Wednesday, August 26, 2026
Home Blog Page 75

RUMAHKU TERBEBAS DARI ANCAMAN LELANG SI ABANK

0

Assalamualaikum war wab..?

SYUKUR.. HAGALA IDUL FITRI 1438 H
By Muhammad Salman, MTR #23 Sulawesi
WA MTR 0811113139

Alhamdulillah..
Syukur saya padaMU Yaa Allah, telah mengenalkanku pada saudara-saudaraku yang luar biasa.. semangat✊✊✊

Alhamdulillah..
Syukur saya padaMU Yaa Allah, telah memberikan kesempatan padaku untuk bertaubat atas salah & khilaf selama ini.. nangis???

Alhamdulillah…
Syukur saya padaMU Yaa Allah, telah memberikan nikmat HAGALA (hadiah) di Hari Raya Idul Fitri 1438 H ini.. bahagia???

Terima kasih saudaraku Zulhiyar (Warung Gertak Sambal – MTR Palu), nasehatmu untuk bersyukur akan selalu kujaga. Ketika saban hari kita jalan bersama untuk shalat berjamaah di mesjid, kamu memberikan contoh sederhana untuk selalu menjaga dan merawat sandal jepit (sandal jepitmu yang sudah usang & hampir putus, hee?). Kamu bersihkan dan kamu simpan dengan rapi diantara deretan sandal & sepatu bermerek yang menemaninya dalam rak penitipan. Kenapa harus demikian..??
Sederhana jawabmu, syukur man.. Bagaimana mungkin Allah akan memberikan kita sandal bahkan sepatu yang lebih baik bila yang kecil dan sederhana seperti ini saja tidak mampu kita syukuri.. Subhanallah?

Maka.. Pertanyaan saya dalam Workshop PBTR 04 Solo buat ustad Syamsul Arifin & para coach serta saudaraku di Masyarakat Tanpa Riba..

1. Bagaimana saya mensyukuri nikmat Allah yang telah memberikan perhiasan emas yang bernilai historis, tapi sekarang ada dipenggadaian??..
Sederhana jawabnya.. paling mudah berurusan dengan penggadaian karena bila ditinggalkan saja maka otomatis kita langsung lepas dari beban hutang dan riba..
Alhamdulillah, di bulan Ramadhan ini saya bersama istri ikhlas melepaskan emas yang menjadi beban dipenggadaian selama ini..???
Terima kasih nasehatnya ustad Syamsul & para Coach serta saudaraku di MTR?

2. Bagaimana pula saya mensyukuri nikmatMU Yaa Allah, telah memberikanku rumah bahkan dua buah sekaligus, tapi.. sekarang dalam penangan KPKNL Palu?
Luar biasa jawabanmu Ustad, bahwa mampertahankan yang menjadi hak kita adalah JIHAD‼✊..
Yaa Allah, semoga perjuanganku ini untuk mempertahankan nikmat rumah yang telah Engkau berikan bernilai jihad bagiMU, semata mata agar aku tetap dijalanMU untuk mencari keridhoanMU Yaa Allah, aminn..
Alhamdulillah, syukurku padaMU Yaa Allah.. hasil negosiasi dengan pihak kpknl & aBank sesuai ilmu PBTR dibulan Ramadhan kemarin ini, saya mendapat kemudahan & kesempatan untuk menyelesaikan sisa pokok hutangku bahkan diskon pokoknya sesuai kemampuan yang saya miliki dan sekarang sementara diproses..
Terima kasih nasehatnya ustad Syamsul & para Coach serta saudaraku di MTR?

Dihari ke tiga Syawal ini, saya kembali kerumah yang telah saya tinggalkan sejak desember 2015 (tahun baru 2016). Rumah yang dulu menjadi persiapan kantor warkop kPk dg.maman dan mess karyawannya. Rumah yang telah ditumbuhi rumput semak belukar dan jadi sarang laba-laba. Kubersihkan dan kuturunkan plakat dilelang yang melekat didindingnya dan telah kutempati kembali rumah tersebut. Insya Allah kelak menjadi tempat kami berusaha & beribadah mencari keridhoanMU Yaa Allah, amin..

Akhirnya, inilah yang ingin saya sampaikan saudaraku, bahwa ketika Allah SWT masih memberikan kesempata pada kita saat ini, maka marilah kita bertaubat atas segela dosa & khilaf kita selama ini.. Kita ber-azzam pada Allah SWT untuk meninggalkan riba & menyelesaikan hutang kita. Maka kita akan bersyukur atas janji Allah yang pasti akan nikmat-nikmatNYA, Insya Allah, amin..??

Terima kasih saudara-saudaraku, semoga sedikit yang saya alami ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan bernilai ibadah dimata Allah SWT, amin..???

Wassalam..?

KEPUTUSAN BESAR PADA BULAN SYAWWAL

0

Pesan dari ayah untuk anak-anaknya.
Diposting langsung oleh istri senior banker di KSW #07 Finance
WA KSW 0811113139

??⚫??⚫??

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Khusus untuk anak-anakku N111, A222, A333

Dengan media WA ini bapak mau nulis “sesuatu” yang akan merubah banyak hal pada keluarga… semoga perubahan tersebut ke arah yang lebih baik. InsyaAllah.

Mohon dibaca dg sabar, dimasukkan hati….renungkan…

Melalui Al Qur’an surat Al Baqarah, Allah SWT berfirman :

اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّ ۗ ذٰ لِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْۤا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰوا ۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰوا ۗ فَمَنْ جَآءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَ ۗ وَاَمْرُهٗۤ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”
(Ayat 275)

selanjutnya:

يَمْحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرْبِى الصَّدَقٰتِ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْمٍ

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa
(Ayat 276)

Disambung ayat 278-279.. disuruh!!!:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَذَرُوْا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبٰٓوا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman
(Ayat 278)

ayat selanjutnya, lebih ngeri!!!

فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا فَأْذَنُوْا بِحَرْبٍ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ۚ وَاِنْ تُبْتُمْ فَلَـكُمْ رُءُوْسُ اَمْوَالِكُمْ ۚ لَا تَظْلِمُوْنَ وَلَا تُظْلَمُوْنَ

Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan).”
(Ayat 279)

nah , masalahnya kan pada tau.. A333 saja sering ngomong, riba, itu kan bunga bank. Nah selama ini kan bapak kerjanya di bank dan memberi kredit. Kredit pasti ada bunganya. Brarti bapak pelaku riba.. iya to A333. Berarti selama ini, selama kerja di bank, bapak salah. Kalau dilihat dr ayat diatas, nantang perang dg Allah n rasulnya… yo pasti kalah. Pasti akan kalah, ya to A333, A222, N111…
Nah bisa jadi harta yg kita punya sekarang tidak ada berkahnya.

Nah, sekarang, agar tidak perang dg Allah dan rasulnya, agar tidak berjalan seperti orgil, agar Allah menyukai, maka bapak akan PENSIUN DINI. Keluar dr Bank Nasional..

Gimana, anak-Anakku.. n111, a222, a333…. tolong dijawab .

Nah setelah keluar, akan konsentrasi mbesarkan Usaha bersama Ibumu. Yang pasti lebih halal.

Setelah keluar, pasti akan ada perubahan. Bapak tidak gajian lagi. Tidak ada asuransi lagi. Lha terus makan,bayar SPP, bensin, beli obat, beli jajan, piknik dll…pakai apa??

InsyaAllah ada gantinya, lewat hassa atau lewat lain2 yang halal.
Yang jelas di ayat 275 tadi “..barangsiapa memdapat peringatan…lalu dia berhenti, maka apa yg telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya”

Berarti tetep jadi miliknya.

Yang harus diyakini adalah: setelah meninggalkan dosa riba, harus yakin, rejekinya akan diganti oleh Allah,sesuai janjiNya.!

These ’90s fashion trends are making a comeback in 2017

1

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

IEDUL FITHRY MELURUSKAN NIAT

0

By Nino, MTR #18 Jogjakarta.
WA KSW 0811113139

Fase Hijrah Pengusaha Muslim

Alhamdulillah Allah telah memberi hidayah kepada kita semua. Salut atas kegigihan serta semangat teman2 dalam menyambut hidayah Allah. Karena hidayah senantiasa ditebar Allah namun masih sedikit yg tergerak hatinya utk menyambut hidayah tsb.

Ada tahapan atau fase tertentu yang akan dialami selepas memutuskan untuk hijrah. Sayapun pernah mengalaminya.

Awal stlh hijrah rasanya semangat utk bekerja jd kurang berapi2, karena sadar diri dosa dan kesalahan sangat teramat banyak, bahkan ilmu agama ternyata saya jauh tertinggal, maluu rasanya diri ini sama Allah, padahal Allah udh ngasih nikmat yang begitu luarbiasa banyak

Ternyata perasaan itu wajar adanya. Rasa malu dan berdosa memang musti kita tebus dengan mengejar ketinggalan kita dalam hal ibadah dan ilmu agama. Saya pun masih berusaha mengejar itu.

Nah, utk soal pekerjaan, kita coba luruskan niat dan mindset kita.
Jika sebelumnya kita bekerja masih didominasi oleh keinginan dan hasrat duniawi, maka sekarang kita niatkan bekerja lebih untuk ibadah dan utk akhirat.

Misal begini, bila tadinya mindset bekerja utk memperkaya diri dan keluarga semata.
Saat ini mindset kita bekerja untuk menjemput rizki Allah lebih banyak supaya kita juga bisa membantu orang lebih banyak lagi dan lagi, bersedekah di jalan Allah, umroh dan haji bersama keluarga, memberi lapangan pekerjaan utk org2 yg membutuhkan, berkontribusi dalam memajukan perekonomian umat, dll.

Dengan mindset yang benar dalam berbisnis dan kita lebih memenuhi hak-hak Allah, maka kita akan makin dicintai Allah dan perjuangan kita dalam berbisnis akan jauh lebih dimudahkan, in syaa Allah!!

Smoga kita slalu istiqomah, makin meningkat ketakwaannya, dan makin dicintai Allah, berkah hidupnya dan berkah pula akhiratnya. Aamiin
Salam sukses barokah.

Wassalamualaykum.

#pengusahamuslim #suksesbarokah #dakwahdalambisnis
(Nino-Villa Crepes; 7 Juni 2017)

AGAR YANG KITA BELI BAROKAH

0

Pelajaran cerdas saat silaturahim lebaran.
By Nurchotimah, MTR #10 Jogjakarta
WA MTR 0811113139

Sbg org yg dituakan, kami hanya mudik di desa satu hari. Hari berikutnya kami jaga dirumah menyambut tamu yg niat banget tuk kunjungi kami.

Ada kisah sederhana tapi cerdas sudut pandangnya. Saya melongo menyimak analisisnya dan bersukur ditemukan teman yg mencerahkan.

Kisahnya begini shobat MTR, ada org yg dg bangganya bisa beli mobil bagus ato tanah dg harga jauh di bawah standard harga pasaran. Org tsb merasa beruntung bgt. Biasanya mrk sdh py link dg para pengambil keputusan nasabah kredit macet.

Para penjual krn sdh terlilit utang biasanya tdk py pilihan harga yg agak patut. Berapapun dilepas . Yg ptg utang bisa terbayar dan lolos jeratan hukum.

Teman yg dtg ke rmh menyoroti masalah ini dg agak sinis. Meski sdh sama 2 rela. Tapi sebenarnya ada pihak yg dirugikan. Meski dikemas dg kata 2 hendak menolong teman yg terjerat hutang dg membeli barangnya tetapi secara etika dan pertimbgn nurani yg jujur, jadi kurang bijak juga.

Sekali lagi hanya org yg adil dan berhati mulia yg bisa merasakan hal ini. Ada org kepepet di satu pihak dan ada org yg tebal duitnya dipihak lain yg sukanya mencari barang murah dr pihak yg kepepet. Bahasa dagangnya dia dpt kulakan murah yg bisa datangkan laba banyak jika dijual kembali.

Kisah ini jadi mengingatkan temanku yg dulu hidup miskin terus karena gigihnya kerja di bank dan karena selalu berhub lgs dg nasabah kredit macet, akhirnya dia bisa lelang tanah dimana 2 …..bahkan mobilnya gonta ganti.

Dipenghujung tamuku yg kebetulan pengusaha sukses berpesan dg sepenuh hati…jangan membeli tanah ato mobil dg harga di bawah standard pada org yg adg kepepet terlilit hutang. Tidak akan membawa berkah.

Kita tdk tahu dg cara apa Alloh akan melenyapkan.
Mohon diluruskan jk ada yg nggalk tepat dr postingan ini.
Terimakasih

NIKMAT DATANG BERTUBI-TUBI

0

By Amir Mahmudin, KSW #31 PBTR
WA KSW 0811113139

? ? Ramadhan Yang Menggunggah Dan Penuh Keberkahan

بسم الله الرحمنٌ الرحيم
الحمدلله ربٌ العالمين

?Bulan Ramadhan yang banyak memberikan kesan mendalam. Kami tuangkan dalam inspirasi sebagai rasa bentuk syukur semata karena Alloh SWT. (Astaghfirullah Haladzim)

?Bulan Ramadhan kali kami rasakan sangat berbeda dengan bulan Ramadhan sebelumnya

?Sejalan dengan semangat hijrah melunasi hutang, kami sekeluarga berkomitmen untuk berpuasa sesederhana mungkin. Hal tersebut berlanjut sampai lebaran tiba. Alhamdulillah semua anggota keluarga tidak mengeluh dan tetap ceria menjalankan puasa ramadhan.

?Banyak hal yang berubah :
? Biasanya bulan puasa bisnis MLM istri kebanjiran order. Alhamdulillah Ramadhan kali ini Nol order… karena memang secara total kita stop aktivitas bisnis MLM

? Biasanya bulan Ramadhan keluarga sibuk membuat kueh lebaran… Alhamdulillah Ramadhan kali ini kami banyak yang menghadiahan kueh lebaran untuk keluarga kami…Berkah Alloh SWT

? Biasanya pertengahan bulan Ramadhan sibuk menyiapkan baju lebaran keluarga. Alhamdulillah berkah memfasilitasi orang yang mau belanja di outlet baju bermerek… akhirnya kita mendapatkan bonus pembelanjaan yang lumayan besar dari outlet tersebut…jadi lumayan berhemat

? Biasanya bulan Ramadhan kita suka membuat acara buka bersama diluar rumah, Alhamdulillah Ramadhan kali ini kami jadi sering berbuka puasa bersama di rumah dengan penuh kebersamaan

?Alhamdulillah dengan perubahan semua itu, kami justru mendapatkan kenikmatan menjalankan ibadah puasa dengan hikmat.

?Hal yang sangat memberikan kesan mendalam ke pribadi saya adalah :

?Tidak seperti biasanya, bulan Ramadhan kali ini ada orang tua saya dan orang tua istri yang bersama kami, sehingga menambah keberkahan dalam keluarga saat menjalankan ibadah puasa.

?Setiap Ramadhan, Alhamdulillah kami selalu membuat target pencapaian buat semua anggota keluarga. Khusus buat putra-putri kami menargetkan puasa penuh, hafalan, sholat wajib berjamaah buat putra kami dan hatam Al-Quran. Untuk mereka kami siapkan hadiah sesuai kesepakatan. Putra-putri kami biasanya minta dalam bentuk uang.

? Alhamdulillah semua target keluarga dapat tercapai. Putri ke-3 kami (7 tahun) mampu menyelesaikan puasa selama 25 hari penuh, 4 hari kandas disiang hari.

?Pada Ramadhan kemarin ada hal yang sangat memberikan kesan buat keluarga kami adalah saat putra ke-2 kami (10 tahun) dengan senang hati mendonasikan hadiah uang hafalannya (juz 30 – 29) sebesar Rp. 500.000,- untuk donasi umat dalam ivent buka puasa dan tarawih bersama di sekolah dia. Kami sungguh terharu bercampur bahagia pada saat itu…Terimakasih Ya Alloh… Engkau berikan kami putra-putri terbaik yang sholeh dan Sholehah.

? Rasa terharu kami ternyata tidak cukup disitu… Mereka putra-putri terbaik kami telah menunjukkan kembali kemuliaannya dengan melanjutkan puasa sunah Syawal full tim keluarga. Alhamdulillah hari ini masuk hari ke-4 dan putri kami yang ke-3 (7 tahun) ikut serta puasa Syawal, walaupun untuk setengah hari.

? Tidak ada hal lain yang pantas kami ucapkan dalam hal ini, selain rasa Syukur Alhamdulillah. Dibalik sebuah perubahan banyak maksud dan hikmah yang memberikan rasa kebahagian tersendiri buat kami.

? Semoga keluarga kami dan semua keluarga sahabat MTR di manapun berada, senantiasa mendapatkan bimbingan, perlindungan dan pertolongan Alloh SWT untuk tetap Istiqomah di jalan-Nya sampai ahir hayat.

اٙمِــــــــنْ اٙللٌٙهُمٙ اٙمِـــــــن

AGAR TIDAK MENJADI PENDUSTA AGAMA

0

By Tri Hariyono, MTR #13 Surabaya
WA MTR 0811113139

Assalamualaikum Wr wb. Saya ikut sharing p. Ustad SYAMSUL pengalaman pribadi 4 bulan yang lalu sampai sekarang :

1. Untuk masalah Riba itu memang betul selalu menjadi penghalang ibadah kita, kita dipacu kerja untuk sebagian bayar bunga Bank (ini resiko pinjam Bank, He he he). Sehingga lupa waktu sholat ?.

Alhamdulillah sejak saya ikut Di group WA MTR ini hutang Bank sdh 0 nol.

Tetapi mengapa Rejeki uang / duit tetep landai landai Saja. ( Tetap bersyukur karena keluarga harmonis dan sehat bisa makan bisa kuliahkan anak).

4 bulan yang lalu saya dapat posting an WA (mungkin Copas) yang isinya manfaat sodakoh NASI (bukan duit) di hari jumat.

Lalu saya lakukan setiap jumat dari 10 bungkus sekarang alhamdulilah sdh mencapai lebih dari 80 Porsi.

Dari Sodakoh NASI itu ternyata Rejeki bertambah banyak, pekerjaan tambah banyak, dan sering menolak pekerjaan.
Mungkin bisa di jabarkan oleh pak Ustad Samsul rahasia apa sebenarnya yang terkandung dari manfaat sodakoh JUMAT

Pengalaman ini saya share mungkin bisa bermanfaat bagi teman teman semua.

Wass.wr.wb.
Tri Hariyono, MTR #13 Surabaya

KEMBALINYA YANG TELAH LAMA HILANG

0

Lebaran ini, Allah Lekatkan Kembali Keluarga Kami
By Echi Resirasari Putri KSW #29 Jabodetabek
WA KSW 0811113139

Rasanya sudah lebih dari 5 tahun, hubungan saya dengan adik kandung saya satu-satunya penuh konflik dan tidak akur. Hal ini membuat ibu saya seringkali sedih dan sakit akibat memikirkan kami berdua.
Lebaran ini, seperti biasa kami berkumpul di Bandung, di rumah ibu saya. Walaupun moment lebaran harusnya moment paling tepat untuk bermaafan, tapi saya dan adik saya pun masih sama-sama gengsi untuk saling memaafkan. Kami pun hanya bersalaman mengucapkan maaf di mulut tidak di hati.

Pada Hari ke3 lebaran, ibu mengumpulkan kami berdua dan menceritakan kesulitan yang saat ini sedang dihadapi adik saya. Usaha siomay yang adik saya rintis akhirnya kolaps karena adik saya tergoda utang Riba untuk membeli aset-aset yg sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Akhirnya semua modal ia pakai untuk menutup utang dan ia pun harus menutup usaha siomaynya itu. Padahal harus saya akui, rasa siomaynya sangat enak. Sangat disayangkan, usaha prospektif hrs tutup karena Riba.

Tapi rupanya, adik saya tidak menyadari bahaya Riba yg telah membuat hidupnya oleng. Saat dikumpulkan oleh Ibu saya itu, ibu saya mengungkapkan bahwa adik saya ingin menjadi supir grabcar saja. Saat saya tanya, mobilnya drmana? Dengan santainya dia menjawab, ia mau meminjam uang 9 juta untuk DP, cicilannya akan dia bayar dari penghasilan sebagai supir grabcar.

Sontak saya tersulut emosi mendengar pernyataan adik saya. Adik dan ibu saya, seperti kebanyakan masyarakat kita masih sangat menyepelekan haramnya Riba. Saat itulah, saya merasa harus tegas menolak Riba yang akan dibuka kembali oleh adik saya. Saya menyampaikan kepada mereka, betapa beratnya dosa riba yang dinyatakan seperti berperang dengan Allah dan RasulNya. Bagaimana mungkin kita mau mendapat keberkahan usaha jika modal usaha kita saja merupakan genderang perang dengan Allah dan RasulNya?

Adik saya masih terus berkilah bahwa menurut pendapat sebagian ulama, riba dihalalkan jika untuk hal produktif. Astagfirullahaladziim. Betapa kita semua berada dalam kesesatan yang nyata. Saya menangis berderai airmata, ternyata ujian saya yang sedang berperang melawan Riba, datang dari keluarga terdekat saya. Mati-matian saya menutup semua utang KPR, utang koperasi di kantor, kartu kredit, gadai emas di pegadaian agar bisa hidup tenang. Kini, malah adik saya sendiri yang terang-terangan menghalalkan Riba.

Berjam-jam saya menyampaikan dakwah bahwa Riba itu banyak mudharatnya bagi kehidupan kita. Ketika saya sampaikan bahwa “Jika harta hasil Riba itu diberikan kepada anak-anak kamu, dan makanan itu tumbuh jadi daging haram di dlm tubuh anak-anak kamu, maka tempatnya di neraka”. Adik saya terdiam cukup lama. Ia sepertinya ngeri juga dengan pernyataan saya barusan. Saya pun merenung betapa alfanya saya mendakwahi keluarga saya sendiri, terlupa mengajak mereka bersama-sama meraih surga.

Suami saya kemudian memberikan solusi bagi adik saya. Ia menawarkan motor yang ia miliki untuk dipakai adik saya menjadi supir ojek online. Walaupun hasilnya tidak sebesar supir taxi online, tapi insyaAllah hasilnya akan lebih berkah, karena tidak dimulai dengan Riba. Saya juga menasehati agar ia lebih mendekatkan diri pada Allah, menabung sebagian penghasilannya agar bisa kembali berjualan siomay. Saya menawarkan akan membantu menjadi bagian pemasaran dengan mencari reseller di kota-kota lain. InsyaAllah silaturahim dengan banyak teman-teman termasuk dengan saudara seperjuangan di grup ini, mencari reseller untuk usaha siomay adik saya bukanlah hal yang sulit. Adik saya akhirnya menerima solusi tersebut, dan berazzam ingin memulai hidup yang lebih berkah.

Alhamdulillah, betapa banyak hikmah dan pertolongan Allah yang saya dapatkan dalam moment lebaran ini. Saya bersyukur karena Allah memberi saya kesempatan untuk mengingatkan adik dan ibu saya tentang bahaya Riba. Saya bersyukur suami saya mau berbesar hati memberikan motornya sebagai solusi untuk usaha adik saya, walaupun saya tahu itu kendaraan operasionalnya saat ini. Saya bersyukur Allah melembutkan dan membuka hati adik saya sehingga ia mau meninggalkan Riba dan memulai usaha dengan berkah. Saya bersyukur Allah Lekatkan lagi hati dua saudara dengan penuh kehangatan dalam usaha mencari ridho Allah. Barakallahu fiikum.

SEMUA KEJADIAN ADALAH KEBAIKAN KETIKA KITA BERSYKUR DAN BERSABAR

0

By Andri, KSW #01 Leaders
WA KSW 0811113139

Beginilah sayangnya Allah pd hambanya.

Panas juga pengen nulis pengalaman lebaran. Membaca postingan² sodara² KSW tentang lebaran 1438H sangat membahagiakan. Saya ikut merasakan senang. Semoga kebahagiaan ini selalu anda (kalian) rasakan selamanya.

Lebaran tahun ini saya rasakan hikmahnya sebagai lebaran tahun ke dua yg penuh makna. Yaitu : Beginilah sayang nya Allah pd hambanya.

Bisnis saya cuma toko komputer dengan modal awal cuma 30jt di tahun 2008. Tanpa sentuhan manajemen yg bagus bahkan bisa dikatakan dengan manajemen sukur ngglundung (asal jalan), bisnis saya berkembang sampai 6 cabang toko dengan omset 2.5M/bln. Perjalanan sampai th 2013 bisnis mulai terasa menurun tepat th itu juga saya terlibat riba.
Puncaknya sejak Oktober 2015 saya tandai sebagai awal saat terburuk pada kondisi keuangan dan bisnis saya.

Yg secara spiritual kejatuhan bisnis saya disebabkan oleh gelimang riba. Meskipun dari kacamata manajemen penyebabnya adalah trend bisnis yg berubah dan saya tidak menyiapkan strategi cadangan. (Untuk menghibur diri : perusahaan raksasa seperti nokia / sony / blackberry atau yahoo aja bisa jatuh apalagi saya).
Saat itu saya berdalih riba dalam kondisi darurat tidak mengapa. Darurat ngeriba rapopo!

Sampai pada bln Agustus 2016 di acara seminar ustad Samsul di Malang. Saya disadarkan oleh ustad, bahwa saya telah salah jalan.
Astaghfirullah. Semoga Allah ampuni dosa² saya. Seketika saat itu juga saya berazzam tobat riba.

Menyimak cerita² / testimoni sodara² yg sudah tobat riba sangat menginspirasi dan memberi energi positif untuk istiqomah menghindari riba.

Akan tetapi sampai saat ini cerita indah itu belum terjadi pada saya. Tidak mengapa, Allah punya rencana lain yg saya yakin sangat indah luar biasa nanti. Yg pasti saya sangat menikmati kedekatan dg Allah.

“Aku tidak peduli atas keadaan susah/ senangku karena aku tak tahu manakah diantaranya keduanya itu yang lebih baik bagiku” (Umar ibn Khattab).

Bekasi, 10 Syawal 1438H

DAKWAH JUGA WAJIB AIN, SEBAGAIMANA WAJIBNYA SHOLAT

0

Menjadi Duta Anti Riba Untuk Keluarga Besar Saya

Kusnulia Rosita, MTR#10 Jateng
WA KSW 0811-113-139

 

Alhamdulillah di bulan syawal 1438 H ini kita telah melewati masa-masa indah idul fitri dan kita telah membiasakan diri dengan ibadah di bulan suci Ramadhan, semoga semangat ibadah Ramadhan senantiasa menghiasai hari-hari kita. Semoga kita sama-sama bisa meramadhankan hari-hari kita…

Alhamdulillah diusia saya yang seperempat abad ini, saya dizinkan Allah untuk belajar banyak hal, baik itu disiplin ilmu yang selama ini saya tekuni maupun ilmu-ilmu lain tentang kehidupan yang memberikan saya pengalaman dan pembelajaran berharga.

Saya sering mengikuti training-training ataupun seminar yang bermanfaat untuk pengembangan diri saya.

Ada satu seminar yang paling berkesan yang menjadi alarm buat saya untuk selalu berhati-hati terhadap riba, ya 7 Desember 2016 lalu saya dipertemukan Allah dengan seminar mengembangkan harta tanpa riba atau SMHTR.

Di usia saya yang masih terbilang muda, saya senang sekali sudah mengetahui tentang bahaya riba dan dosa-dosanya, meskipun saya sendiri belum pernah bersentuhan dan bertransaksi riba, saya antusias untuk mengikuti seminar tersebut.

Motivasi saya mengikuti seminar itu adalah semoga saya bisa menjadi pejuang dakwah anti riba terutama bagi keluarga besar saya yang sebagian besar PNS dan rata-rata menyekolahkan SK PNSnya untuk beli mobil ataupun tanah.

Hidup kita akan lebih tenang jika kita terbebas dari segala macam hutang dan jerat riba. Sebagai pejuang dakwah riba di lingkungan keluarga besar saya, saya memilih mendakwahi mereka dengan membeli buku-buku tentang riba seperti karangan saptuari sugiarto, ataupun yang lainnya dan meminjamkannya bergiliran pada keluarga (om, pakdhe, budhe) yang terjerat hutang riba.

Pendekatan ini saya terapkan mengingat usia saya yang lebih muda dan akan lebih ahsan mendakwahi mereka dengan menghadirkan video / buku bacaan ataupun menghadirkan mereka di seminar tanpa riba ataupun kajian-kajian yang menjelaskan tentang riba.

Setelah lebih dari enam bulan berlalu saya mengikuti seminar SMHTR itu, langkah saya dalam memulai bisnis lebih berhati-hati jangan sampai saya yang sudah tahu bahaya riba terjerumus ke lubang riba. Ilmu dari SMHTR saya terapkan dalam langkah saya memulai bisnis eksrim bersama teman-teman saya maupun bisnis jualan yang saya rintis sendiri.

Selain itu, saya juga lebih berhati-hati dalam mencari beasiswa untuk pascasarjana saya karena saya tidak ingin ada aliran uang haram di dalam hidup saya. Akan tetapi, saya lebih bangga bisa melanjutkan pendidikan pascasarjana dengan uang hasil usaha saya.

Semoga kita semua bisa menjalani hidup berkah, dan dimudahkan dalam segala urusan termasuk bertemu dengan jodoh yang sholeh bagi yang belum menikah. Semoga Ramadhan 1439 H teman-teman MTR dimudahkan untuk terbebas dari jerat hutang riba dan dimudahkan segala hajadnya.
Boyolali, 10 Syawal 1438 H