ALHAMDULILLAAH… PERASAAN SUDAH LEGA DAN BISA TIDUR NYENYAK

0
760

By Kirwan, KSW #24 Sumbagsel
WA KSW 0811-113-139

Saya telah memutuskan berhutang RIBA yang pada saat itu pengetahuan saya hanya sebatas RIBA itu apabila minjam uang dgn seseorang yg sdh ditetapkan bunga nya dan org itu RENTENIR

Kejadian yg dialami pada saat saya butuh dana untuk beli Tanah murah 100jt dan apabila dijual bisa jadi 300jt,  maka saya putuskan minjam 100jt dgn pengembalian 135jt dalam waktu 3 bulan,  tapi apa yg terjadi walaupun itu untung sampai 200jt,  dada saya nyesak dan jantung selalu berdegup keras karena melanggar pesan Almarhum Bak saya untuk tidak pinjam uang dgn Rentenir,  padahal untung besar…

Sejak itu saya putuskan tidak pinjam uang lg dgn RENTENIR…. tapi saya beralih pinjam uang di Bank,  sesuai ilmu yg saya dapat HUTANG ITU MULIA….  dan ternyata Setelah diberi Hidayah untuk hadir di seminar Masyarakat Tanpa Riba baru saya menyadari ternyata RIBA itu bukan hanya minjam uang dgn Rentenir saja… Dan dosa Riba sangat ngeribanget…

Saya yg dulunya yang belum memahami makna dan artinya RIBA merasa bahwa HUTANG bank itu mulia karena dgn berhutang saya bisa bayar BUNGA bank dan bunga itu bisa untuk bayar gaji karyawan kan mulia jadinya, ternyata pemahaman ini Sesat karena bunga Bank ini adalah RIBA yang hukumnya yg paling ringan berzina dgn org tua kita sendiri… Sangat biadab…. Masa kita mau berzina dgn org tua kita sendiri… Kan GILA namanya.

Tapi setelah saya mengetahui bahwa RIBA itu bermakna adanya penambahan dari pinjaman atau simpanan yg kita lakukan, dan pengetahuan tentang RINA ini pun saya dapatkan setelah mengikuti seminar MASYARKAT TANPA RIBA yang diselenggarakan pada tanggal 31 Mei 2017, saya sangat mengingat tanggal tersebut karena pafa saat itu saya menangis sangat menyesali perbuatan dosa dan maksiat yang telah dilakukan akibat memakai uang RIBA.

yang sangat sedih pada saat itu untuk ikut seminar itu sendiri saya tak memiliki dana untuk bayar biaya seminar yg tergolong sangat murah setelah saya merasakan manfaatnya,  biaya itu diberikan oleh istri saya dari usaha dia,  karena usaha saya benar benar dibuat mandeg karena dosa dosa RIBA ug telah saya lakukan

Maka pada saat itu juga saya langsung tanamkan niat untuk meninggalkan RIBA. Dan niat itu tak berjalan mulus karena adanya godaan untuk melanjutkan kredit mobil teman yg mau pindah tapi saya dgn halus menolaknya,  karena tak mau lagi bercinta dgn RIBA.

Tapi mungkin bila saudaraku mengetahui Hutang RIBA saya sdh melebihi angka 4 Milyar. Tapi perlahan semua ini akan selesai apalagi pada saat seminar kemaren saya bertekad untuk menyelesaikan Hutang RIBA ini pada akhir tahun ini pas ulang tahun Pernikahan kami yg ke 21 tahun tanggal 15 Desember 2017. Untuk saat ini 2 unit mobil sdh dilepaskan karena ada sisa RIBA,  dan pinjaman Pegadaian Emas logam mulia sdh minta aBank jual karena jatuh tempo dan masih ada sisa penjualan,  Alhamdulillah mulai terasa ringan beban saya walau hutang masih ada tapi sdh berniat ikhlas untuk menenggelamkan RIBA walau harus banyak kehilangan asset, tapi saya yakin JANJI ALLAH PASTI karena niat saya ikhlas mau tinggalkan sisa RIBA.

dan saat ini tak ada niat sedikitpun emosi bila menghadapi fihak aBank maupun fihak Pak Leasing karena saya tak takut kehilangan dgn syarat kita jual dulu asset yg jadi Agunan.

Dan saat ini saya menerapkan prinsip berusaha tanpa harus hutang Bank,  dan saat ini anak saya tertua mulai buka usaha dan saya benar benar tak ada dana bantu modali anak saya berusaha,  dan ternyata ALLAH berkehendak saya katakan jual saja PS 3 yang ia miliki,  Alhamdulillah terjual dan usahanya berjalan dan tergoda untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi,  sebenarnya saya bisa dgn mudah membimbing dia untuk pinjam modal Bank seperti yg pernah saya lakukan,  tapi saya lsg Istigfar untuk tak menjerumuskan anak saya ke jurang Neraka karena RIBA,  maka saya sabarkan dia agar perlahan namun jelas sampai saya bisa menjual asset asset yg ada

Dan banyak lagi yg akan saya ceritakan setelah saya berniat tinggalkan RIBA,  yg puas saya rasakan saat ini sdh mulai terasa lega dan tidur tak terasa gelisah,  dgn istri dan anak anak kami lebih terbuka dan merasakan kehangatan dalam keluarga.

Terima kasih saudara saudaraku yg se iman,  setelah saya tanamkan niat untuk tinggalkan RIBA banyak hal yg saya temui dalam hidup untuk membuat saya bersabar dan bertawakal,  karena saya tau ALLAH sangat menyayangi ku dgn cobaan dan ujian ini

Jadi untuk malam ini hanya sebatas ini dulu cerita saya dalam ber HIJRAH menuju jalan ke SURGA.. aaaammiiiin Ya ALLAH. Ma’af mungkin dalam penulisan kata tak tepat kadang tak tersusun,  tapi saya merasa puas dan bangga karena hal ini perlahan bisa saya lakukan untuk meninggalkan RIBA.

Untuk hal ini saya sangat berterima kasih dgn Mbak Nila yg sdh menghubungi saya mengajak ikut seminar ini,  karena dia tau saya sukses mempelajari ilmu dari mentor saya di seminar CARA GILA JADI PENGUSAHA dan HUTANG ITU MULIA hingga saya bisa punya HUTANG 4 milyar lebih,  semoga Dengan mengetahui makna RIBA ini saya bisa membersihkan diri dan saat ini saya SEDANG MENCARI JALAN PULANG menuju SURGA yg dibimbing oleh Coaches SyaREA World dan kawan kawan,  terima kasih semua saudaraku yg seiman

Saya Kirwan H. dari BENGKULU,  peserta seminar MASYARAKAT TANPA RIBA yg dilaksanakan di hotel Grage Bengkulu pada tgl 31 Mei 2017.

MANA TULISAN ANDA? AYOO SEGERA KETIK ULANG KALIMAT DI BAWAH INI, DAN LANJUTKAN DENGAN KATA-KATA ANDA SENDIRI YA..

Alhamdulillaah.. Saya sudah bertekad untuk menghentikan kebiasaan ngutang, karena …

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here