When You Panic, It Will Erase Your Logic

0
44

Sudahkah Anda melihat pandemi virus Corona melalui kacamata aqidah? Ataukah baru sekadar menggunakan kacamata akal?

@AriandaDewe|MTR||

Bisa jadi kita melihat fenomena ini hanyalah sebagai antisipasi tersebarnya virus Corona ketika kita hanya menggunakan akal semata…

Tapi coba lihatlah lebih dalam dengan menggunakan Aqidah.

Kejadian yang tak lagi bisa diolah akal.

Hanya bisa dihadapi dengan iman.

Dibakarnya Nabi Ibrahim..

Terpojoknya Nabi Musa..

Tertelan Ikan Nabi Yunus..

Dipenjaranya Nabi Yusuf..

Sakitnya Nabi Ayub..

Mandulnya Nabi Zakaria..

Disiksanya Nabi Isa..

Diperanginya Rasulullah Sholallahu’alaihi wassalam tercinta..

Semua selesai karena iman. Bukan karena kesombongan.

Begitu mudahnya Allah SWT menghentikan aktivitas mahluk ciptaanNya hanya dengan mengijinkan tersebarnya virus Corona…

Kemungkinan kita akan mati karena virus Corona bisa jadi hanya 1%,

akan tetapi kematian itu sendiri akan mendatangi kita dengan kemungkinan 100%

akankah kita lebih disibukkan dengan hal yang kemungkinannya hanya 1% tadi sehingga melupakan hal yang kemungkinannya 100%..??? MIKIR…..!!!

Kita sibuk, khawatir dan panik dengan Corona yang berasal dari Wuhan (made in china katanya??)

Lalu kenapa ditakutkan virus Corona sebagai pencabut nyawa kita? Apa nantinya mati juga akan made in china? MIKIR….????

JODOH, REZEKI dan MATI sudah diatur dan ditetapkan oleh ALLAH SWT.

Ikhtiar boleh tapi jangan memperTuhankan virus. Syarat mati tak harus nunggu sakit.

Tetapi…

kita tidak pernah sibuk, khawatir dan panik dengan virus yang sebenarnya bisa jadi sudah lama menjangkiti kita semua, yaitu virus AL WAHN (cinta dunia dan takut mati)

Takut kepada ALLAH mendatangkan KETENANGAN

Takut kepada selain ALLAH mendatangkan kegelisahan

Takut kepada Corona mendatangkan kepanikan

Jadikanlah Sabar dan Sholat sebagai penolong…!!!

……..HARAP SENANG SEDANG ADA UJIAN……

adewe

street story

self reminder

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here