. Jika sang nenek menabung koin emas dalam tiang bambu dapurnya, maka koin emas tersebut saat ini nilanya setara dengan Rp 420.000.000,00 (empat ratus duapuluh juta rupiah).

Terimakasih Nek, engkau telah memberi pelajaran berharga bagi kami cucu-cucumu : Kita (engkau dan kami) diperdaya sistem ekonomi yang memiskinkan!

PELAJARAN KEEMPAT. Pelajaran ini berasal dari hadits.  Sahabat ’Urwah al-Bariqiy menyatakan bahwa Nabi saw pernah memintanya untuk membeli seekor kambing. Beliau memberinya uang 1 dinar untuk itu.

Lantas ’Urwah membeli dua ekor kambing dengan uang 1 dinar itu dan menjual salah satunya seharga 1 dinar. Maka ia datang kepada Rasulullah dengan seekor kambing dan uang 1 dinar. Nabi pun mendoakan keberkahan baginya dalam transaksinya. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam al-Bukhari, Imam Abu Dawud, dan Imam at-Tirmidziy.

Dari hadis ini ada pelajaran sederhana : harga kambing pada zaman Nabi adalah setengah dinar sampai dengan 1 dinar. 1 dinar = 4,25 gram emas 22 karat. Jika dikonversikan dengan harga dinar saat ini yang Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah) per dinar, maka harga kambing dari zaman nabi hingga SAAT INI tidak naik. Yang turun adalah nilai “uang rupiah”. Saat ini kita masih bisa membeli kambing dengan uang Rp 1.000.000,00 hingga Rp 2.000.000,00 tergantung keberhasilan negosiasi dan ukuran kambing.

Pertambahan nilai dari setengah dinar menjadi 1 dinar (100 % keuntungan jual beli) ini lebih diridhoi Nabi dibanding pertambahan nilai karena riba (bunga) yang hanya 6%. Pertambahan nilai dalam jual beli itu mensejahterakan, sedangkan pertambahan nilai dalam riba itu memiskinkan sebagian besar  masyarakat.

Dari beberapa hal diatas dapat secara sederhana disimpulkan bahwa kita saat ini berada pada masa sistem ekonomi yang memiskinkan. Sistem ekonomi yang melandaskan sistem keuangan ‘uang kertas’ yang tidak ada nilainya dan dicetak dengan mesin cetak,  mudah dan murah.

Sangat berbeda dengan sistem keuangan yang zaman Nabi Muhammad  yang menggunakan dinar emas sebagai “uang”. Dinar, uang emas yang diproduksi dengan biaya yang tidak murah, kerja keras dan keringat para pekerja tambang, dengan biaya yang tidak murah : dan produknya benar-benar bernilai.

PELAJARAN KELIMA. Sewaktu saya jum’’atan  Masjid Kampus UMY beberapa tahun lalu, khatib menyampaikan :

Bank Indonesia mencetak sejumlah uang, uang tersebut beredar di masyakat. Terjadilah transaksi untuk konsumsi maupun produksi. Sebagian uang masyarakat ditabung di Bank. Lalu oleh bank sebagian (bahkan mungkin sebagian kecil) disalurkan kepada pengusaha dalam bentuk kredit modal kerja atau kredit investasi.

Modal ini menjadi mesin produksi yang produknya akan dikonsumsi (dibeli) oleh  masyarakat. Penambahan nilai saat terjadi transaksi jual beli produk tidak menyebabkan masalah. Yang menjadi masalah adalah : hanya sebagian dari uang tabungan masyakat yang disalurkan kembali kepada dunia usaha, sebagian lagi dibelikan sertifikat BI.

Bank lebih aman menginvestasikan uangnya di sertifikat BI dan instrumen investasi lain yang lebih aman dibanding diberikan kredit modal kerja dan modal investasi kepada pelaku usaha yang berpotensi kredit macet. Akibatnya BI harus memberikan bunga kepada bank yang membeli sertifikat BI. BI mencetak uang kembali. Jumlah peredaran uang bertambah, sedangkan jumlah produksi dan konsumsi di masyarakat tetap.

Tidak seimbang. Inilah salah satu sebab inflasi, yang berhasil saya pahami dari khutbah jum’at tersebut (mudah-mudahan saya tidak salah memahami). Alhamdulillah , terimakasih uztad , akhirnya saya sedikit paham tentang inflasi mata uang dan kenapa Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba (QS 2 : 275).

Pertambahan nilai dalam jual beli (keuntungan) menghasilkan kesejahteraan (bagi pelaku jual beli, pelaku usaha produksi, dan masyarakat umum) sedangkan pertambahan nilai dalam riba menyebabkan “kesejahteraan” kelas atas dan para pelaku ekonomi kapitalis, “ketidaksejahteraan” kelas menengah dan menyebabkan “kemiskinan” kelas bawah.

Dari beberapa pelajaran diatas, kesimpulan saya saat ini, saat ini ya…bisa saja nanti berubah :

KESIMPULAN PERTAMA.  Tidak peduli pada satuan uang apa (Rp, Dollar, dll) uang kita simpan dan tidak peduli di mana menyimpannya tidak bisa aman dari peluruhan nilai. Mau di celengan, di  bank, di safe deposit box,  di bawah bantal, walau bertambah dengan bunga/bagi hasil setara bunga sekalipun tetap RUGI karena peluruhan nilainya lebih tinggi dibanding bunga/bagi hasilnya. Semakin lama disimpan maka semakin habis nilainya. Bahkan, jika terjadi krismon, dalam hitungan jam bisa habis nilainya.

KESIMPULAN KEDUA. Pertambahan dan pertumbuhan kesejahteraan ekonomi, usaha, investasi akan selalu semu angkanya jika menggunakan “satuan” uang untuk mengukurnya. Karena satuan uang yang ada tidak mewakili daya belinya. Percuma harta atau penghasilan naik terus dalam satuan rupiah atau dollar, tapi sebenarnya turun terus daya belinya. Ukurlah pertambahan dan pertumbuhan dengan alat ukur yang stabil : emas. Atau dengan komoditas lainnya seperti beras, kacang, dan sembako lainnya. Jika penghasilan kita 10 tahun lalu perbulan setara dengan 200 kg beras, dapat berapa kg penghasilan kita saat ini? Naik, turun, atau tetap?

KESIMPULAN KETIGA. Emas adalah lindung nilai dari inflasi secara umum, walau tidak bisa melindungi semua inflasi dari banyak komoditas dagang, apalagi komoditas yang terus berkurang pasokannya dan naik kebutuhannya. Emas bukanlah investasi, hanya lindung nilai. Menabung emas tidaklah menambah harta, hanya mengamankan harta dari inflasi. Jika masih menganggap emas adalah investasi maka berarti “alat ukur”nya masih satuan uang rupiah atau dollar. Lagi pula, investasi itu mesti bisa tumbuh dan bertambah dan atau mati atau berkurang atau rugi. Sedang emas tidak bisa tumbuh, beranak pinak, dan tidak bisa mati. Berbeda dengan tanaman di kebun atau kambing di kandang. Emas juga kena zakat jika sudah sampai pada waktu dan jumlahnya minimum zakatnya. Tidak ada larangan menyimpang emas dalam Islam, namun sepertinya tidak ada (saya belum menemukan) anjuran menabung. Sedangkan tuntunan/dalil jual beli sangat banyak . Banyaknya dalil tentang jual beli dan tiadanya atau sedikitnya dalil tuntunan menabung mensiratkan jual beli atau investasi riil lebih bermanfaat ketimbang menabung, dalam bentuk emas sekalipun. Petunjuk rezeki juga jelas : 9 dari 10 ada pada jual beli. Bertambahnya 1 dinar emas milik rasulullah menjadi 1 dinar + 1 ekor kambing kurban juga bukan akibat dinar emas tersebut ditabung bertahun-tahun, namun karena dipakai  jual beli oleh Sahabat ’Urwah al-Bariqiy.

Jadi, mari berhenti menabung (dalam bentuk uang kertas atau uang logam dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang lama). Belanjakan saja uang kita pada barang-barang yang memiliki nilai dan atau manfaat. Mari menjadi kapitalis saja! Hehehe….

Diposting di KSW #03 Property pada Hari Rabu, 22 Maret 2017, pukul 10.38 malam.

DARI ADMIN:
Masih percaya pada sistem ekonomi kapitalis ribawi yang berbasi uang kertas monopoli?

Silakan saksikan dan bagikan video bagus ini ya..

Deposito

0

BINCANG JELANG SENJA

Deposito

?‍?
Assalammualaikum
Mw tanya dong
Klo deposito d bank syariah itu riba atw engga sih?

??
Wa’alaykumussalam.
Iya, riba

?‍?
Knapa?
Mrk bilang pk sistem mudharabah
Bagi hasil

??
He..he… konsep mudharabah yg dipraktekkan oleh BS tdk spt konsep mudharabah yg sebenarnya

?‍?
Oo gt
Brarti ga amanah dong
Mang konsep mudharabah yg sbenarnya itu seperti apa?

??
Fakta yg terjadi pada produk deposito BS adalah sebenarnya nasabah meminjamkan uang kpd bank dgn iming² mendapatkan bunga sekian persen pertahun.

?‍?
Iya iya
Ok thanks ya

??
Konsep syirkah mudharabah:

1. Ada 2 pihak atau lebih yg memberikan kontribusi modal (maal) dan kontribusi kerja (‘amal) utk menjalankan suatu bisnis/usaha yg jelas dan disepakati para pihak

2. Kerugian secara finansial ditanggung oleh shahibul maal (pemberi kontribusi harta), sedangkan mudharib (pemberi kontribusi kerja/’amal) menanggung kerugian waktu, tenaga dan pikiran

3. Besaran persentase keuntungan disepakati kedua belah pihak

4. Syirkah/kerjasama bisa kapan saja diakhiri jika salah satu pihak menghendaki

5. Mudharib (pemberi kobtribusi ‘amal) tdk boleh mewakilkan pengelolaan harta/maal kpd pihak lain kecuali atas persetujuan pemberi kontribusi harta (shohibul maal)

??
Untuk ketentuan yg lainnya nti sy share lagi ya…

Tapi dari 5 point diatas saja, BS sdh banyak melakukan penyimpangan…

1. Apakah BS menjelaskan secara detail kpd nasabah uang deposito tsb akan dijalankan utk usaha/bisnis apa?, spt apa konsepnya? Bagaimana skema pengelolaannya? Siapa yg menjalankannya? Dll?

?‍?
Tidak

??
2. Apakah BS menjelaskan jika terjadi kerugian usaha yg dijalankannya nasabah yg akan menanggung kerugiannya? Tentu tidak, BS justru memberikan iming² profit sekian persen tanpa rugi.

Padahal yg namanya usaha/bisnis, adakalanya untung adakalanya rugi, kalau tidak ada 2 kemungkinan itu bukan bisniz namanya…

??
3. Apakah besaran persentase keuntungan berdasarkan kesepakatan bersama antara BS dan nasabah? Tentu tdk… BS sdh mensetting nisbah bagi hasil sekian persen, nasabah harus manggut tdk punya bergainning utk menentukan persentase profit.

Padahal dlm syirkah mudharabah, semuanya harus ridha bi ar-ridha (saling ridha), tdk boleh memaksakan kehendak dlm penentuan profit share.

??
4. Syirkah bisa kapan saja diakhiri jika salah satu diantara para pihak berkehendak utk mengakhiri syirkah/kerjasama,

Sementara BS memaksakan, dana deposito baru bisa diambil dlm jangka waktu sekian tahun, jika blm pada masa tsb tdk boleh diambil…

Ueeedannnn, wong duit-duit kita sendiri, kok ditahan² utk diambil…

??
5. BS dalam hal ini sebagai pemberi kontribusi ‘amal / pengelola (mudharib) tdk boleh mengalihkan usaha yg disepakati kpd pihak lain.

Yg terjadi justru BS alih-alih memutarkan dana tsb utk usaha/bisnis, malah diinvestasikan/depositokan kembali ke BK yg nilai persentase bunganya lebih tinggi…

Kaaaaaccaaauuu…
___
BK= Bank Konvensional

??
Sy pikir dgn 5 point ini aja sdh ckp memberikan pecerahan kpd kt betapa BS/BK memang diciptakan bukan utk kemaslahan di dunia terlebih akhirat, melainkan lebih kpd eksploitasi dana umat demi kepentingan para kapitalis lokal dan global.

Ingat sejarah bank diciptakan oleh orang Yahudi.

??
Solusinya berhenti berhubungan dgn BK/BS kecuali dlm rangka utk menggunakan jasa transfer, pembayaran via banking dll, hal ini tdk mengapa krn ini adlh jasa perbankan yg diperbolehkan.

??
Cukup ya, mau ke salon dl nih, ngelurusin jempol yg udah pada keriting gara² ngetik pnjelasan ini.

Semoga bermanfaat…
?

?‍?
Ok2
Makasih bnyk ya
?

___
Base on true chatting
Om Maul

ILMU QABLA AMAL

0

Pengusaha itu…
Di Dunia, Sakit. Di Akhirat …

(By Farid, MTR #02 Kaltim)

=====================

Kedatangan tamu, kawan komunitas bersama rekan usahanya. Datang dengan niat curhat tentang kondisi kredit ribawinya yang lagi kesulitan pembayaran. Angkanya lumayan besar untuk ukuran beliau, 9 digit Rupiah.

Bingung, stress, juga gelisah yang terlihat dari wajah beliau, sepanjang cerita dan saya beri masukan, beliau banyak diam. Tapi saya yakin diamnya beliau itu penuh sesak di pikirannya.

Proyek yang dikerjakan tergolong besar, namun uang terasa menguap begitu saja. Semua diluar target dan rencana, yaa semua karena usaha tidak berkah.

Ada lagi, beberapa waktu lalu saya kedatangan 2 kawan juga di rumah. Datang dengan maksud yang sama dengan yang di atas. Cerita tentang masalah kreditnya yang sudah gak sanggup untuk membayarnya, walau hanya bunganya sekalipun. Nilainya lebih fantastis lagi, 11 digit dan hanya 7 digit.

Yang dapat saya lihat, bahwa berapapun nilai kreditnya, perasaan yang di tanggung adalah sama, sama sama Gelisah di malam hari dan HINA di siang hari.

Jadi ingat masa lalu saya. Pernah juga punya kredit 10 digit. Hidup saat itu rasanya penuh derita. Usaha makin lama makin ambruk karena dosa RIBA. Rumah Tangga kacau, sampai lupa apakah pernah bahagia. Karena setiap hari fokusnya hanya bayar UTANG plus RIBA.

Setelah paham ilmunya, alhamdulillah kami berhasil melunasi semuanya, meski harus kehilangan aset kami. Ikhlas karena aset itu kami bangun dengan dosa juga. Kembali ke Titik NOL, sekarang bangun usaha kembali secara bertahap, berkembang secara organik.

Nah, ternyata kalau kita paham ilmunya, paham bagaimana berbisnis dengan benar, maka Utang berapapun pasti bisa diselesaikan, dengan segera.

Gema Takbir Dibawah Ancaman

0

Malam itu didekat monumen tempat yg akan dijadikan acara.
Sambil mengintip disana,  minum kopi aaaah…
Ada apa sih disana itu???
Kebanyakan mereka menghabis kan waktu dg perasaan tegang dan ketidak pastian……

Dalam ngopi itu……
Ada percakapan antar mereka…. Kesal, penat, serba bingung dan tidak jelasnya harapan yg mereka inginkan….
Kosong,,,, hampa,,,,, tak bermakna.

Sementara disisi lain… Para pejuang syariah dan pengemban dakwah mulia,  bersantai…… Berdzikir…. Memanjatkan doa akan sukses nya *panji panji Rasulullah*sukses berkibar esoknya……

Disubuh yg bertebaran para malaikat bertasbih……mujahid mujahidah bersujud kepadaNYA sang pemilik hukum.
Berdoa dan berpasrah diri dalam khusyuk……….. Lancarkan kibaran panji panji Rasulullah

Disisi lain…… Mereka yg tertipu dan terjaga dalam kelelahannya,,,,,
Meninggalkan tempat dimana malam itu……. Dijaganya tanpa ada pahala amal yg akan membawa mereka menjadi lebih baik.

Pagi itu…..dengan gagah dan berani para mujahid dan mujahidah…. Dg keyakinan akan imannya dan pertolonganNYA……. Mengibarkan panji panji nan agung… Tak dirasa perut lapar.  Teriakan takbir… Tahmid dan tahlil berkumandang dg indah dan menggetarkan. AllohuAkbar!!!!!… AllohuAkbar!!!!!!….. AllohuAkbar!!!!!!….. Bergetarlah pagi itu bumi bandung…. Bergema dg kerasnya takbir….. Orasi yg gagah berani dari sang pencerah ummat….. Menyengat mereka yg medengarnya.

Tak terbersit sedikitpun rasa takut dari wajah wajah mereka
Dan merekapun siap menyambut kemungkian mereka dianiaya.
Sungguh…… Sungguh suasana indahnya islam nampak pagi itu
Tumbuhkan terus saudaraku…. Tumbuhkan semangat jihad fisabilillah!!!
Allah SWT bersama kalian semua.

Al faqir
Moekti Chandra

SEMUA ADA ILMUNYA

1

Jika Anda belum berhasil melakukan sesuatu atau belum meraih apa yang Anda inginkan, bisa jadi Anda belum menguasai ilmu dan keterampilan baru yang Anda perlukan.

Alhamdulillaah..
Pak Thohir Fauzi di Ponorogo, ALLAAH mudahkan menyelesaikan urusan utang dan riba yang menjeratnya selama 17 tahun.

Setelah 4 bulan menerapkan prinsip BECOME MY OWN LAWYER dan I CREATE MY OWN CHRONOLOGY yang diperolehnya di PBTR, 3 sertifikat yang dijadikan jaminan bisa keluar. Dengan hanya membayar pokonya saja. Tanpa bunga, tanpa denda, tanpa ribet dan tanpa tekanan mental.

Anda mau?

IKUTI
????????????????

PLATFORM BISNIS TANPA RIBA  PBTR
Workshop 2 Hari 2 Malam

HARI PERTAMA,  20 April 2017
Pukul 08.00 – 21.30 WIB

RESOLUSI BEBAS UTANG (RBU)

✅ Mengetahui Sumber” Problem Keuangan yg mempengaruhi Kehidupan Keluarga & Bisnis

✅ Membuat Financial Mapping sehingga kita tahu Berapa Sebenarnya Jumlah utang Kita & Berapa Kemampuan Membayar utang

✅ Mendapatkan Akses Kekuatan ILLAHI Tak Terbatas untuk mempercepat datangnya Rizki tak terduga dlm rangka Melunasi utang

✅ Menguasai Tekhnik” legal untuk mendapatkan Pengampunan utang dr perbankan shg kita bisa membayar bahkan hanya 30% pokoknya saja

✅ Bagaimana membuat / mengubah seorang Debt Collector yang garang menjadi bersahabat

HARI KE DUA
Business Coaching
21 April 2017
Pukul 09.00 – Selesai

?Mengetahui Siapa ITM (Ideal Target Market)  usaha kita

?Mengetahui INTENTION bisnis kita

?Menguasai Platform Bisnis Tanpa Riba dengan 5 kekuatan Progression
BISNIS GAK PERLU PAKE UTANG,  SEHINGGA KITA AKAN MEMPUNYAI UNLIMITED GROWTH

DILATIH langsung oleh Coach Bisnis kelas Nasional & International yg sudah teruji

1. Ustadz Samsul Arifin (Bogor)
2. Coach M Makbul (Pekanbaru)
3. Coach Erick (Pekanbaru)
4. Coach Djula (Bandung)
5. Dwi Sugianto,  SH (Praktisi Lawyer/ex pimpinan Bank B** Palembang)

WORKSHOP 2 HARI
PLATFORM BISNIS TANPA RIBA
Kamis s/d Jumat
20 – 21 April

Padjajaran Suite Bogor Nirwana Residance
Jl. Bogor Inner Ringroad Lot. XIX C-2 No.17 Bogor Nirwana Residance

INFO PENDAFTARAN HUB:
~ 0813 – 5226 – 5000 ( Kris )
~ 0813 – 8097 – 8000 ( Hidayat )
~ 0878 – 7332 – 3027 ( Nizar )
~ 0817 – 0107 – 060.  ( Andri )

Noted :
Tersedia kesempatan untuk sponsorship (logo pada backdrop) dapat menghubungi panitia (0812-1034298)

Penginapan dapat konsultasikan dengan panitia.

BERSIAP KEMBALI MENJADI BANGSA YANG TAK TERKALAHKAN

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim…
Warga Kampoeng SyaREA World dan Warga Kampoeng #MTR yang dirahmati ALLAAH…

Saya lanjutkan lagi pembahsan Adab-adab KSW yang juga menjadi acuan bagi Kampoeng #MTR ya.. Kali ini kita bahas ADAB KE-ENAM KAMPOENG SYAREA WORLD (KSW) yaitu:

WE ARE LIVING AS ISLAMIC SOCIETY
KITA HIDUP DALAM TATANAN KEHIDUPAN MASYARAKAT ISLAMI

Saya sungguh beruntung…
Sejak Tahun 1990 berkesempatan untuk “kesana-kemari” belajar kehidupan Islami. Melintasi kampus-kampus perguruan tinggi, melintasi ormas-ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah dan Persis, serta melintasi harakah seperti Tarbiyah, Hizbut Tahrir, Jama’ah Tabligh dan sahabat-sahabat Salafi.

Dan sampai saat inipun saya masih terus bersahabat dan membina hubungan dengan mereka. Bahkan saya bergabung dengan grup-grup yang penuh warna tersebut. Sungguh Islam itu benar-benar indah. SubhaanALLAAH…

Dari perjalanan “petualangan” itu, saya bersykur bisa memahami bagaimana Rosul tercinta, Kanjeng Nabi Muhammad SAW membentuk tatanan Kehidupan Islami. Seperti apa tatanan itu?

Ternyata tegaknya tata kehidupan Islami sebagaimana yang Rosul bangun itu bertumpu pada tiga pilar sebagai penyokongnya. Pilar apa sajakah?

Tiga pilar itu adalah:

1. Pilar pertama adalah KETAQWAAN INDIVIDU pada Syariat ALLAAH dan RasulNya.
Bahwa setiap anggota masyarakat, masing-masing pribadi menunjukkan ketaatannya kepada perintah-perintah dan larangan-larangan yang telah ALLAAH dan Rosul tetapkan.
Bahwa setiap pribadi selaras antara pemikiran, perasaan dan perbuatannya. Keimanan dan ketaqwaannya tampak pada perilakunya. Ketika lisannya mengaku beriman, perilakunya menunjukkan bahwa ia benar-benar beriman.

2. Pilar ke-dua adalah Pengawasan atau SOCIAL CONTROL dari masyarakat.
Bahwa setiap anggota masyarakat turut aktif melaksanakan perintah ‘amar ma’ruf nahyi munkar. Mereka saling mengajak individu lain untuk selalu taat pada perintah dan larangan, serta mengingatkan ketika ada pelanggaran pada hukum-hukum Syara yang telah ALLAAH tetapkan.
Mereka peduli satu sama lain. Peduli bahwa mereka bersaudara. Mereka adalah satu, yaitu Ummat Islam.

3. Pilar ke-tiga adlah DITERAPKANNYA hukum-HUKUM ISLAM oleh negara (pemerintah).
Tidak cukup hanya individu yang bertaqwa dan masyarakat yang berdakwah, akan tetapi negara (pemerintahan) juga menegakkan aturan-aturan Islam pada setiap aspek kehidupan seperti ideology, politik, sosial, ekonomi, pertahanan dan keamaan.

Anda bisa bayangkan seperti apa hasilnya pilar-pilar itu ketika ditegakkan?

Ya.. sejarah telah membuktikan. Bahwa dengan penerapan tiga pilar tersebut, dari segelintir orang yang dibina di Baitul Arqam, kemudian berhasil membentuk tatanan kehidupan di Madinah, lalu menjelma menjadi ummat terbesar yang mengusai ¾ belahan dunia.

Ummat Islam menjadi pemimpin peradaban yang terbukti paling menyejahterakan dan paling lama bertahan dibanding peradaban-pradaban sosialis yang sudah terkubur dan peradaban kapitalis yang sedang sempoyongan pada usianya yang baru lewat 1 abad. Sedangkan Islam mampu bertahan hampir 14 abad lamanya.

Warga Kampoeng SyaREA dan MTR yang dirahmati ALLAAH.. Dari penjelasan tiga pilar di atas, sudah tahu mengapa Islam yang agung, indah dan sempurna itu sekarang terpinggirkan?

Ya, betul! Islam dan Kaum Muslimin terpinggirkan karena runtuhnya tiga (3) pilar itu, yaitu, saat ini:

1. Individu muslimnya sangat sedikit yang berpegang teguh pada ketaqwaannya kepada ALLAAH SWT dan RasulNya.

2. Masyarakat Islamnya sudah sibuk memikirkan urusannya masing-masing. Tidak peduli lagi pada kemungkaran yang jelas-jelas terjadi di depan hidungnya. Mereka enggan untuk mengajak saudara-saudaranya untuk taat melaksanakan perintah ALLAAH dan RasulNya.

3. Negara, pemerintahnya? Jangan ditanya lagi, bahwa sejak Tanggal 3 Maret 1924, ketika Kemal atTaturk, laknatullaah, meruntuhkan Kehidupan Masyarakat Islam terakhir, Khilafah Islaamiyah, sampai saai ini, belum ada satupun pemerintah yang benar-benar menegakkan hukum-hukum Islam itu.

Anda bisa lihat, rasakan dan dengar sendiri kan hasilnya?  Islam dan kaum Muslimin menjadi bulan-bulanan para kafiruun dan munaafikuun.  Apakah Anda rela kondisi keterpurukan ini terus berlangsung?

Apakah Anda ingin Islam kembali tegak? Jika Ya! Mari kira bersiap-siap menyongsong kebangkitan Islam yang telah ALLAAH dan Rosul janjikan sebagaimana disampaikan oleh Ustadz Budi Ashari pada video berikut ini:

Lalu.. Apa kaitan TIGA PILAR TEGAKnya ISLAM itu dengan Warga KSW atau Warga K-MTR?

Mari kita perhatikan contoh perilaku masyarakat yang tidak Islami adalah pelanggaran Adab-adab KSW yang dilakukan oleh sejumlah Warga KSW sendiri. Padahal Adab-adab KSW secara periodic kami posting dan sebelum masuk KSW, warga baru telah menuliskan pernyataan untuk taat adab.

Pelanggaran dilakukan mulali dari copas, sampai memposting promosi atau ajakan tanpa ijin. Ketika kami remove, beberapa diantara mereka menjapri, memprotes kami. Alasannya:

“Postingan saya kan bermanfaat? Koq diremove?”

Begitu sebagian kata-kata “protes halus” mereka. Kendati ada juga kata-katanya yang bikin pedas di mata. Hehehe..

Hiks.. hiks.. hiks..

Selain mudah melanggar aturan, pemikiran yang berbahaya adalah menjadikan manfaat atau mafsadat sebagai landasan untuk bertindak. Selama ada manfaatnya, tidak mengapa dilakukan, walaupun melanggar aturan. Kenapa pemikiran ini berbahaya?

Karena pemikiran itu bertentangan dengan kaidah USHUL FIQH yang berbunyi:

Hayzu maa yaakunus syar’u, takuunul maslahah.  Ketika ada HUKUM SYARA’ di situ ada maslahat (kebaikan).

Jadi yang benar adalah ketika hukum syara’, ALLAAH SWT dan RosulNya menetapkan sesuatu pastilah ada kebaikan padanya. Ikutilah peraturan, pasti ada manfaatnya.

Bukan dibalik, dimana ada maslahat atau manfaat atau kebaikan, maka boleh kita melakukannya.
Karena ada manfaat pada daging babi, apakah kita boleh menternakkannya? Memperjual belikannya? Dan memakannya?

Ada manfaat pada khamr, minuman keras. Apakah lantas kita boleh membangun pabrik untuk membuka lapangan kerja, mengatasi pengangguran? Apakah kita boleh memperjualbelikannya untuk menghidupkan roda perekonomian? Apakah kita boleh meminumnya untuk menghangatkan badan ketidak berada di pegunungan?

Pertanda apakah ini? Apakah ini gambaran konsisi Ummat di dunia nyata sana? Apakah sudah sedemikian parahnya mental dan kemampuan berfikir Ummat saat ini?

Warga terbiasa melanggar sesuatu yang telah mereka nyatakan sendiri sebelumnya. Tidak mengindahkan pengumuman atau rules yang sudah berulang kali disampaikan.

It’s okelah jika demikian gambaran Ummat saat ini. Mudah-mudahan KSW ini bisa menjadi wadah latihan bagi kita semua untuk menjadi UMMAT TERBAIK yang menjadi teladan bagi kehidupan manusia di muka bumi ini.

Agar lebih jelas..
Ada manfaat pada riba, asuransi, mlm, koperasi dan aqad-aqad bathil lainnya. Warga KSW pasti sudah pernah merasakan manfaat itu. Namun, kendati transaksi-transaksi bathil itu bermanfaat, apakah Anda masih tetap akan melakukannya?

Hmmm….

Oleh karena itu, di Kampoeng SyaREA World ini, saya mengajak para warga semuanya untuk berlatih menghidupkan kembali Tatanan Tehidupan Islami itu. Dengan menegakkan Adab ke-enam Kampoeng SyaREA World, yaitu; WE ARE LIVING AS ISLAMIC SOCIETY.

Adab ke-enam Kampoeng SyaREA World dan Kampoeng MTR adalah WE ARE LIVING AS ISLAMIC SOCIETY.  Mari kita bersama-sama belajar menegakkan tiga pilar Kehidupan Islam itu, yaitu:

1. Sebagai pribadi, saya sangat berharap kita semua taat pada Adab-adab Kampoeng SyaREA World yang telah berulang-ulang kami sampaikan.

2. Sebagai Warga Kampoeng SyaREA World, saya meminta dengan hormat agar kita semua saling mengingatkan sesama warga untuk melaksanakan dan taat kepada Adab-adab Kampeng SyaREA World. Silakan tegur langsung ketika ada warga yang melanggar Adab-adab KSW. Mohon bantu laporkan juga kepada kami, agar kami bisa mengambil tindakan semestinya.

3. Harap difahami, bahwa kami akan mengambil tindakan sebagai konsekuensi ketika ada warga yang melanggar adab-adab tersebut.

Saya sangat berharap kita semua siap belajar menegakkan kembali Tatanan Kehdupan Masyarakat Islami itu bersama-sama mulai dari Kampoeng SyaREA World atau Kampoeng #MTR ini. Saya terus berdoa agar kita semua bisa mennjadi ajang latihan untuk membangun kepribadian Islam pada diri kita.

Ada pendapat? Silakan..  Terutama ketika kita dihadapkan pada kenyataan Ummat Islam yang sekarang dinistakan oleh musuh-musuhnya ini..

BaarakALLAAHu lana wa lakum..

Samsul Arifin SBC
Founder SyaREA World
The 1st Syariah Business Coaching Firm in The World

Mengembangkan Harta Tanpa utang dan Riba

0

https://youtu.be/OsX4DiJvzdg

Cara unik *LUNASI UTANG*
Temukan caranya di seminar full day MTR ??????
Yuk ikutan One Day Seminar :
*Seminar Mengembangkan Harta Tanpa utang dan Riba*

https://youtu.be/EsyCyxTqhSk

Rabu, 22 Maret 2017
Hotel ARNAVA Bogor pukul 08.00 sd 17.00

Biaya Investasi Training Rp. 300.000 per orang.

Early Bird sampai dengan *14 Maret 2017*
*HANYA Rp. 250.000,-*

Segera Daftarkan diri anda sekarang

Call Center MTR Bogor
– 0813-8097-8000
– 0857-7489-7150
– 0812-8474-7149

Silahkan transfer

Bank BNI Syariah
No Rek 0352-277-813
An. Harry Zaen

*TIDAK MENERIMA ON THE SPOT