Sunday, March 8, 2026
Home Blog Page 66

“AKHIRNYA PENGADILAN ITU DATANG JUGA”

0

Akhirnya saya memberanikan diri juga menulis tentang pelajaran dari Allah SWT yg saya lewati, dan menyadarkan bahwa upaya kepada Allah harus terus menerus saya lakukan supaya keimanan dan ketauhidan itu terus menerus menancap dalam hati kita.

“AKHIRNYA PENGADILAN ITU DATANG JUGA”
By Fajar, KSW #04 PBTR
WA KSW 0811-113-139

Saat saya berpikir masalah saya hampir tuntas terselesaikan ternyata ujian keimanan itu belum sampai di ujung, seperti kebanyakan para pebisnis ukm lainnya yg berpikir bahwa hutang ke lembaga keuangan adalah solusi pembiayaan untuk menggerakkan proyek yg sdh ditangan, maka sebenarnya waktu itu saya sdh melewati ketergantungan pada perbankan karena reputasi yg saya lakukan selama 10 tahun lebih membuat saya berhasil melakukan syirkah dengan investor yang memiliki pemodalan mandiri cukup besar pada saat itu.

Cuman masalahnya berpindah akibat ‘premature partnership’  yang mengakibatkan perselisihan selama 2 tahun dan diskusi yg tak berkesudahan dalam menentukan visi dan misi perusahaan maupun kecepatan ekspansi pengembangan akibat masuknya pemodalan baru dalam proses akuisisi yang mengakibatkan karyawan inti kehilangan kendali dan mulai pada keluar.

Dan akhirnya sayapun mundur dan keluar meninggalkan perusahaan yg saya dirikan dan saya membuat perusahaan untuk mewadahi pekerjaan dari pelanggan loyal saya selama ini yg sdh saya tangani selama 10 tahun dimana partner baru saya tidak mau melanjutkan pekerjaan pada pelanggan lama itu.

Cuman karena perusahaan baru kurang dari 2 tahun dan disinilah masalah hutang mulai terjadi, namun karena usia perusahaan baru 2 tahun dan dana saya pribadi terbatas maka perbankan tidak mau mensupport dan karena saya merasa yakin bahwa pekerjaan itu sdh dalam genggaman maka saya mengambil jalan pintas mengambil pinjaman dengan masa pinjaman 3 tahun ke lembaga koperasi.

Inilah sebagaimana persis  diingatkan ustadz syamsul bahwa kita membayar kepastian atas ketidakpastian pada hutang kita. ternyata karena beberapa faktor dimana beberapa pekerjaan tidak jadi dilakukan belum sampai 1 tahun saya sdh mengalami gagal bayar cicilan.

Sebetulnya resiko ini sdh saya siap hadapi apalagi dalam pertemuan di KTR saya mendengar dan memahami bahwa amputasi adalah salah satu pilihan yg disarankan untuk kita jadikan pilihan utama. namun masalah menjadi kompleks karena rumah saya yg saya agunkan  memang saya limpahkan pemanfaatannya untuk mertua saya dan  rencana saya rumah itu saya ikhlaskan untuk dijual lebih awal supaya bisa segera keluar dari riba sekaligus menyelesaikan kewajiban lainnya dan mertua berdua bisa gabung dengan saya tinggal dirumah yg saya gunakan selama ini yang secara fisik masih cukup longgar untuk ditempati bersama apalagi beberapa anak saya sdh mulai keluar rumah karena kuliah diluar kota.

Masalah ini menjadi berkepanjangan karena ternyata menghuni selama 20 tahun dirumah itu membuat mertua saya tidak mau pindah dan bergabung kerumah saya. Dan minta saya yg menjual rumah yg selama ini saya tinggali. masalahnya menjual rumah yg lebih besar membutuhkan waktu lebih lama dalam kondisi ekonomi sulit sekarang ini.

Dan tak terasa diskusi dan proses pelepasan aset ini membuat waktu yg diberikan oleh koperasi dalam melunasi tagihan cicilan bulanan saya tak terpenuhi dan pada bulan ke 10 proses pelelangan mulai dilangsungkan. untuk mengantisipasi masalah karena pembayaran juga belum ada dananya maka saya lakukan gugatan ke pengadilan dibantu temen pengacara yg gak mau dibayar karena jaringan pertemanan saya cukup luas karena kalau tidak proses lelang akan terus berjalan.

Pada lelang pertama tidak ada pembeli karena mereka para calon pembeli tahu sdh ada gugatan di pengadilan terkait kasus itu, dan selama proses berjalan ternyata mereka tetep melakukan lelang kedua dan tidak ada pembeli juga namun mereka melakukan penunjukan langsung pada salah satu pihak ketiga dengan harga yg sangat rendah dari harga pasar tapi masih diatas nilai pinjaman saya sehingga terjadi proses jual beli dan proses pengalihan hak atas rumah menjadi berpindah ke pihak lain diluar koperasi.

Alhamdulillah,  selama sidang berjalan terjadilah transaksi jual beli atas rumah yg saya tinggali sendiri harapan saya bisa melakukan pembayaran dengan dana hasil penjualan rumah yg ada, masalahnya karena rumah sudah dijual maka koperasi minta saya negosiasi sendiri dengan pihak pembeli yg tentu saja harganya sdh jauh diatas nilai pinjaman saya.

Saya akhirnya mengajukan proses blokir ke BPN ternyata tidak bisa karena sdh tercatat adanya akte pertanggungan atas rumah tersebut, demikian pula kita sdh mengajukan putusan sela dan sita jaminan agar status rumah itu menjadi status quo dengan harapan proses lelang dibatalkan juga gak ada respon dari majelis hakim,

Satu2nya harapan saya mengajukan konsignatie pada pengadilan supaya hakim tahu kalau kita punya dana dan siap membayar. namun ternyata semua upaya itu gak berhasil dan akhirnya pada akhir bulan juli ini putusan majelis hakim menyatakan bahwa saya wan prestasi dan gugatan saya ditolak, sehingga sekarang proses negosiasi berpindah dari saya ke pembeli rumah yg menginginkan bahwa rumah saya segera dikosongkan.

alhamdulillah inilah pelajaran paling mahal dalam proses bisnis yg saya lewati dan ujian kesabaran yg terasa luar biasa, sebetulnya saya siap dengan segala konsekuensi hukum ini namun saya berusaha untuk terus maju dan menyatakan banding atas keputusan PN ini.

Saya ingat pelajaran dalam PBTR bahwa kalau maju ke pengadilan semakin berat upaya kita karena pihak lain pasti memiliki pengalaman,  dana dan cara untuk melawan kita dengan berbagai macam cara.  yg tidak mudah adalah menghadapi ketidaksiapan keluarga besar dalam menghadapi kasus2 semacam ini ditengah waktu yg terus berjalan,

Semoga Allah swt mengampuni segala kesalahan dan kelemahan saya dan memberikan jalan keluar terbaik untuk saya sekeluarga dan mohon dukungan para sahabat semuanya agar pengalaman ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua yg ingin lepas dari bisnis yg ribawi, syirkah dengan kondisi ‘premature partnership’ dan juga satu lagi yg mungkin belum saya kupas disini terkait ‘corporate trap’, lengkap sudah pelajaran yg saya lewati.

KAMI YAKIN ANDA MEMILIKI BANYAK KISAH YANG BISA DITULISKAN. MULAILAH MENGETIKNYA DI LAYAR HAPE ANDA. HENTIKAN MENJADI TUKANG COPAS DAN MALULAH MENJADI SILENT READER DI KSW & MTR INI

KEAJAIBAN ITU ADA

0

Bismillaahir-rohmaanir-rohiim
Al-hamdu lillaahi robbil-‘aalamiin

KEAJAIBAN ITU ADA
By Aries, MTR #21 Jember
WA MTR 0811113139

Awal 2016 merupakan awal keterpurukan dari usaha saya. Beberapa proyek dari SKPD tidak jadi cair, posisi pekerjaan digeser oleh orang kepercayaan penguasa.
Hutang2 mulai menumpuk.
Masalah internal rumahtangga mulai  muncul, hingga meruncing.
Kartu kredit mulai macet, angsuran mobil mulai telat2. Saya masih bertahan dengan segala kondisi tersebut, di syukuri aja.

Bulan Desember 2016 saya (merasa) mendapat jalan keluar, ada seseorang kolega (mantan Dandim) meminjamkan uangnya dengan bunga 3% perbulan… Wah kesempatan nih. Sikat… Saya pinjam beberapa digit rupiah dari beliau. Alhamdulillah, masalah finansial sudah teratasi.

Bulan April 2017. Si kolega tadi minta duitnya balik, alasannya mau buat biaya umroh, dan saya di kasih tempo 1bulan untuk mengembalikan duit tersebut. Ya Allah, saya bingung darimana harus segera dapat duit sebanyak itu????
Dia mulai meneror dgn cara preman, nagih di pagi2 hari, sampai2 istri saya ketakutan.
Dalam GTT (galau tingkat tinggi) saya hanya bisa berjanji dan berjanji.
Mungkin, duit segitu gak ada nilainya bagi dia, mobilnya aja banyak, sawahnya luas, rumahnya banyak, property ada dimana2. Koq cara nagihnya seperti itu.
Tuing… Tunggakan angsuran mobil pas telat 3 bulan. Numpuk lagi hutang2…

Dari titik terendah inilah saya ketemu dgn pak Ari Rahman. Dan tersadar, itu semua terjadi karena riba, ditutup dengan riba, akhirnya menjadi embahe riba.

Berpasrah diri, tobat, tahajud, hajat, dhuha, berazzam lepas dari riba, niat amputasi semua hutang riba.
Tapi…. Dari mana uang untuk melunasi itu semua?

PENANTIAN PANJANG ITU AKAN USAI

0

Ari Rahman, MTR #01, MTR #21, KSW #02

Bertemu dg ustadz Samsul Arifin pada bulan Maret 2016 di acara SMHTR Malang adalah titik awal saya untuk Hijrah Kaafah.. Setelah pertemuan dengan beliau, saya bertekad utk memposisikan diri di Barisan Pejuang dan Pendakwah… Awalnya MALU , karena begitu besarnya sy menanggung DOSA di masa lalu… Utang RIBA yg begitu besar saat itu seakan membuat diri terhina… Dan tidak pantas untuk ikut berjuang dan melakukan dakwah…

Setelah melakukan Taubatan Nasuha dan memohon ampunan dari Allah SWT.. Dan dg dukungan dari para Ustadz dan sahabat seiman seperjuangan.. alhamdulillah bersama MTR Jember bisa melakukan dakwah dan agenda2 rutin setiap bulannya..

Walaupun saat itu sy sudah  diperbolehkan untuk membayar POKOK UTANG nya saja.. Tapi sy ingat betul RINDU akan terbebasnya dari UTANG begitu BESAR.. Dan menjadi suatu MOMEN yang begitu saya tungu2.. Sampai tidak terasa.. Muhasabah diri terus dilakukan.. Sholat berjama’ah di Mesjid menjadi suatu kebiasaan, berDakwah begitu menyenangkan.. Meneteskan air mata sudah mjd sesuatu yg otomatis…

Ujian seseorang untuk berHijrah sungguh luar biasa.. Dan setiap KEJADIAN bagi saya tidak ada yang KEBETULAN.. Semua selalu ada HIKMAHnya…

Memasuki tahun 2017 diri ini semakin merasa terhina dihadapan Allah SWT.. Karena doa hamba yang belum juga dikabulkan olehNya.. Sadar diri karena DOSA yang begitu besar dimasa lalu.. Membuat saya ingin lebih lagi untuk memperbaiki diri ini.. Istilah HIJRAH EKSTREM akhirnya sy tanamkan dalam diri ini…

Saat menerima surat dr KUA Bln April/Mei lalu bahwa saya dan istri mendapatkan kuota tambahan untuk berangkat HAJI tahun ini (semestinya thn 2018)… Sungguh membaca surat tersebut bagi saya bagaikan hati ini diiris iris.. Menyayat hati.. Keringat ditangan dan kaki.. Dan air mata tak terbendung.. Campur aduk bahagia dan sedih bercampur jadi satu… Bahagia karena dipanggil oleh Allah.. Sedih karena urusan utang belum usai..

Ditambah dg sisa unit di Amany Residence yang tak kunjung sold out dan bbrp kali dan berulang ulang kali customer melakukan cancel.. Bahkan ada yg sudah menitipkan tanda jadi.. Mau sy kembalikan beliaunya tidak mau… Membuat saya berpikir ada faktor lain..

10 hari terakhir Ramadhan lalu saya maksimalkan utk beribadah dan menghadap dan memohon RESTU IBU untuk KETIGA kalinya.. Karena Th. 2015 & Th 2016 ibu belum merestui keinginan saya… Yaitu menjual SISA HARTA saya yg cukup besar yaitu RUMAH..

Dengan RESTU dan DO’A dari Ibunda.. Urusan begitu MUDAHNYA … Masih dibulan Syawal lalu RUMAH saya laku padahal harga RUMAH lebih mahal jauh drpd unit rumah saya yg sy jual di cluster sy Amany…

Barakallah.. Alhamdulillah.. ALLAHU AKBAR… Allah SWT Mengabulkan doa permohonan hambaNya…. Penantian yang begitu panjang itu akan usai…. Sungguh REZEKI itu jaminan Allah SWT…

Sempat berpikir knp nda Th. 2015 atau Th 2016 saja rumah sy laku, toh sy juga sudah niatkan hal tsb… Percayalah saudaraku… KETENTUAN ALLAH SWT itu INDAH… Seandainya laku lebih awal .. Bisa jadi sy tidak akan pernah merasakan NIKMATnya melakukan HIJRAH ini.. tidak akan merasakan nikmatnya DAKWAH ini…

Karena IKHLAS itu tak berucap dan SABAR itu tak berujung.. Tetap HUZNUDZON lah kepada Rabbmu….

Barakallah.. Mohon maaf apabila tulisan ini cukup panjang.. Semoga bermanfaat bagi saya dan yang membaca…

Teruslah BERJUANG dan BERDAKWAH sampai Syariat ISLAM ditegakkan.. Allahu Akbar..

(Bersambung, cerita kemudahan2 terjadi langsung setelah RUMAH laku)

BEKAL HIDUP HARI INI

0

By Tri P, MTR #23 Sulawesi
WA MTR 0811113139

My brothers muslim!!

Kalau memang belum sanggup beli mobil,
gak usah maksa leasing.

Udah motoran aja…

Kalau memang belum sanggup beli rumah,
gak usah maksa KPR.

Udah ngontrak aja…

Kalau memang belum sanggup beli kantor,
gak usah maksa ngutang.

Udah sewa aja…

Jangan pusing dengan penilaian orang,

Pusinglah dengan nasibmu di masa depan (dunia & akhirat) jika itu semua kamu lakukan…

Kebanyakan masalah terjadi bukan karena Kebutuhan yang sudah tercukupi,

melainkan karena keinginan yang terlalu tinggi
tapi tidak terpenuhi…

Kuncinya adalah:  SABAR.

Tunda kesenangan.
Tunda kesenangan.
Tunda kesenangan.

Gaya hidup mewah tidak menunjukkan bahwa hidup kita kaya,

justru itu semua menunjukkan bahwa kita banyak gaya.

Bukankah agama menganjurkan kita untuk tidak hidup dalam bermewah-mewahan?

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ´ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. At-Takatsur: 1-8).

Udah. Santai saja.

Jika saat ini apa yang menjadi keinginanmu belum tercapai, jangan dipaksakan.

Sabarlah.
Sekali lagi.. ” s  a  b  a  r !!!”

Dan berjuanglah untuk mendapatkan dengan penuh kesabaran dan pengorbanan.
Jangan mau instan!

Jangan mau terlihat kaya, tapi dari harta riba.
Ngapain?

Dosa!

Pesan Nabi, janganlah kalian takjub, pada mereka yang memiliki harta dari yang haram.

Udahlah…
jadi apa adanya saja.

Jangan malu terlihat miskin,
malulah ketika pura-pura kaya,
…padahal hasil hutang riba!

So, sabarlah.

Dan berusahalah sekuat tenaga untuk mendapatkan segalanya dengan cara yang halal & berkah!

Orang kaya diuji dengan kelapangannya. Orang miskin diuji dengan kesempitannya.

Yang kaya, bersyukur
Yang miskin, bersabar

Tetaplah berada di jalan yang Allah ridhoi….

KSW & MTR BUKAN GRUP UNTUK PARA SILENT READER DAN TUKANG COPAS.. BERBAGILAH WAHAI SAUDARAKU..

LUNASI UTANGNYA, TINGGALKAN RIBANYA AKHIRNYA ABANK LULUH JUGA

0

By Wiwid, KSW #31 PBTR
WA KSW 0811113139

Ini sama dg pengalaman sy kmrn dg kk abank, sejak ikut SMHTR 17 agt thn kmrn, bulan okt sy baru berani memproses kk, stlh sebelumnya telp call center mau byr pokoknya sj, diketawain. Ktnya dimana2 hutang ya ada bunganya…

REWARD BAGI YANG BERPEGANG TEGUH PADA KETAATAN

0

By Adelia, MTR #29, Kediri & Madiun Raya
WA MTR 0811113139

Sy Adelia MTR kediri raya. Alhamdulillah setelah kenal dgn MTR 6bln yg lalu smua dipermudah Allah meskipun melalui perjuangan yg sangat menantang..

THE MORNING LESSON OF LIFE

0

By Bangun M, KSW #04 PBTR
WA KSW 0811113139

KISAH PAG TADI

Kemarin sore dpt laporan istri kalo ada ank SD belakang ruko ada yg mencuri benang layangan
Ank kelas 3 SD

Pagi tadi pun sy langsung ke sekolah nemuin kepsek
Menjelaskan kejadian dan minta si ank yg mencuri utk dipanggi ke kantor kepsek
Setelah ank duduk kepala sekolah dan sy pun mulai  menanyai ank tersebut dgn baik2 dan dg bahasa jawa halus…

Beberapa saat menannyai dan menasihati anak tersebut saya pun mengambil benang layangan yg mau dicuri kemarin.

Kemudian sy bilang ke ank tersebut:”besok lagi jangan mencuri ya dik…
Kalo memang pingin banget dan tdk punya bilang baik2 nanti mah pk bangun kasih
Tapi jangan mencuri karna itu kebiasaan yg tercela dan bila dibiarkan akan jadi karakter kamu,
Karekter seorang pencuri… jangan diulang ya dik”

Mungkin sy bisa aja marah dan bikin ank itu ketakutan
Tp besok lagi mah yuri2 kesempatan nyuri lagi.

Sy ingin bikin efek jera tapi dgn cara yg halus
Mereka takut bukan saya galak
Tp merka segan krn mau nyuri ko mah dikasih barang yg mau dicuri,kan malu…

Sy berharap kejadian ini bisa membekas di hati si anak,dan tdk mengulangi perbuatannya lagi….
Semoga…

AYOO.. LATIHAN MENULIS. HENTIKAN MENJADI SILENT READER DAN TUKANG COPAS YA..

AKHIRNYA PAK LE MANUT

0

By Edris Yulianto, MTR #10 Jawa Tengah
WA MTR 0811113139

Assalmualaikum wr wb.

Alhndulillah…bergbung dgn MTR…4buln jln…ikut di Semarang Raya penyampian ustd dwi…lsng sy proses ke Pak Le’ DIRA…

Kurang puas ikut SMHTR lsng ikut PBTR bogor…

Selang 3 buln, Pak Le’  Dira pnggil hutng semua 436jt. Deal bunga Hilangkan, pinalti hanguskan. Tinggl bayar pokok 365jt saja …..

Allah… tentukn kmis 27 juli 2017… diusia sy 45th….

alhmdulillah…utk Warga MTR…dan trim ksih ats bntuan doa sahabat srmua nya..

INGAT..!!! UTANG WAJIB DIBAYAR. RIBA WAJIB DITINGGALKAN. BAYAR POKOK UTANGNYA SAJA. TINGGALKAN RIBANYA
Mannna tulisanmu? Jangan hanya bisa.baca dan copas ya

WhatsApp Image 2017-07-31 at 10.15.14

WhatsApp Image 2017-07-31 at 10.15.17

WhatsApp Image 2017-07-31 at 10.15.25

CARA ALLAH “MECUKUPKAN”

0

By Now, KSW #25 DIY & Jateng
WA KSW 0811113139

Alhamdulillah, akhir pekan ini jadwal anak2 pulang dari pondok.. senang banget pastinya mau ktemu pejuang2 ilmuku,..

KEEP LEARNING

0

By Kartono, KSW #14 General Business
WA KSW 0811113139

Bismillah.
Mencoba memberanikan diri untuk menulis.

Manusia di hadapkan dua pilihan, maju terus atau mundur kebelakang.

Ketika memilih untuk maju bersiaplah untuk terus belajar karena ilmu dinamis dengan segala kelebihan yang di milikinya ilmu akan terus berkembang dan akan terus menemukan sesuatu yang baru.

Pilihan kedua mundur kebelakang.
Ketika kita memilih untuk mundur tentu resikonya sangat besar karena pilihan ini hanya di ambil oleh orang-orang yg putus asa,malas,kurang ilmu dll.

Namun ada hal menarik ketika keputusan mundur di ambil oleh orang-orang berilmu.
Mereka lakukan hal itu karena mereka tahu jalan menuju kesuksesan tidaklah mudah.
Rintangan dan hambatan yg ada ketika berjalan maju tidak dapat di lalui, maka mereka memilih cara untuk berhenti atau mundur kebelakang sementara waktu untuk memperbaiki cara berikhtiar dan mengumpulkan energi yang lebih besar agar bisa melompat lebih jauh menuju gerbang kesuksesan.

Kegagalan bukanlah kesuksesan yang tertunda namun kegagalan adalah cara Allah menunjukan jalan lain untuk meraih kesuksesan.

==::: DARI ADMIN :::==
Anda merasa perlu meng-upgrade ilmu bisnis Anda agar relevant dengan perkembangan usaha yang semakin disruptive ini?

Mari ikuti Semi Private Workshop Becoming MASTER IN MARKETING & SELLING (Be-MIMS)
Bogor, 22-24 Agustus 2017