Hidup penuh kedamaian dan berkecukupan merupakan dambaan semua orang, betul apa betul?
Dalam pencapaian upaya tersebut, banyak orang berlomba berkarya membangun usaha. Tetapi banyak orang pula yang terjebak dalam membangun usahanya dengan cara bermodalkan utang. Parahnya lagi banyak orang tidak menyadari didalam hutang tersebut terdapat riba.
Kini utang dan riba menjadi solusi yg ditawarkan untuk problem-problem keuangan. Utang dan riba telah menjadi andalan di zaman di mana ekonomi kapitalis merasuk ke sendi-sendi kehidupan kaum muslimin.
Padahal…
Kenyataannya, solusi utang riba itu hanya sementara. Karena semakin lama utang semakin bertambah dan menjadi candu. Yang akhirnya menjerumuskan pelakunya pada kegelisahan yang berkepanjangan.
Apapun dalih nya, solusi utang riba itu adalah solusi blunder dan penuh kebohongan, Yaitu membayar kepastian dengan ketidakpastian. Solusi yang hanya ilusi. Seakan-akan persoalan keuangan selesai. Padahal jurang kehancuran semakin dalam dan lebar.
Kendati Allah SWT telah mengancam akan memusnahkan riba (Al Baqarah 276). Namun Umat Muslim sudah dibutakan dan dipalingkan dari Al Quran. Laksana orang mabuk yang mencari narkoba untuk mengobati sakit kepalanya.
Salahnya dimana ?
Bukankah islam adalah way of life. Islam sudah mengatur semua tata kehidupan. Tak terkecuali dalam hal ekonomi. Saudaraku saatnya kita berenung dan menentukan pilihan.
Saatnya Hijrah !! Saatnya
kembali kepada Al Quran dan Sunnah. Lepaskan diri, keluarga dan bisnis dari jerat utang dan riba. Raihlah kehidupan yang barokah dan berlimpah.
By Amir Mahmudin, KSW #08 The-MiMS
WA KSW 0811-113-139
Siapakah diantara saudara yang menginginkan kehidupannya berkecukupan harta dan berlimpah Keberkahan…?
Pastinya Anda akan berkata SAYA.
Kenapa?
Karena hidup berkecukupan dan berlimpah keberkahan adalah dambaan semua orang.
Betul apa bettul?….
Tetapi kenapa banyak orang merasakan hidupnya susah, jauh dari kehidupan yang berkecukupan, padahal hartanya banyak, usahanya banyak dan berkembang?
Tidak sedikit pula orang yang merasakan hidupnya penuh dengan kegelisahan. Hidupnya terasa hampa. Masalah datang bertubi-tubi dan kadang sampai merasakan keputusasaan?
Dari semuanya, banyak orang tidak menyadari, bahwasanya semua itu disebabkan satu penyakit sosial yang secara tidak sadar telah menggerogoti kesucian hati dan kejernihan otak dalam berfikir. Pengin tahu apa penyakit itu…?
Penyakit itu adalah KEBIASAAN ber-UTANG. Dan terjerat riba sehingga JAUH DARI KEBERKAHAN
Banyak orang tertipu dengan tawaran utang. Banyak orang bangga dipercaya si abank. Banyak orang beranggapan bahwa uutang adalah solusi… Padahal semuanya itu adalah jebakan yang menjerumuskan.
Bagi Anda yang tidak mau tertipu oleh jebakan utang. Dan menginginkan hidup berkecukupan serta berlimpah dalam keberkahan. Kami tunjukkan solusinya untuk Anda. Solusi yang telah kami temukan sebelumnya. Yang telah tebukti mengarahkan kami kepada kebahagiaan, keberlimpahan dan kebarokahan.
AGAR KERJASAMA BISNIS ANDA BAROKAH Silakan baca dulu tulisan dan pernyataan ini sampai selesai ya..
Oleh Samsul Arifin SBC The 1st Syariah Business Coach in The World
WA KSW 0811113139
Saya sendiri sejak dua tahun yang lalu memutuskan untuk sementara ini tidak bersyirkah atau bekerja sama dulu dengan siapapun. Fokus mengembangkan usaha dan mengelola aset sendiri dulu. Entah ketika suatu saat nanti, yaitu ketika Ummat sudah siap dan faham ilmu-ilmu mu’aamalah dalam Islam, serta bertemu dengan mitra yang kafa’ah dan amanah, bisa jadi saya membuka diri untuk bersyirkah kembali.
Keputusan saya inipun, mewarnai atau mempengaruhi kemana #MasyarakatTanpaRiba akan kita bawa. Sebagaimana misi dari Dua Misi Utama SyaREA World, yaitu:
1. INSTALLING SYARIAH BUSINESS PRINCIPLE TO THE BUSINESS OWNERS
2. INSTALLING WORLD CLASS BUSINES OPERATION STANDART TO THE MUSLIM COMPANIES
Maka, gerakan #MTR sementara ini kita fokuskan hanya pada kegiatan EDUKASI dalam rangka membantu Pengusaha Muslim untuk mengembangkan bisnisnya. Biarlah orang lain menilah bahwa #MTR hanya omong doang. Kita akan tetap fokus pada aspek edukasi saja dulu. Sehingga masing-masing bisnis yang dikembangkan oleh Warga KSW atau K-MTR bisa berkembang, kokoh dan berkesinambungan tanpa mengandalkan utang dan riba.
Oh ya… Video-video di bawah ini adalah hasil program ”omong doang” di KSW atau di K-MTR Lho. Silakan saksikan dan bagikan ya..
Kita kembangkan ekonomi ummat ini dengan cara memperkuat dan mengembangkan bisnis masing-masing dulu. Sinergi diantara kita, dilakukan sebatas saling membeli dan menggunakan jasa diantara kita dulu.
Sampai tiba saatnya nanti, kita tidak perlu bersyirkah atau bekerjasama atau mengembangkan usaha bersama-sama dengan Warga lainnya. Terutama kerjasama permodalan atau investasi atau yang melibatkan uang diantara sesama Warga.
Sampai kapan? Sampai ekonomi kita benar-benar kuat. Yaitu ketika bisnis kita semua sudah menghasilkan cashflow yang cukup besar dan lancar. Sampai kita menjalankan prinsip-prinsip bisnis dengan tata kelola yang benar. Dan sampai pengetahuan serta keterampilan kita akan FIQH MUAAMALAH sudah mengakar dan teraplikasikan pada kegiatan bisnis dan ekonomi sehari-hari.
Kita fokus pada AL-ILMU QOBLA ‘AMAL dulu ya.. Bersyirkah nanti saja menyusul deh.. Insyaa ALLAAH dengan berjalannya waktu, syirkah itu akan terjadi dengan sendirinya. Toh pada masa Rosul dan Sahabat, mereka lebih banyak mengembangkan bisnis secara individu. Bukan beramai-ramai melakukan bisnis bersama.
Kendati demikian, bagi Sahabat, Warga KSW & K-MTR yang merasa tertarik untuk bersyirkah karena ada ajakan atau peluang atau semangat. Silakan baca dengan teliti PERNYATAAN DISCLAIMER berikut ini dulu ya..
PERNYATAAN DISCLAMER
Bahwa dengan semakin banyaknya warga yang menghuni Kampoeng SyaREA World (KSW) dan K-MTR, maka tidak bisa dipungkiri akan terjadi interaksi yang lebih intensif dari sekedar berdialog di halaman WhatApps atau Telegram atau Line.
Dari perkenalan di KSW dan K-MTR, lalu ada ketertarikan, dilanjutkan dengan japrian, kemudian berlanjut ke diskusi dan bahkan pertemuan tatap muka. Apalagi rajin hadir pada pertemuan tatap muka KSW.
Maka sangat mungkin akan ada penawaran-penawaran tertentu dari dan antar warga. Baik sekedar penawaran jual beli barang dan jasa, maupun penawaran kerjasama pada usaha atau proyek tertentu.
Oleh karena itu, dengan ini kami menyatakan bahwa, warga yang bertransaksi telah memahami sepenuhnya atas kemungkinan adanya resiko-resiko dari kerjasama tersebut. Masing-masing pihak membebaskan SyaREA World, Team, Pengurus #MTR dan para admin Kampoeng SyaREA World (KSW) dan K-MTR dari tuntutan tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya resiko tersebut di kemudian hari.
Segala resiko yang bisa saja terjadi di kemudian hari itu, menjadi tanggung jawab sepenuhnya masing-masing pihak yang bertransaksi. Transaksi atau kerjasama yang terjadi tidak ada hubungannya dengan aktivitas SyaREA World, team, #MTR dan para admin WAG KSW & K-MTR.
Warga Kampoeng SyaREA World (KSW) dan K-MTR yang dirahmati ALLAAH..
Saya mengingatkan diri dan kita semua agar Waspada terhadap kemungkinan terjadinya PREMATEUR PARTNERSHIP. Yaitu ketika Anda “merasa” cocok, merasa peluang bagus, sehingga Anda termotivasi bekerjasama (bersbisnis) bersama rekan Anda, baik kawan lama, rekan satu komunitas, tetangga sebelah rumah, satu alumni atau lainnya tanpa lebih dahulu menyamakan visi, misi dan budaya kerja, serta pengambilan keputusan dan hal-hal detail laInnya yang mungkin terjadi di kemudian hari.
PREMATEUR PARTNERSHIP sering terjadi pada dua pihak atau lebih yang merasa “satu frekuensi” atau “satu visi” karena telah berkumpul pada komunitas/grup yang sama, telah mengikuti pelatihan bisnis yang sama atau telah sama-sama memenangkan ajang kontes bisnis yang sama, bahkan telah ditokohkan sebagai pengusaha sukses yang sama. Kemudian mereka melakukan interasksi yang lebih intensif.
PREMATEUR PARTNERSHIP juga bisa terjadi ketika seorang pengikut, tertarik pada ajakan atau peluang bisnis yang diatawarkan oleh tokoh-tokoh yang diseganinya. Mereka taklid buta pada ajakan tokoh tanpa berfikir jernih akan resiko-resiko yang mungkin terjadi. Dan tidak berfikir halal atau haramnya perjanjian kerjasama bisnis yang dilakukannya.
Karena interkasi yang intensif tersebut, masing-masing pihak mulai merasa cocok untuk bekerja sama untuk memadukan potensi dan kelebihan masing-masing. Tergiur oleh sesuatu yang tampak, sehingga lupa memperhatikan sesuatu yang tidak tampak atau sengaja tidak ditampakkan.
Jika “terpaksa” dan sudah tidak bisa ditahan lagi untuk bekerja sama, kunjungilah rumahnya, temui keluarga (besar)nya, ajaklah jalan-jalan bersama, pelajari hal-hal yang tidak ditampakkan dari calon mitra Anda.
Lakukan due diligent. Surveylah lokasi usahanya. Berdiamlah dengan tenang di sana. Amati perilaku yang terjadi di sana. Perhatikan yang tidak ditampakkan oleh calon mitra bisnis Anda. Try to see the un-seen.
Pelajari, baik secara terang-terangan maupun diam-diam, seperti apa track records calon mitra Anda. Terutama dalam hal-hal penting berikut ini;
1. Pengalaman bekerjasama dengan pihak lain
2. Kemampuan menjaga uang
3. Kemampuan mengelola uang
4. Kemampuan membangun team
5. Kemampuan membangun sistem
6. Pencatatan transaksi
7. Pelaporan transaksi
8. Reputasi dengan mitra-mitra sebelumnya
9. Perhatikan pula kehidupan pribadi dan rumah tangganya.
10. Perhatikan dengan siapa ia berkawan baik
11. Perhatikan siapa yang biasa ia dengar atau mintai nasihat
12. Perhatikan perilaku sehari-hari dalam jangka panjang.
Dan hal-hal lain untuk menguji dan mengukur trak recods dan konsistensi calon mitra bisnis Anda
Ingat! Bersikap tenang dan netrallah terhadap sesuatu yang diceritakan dengan semangat oleh calon mitra Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana sahabat Anda itu mengambil keputusan. Dan bagaimana pola fikir, pola sikap dan pola tindaknya terhadap kehidupan, keluarga, bisnis uang, spiritual dan aspek-aspek kehidupan lainnya.
Sekali lagi Latih kemampuan Anda untuk memahami sesuatu yang tidak ditampakkan. Apa sebetulnya yang mendorong sahabat Anda itu mengajak kerjasama dengan Anda? Tanyakan pada diri Anda:
a. Mengapa dia mengajak kerjasama?
b. Mengapa dia tidak melakukannya sendiri?
c. Mengapa saya yang diajaknya kerjasama?
d. Apakah ia juga mengajak yang lain?
e. Apakah ia telah berhasil bekerjasa sebelumnya?
f. Bagaimana tinjauan Syariah atas kerjasama yang diajukan?
g. Bagaimana pelaporan keuangannya?
h. Siapa saja yang terlibat pada kerjasama tersebut?
i. Siapa saja anggota team yang akan melaksanakan kerjasama tersebut?
Silakan tambahkan pertanyaan-pertanyaan lain untuk mendapatkan informasi yang komprehensif di luar dari disampaikan oleh calon mitra bisnis Anda
Sekali lagi.. Jangan tergiur pada sesuatu yang tampak! Pekalah terhadap sesuatu yang tidak tampak atau tidak ditampakkan! Datangi, ajak diskusi yang mendalam dengan orang-orang yang pernah bekerjasama sebelumnya dengan pihak yang mengajak Anda bekerja sama.
JIka Anda masih “ngebet” untuk menerima tawarannya, sudah tak tahan untuk bekerjasama, silakan mulailah dari yang sangat kecil nominal uangnya. Nominal yang Anda sanggup atau rela kehilangan tanpa memikirkannya kembali. Rela ketika suatu ketika terjadi hal-hal yang tidak Anda inginkan.
Lalu renungkan beberapa waktu sebelum Anda mengambil keputusan. Bertanyalah kepada sebanyak mungkin orang yang Anda duga kuat mengenal orang yang mengajak Anda bermitra. Mintalah bantuan “orang luar” untuk membantu Anda mengambil keputusan.
Dan Sholat Istikharahlah. Mintalah petunjuk ALLAAH SWT untuk selalu membimbing kita semua dalam mengambil keputusan. Kemudian, catat atau tulis atau aqadkan kerjsama Anda tadi dengan prinsip-prinsip mu’aamalah syariah. Al-ilmu qobla ‘amal.
Masih ingat prinsip MONEY FOLLOWS TRACK RECORDS kan?
Lebih baik Anda bersahabat baik dalam kehidupan dari pada sakit hati akibat PREMATUER PARTNERSHIP! Dan ingat, seseorang yang berhasil mengembangkan bisnis sendirian, belum tentu berhasil mengembangkan bisnis yang sama ketika bersyirkah.
Semoga ALLAAH SWT senantiasa memudahkan segara urusan dan kepentingan kita semua. Aamien yaa ALLAAH..
Demikian pernyataan DISCLAIMER ini kami sampaikan, atas perhatian dan pengertiannya, kami ucapkan terima kasih.
Samsul Arifin SBC
The 1st Syariah Business Coach in The World
WA KSW 0811113139
Kampoeng SyaREA World atau KSW adalah Grup WA bagi #MasyarakatTanpaRiba
By Muhammad Dimas, KSW #02 Property
WA KSW 0811-113-139
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Awal nya saya hanya tahu bahwa RIBA adalah apa yang di praktekkan oleh para rentenir saja
Hingga pada akhir 2016 saya merasa ada yang tidak nyaman dalam hidup saya..
Ada apa ini ..??
ALLOH menjawab pertanyaan saya dengan datang nya pesan WA dari sahabat lama yang sudah jarang ketemu. Cak Kholieq mengundang saya datang ke Seminar Masyarakat Tanpa Riba yang berjudul SUKSES MENGEMBANGKAN HARTA TANPA RIBA atau SMHTR.
Di situlah ketika Coaches dari SyaREA World memaparkan ayat-ayat larangan RIBA, saya baru paham. Dan tubuh ini terasa bergetar.. keringat dingin mengucur deras.. saya bener-bener takut akan dosa-dosa riba. Karena 4 tahun terakhir 2013 -2014 – 2015 – 2016 ini ternyata saya diperangi oleh Alloh dan RosulNYA ..
Astoghfirulloh..
Cerita berlanjut ketika saya melanjutkan belajar PBTR di Jogja. Dari 19 kolom Debt / Riba Mapping saya berhasil mengisi 23 kolom .. Yaa Alloh yaa Rob .. Berapa banyak saya telah berzina dengan palacur jika dosa riba 1 dirham sama dengan berzina dengan 36 pelacur ..
Astoghfirulloh..
Selain di seminar SUKSES MENGEMBANGKAN HARTA TANPA RIBA (SMHTR), Alloh memberi petunjuk juga di PBTR bertemu lah saya dengan para Coaches dan mentor yang langka 1001 di dunia ini ..
Akhirnya.. Ketika saya melanjutkan belajar di BUBB, azzam saya ketika di SMHTR menjadi sangat kuat .. Dengan dibantu Mentor PBTR yang juga mengajari saya tentang ilmu ilmu fiqih bagaimana seharus nya menjadi moslem yang kaffah ..
Disitulah AZZAM saya semakin kuat untuk meninggalkan semua riba ini.. 23 titik riba dari 7 aBank nasional dengan total diatas 5M adalah tidak mudah .. setelah dijalani memang tidak mudah… Istighfar, sholawat setiap saat dan kepasrahan total kepada Alloh-lah yang menjadikan saya tetap kuat hingga hari ini.
Pelan tapi pasti mulai terasa kemudahan kemudahan yang Alloh berikan.. saya kadang juga heran sendiri pasti ada aja kemudahan dalam hal hal kecil di kehidupan sehari-hari.
Hingga kemudahan itu saya peroleh saat bisa menunaikan ibadah Haji Agustus 2017. Tidak ada terbersit sedikitpun di otak saya untuk melaksanakan ibadah haji sebelumnya .. Semua mengalir begitu saja .. JANUARI 2017 saya ber-AZZAM. Maret 2017 saya dimintai passport oleh travel. Dan Agustus 2017 saya berangkat hajji..
Padahal ketika travel minta passport saya dan istri … keadaan cash yang kami punya hanya cukup untuk mendaftar saja .. kami belom tahu bagaimana nanti cara kami melunasinya ..
Istigfar- sholawat tak berhenti setiap saat kami lakukan ..
Singkat cerita keajaiban datang pada saat yang pas.. Masya Alloh tagihan piutang yang sudah lama hampir 1 tahun tak tertagih tiba-tiba dibayar .. ya Alloh sungguh Engkau maha pemberi rezeki dari arah yang tidak pernah kami sangka sangka ..
Sehingga dengan cair nya piutang tersebut kami bisa melunasi biaya haji kami VVIP Non Arbain… Alhamdulillah ….
Sungguh air mata saya bercucuran saat berada di depan multazam, saat towaf, saat sa’i , saat wukuf, saat mabit, saat melempar zumroh .. ya Alloh .. air mata syukur dan bahagia .. ALLOH masih menyayangi kami dengan menjadikan kami terbebas dari dosa laksana seperti terlahir kambali sebagai seorang bayi ..
Terima kasih ya Alloh ..
Telah SEMPURNA Islam kami
ALLOHU AKBAR .. ALLOHU AKBAR ..ALLOHU AKBAR ..
Wassalam
Mecca 12 Dulhijjah 1438H
THE POWER OF AZZAM dari SMHTR
Muhammad Dimas, KSW #02 Property
Awal September 2016, saya mengikuti acara perdana SyaREA World di Surabaya. Yaitu Seminar SUKSES MENGEMBANGKAN HARTA TANPA RIBA (SMHTR). Kemudian saya melanjutkan ke step berikutnya, yaitu MKBK, PBTR, dan SMHTR again , serta CCKU…
Yang kami dapatkan dari Seminar-seminar SyaREA World tidak pernah sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Maksudnya saya, seperti pada Seminar SMHTR, dengan biaya yang sangat murah tapi hasilnya sungguh luar biasa. Bahkan di luar ekpektasi saya, manfaatnya melebihi apa yang saya keluarkan.
Para coaches dari SyaREA World bukan hanya berbagi ilmu, tapi juga berdakwah. Mereka berhasil memporak-porandakan mindset saya yang selama ini masih jahiliyah terutama tentang utang & riba. Memandang riba sebagai debu yang pasti semua orang terkena imbasnya akibat sistem ekonomi kapitalis. Sehingga merasa “aman-aman” saja, merasa itu bukan bgian dari dosa besar.
Naudzubillah..
Saya & suami menjadi lebih berhati-hati lagi dengan utang dan riba. Takut sekali dengan dosanya yang ternyata berat. Astaghfirullah ampuni kami ya Allah atas khilaf kami selama ini.
Bahkan puncaknya setelah Seminar CCKU kami betul-betul menerapkan cash basis. Membelanjakan uang ketika sudah melewati pertanyaan-pertanyaan “kerangkeng” uang ala SyaREA World.
ALHAMDULILAH PADA AWAL TAHUN 2017 YANG LALU UTANG-UTANG KAMI LUNAS SEMUANYA. ALLAH MEMPERMUDAH LANGKAH KAMI BERAZZAM MEMBEBASKAN DIRI DARI JERAT UTANG DAN RIBA.
Leasing kendaraan lunas. Hutang bank lunas. Asuransi pndidikan, jiwa, reksadana closing smua. Aneka ragam CC sdah tdak ditemukan lg d dompet. Bahkan terakhir investasi syariah d sbuah bank konven yang konon katanya dlu syariah stelah saya tutup baru tau kl trnyata akadnya jauh dari syariah. Dana pengembalian yang saya dapatkan kecil skali karna blm jatuh tempo.
Rugi?
Tidak masalah! Demi membebaskn diri dari jerat riba.
Allah mengganti proses 6 bulan ini. Saya & suami berjibaku lepas dari riba. ALLAAH beri kami dengan rezeki dari arah yang tidak diduga. Dulu pas punya utang rasanya hampir tidak mungkin membeli aset properti secara cash. Justru sekarang Allah memberi jalan. Ternyata aset properti bisa kami beli dengan cash.
Alhamdulilah.
Apakah sudah selesai sampai disini?
Oohh belum pastinya. Selama nyawa masih dikandung badan… Saya selalu ingat pesan Coach dari SyaREA World bahwa investasi leher ke atas tidak boleh berhenti. Teruslah menimba ilmu terutama ilmu akhirat.
Kalau mengejar akhirat, dunia bakal dapat. Tapi sebaliknya kalau mengejar dunia, akhirat bakal lewat.
Ngeriiii…
Alhamdulilah…
Allah mempertemukan kami dengan komunitas yang tepat. #MasyarakatTanpaRiba dari SyaREA World.
Fabiayyi ‘alaai rabbi kuma tukaddziban
Teguhkan keimanan kami semua ya Allah untuk berjuang di jalan surgaMU.
By Mala Hasan, KSW #22 Jawa Barat WA KSW 0811-113-139
Kebahagian terbesar saya hari ini adalah mendapat telpon dari adik ipar, mengabarkan bahwa suaminya, adik kandung sy, sudah menemukan apa yang dicari2 mereka selama ini. Berterimakasih sekali kepada wa Mala, mereka sebut aku spt itu, karena sudah mendaftarkan ikut #DakwahRombongan Karimunjawa 3 hari. Seperti membuka cakrawala baru tentang kehidupan. Beliau melihat langsung bagaimana interaksi anggota keluarga peserta #DakwahRombongan. Bagaimana bisnis dapat dijalankan. Bagaimana ukhuwah dieratkan. Bagaimana ibadah dilaksanakan.
Adikku itu, suami istri lulusan luar negeri. Satu di Jerman, satu di Inggris. Maunya berkegiatan dengan sesama mereka saja. Alumni jerman, alumni inggris. Yang memang cukup erat.
Tetap jadi anak2 yang patuh pada orangtua. Tetap dalam koridor Islam, namun tidak semua aspek sepenuhnya dijalankan secara Islam. Mana yg enak itu yg diambil. Riba hal yang biasa. Adik sy juga direktur di perusahaan keluarga yg kami buat lama dulu. Ada developer property yang pakai dana bank.
Ada unit2 usaha lainnya juga pakai dana bank.
Keluarga masing2 juga ada usaha sendiri. Banyak ya. Tapi kecil2. karena tdk fokus. Dan habis utk bayar cicilan bank.
Alhamdulillah.. dalam 2 tahun ini saya selalu gaungkan ke mereka tentang bahaya Riba. Selama 2 tahun itu pula tidak bosan2 nya saya mengajak mereka untuk hadir di berbagai acara dengan pak Samsul. Ada info seminar yg sekiranya mudah dijangkau, sy teruskan ke mereka. Baik tentang riba maupun tentang keluarga dg bu Dui. Tapi tidak juga mereka mau hadir. Alasannya banyak.
Sampai saya minta jadwal kepada pak Samsul untuk bisa adakan di Bandung. Sebenarnya agar saya bisa ajak keluarga besar ikut serta. Namun sampai saya buatkan di Bandung pun, tidak juga mereka mau duduk belajar mendengarkan. Ada sih yang datang, tapi hanya menengok sebentar dan pergi lagi. Atau datang tapi malah ngobrol di luar ruangan dan pergi.
Kadang saya sedih juga. Kadang saya kesal. Terakhir kekesalan saya, saya tumpahkan; “Kalian itu sombong. Maunya dengan teman2 sendiri aj. Diajak ke jalan yang bener kok ga mau. Saya itu mau ngajak masuk surga. Bukan mau ngajak susah”.. jawabnya hanya.. “Iyoo..” -kami masih pake bahasa palembang sehari2-..
Kesal tapi terus mendoakan. Saya bersungguh2 minta agar keluarga kami bisa lepas dari riba. Tolong yaa Allah jangan beri mereka utang riba lagi.
Ternyata mereka mentok juga. Apa2 usahanya mentok. Tagihan datang terus. Piutang macet. Pada Juni lalu, mereka mau melepaskan diri dari riba. Stop CC yg entah sudah berapa jumlahnya.
MashaaAllah.. itu seperti apa rasa bahagianya saya ya.. bersyukur sekali. Ibadah adik saya dalam sebulan terakhir sudah membaik.
Lalu adik saya itu membuat usaha baru, distributor gula industri, rafinasi. Dia sendiri, bersyirkah dengan pengusaha nasional cukup terkenal di bisnisnya. Beliau tidak mengenal adik saya secara pribadi. Adik pun tidak mengenalnya. Namun setelah bertemu, orang tsb mau invest 12 M. Iya bener 12 M. Bersyirkah, pemodal dan pengelola. Bagi hasil. Itu pakai ilmu yg saya dapat dari Fikih Muamalah, Ust Shiddiq al Jawi. MashaaAllah.. Allahuakbar..
Tapi perjalanan belum mulus. Hambatan masih banyak. Bisnis baru belum lancar. Piutang lama masih sulit keluar. Bahkan dari bisnisnya yang di Jerman jg belum keluar dananya. Juga tiba2 ada perubahan kebijakan pada gula. Bisnisnya seret.. keuangan seret.. Kenapa ya?
Mau saya sarankan ikut seminar SMHTR/PBTR pastilah nda mau. Pikirannya masih seperti seminar2 yang ada. Tidak akan betah. Habiskan waktu saja.
Saat ada info #DakwahRombongan Karimunjawa, saya sarankan untuk ikut. Alasan saya refreshing dulu. Sambilan di sana juga banyak pengusaha kuliner, mungkin ada yang perlu gula juga.
Walaupun nampaknya berat, Alhamdulillah saat2 terakhir baru confirmed ikut.
Dan MashaaAllah.. beliau merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Katanya kepada istrinya, “kehidupan ini yang aku cari selama ini, bun.. kedepan, kita harus.. bla.. bla..”
Alhamdulillah.. ya Rabb..
Engkau telah menarik tangan-tangan adik-adikku utk berada kembali di jalanMu.
Tugas di keluarga besar kami tinggal 1 lagi. Ada abang kami yang juga getol banget pake riba. Kalo ga pake bank, mustahil katanya. Ibadahnya kuat. Selalu sholat di masjid. Sedekah tak ditakar. Bangga karena selama ini berkecukupan. Jadi ga ada masalah dg bank. Rata2 Dirut bank BUMN temannya.
Sekarang sedang ada projek besar duniawi. Membangun hotel dengan sekian ratus kamar di daerah wisata. Partner nya mancanegara.
Pendananya kalo tidak dapat dari bank, maka bisa dari Asuransi yang simpan uang untuk orang2 pensiun.
Saya sudah sampaikan untuk tidak pakai dana riba. Tapi apalah saya ini. Saya hanya bisa memohon kuasa Allah saja yang menyelamatkannya. Terus berdoa saja.
Alhamdulillah atas kasih sayang Allah yang terwujud pada hari ini..
Mari kita bermohon kepada ALLAAH SWT agar HidayahNYA juga mengalir kepada keluarga, kerabat, sahabat dan mitra-mitra bisnis kita yang lain ya..
al Faatihah..
Fabiayyi ala irobbikuma tukazziban..
By Mala Hasan, KSW #22 Jawa Barat
By Muhammad Makbul, KSW #02 Property
WA KSW 0811-113-139
MEREKA MEMBELI RUMAH DUA, TIGA, DAN BAHKAN EMPAT UNIT. MEREKA JUGA ANJURKAN TEMANNYA IKUR MEMBELI UNIT RUMAH DI MATON HOUSE
Assalamualaykum wrwb..
Warga yang dimuliakan ALLAAH..
Ketika memulai menjadi developer, kami memimpikan membuat proyek yang bagus, indah dan unil atau berciri khas atau berkarakter kuat.
Alhamdulillah.. ALLAAH SWT bimbing kami untuk dapat kami mewujudkannya pada proyek-proyek MATONhouse..
Sehingga, kini kami mendapatkan kepercayaan dari pelanggan dan menjadi pilihan utama di kota kami bagi yang hendak mencari hunian dalam komplek Real Estate. Di kota Pekanbaru, Insyaa ALLAAH nama MATONhouse sudah menjadi trend setter perumahan kelas real estate.
Anda yang sudah pernah berkunjung ke proyek-proyek kami, silakan ceritakan bagaimana perasaan Anda ketika berada di MATONhouse.
Alahmdulillaah.. Kami tidak hanya sekedar mendapatkan kepercayaan. Tetapi kepuasan pada pelanggan kami yang telah membeli hunian di komplek kami.
Kepuasan?
Kepuasan seperti apa ya?
Apa ukurannya?
Nahh..
Ukuran jelas, yang paling mudah adalah pelanggan kami itu beli, beli dan beli lagi hunian di komplek kami tersebut. Dan bahkan mengajak saudara, kerabat dan kolega-nya untuk bersama-sama membeli unit rumah di kawasan real estate yang kami bangun.
Pembeli rumah itu membeli satu unit, kemudian membeli, membeli dan membeli lagi??
Ya benar sekali! Terdapat lebih dari 20-an pelanggan kami punya rumah 2 unit di komplek ini. Ada 5 (lima) pelanggan kami punya tiga unit, dan ada 3 pelanggan kami yang punya 4 unit rumah di MATONhouse. Dan yang paling menggembirakan adalah hampir semua dari pelanggan kami itu, membeli rumah setelah mendapatkan anjuran atau ajakan dari pelanggan kami yang sudah membeli hunian ditempat kami sebelumnya.
Alhamdulillah, ya hanya itulah kalimat yang dapat keluar dari mulut kami
Sebagai rasa syukur tentunya kami ingin berbagi kepada Warga semua:
– Bagaimana membuat pelanggan membeli lagi dari kami
– Apa saja yang kami telah lakukan sehingga pelanggan beli, beli dan beli lagi
– Mengapa pelanggan kami beli, beli dan beli lagi
– Bagaimana cara agar pelanggan kami menganjurkan dan mengajak saudara dan teman-temannya untuk membeli lagi tanpa kami minta
Strategi bagaimana caranya agar pelanggan Anda membeli, membeli lagi, membeli lagi lebih banyak, dan bahkan mengajak yang lain untuk membeli juga dari Anda itu, Insyaa ALLAAH akan kami sampaikan pada Program Workshop Becoming MASTER in MARKETING & SELLINGG (BeMiMS)
NIKMATNYA MELEPAS PIUTANG
By: Ita Lampung, KSW #16 PBTR
WA KSW 0811113139
Kondisi yang membuat terjawabnya QS. At-taubah 118, dimana kami bertiga (saya,suami dan anak) hingga hijrah ke Bandar Lampung sudah 1 tahun lebih, tanpa teman apa lagi saudara, tapi kami hamba dari Allah yang maha Kaya “pemilik Alam semesta beserta isinya”
Disini kami mulai memperbaiki diri, introspeksi diri, minta ampun akan dosa-dosa yang selama ini kami lakukan, dan proses baru di Mulai, cekcok dengan suami, anak ada saja yang dibuat yang menurut hati kami kurang berkenan, berselisih dengan mertua, berjuang membuat orang tua percaya dan fitnah-fitnah lain silih berganti.
Akhirnya saya dan suami mulai pasrah, berserah dan perkuat Ibadah, sambil terus berusaha dan tidak lupa follow up piutang sana sini, padahal kami selalu nagihnya lembut, tapi entah kenapa pelan pelan semua pada menghindar, di telpon tidak di angkat, di WA tidak dibaca begitu terus berlanjut hingga renggang silaturrahmi yang dulu nya boleh di bilang akrab.
Dan aset kami yang tadinya atas rekomendasi si abank suruh jual, dan kami ikutin saran nya sudah di tawarkan sampai 9 bulan belum terjual juga, dan sudah pasrah mohon ke Allah ” yaa Rabbi Rumah itu adalah milik Mu, jika memang bukan hak kami lagi mohon berikan kepada orang yang memiliki rezeki untuk membeli nya, dan jika memang masih milik kami tolong berikan jalan yaa Rabb, berikan kami Rezeki untuk melunasinya ” itu saja Do’a yang terus di panjat kan.
Masuk awal Bulan september, dimana sewa ruko jatuh tempo, dan kami sudah daftar ikut SMHTR 13-15 September 2017 dan sudah mempersiapkan budget sedemikian rupa ketatnya, dan beberapa hari sebelum berangkat SMHTR saya di kabari kalau aset kami sudah di lelang dan sudah ada pembelinya dan paling lambat tanggal 16 september 2017 aset harus sudah di kosongkan
ALASAN UTAMA TiDAK ADA DANA TAPI INGIN BUANGET IKUT PBTR
Alhamdulillah setelah ikut SMHTR bersama anak saya.. Qadarullah Biidzillah saya Allah ikutsertakan dalam program PBTR di Sentul Bogor. Subhanallah saya takjub dengan kebesaran Allah dan hidayahNya serta inayahNya saya bisa mengenal seorang ustadz Samsul Arifin dan para smart coaches dengan komunitas MTR yang begitu luar biasa.
PBTR memberikan pencerahan dan pengetahuan tentang bagaimana kita menjadi Lawyer bagi diri kita sendiri, insha Allah membuat kita lebih percaya diri menghadapi si Abank.. Insha Allah segera action sms ke Abank minta data tentang sisa hutang pokok dan senin menyerahan surat tahap pertama. Semoga Allah melindungi dan memudahkan jalannya.
Tidak hanya mendapatkan ilmu untuk menghadapi bank dan bagaimana caranya memulai usaha untuk mendapatkan income. Tetapi juga kita disadarkan bahwa itu semua harus dilandasi dengan niat tulus ikhlas kepada Allah dalam rangka taat pada Allah dan menggapai ridhoNya.
Dasar2 Be-MiMS sudah diberikan dalam PBTR dan kita semua didorong untuk menggunakan akal untuk berfikir dan dirumuskan dalam Bussines Strategic Plan.. Ternyata masih banyak yg harus dipelajari dan itu semakin membuat penasaran banget untuk ikut dalam Be-MiMS.
Saat ini saya sebenarnya sangat menyesal sekali kenapa kenal ustadz Samsul Arifin dan KSW sekarang
Apakah Anda ingin penghasilan lebih banyak?
Apakah Anda ingin keluarga yang lebih harmoni?
Apakah Anda ingin lebih sehat?
Apakah Anda ingin lebih bahagia?
Jika Anda menjawab ”YA” pada pertanyaan-pertanyaan di atas, kami berharap dengan hormat agar Anda semua, seluruh Warga atau Calon Warga KSW dan K-MTR untuk membaca penjelasan apatu itu *KSW atau K-MTR di bawah ini dengan seksama. Fahami kata perkata dan kalimat per kalimat ya…
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya….
TENTANG KSW, TENTANG K-MTR, TENTANG KITA,
TENTANG KAMPOENG SYAREA WORLD (KSW),
DAN TENTANG WHATSAPP GROUP MASYARAKAT TANPA RIBA (#MTR)
Assalaamu ‘alaykum wrwb.
Alhamdulillaah..
Assholaatu wassalaamu ‘alaa rasuulillaah.. wa ba’du..
Bapak-bapak dan ibu-ibu Warga atau Calon Warga KSW dan Kampoeng MTR yang sholih dan sholihah…
Dengan ini kami memberikan informasi kembali apa itu KSW.
KSW adalah singkatan dari Kampoeng SyaREA World, yaitu WhatsApp Group (WAG) SyaREA World. Sedangkan SyaREA adalah singkatan dari Syariah REAL ESTATE Alliance. Adapun MTR adalah singkatan dari #MasyarakatTanpaRiba sebuah gerakan untuk mengembangkan kerjasama guna menumbuhkan ekonomi pada sektor riil berbasis Syariah.
Pada mulanya, Kampoeng SyaREA adalah sebutan bagi WhatsApp Group of SyaREA. WAG for developers, landlords, investors & business support related to real estate industry. Grup WhatsApp untuk para pengembang, pemilik lahan, pemilik modal (uang) dan pebisnis lainnya yang berhubungan erat dengan (atau mendukung) industri real estate atau properti.
Insyaa ALLAAH para Warga Kampoeng SyaREA berkomitmen untuk mengembangkan bisnis sesuai syariah, tanpa utang riba dan tanpa aqad-aqad bathil. Serta menjalankan bisnisnya dengan World Class Standard Business Operations.
Ternyata..
Dalam perkembangan, banyak sekali permintaan dari pebisnis di luar pelaku usaha bidang real estate yang menyatakan ingin bergabung menjadi Warga Kampoeng SyaREA. Sehingga kami mengembangkan Kampoeng SyaREA menjadi Kampoeng SyaREA World agar sahabat-sahabat selain pebisnis real estate bisa menjadi Warga Kampoeng SyaREA yang Insyaa ALLAAH penuh barokah ini.
Selain itu, ketika kami melakukan edukasi yang intensif untuk mengajak pengusaha berbisnis tanpa mengandalkan utang yang mengandung riba, ternyata responnya luar biasa. Sehingga para pengusaha yang telah berazzam untuk meninggalkan kebiasaan berutang (yang mengandung riba) itu, mulai mencari solusi dari permodalan usaha pengganti dari modal utang beriba tersebut.
Oleh karena itu, kami bermaksud memperluas cakupan edukasi tidak hanya kepada pengusaha, namun juga kepada para aghniya (pemilik modal) agar mulai menginvestasikan dananya kepada pengusaha-pengusaha yang sudah tertata bisnisnya seperti Warga KSW ini.
Warga dan Calon Warga yang dirahmati ALLAAH..
Sejak awal kami mengembangkan Kampoeng SyaREA, yang kemudian menjadi Kampoeng SyaREA World dan saat ini berkembang pula K-MTR, tujuan kami adalah untuk mewadahi para pebisnis dan pemodal seperti Anda semua agar bisa saling BERBAGI dan BERBAGI. Sekali lagi WAG KSW & K-MTR adalah untuk saling BERBAGI dan BERBAGI. Sharing, sharing and sharing, then giving, giving and giving.
Berbagi dan memberi apa? Berbagi dan memberi banyak hal, terutama, berbagi dan memberi ilmu, pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta kisah hidup yang Anda miliki kepada para pebisnis lainnya.
Kampoeng ini, KSW & K-MTR adalah wadah untuk crowdsourcing of tacit knowledge, sumber pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan keahliah yang secara bersama-sama dimiliki oleh banyak orang dan ingin dibagi kepada banyak orang juga. Tacit knowledge yang dimaksud adalah ilmu-ilmu, pengalaman dan keterampilan yang masih terpendam atau melekat pada diri masing-masing warga atau calon warga.
Pada bidang apa saja concern kita semua untuk berbagi? Khususnya pada bidang:
– Real estate,
– Genaral business,
– Management
– Marketing
– Operation
– Finance
– Personal development
– Family Relation
Dan pengetahuan dan keterampilan lainnya yang sesuai dengan prinsip-prinsip Aqidah Islam dalam aspek pengembangan diri, bisnis, keluarga, masyarakat dan bertata negara.
Secara ringkas, KSW dan K-MTR adalah FORUM UNTUK BERBAGI dan BERLATIH melalui media sosial. Kampoeng SyaREA World dan K-MTR adalah wadah di Grup WhatApp atau media sosial lainnya untuk saling berbagi, saling memberi manfaat bukan untuk mengambil atau mencari manfaat. Dan untuk berlatih membiasakan diri membangun karakter, budaya atau nilai-nilai luhur Alhul Jannah atau AHLI SORGA.
Oleh karena itu, kami sampaikan kepada Anda bahwa Anda salah alamat jika masuk Kampoeng SyaREA World (KSW) dan K-MTR ini hanya untuk mencari atau mengambil sesuatu manfaat. Karena justru KSW & K-MTR adalah wadah untuk saling berbagi dan memberi ilmu, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan.
Kenapa bisa begitu?
Ya! Karena kami punya prinsip bahwa jika Anda ingin mendapatkan sesuatu yang lebih banyak, mulailah dengan berbagi hal yang Anda inginkan tersebut kepada mereka yang membutuhkannya.
Jika Anda ingin mendapatkan solusi dari suatu persoalan, mulailah memberi solusi atas persoalan yang sedang dihadapi oleh saudara Anda lainnya.
Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari suatu pertanyaan, mulailah dengan bersegera memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sahabat-sahabat Anda.
Jika Anda ingin mendapatkan bantuan, mulailah membantu warga Kampoeng SyaREA World lainnya yang memerlukan bantuan.
Jika Anda ingin mendapatkan peluang yang lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi peluang yang datang kepada Anda.
Jika Anda ingin mendapatkan ilmu lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi ilmu, kisah, hikmah, pengalaman dan pengetahuan yang Anda miliki.
Bahkan…
Jika Anda ingin mendapatkan uang lebih banyak, biasakanlah untuk berbagi uang yang Anda miliki.
Sehingga…
Jika Anda ingin mendapatkan kebaikan apapun lebih banyak, mulailah berbagi kebaikan itu kepada orang-orang di sekitar Anda!
Mari kita jadikan berbagi dan gemar memberi serta berbuat kebaikan sebagai budaya atau kebiasaan rutin kita sehari-hari. Biasakanlah, bahwa untuk mendapatkan sesuatu, berbagilah terlebih dahulu sesuatu itu.
Warga dan Calon Warga KSW serta K-MTR yang dicintai Rasul Muhammad SAW..
Dan salah alamat juga jika Anda masuk Kampoeng SyaREA World (KSW & KMTR) hanya untuk bersiap-siap menjadi penonton, menjadi silent reader, yang hanya mengambil energy dari orang lain. KSW dan K-MTR bukan tempat bagi pengamat, penonton dan pengambil energy warga lainnya.
Tidak pernah ada kemenangan bagi penonton. Piala kemenangan hanya akan diberikan kepada pemenang. Dan hanya pemainlah yang akan menang. Bukan penonton. Kampoeng SyaREA World tidak perlu penonton, K-MTR tidak memerlukan silent reader. Sudah banyak pengikut di kalangan ummat ini, kita kekurangan leader. Kekurangan penggerak, pemberi inisiatif.
Kami berharap Anda semua menjadi sumber energi, bukan penghisap energi. Please Feel Abundance. You are resourcesful..! Sadarilah kemampuan Anda. Sesungguhnya kita semua sudah memiliki sumberdaya apapun yang diperlukan untuk mengangkat kita pada tingkat yang lebih tinggi. Dunia ini sangat berkelimpahan, dan Anda mampu untuk berbagi jika Anda menyadarinya. Ummat Islam tidak akan pernah maju jika mengandalkan silent reader.
Nah..
Jika ternyata Anda benar-benar merasa salah alamat, berharap mendapatkan sesuatu, bukan untuk berbagi sesuatu di Kampoeng SyaREA World dan di K-MTR ini, dan hanya menjadi silent reader, saya berharap Anda untuk segera me-reset niat untuk melatih kebiasaan berbagi dan berlatih menumbuhkan sikap-sikap AHLI SORGA sekarang juga.
Bisa difahami?
Manfaatkan KSW & K-MTR ini untuk menumbuhkan kapasitas dan keterampilan kita dalam hal kepemimpinan, kewirausahaan dan pengembangan disi, bisnis dan keluarga kita semua.
Jika Anda tidak aktif berbagi atau hanya menjadi silent reader, atau hanya diam menunggu postingan warga lainnya, jangan harap pertanyaan atau persolaan yang Anda posting akan segera ditanggapi dengan cepat oleh saudara-saudara Anda lainnya di KSW atau K-MTR. Jika Anda ingin diperhatikan ketika memposting sesuatu, mulailah dengan segera memperhatikan atau merespon positif postingan saudara Anda lainnya.
Kami berharap, semoga penjelasan singkat tentang KSW dan K-MTR ini bisa difahami dengan jelas.
Bagi Anda, pengusaha atau business owners dan incestors yang belum bergabung menjadi Warga KSW, silakan kirim pesan WhatsApp ke KSW Central Admin di WA Nomor 0811-113-319 atau ke nomor kami, yang mengirimkan penjelasan ini untuk bergabung menjadi Warga Kampeng SyaREA World atau Kampoeng #MasyarakatTanpaRiba.
Mari kita berlatih membiasakan diri menumbuhkan sifat, sikap, perilaku dan karakter Ahlul Jannah atau AHLI SORGA. Mungkinkah kita bisa menjadi AHLI SORGA di akhirat kelak, jika di dunia tidak membiasakannya?
LEADERS CREATE AND SHARE THEIR OWN IDEAS. Followers menunggu ide-ide leaders untuk dicopas karena tidak mampu menciptakan ide-idenya sendiri. Hehehe
Semoga ALLAAH mudahkan semua urusan kita, Aamien…
Wassalaamu ‘alaykum wrwb..
Samsul Arifin SBC
Founder SyaREA World
The 1st Syariah Business Coaching Firm in the World