CARA UNTUK MELEPASKAN ANAK DARI KECANDUAN GATGET

125

Berapa jumlah pengguna Internet di Indonesia?

Menurut lembaga riset Pasar e-marketter, populasi netter tanah air mencapai 83,7 juta persen orang pada 2014. Sementara, menurut Kominfo pengguna Internet usia 15-40 mencapai 64 persen, untuk anak usia 15 tahun 10 persen dan terus bertambah setiap tahunnya.

Kemudian didorong juga adanya istilah VUCA (Volatility Uncertainty Complexity dan Ambiguity) . Pada intinya, dunia VUCA adalah dunia yang kita hidupi sekarang, dimana perubahan sangat cepat, tidak terduga dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit di kontrol dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif. Pengaruh terbesar dari pergeseran dunia kita jaman sekarang tentu saja dipengaruhi oleh teknologi, bayangkan baru sekitar 20 tahun lalu internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Setiap jengkal hidup kita beririsan dengan internet.

VUCA ini juga berimbas kepada konsumsi internet bagi anak-anak. Anak-anak sudah akrab dan bahkan sulit dilepakan dari tools internet tersebut, kecanduan akut anak akan berimbas dan berefek yang mengerikan luar biasa. Internet cenderung membuat anak terjebak dan kecanduan Game Online dan membuat anak menjadi apatis, susah disuruh makan, atau aktifitas lain, dan yang berbahaya anak-anak bisa terserang pornografi dari internet tersebut. Belum lagi dampak kesehatan mata bagi anak-anak.

Banyak dampak yang membuat kita sebagai orang tua harus super waspada, super protektif terhadap putra-putri kita. Namun, orang tua sangat kesulitan menghindari kalau anak-anak sudah kecanduan Internet.

Ada kejadian, seorang Ibu di Bekasi menangis melihat kondisi anaknya yang tidak bisa lepas dari kecanduan Game Online, anak menjadi sangat pemarah jika diminta untuk tidak main game, bahkan bisa merusak barang-barang. Tidak mau diajak shalat, tidak mau sekolah, tidak mau untuk melihat kedaan luar, dia hanya fokus ke Game online, kehidupannya tidak normal, sering begadang.
Beliau kebingungan dan tidak tau caranya untuk mendidik anak agar tidak kecanduan Game online.

Hingga, akhirnya beliau kenal MTR dan mengikuti kegiatan SmartParents Institute (SPI). Alhamdulillah, kebuka dan mulai treatment dan alhamdulillah anak bebas dari gadget bahkan si anak mulai belajar menghapal surat pendek Alquran. Alhamdulillah si anak mulai rajin shalat jamaah, sesuatu perubahan yang sangat luar biasa berkat pembelajaran di SPI..

Temukan ilmunya yang AMAZING dalam AL-QUR’AN terkait Pendidikan Anak di event SmartParent Institute:

“The Secret for being GREAT PARENTS: Fundamental Pendidikan Anak Berbasis Aqidah Islam” bersama Dui Nasheer (Founder SmartParent Institute)

Hari/Tanggal : Sabtu – Ahad, 27-28 Juli 2019
Waktu : 08.00 – 18.00 WIB
Tempat : Ballroom Rukun Living Senior – Darmawan Park, Sentul – Bogor

Informasi dan Pendaftaran:
0811-18-18-29

Silakan saksikan dan bagikan video di bawah ini:
https://youtu.be/Jy8ADPsWZ1U

Kegiatan-kegiatan The Smart Parents Institute Didukung oleh:
SyaREA World dan #MasyarakatTanpaRiba