Tes Sistem Ekonomi Indonesia

0
49

Benarkah Indonesia masih menganut sistem ekonomi Pancasila? Atau…..?

@NursaktiHidayat|MTR

Konon, sistem ekonomi yang dianut negeri +62 adalah “Ekonomi Pancasila”. Dasar demokrasi Ekonomi Pancasila adalah paham “usaha bersama” dan “asas kekeluargaan” (mutualism and brotherhood). Begitu pernah disampaikan oleh alm. Prof’.Dr. Sri Edi Swasono.

Dalam sistem ekonomi Pancasila, kepentingan masyarakat adalah hal utama, bukan orang perseorangan. Oleh karena itu, Indonesia menolak paham liberalisme yang melahirkan individualisme karena kedua hal itu merupakan cikal bakal  kapitalisme yang berdasarkan persaingan dan pasar bebas ala demokrasi ekonomi barat.

Menurut mendiang Prof. Edi Swasono, dalam demokrasi Pancasila, berlaku “daulat rakyat”, di mana peran rakyat/manusia adalah sentral substansial seperti yang tergambar jelas dalam  Pasal 27 ayat 2, pasal 33 dan pasal 34 UUD 1945.

Sementara dalam paham demokrasi ekonomi barat, kehidupan berdasarkan “daulat pasar”, berbentuk competisi yang berlandaskan paham liberalisme, neoliberalisme, kapitalisme, neokapitalisme. Di sini yang berperan  sebagai sentral substansial bukan rakyat tapi modal, dan hak milik bersifat absolut tidak berfungsi sosial.

Bagaimana kenyataannya? Benarkah Indonesia masih menerapkan demokrasi ekonomi Pancasila, atau justru ekonomi kapitalis?

Mari kita coba tes sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia.

Sistem ekonomi dapat dianalogikan seperti tubuh manusia yang terdiri atas 4 bagian :

1. Tubuhnya yang khas.

2. Darahnya.

3. Jantungnya.

4. Pompa jantungnya.

Sekarang kita tes sistem ekonomi yang sedang kita jalani di bumi +62.

Analogi sistem ekonomi kapitalis :

1. Ciri tubuh ekonomi kapitalis adalah pasar bebas. Di mana komoditas sebagian besar menggunakan mekanisme pasar bebas. Kecuali komoditas tertentu yang ditentukan harganya oleh pemerintah, seperti bahan bakar minyak dan tarif listrik.

2. Darahnya yang khas, yaitu digunakannya mata uang kertas.

3. Pusat peredaran atau jantung ekonominya sistem kapitalis, yaitu bank dan pasar modal.

4. Pompa jantung bagi beredarnya mata uang, yaitu suku bunga.

4 kriteria di atas, jika telah dipenuhi oleh sistem ekonomi suatu negara, maka dipastikan negara tersebut telah menerapkan sistem ekonomi kapitalis.

Jadi, silakan disimpulkan sendiri, sistem ekonomi apa sekarang yg diterapkan di negeri +62 ini…

Lalu adakah sistem ekonomi lain, yang rahmatan lil ‘alamin? Tentu ada. Itulah sistem ekonomi Islam, yang  sangat layak untuk diterapkan di bumi semua bangsa. Apalagi pada saat ekonomi dunia yang sedang dilanda wabah Covid-19 seperti sekarang.

Referensi :

live streaming UDC.

Wallahu a’lam bishawab…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here