Ana Uhibbuka Fillah

83

©TehNUHA

Waktu menunjukan pukul 08.13.wib.

Cucian juga beres.. Rumah juga sudah disapu dan dipel..Halaman sudah bersih dari daun-daun nakal yang berguguran semalaman..

Ppsssttt… bahkan lantai garasi sudah bening dan harum saya sikat dengan semangat  tujuuuhhh delapaaann…. 🕺🏻💃🏻💪💪

Anak sudah berangkat ke sekolah.. Pak Suami juga sudah berangkat ke sebuah acara di tengah kota…

Alhamdulillah mereka berangkat dengan perut yang nyaman karena nasi goreng bawang putih yang dipesannya sejak malam, telah tandas pagi ini menjadi menu sarapan mereka…Dan menyisakan wajan kosong .. saya ‘gak kebagiaaannnn… 🤣🤣🤣

Sambil menatap si wajan kosong itu.. 😂 Saya seduh secangkir susu supergoat …menyeruputnya pelaaaannn…dan tetiba terbayang wajah seorang sahabat yang beberapa waktu lalu  menelpon saya cukup lamaaaaa…

Isak tangis di seberang sana disertai rentetan curhat yang saya simak dengan seksama..

“Aku udah ‘gak kuat Teh… dia dari awal nikah ‘gak pernah mengerti saya...Saya di rumah udah kayak pembantu dan dia sama sekali ‘gak mau bantuin…

Mana belakangan ini kalo pulang malem mulu… sekalinya pulang kerumah mukanya nyebeliiiiinnn.. kayaknya ‘gak betah banget dia di rumah, Teh… Kalo ngomong ama saya nadanya selalu tinggi.. kayak bentak-bentak… Aku cape Teh Eli… aku mau cerai aja…!!!”

Saya biarkan dia menumpahkan semua keluh kesah yang di sertai isak tangisnya itu..Sambil sesekali saya berkomentar standar..“Sing sabar mbaa.. Istighfar…”

Setelah amarahnya menurun dan isak tangisnya mulai reda… Dia bertanya..”Sekarang saya harus ngapain ya Teh….?”

Jawaban saya singkat…”BAHAGIAKAN DIA…  Pastikan semua yang mba lakukan sesuai yang dia mau…. Rendahkan nada suaramu ketika berbicara dengannya… Walau dia pulang malam… sambut dengan senyum manis dan baju seksi kalau perlu…🤭 sambil tawarkan… ‘mas, mau minum apa…?’ Siapkan pakaian bersihnya untuk tidur…

Dan ketika menjelang tidur… peluk tubuhnya.. ciumi wajahnya.. pegang tangannya… sambil bisikan dengan lembut… MAS.. SUDAH RIDHO BELUM DENGAN SEMUA YANG SAYA LAKUKAN HARI INI…? Jika dia bilang.. InsyaALLOOH ridho…Baru deh mba bobo dengan tenang di pelukannya… 🙂🙂

Lakukan itu tiaaappp hari.. Walau seharian sudah lelah ngurus rumah dan anak-anak..”

“SUSAH TEEHH… ? WIIIHH KEENAKAN DIA DONG TEEEHH….!!”

=====================

Ummahat sholehah..

Tulisan dibawah ini sebenarnya self reminder bagi saya pribadi

Betapa kita seringkali lupa akan..Fungsi suami..Fungsi pernikahan..Fungsi istri…Dari mana kita hidup..Akan kemana kita setelah mati...

Kita selalu berdoa bahkan hingga menangis meminta surga…”Ya ALLOOH.. semoga Engkau menjadikan aku penghuni Surga-Mu ya ALLOOH…”

Padahal ALLOOH dengan rahmat dan kasih sayangnya…Sudah menyediakan  KUNCI SURGA didalam rumah kita…Dan kunci itu bisa membuka PINTU SURGA MANAPUN YANG KITA KEHENDAKI…

Kira-kira… jika kunci surga itu sudah ada di rumah dan begitu dekat dengan kita…Apa yang harus kita lakukan terhadap kunci surga itu…? Merenung yuuukkk…

Ini mah tips bagi diri saya dalam menghadapi beberapa kondisi…

1. Jika suami dirasa nyebelin…

Ingat kisah Siti Asiyah yang bahkan kedua orang tuanya dibantai oleh Firaun karena menolak lamaran Firaun terhadap Asiyah. Dan Asiyah akhirnya terpaksa menerima pinangannya untuk menyelematkan orang tuanya..

Adakah disini suaminya yang Lebih kejam dibanding Firaun..? Selain KAFIR.. bahkan dia mengaku sebagai Tuhan.. 😭😷

Tapi lihat… bagaimana kemudian ALLOOH memberikan ganjaran jaminan Jannah  dan memuliakan Asiyah…

2. Jika dirasa capeee dan lelaaaahh mengerjakan semua pekerjaan rumah..

Ingat kisah Siti Fatimah yang sampai telapak tangannya luka-luka ketika menggiling gandum dan mengerjakan semuaaaaa pekerjaann rumahnya..

(Disini ada ibu2 yang tangannya sampe berdarah-darah lecet seperti tangan Bunda Siti Fatimah yang mulia.. karena mengerjakan kerjaan rumah…?)

Saat beliau mengahadap ayahanda-nya.. baginda Rosulullah SAW untuk memita seorang budak untuk menjadi khodimat di rumahnya.. Simak bagaimana Rosulullah menolak atau tidak mengabulkan permintaan Siti Fatimah itu..

Bukaan… bukan karena tega atau tidak kasihan… Tapi Rosulullah tahu betapa besar pahala yang didapat putrinya ketika kedua tangannya mengurus urusan rumah tangganya..  Dan Baginda Rosulullah tidak berkenan Siti Fatimah kehilangan pahala itu

Dan saya selalu mengingat sabda Rosulullah…

“Tidaklah pantas bagi seorang manusia untuk sujud kepada manusia yang lain. Seandainya  manusia pantas/boleh bagi seseorang untuk sujud kepada seorang yang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya dikarenakan besarnya hak suaminya terhadapnya.

Demi Zat yang jiwaku berada di tangannya seandainya pada telapak kaki sampai belahan rambut suaminya ada luka/borok yang mengucurkan nanah bercampur darah, kemudian si istri menghadap suaminya lalu menjilati luka/borok tersebut, niscaya ia belum purna (belum dianggap cukup) menunaikan hak suaminya.” HR. Ahmad 3/159

Wis tak laahhh…Daripada pusiiiinggg… nuntut suami menjadi seperti Rosulullah…Coba tanya diri sendiri dulu..

Saya mencerminkan Istri Rosulullah yang mana…? Siti Khadijah…? Siti Aisyah…? Ummu Salamah..? Atau yang mana…?

Duuuuh rasanya masiiihh jauuuuuuhhhh… Tapi terus kita ngarep dapat surga…? 😭😭😭😭😭

Teruslah ber-khidmat.. Teruslah bahagiakan dia…Teruslah Taat..Teruslah mengejar ridho-nya…Teruslah mencintainya..

Gurunda saya Bu Dui mengatakan..”Sikap kita kepada suami itu harus pakai kunci ini.. : Penuhi Nau-nya.. Junjung Tinggi Baqa-nya… Bahkah sampai level.. Kita menyiramkan Nau tanpa berharap diberi Nau…

Dan kita lakukan semua itu..Karena memang ALLOOH yang memerintahkan..Lakukanlah semuanya karena ALLOOH…Lakukanlah karena kita menginginkan Jannah-Nya..

Lakukanlah semua karena rasa cinta dan kerinduan yang mendalam menanti pertemuan kita dengan kekasih dan cinta yang sesungguhnya yaitu Rosulullah SAW dan ALLOOH SWT di Jannah kelak...

=====================

Aahh.. bagaimana mungkin kita lalai atau enggan memuliakan kunci surga dan penjaga kita dari api neraka..

Tetiba rasa rindu menyeruak di dalam dada..

Ambil HP… Kirim WA buat suami tercinta..

“Assalamu’alaykum Ghazi sayaangg.. Anna Uhibbuka Fillah..Doa Junnah semoga Ghazi senantiasa dilindungi ALLAAH SWT.. InsyaALLAAH sampe ketemu nanti sore yaaahhh…. 🥰😚”