Wednesday, August 26, 2026
Home Blog Page 69

IBADAHNYA YANG MANA?

0

By Ardiansah, KSW #29 Jabodetabek
WA KSW 0811113139

Tantangan Itu adalah Ladang Ibadah

Hakikat dakwah memang tdk ada yg mudah, senantiasa penuh duri. Tak akan tinggal diam syaitan dan sekutunya utk menjegal dakwah umat Nabi Muhammad saw. Namun dalam sejarahnya duri tajam dan jalan terjal itu tidak pernah mengurangi semangat para Manusia Pilihan Allah utk terus bergerak maju mendakwahkan Kalimat Allah Di Bumi Allah ini.

Tentu kita sudah sangat familiar dengan jawaban baginda Rosullullah saw ketika diminta meninggalkan dakwah oleh kafir Quraisy “sungguh jika matahari diletakkan di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, Demi Allah tidak akan aku tinggalkan dakwah ini (menyeru kepada Allah) hingga Allah memenangkanku atau membinasakanku”.

Selalu hati ini gerimis tatkala mengingat indahnya dan kuatnya tekad baginda Rosullullah saw. Sungguh beliau berasal dr suku yg terhormat, memiliki istri dr golongan terhormat, tidak berkekurangan harta namun semua itu bukanlah tidak mengurangi semangat dakwah beliau dan rela meninggalkan semuanya utk dakwah.

Wahai saudaraku, tantangan itu mulai datang dan sungguh itu adalah panggilan Cinta kita Oleh Allah Ajja Wajalla, utk menguji kita dibarisan mana kita ada ketika tantangan dakwah itu mendera kita. Mau berdiri di golongan abu lahab ataukah golongan agung dan mulia Golongan Muhammad saw ???

Tidak pernah kita ketahui sampai kapan umur menempel dalam diri,  mari kita mencatatkan diri sebagai pejuang kalimat Allah di bumi Allah ini.

Wahai para pejuang syariat Allah, seruan utk makin menguatkan langkah dakwahmu telah datang. Janganlah engkau lari dari seruan itu, ayo kita sambut dg lantang sg seluruh kemampuan yg melekat.

Ya Allah Matikan hamba dalam keadaan beriman dan baik

MENJEMPUT REZEKI YANG TIDAK DISANGKA-SANGKA

0

By Ikhsan P, KSW #02 Property
WA KSW 0811113139

Kemarin saya di undang seorang ustadz…beliau bercerita ingin punya rumah tapi tidak punya uang, mau kredit via bank takut dosa riba.

Bisa jadi kasus ini juga ada pada kita ???
**

Saya jawab beliau dengan bercerita terlebih dulu ;

Ada kisah nyata…seorang perempuan ingin memiliki rumah mewah sangat mewah tapi di sisi lain suaminya tidak punya uang kecuali buat beli rumah kecil sangat sederhana.

Istrinya sudah menunjuk rumah mewah itu dan ingin beli rumah itu serta memaksa suaminya menemui pemiliknya untuk menyampaikan niatnya.

Secara matematis finansial tidak mungkin di berikan rumah mewah itu dengan nilai yang yang di miliki pasangan suami istri tersebut.

Tapi sang istri OPTIMIS PENUH HARAP bahwa rumah mewah itu akan jadi miliknya.
…..
Akhirnya suami istri itu menemui yg punya dan menyampaikan niatnya dengan membawa sejumlah uang seadanya.

***

Ternyata pemiliknya berjanji dalam dirinya ; bahwa siapapun yang datang kepadanya untuk menawar rumah mewahnya dan berapapun penawarannya maka akan di kasih kan rumah mewah tersebut.
Pasangan suami istri itu orang pertama yang berani melakukan penawaran dan Allah mengijinkan mereka memilikinya.

Ini kisah nyata saudaraku bukan khayalan  🙂

#Optimisme dan harapan itu menghasilkan keajaiban.

RASAKAN KEAJAIBAN BAHWA TERNYATA ANDA BISA NULIS. BAHWA ANDA BUKAN SILENT READER DAN BUKAN TUKANG KOPAS

THE REAL RICH

0

By Yoie B, MTR #12 Solo Dan Sekitarnya
WA MTR 0811113139

Boleh jadi persoalan hidup yg tak kunjung selesai bahkan semakin parah, hidup tdk nyaman, dikejar2 hutang, persoalan keluarga banyak dll.  ternyta kita telah melakukan dosa yg tidak kita sadari yaitu dosa riba

mungkin kita ingin punya ini dan itu (rumah, mobil,  motor, elektronik, hp, modal bisnis, biaya hidup,  biaya sekolah dll) semua dari pinjaman bank/koprasi/rentenir/perorangan yg ada bunganya walupun 0.1% itu sudah jatuh dlm dosa RIBA

ingat wahai saudaraku, sudah banyak bukti pelaku RIBA tidak pernah meraih sukses terus, yg ada malah semakin hancur. kalaupun ada teman kita melakukan Riba kok hidupnya enak2 aja ya…  bahkan keliatan semakin sukses ya… hartanya, namanya, tahtanya, kendaraannya

APA JUDUL SINETRON ITU YA?

0

By Farida, MTR #20 Kediri, Madiun dsk
WA MTR 0811113139

Cerita sinetron yg menurut sy bagus namun di jam tauang yang salah.

Ini sy cerita pengalaman sy semalam waktu sy lihat sinetron (padahal sy amat sangat tdk suka sinetron). Sinetron tayang di atas pkl 00.00. Sy juga tdk tahu pemain nya siapa. Yg sy tahu hanya qomar (pelawak/pernah jd anggota dpr). Alur  dan isi cerita bagus. Dimana sinetron ini benar2 berani mengkritisi pemerintah dan bank.

Diceritakan semua warga adalah petani garam dg didampingi seorang ustadz yg luar biasa. Mrk hampir mengalami gagal panen tiap tahun krn musim yg tdk menentu, shg banyak yg putus asa dan memutuskan hijrah ke jkt untuk jd kuli, pengemis dll.

Namun yg jd menarik dr cerita tsb adalah adanya dialog yg berulang2 dilakukan ketika ada salah satu petani yg gigih berjuang dg inovasinya membuat prisma garam. Namun sama skl tdk punya modal. Semua petani menyetujui ide tsb. Namun kendalanya sama. Tdk punya modal.

Maka hampir semua petani mengusulkan untuk pinjam ke bank. Kec. Petani yg punya ide prisma. Kalimat yg dikeluarkan berulang2 adalah “manurut ustadz, hutang di bank itu riba dan tdk akan membawa berkah” (insyaalloh 3x dialog itu diulang).

Terus ada yg usul, minta bantuan pemerintah, teman petani  tsb jawab “pemerintah apa mau urusan rakyat kecil spt kita, keburu kita tua, keburu kita mati, bantuan g akan turun. Yg dibantu bkn petani2 spt kita, tp yg menurut pemerintah menguntungkan mereka.

Akhirnya petani ygvpunya ide prisma menjual perhiasan perkawinan satu2nya untuk modal sawahnya yg hanya sepetak tanpa bantuan pemerintah maupun bank.

Yg menarik buat sy, dialog disampaikan dlm bhs yg lugas dan merakyat (pake bhs tegal campuran).

Sy salut buat sctv meskipun yg berani nayangkan sinetron spt itu.

Tp sayangnya keberanian itu msh blm maksimal krn jam tayangnya sangat kecil kemungkinan ditonton oleh banyak pemirsa…

Maaf, blm bisa nulis dg bahasa yg tertata dan menarik…

9 Celebrities who have spoken out about being photoshopped

0

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

MSNBC finishes first in primetime basic cable for first time ever

0

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Emily Ratajkowski channels back-to-school style

0

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

6 Stunning new co-working spaces around the globe

0

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

ANTARA HAQ & BATHIL

0

Goresan Pena Ummu Maryam, KSW #25 DIY & Jawa Tengah
WA KSW 0811113139

Kemaren pagi ketika jalan menuju toko bersama suami, tiba-tiba hp saya berbunyi bbrp kali, tanda ada BBM masuk. Saya baca ternyata dari bapak HRD kami, menulis begini,

HRD : buk, ada pak tomi katany teman ibuk dari can*sa*

Saya: mas itu orang pajak

HRD: bukan oq buk katany teman ibuk.

Mendengar kata can*sa* saya sudah yakin 95% klo itu adalah petugas pajak. Suami saya agak sedikit ngebut. Tiba disana saya sholat dhuhur terlebih dahulu.Setelah sholat langsung menuju ke toko.

He…he…heee benar juga keyakinan saya kali ini sdh 100%karena sudah melihat orangny. Beliau adalah mantan AR kami yg sdh dimutasi ke daerah lain. Dia dtg membeli 1 unit laptop, dan bermaksud membeli sebuah mouse wireless.

Singkat cerita sdh deal 1 unit Asus celeron dan dalam proses instalasi.
Mulai lah beliau bercakap2 ttg bisnis kami, y saya jawab apa adany, bahwa notebook dan pc saat ini turun drastis, konter saya hanya tinggal bbrp biji saja.

Tiba2 beliau bilang begini,
“Mungkin selama ini saya kurang galak y buk dgn wajib pajak, jadiny saya dimutasi di daerah pinggiran”

Mendengar perkataan itu saya hanya tersenyum, saya bilang dgn santai “Rakyat mau diapain lagi y pak, listrik sdh dinaikan, bbm sdh dinaikkan, tarif telp internet jg sdh naik, segala hal sdh dipajaki, segala bisnis bahkan sampe warung tegal jg sdh dipajaki.”?

Kemudian beliau menjawab, yah waktu tax amnesty kmrn terbukti byk org kaya buk, hrsny kekayaan mereka memberikan kontribusi untuk negara.

Obrolan terus berlanjut sampe ujung ny saya keluarkan booklet riba.

Menurut hemat saya inilah pangkal semua permasalahan di negara kita, hutang terus menumpuk, bunga-berbunga, hanya untuk sesuatu yg tdk jelas tujuan akhirnya.

Klo dalam undang2 sering kali disebutkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa tapi apakah benar itu tujuanny?????

Bagaimanakah realitany di lapangan???

Tentu saja kita semua telah merasakan realita secara umum spt saya sebutkan diatas. Bahkan untuk para pengusaha kecil spt kami ini beberapa kali harus menelan pil pahit karna berurusan dgn lembaga2 spt p*jak, p*lis*, pe*izinan,dll.

Pernah satu kali hanya karna masalah tgl faktur hampir kami terhutang pajak 22jt rupiah, lebih parah lagi hampir kena 1m rupiah karena masalah faktur2 pajak.Dan perlu kita semua tahu bahwa mereka punya aturan dan undang2 untuk melegalkan2 itu. Semua tagihan yg dilayangkan tsb ada dasar hukumny. Sedih…sedih…dan sedih???

Tapi inilah realita yg tjd saat ini. Dimana kita rakyat jelata ini yg tidak ada akses mengambil uang negara bs tiba2 punya utang yg luar biasa thd negara ini dan dilegalkan. Karena ada bbrp teman yg pada akhirny membayar dalam kasus ini.

Kembali lg ke percakapan dgn mantan AR kami, setelah ngalor ngidul berbicara ttg utang, riba, dan beberapa sunah Rasulullah,

tiba2 beliauny bertanya dgn sangat tegas ,”berarti ibuk setuju adanya khilafah”

He…he…heee
Sangat tegas dan begitu vulgar y dimasa sekarang.

Saya jawab dgn santai.

Klo saya pribadi setuju

Kemudian beliau dgn berapi2 mengatakan

“Berarti ibuk pendukung HTI y”

saya jawab apakah setiap org yg mengkaji islam dan setuju adanya khilafah itu pasti orang HTI pak, saya rasa bapak terlalu gegabah menyimpulkanny.

Sistem khilafah ini adalah sistem pemerintahan yg dibawa Rasulullah dan diteruskan oleh para sahabat hingga akhir 1923 saat turki ustmani diruntuhkan oleh paham yg dibawa oleh kamal attatruk. Dan islam berjaya 1300 thn lamany tanpa ada yg didzolimi. Agama yahudi, nasrani, islam begitu damai dibawah naungan khalifah.

Berbeda 180 derajat dgn yg tjd saat ini.Sodara2 kita seiman dianiaya, dibunuh, tanpa ada yg bs melindungi.

Tanpa membhs lebih lanjut beliau bilang sebetulny bbrp hr lalu ada kajian ttg khilafah diinstansi tsb dan mengundang satu tokoh agama yg intiny mengatakan bahwa khilafah tdk ada kajianny di dalam qur’an.

Saya hanya bilang lebih baik coba dikaji sendiri bpk, kita jgn begitu sj percaya karna nabi berpesan bahwa telah Beliau SAW tinggalkan 2 perkara yg apabila kita perpegang thd keduany niscaya kita tdk akan tersesat selama-lamany, ke2 perkara itu adalah Al-quran dan Sunah Rasulullah.

Seolah tidak ingin melanjutkan percakapan beliau melakukan pembayaran dan buru2 pamit.

Mohon maaf ini hanya sedikit sharing, tdk ada tujuan apa2 dari saya pribadi kecuali untuk mengharap Ridho Allah SWT, dan berbagi pengalaman dgn sodara semua. Dari bbrp kejadian yg kami alami bahwa pemerintah saat ini sedang menggenjot pajak dari segala penjuru, bahkan dari bbrp surat yg kami terima, pemerintah mengakui dgn gamblang bahwa pajak adalah sektor utama penerimaan pendapatan. Jadi kita2 ini adalah profit centerny pemerintah??.
Sedangkan dalam islam sudah pasti bahwa pajak itu hukumny adalah HARAM.

Demikian sedikit dari saya, mohon maaf apabila byk kesalahan karna ilmu yg masih dangkal. Mudah2an bs diambil ibrohny.

Salam lunas & salam cash??

Ummu maryam

JANJI ALLAH ITU PASTI

0

By Safira, MTR #13 Surabaya
WA MTR 0811113139

Assalamualaikum saudaraku semua……..

mau nulis tapi bingung atur katanya, ya saya curhat saja…

Berawal tanggal 5 januari 2017 mendengarkan suara muslim, pas perbincangan mengenai seminar “mengembangkan harta tanpa hutang” … Ada nama yang saya tidak asing ikut menjadi pembicara, dmn beliau juga pernah menjadi mentor bisnis.

Dari situ saya penasaran karena TIDAK PERNAH sebelumnya ada seminar dengan judul TANPA HUTANG… Karena penasaran, sudah sering ikut seminar bisnis kemana tapi blum pernah dengan yang tanpa hutang, semua seminar bisnis selalu ujung akhirnya kredit, hutang, macem2 lah…

Akhirnya sy mengikuti acara SHMTR itu di gelael sabtu 7 januari 2017, niat nawaitu soalnya posisi keuangan mulai guncang, bisnis sampingan menurun drastis, semangat melemah kena tagihan2 kredit yang tak ambil dengan terlalu berani, klo org surabaya bilang bonek, wes bondo nekat urusan bayar nanti gampang bisa dicari, tnyt tdk seperti yang diucapkan “choach2” sesat itu…

Diseminar itu subhanallah rasanya diriku bener2 di berikan hidayah allah, rahmat allah,,rasanya saat itu mata saya benar2 terbuka bahwa jalan saya SALAH… bagaimana harta mau berkah kalo dosanya sebegitu besar,kok g yakin sama allah katanya muslimah..

Banyak renungan setelahnya, dimana d saat seminar ada buku ustad samsul yang luar biasa 27 jurus nya itu, benar2 buat hidup saya berubah.
Niat, Niat, Niat, Berazzam, Bertaubat sesuai pesan ustad samsul d akhir acara bagaimana langkah awalnya …

Komunitas yang luar biasa ini memberikan energi yang luar biasa, akhirnya d perjalanan pulang langkah saya penuh dengan niat utk lepas hutang riba, niat utk bertaubat, dr rumah punya pikiran dapet ilmu baru, tpi sejak acara hingga pulang air mata tidak berhenti, sampai suami bingung ada apa dengan saya kok nangis, sy cerita dengan nangis, sampai 3hr gundah,,tapi alhmdllh semua terlewati lebih tenang dan alhamdulillah suami tercinta sejalan,mendukung dan mensuport..

Kami sepakat semua menghentikan semua cicilan dan nawaitu menjual aset yang ada dengan keyakinan pasti akan diberi kembali LEBIH BAIK oleh Allah… Diluar bayangan bakalan seperti apa perjalanannya,,sebulan pertama pembayaran d stop datanglah penagih bank yg nama kerennya AO yg rutin menagih, bulan selanjutnya dipanggil menghadap pimpinan bank, bulan ke 3 mendapat ancaman bank sempat down.

tapi subhanallah dapat penguatan dr ustad samsul lewat seminar dari bonus bukunya dijember mengatasi kemandegan bisnis dan kehidupan , bulan ke 4 dipanggil lagi oleh pimpinn btn dimana saya mencoba mengajukan pembayaran pokoknya ditolak lagi.. Dan akhir cerita ada di bulan ke 5 Persis 10hari sebelum ramadhan tidak ada panggilan dr bank, surat peringatan atau apapun tapi rumah langsung ditempel stiker lelang d bagian pagar depan…

Astahlgfirullah…
Disinilah saya merasakan titik nol, rasanya habis jiwa saya, dimana d posisi ini juga saya berselisih paham dengan keluarga,bisnis tdk terkontrol, banyak yg mau bantu bayar cicilan, memberikan bantuan untuk negosiasi restruk dengan bank yg ujungnya tetap bayar bunga, tapi semua saya tolak, disinilah saya PASRAHKAN semua sama ALLAH..

sy fokus ke penjualan aset yaitu rumah saya, rasanya tdk punya malu nawarkan rumah utk dijual,saya ikhtiar ke langit, rasanya hanya ALLAH yang bisa menyelesaikan. 23 ramadhan Sekali lagi sy menghadap pimpinan tanpa dipanggil atas inisiatif sy, selama perjalanan saya pasrah hasilnya, tapi subhanallah saya diberikan kesempatan oleh pihak bank selama 1 tahun utk tdk bayar cicilan alias 0 rupiah untuk bisa menjual aset rumah saya. Allahu akbar…. RAMADHAN PENUH BERKAH….
Hari itu sepulang dr bank mulut terkunci hanya bs bersyukur…rasa tdk percaya..

Saya pikir ini sudah jalan keluar..tapi tnyt ada masalah, yaitu 1tahun bukan waktu yang lama ini singkat, apa bs saya menjual ? Sejak saya pasarkan januari hingga juni tdk ada 1pun penawaran, yg lihat hanya 2org..

Allah….
Ternyata perjuangan belum berakhir… PASRAH ke ALLAH sy lakukan, hanya meminta bantuan kepada Allah yg saya lakukan…

YA ALLAH JIKA RUMAH INI MASIH BAIK UNTUKKU BUKALAH PINTU REZEQKU AGAR AQ BISA MELUNASI HUTANGKU, TAPI JIKA RUMAH INI SUDAH BUKAN HAKKU JUALKAN YA ALLAH JIKA ADA REZEKI ORANG LAIN DIRUMAH INI SEGERAKAN YA ALLAH…

Subhanallah.. 14 hari sebelum saya menandatangani proses restruk grace experiod Allah mengirimkan pembeli dari arah tidak terduga, proses cepat,setelah lebaran, ada yang telp jika sudah didepan rumah mau melihat, esok hari terjadi penawaran…selang 2hari harga deal..yang buat saya semakin yakin janji allah itu saya diperbolehkan mengkontrak rumah itu …ALLAHU AKBAR….

Sekian cerita saya sejak 7 januari 2017….
Cari ilmunya, hijrah komunitas,ikuti kegiatan positif, g akan rugi, jangan minder, ilmu leher ke atas g akan habis, setiap ujian adalah untuk kita dapat naik di level tangga kehidupan yang lebih tinggi. Dari kita untuk kita….