Tuesday, August 25, 2026
Home Blog Page 79

How to understand your employees and keep them happy

0

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

The tremendous importance of owning a perfect piece of clothing

0

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

UTANG TERBAYAR LEWAT SEDEKAH!

1

Usai seminar “Kembali Ke Titik Nol” di Kediri Jawa Timur 14 Mei lalu saya mampir ke outlet kaos milik Rizky Kana Oksamal yang testimoni hijrahnya saya tampilkan di cover belakang buku “Mencari Jalan Pulang”

Usaha kaos gapleknya sempat ngedrop ketika dia memulai usaha dengan pinjaman riba, membuka outlet yang besar padahal penjualan belum stabil sementara tagihan cicilan dan bunganya gak mau ngerti, berani utang ya harus berani bayar… gak bisa bayar tukang tagih utang mereka kirimkan! Hehe..

“Utang saya hanya puluhan juta waktu itu mas, tapi kalau pemasukan seret ya dah pusing aja bayar cicilannya. Sampai kalau di rumah kerjaan saya ngumpet terus, saya pesen ke orang rumah kalau tukang tagih datang saya gak ada, padahal saya ngumpet di kamar.. bener deh utang itu bikin terhina di siang hari dan gelisah di malam hari!” Kata Rizky waktu itu

Terus gimana caramu lepas dari jeratannya?

“Saya memilih menutup outlet yang gede dan bersumber dari utang riba itu, pindah ke tempat yang lebih kecil yang penting bisa mengurangi beban usaha setiap hari. Tiap hari juga terus usaha dan berdoa, gimana yaa menemukan cara nglunasin utangnya.. tapi kok gak ketemu juga! Dunia rasanya buntu!”

Mmm.. perasaan jenuh, lelah, bosan dikejar utang pasti di alami semua orang, makanya saya selalu ngingetin kalau mau lunas utang ngandelin usaha kita saja ya bakal susah! Yang bener ngandelin ALLAH, Yang Maha Pemilik Solusi!

Nih kisah selanjutnya..

“Waktu itu saya dapet pesanan kaos dari salah satu instansi di luar Kediri mas, langsung saya kebuut biar cepat selesai, hari H sesuai jadwal naik motor saya anter ke kotanya, apesnya saya telat dua jam sampai disana. Langsung deh datang-datang saya disidang sama mereka, telat dua jam aja dijadikan alasan seolah-olah kaos kerjaan saya ini dah gak ada artinya, dan mereka gak mau bayar pelunasan kaosnya sebanyak 2 juta.. ” lanjut Rizky

Haiyah! Banyak nih oknum konsumen bandel kayak gini.. dia akan mencari-cari kesalahan kita biar dapat diskon atau kompensasi lainnya..

Terus gimana tuh?

“Pas saya lagi disidang oleh mereka, tiba-tiba datang truk membawa kayu ke kantor itu, sopirnya turun dan memberikan amplop kepada orang di depan saya. Ini pasti duit sogokan, atau setoran gak jelas! Karena sopir itu pergi begitu saja tanpa banyak bicara.. yang bikin saya shock mas, amplop itu setelah diitung langsung dikasihkan ke saya isinya uang 1 juta, sambil dia ngomong kalau mau membayar kaos yang telat ini tapi hanya setengah saja dari total kekurangannya. Duuuh.. saya dah males banget di ruangan itu, sudah uangnya dari sogokan, bayar kaos ditawar habis-habisan! Udah lah langsung saya terima saja, daripada ribet urusan dengan orang-orang kayak gitu!”

Gak semua orang bisa pasrah gitu lho ky.. hehe yang banyak malah bakal emosi!

“Bener itu mas, sepanjang jalan pulang saya mikir uang dalam amplop itu uang panas, walaupun itu hak saya tapi kok saya gak sreg untuk memegangnya.. akhirnya mas saya memilih mampir ke sebuah panti asuhan, dan uang itu saya sedekahkan semua. Sudahlah biar saya saja yang menanggung ruginya..”

Mmm.. keren nih! Pasti ALLAH tidak akan tinggal diam dengan keputusannya. Janji ALLAH jelas banget di Al Quran surat Al Baqarah 276, bahwa ALLAH akan memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah… hey! Apakah ALLAH pernah ingkar janji?

“Saya gak ngarep apapun dari sedekah itu, tapi Masya ALLAH memang benar kalau pertolongan ALLAH itu dekat mas. Seminggu kemudian saya dihubungi kawan lama saya, dia mau bikin event gede di Kediri, kliennya sebuah perusahaan semen besar di Jawa Timur, dia mencari partner EO lokal, nah saya dulu pernah kerja di EO, terus dia nawarin saya untuk membantunya. Ketika proposal event lokal itu diemail saya bengong mas, tercantum disitu total biaya 290 juta, dan fee untuk EO Lokal 20% nya.. Allahu Akbar!! Saya langsung kerjakan semua tugasnya, beres semuanya sampai event itu selesai.. ketika fee itu cair saya langsung gunakan semuanya untuk bayar utang bank, utang saya lunasss nas!! Bahkan ada sisa uangnya untuk tambahan modal bisnis kaos saya…”

ALLAH tak pernah ingkar janji kawan! Rizky membuktikannya.. Kau suburkan sedekah, maka utang ribamu ALLAH musnahkan.. lunasss!!

Itulah kekuatan doa dan sedekah, kita ini banyak dosa yang bikin banyak doa kita terpental gak tembus langit! Namun lewat sedekah yang ikhlas karena ALLAH, doa-doa kita bisa terkabulkan lewat mulut-mulut mungil anak yatim dan orang-orang lemah yang diam-diam mendoakan kita… tembusss langit!

Sebelum pulang ke Jogja saya membeli kaos di outletnya, pantang minta gratisan! Ini soal mental hehe.. ikut seneng kaos gaplek bisa menjual minimal 1000 kaos tiap bulannya. Testimoni Rizky sudah tercetak di cover buku saya, agar jadi semangat untuk kalian semua menemukan jalan pulang..

Salam,
@Saptuari

JANGAN SEDEKAH !!!

0

Di suatu kesempatan nabi bercerita bahwasannya sahabat abdurrahman bin auf akan memasuki surga dg merangkak , dan dia akan menjadi orang yg sangat akhir memasukinya, karena hisab yg harus dilakukan sebab kekayaannya ?

Mendengar hal tersebut , amatlah sedih hati sahabat abdurrahman bin auf ra, sebab itu beliau berkeinginan menjadi orang miskin ??☺

Hari berganti ..
Perang Tabuk usai ..
Kurma yg di tinggal perang para sahabat menjadi busuk ..
Para sahabatpun bersedih
???

Seketika itu juga otak dermawan Abdurrahman bin auf bekerja tanpa di minta
? ???..

Beliau ingin membeli kurma busuk milik para sahabat dg harga kurma normal ??, hitung2 sekalian. SEDEKAH dg hartanya .. Supaya bisa jatuh miskin, agar bisa lebih awal masuk Surganya ???

Singkat cerita , kurmapun dibeli.
Para sahabat pun senang , apalagi Abdurrahman bin Auf ra. beliau saangatt senang karena menyangka dirinya jatuh bangkrut ,sebab hampir semua hartanya ia belanjakan ?.
Selang beberapa waktu ,tanpa diduga , datanglah utusan dari Yaman yg mengabarkan bahwa sang Raja sedang mencari kurma yg busuk , untuk obat rakyatnya di kerajaan tersebut karena adanya endemik penyakit menular , yg obatnya hanya kurma busuk ..
( Nah lho .. ??? )

Ada yg tahu siapa satu2 nya orang yg punya kurma busuk ?? ???

Dan lebih ” aneh ” lagi sang raja membeli kurma busuknya dg harga 10 kali lipat harga kurma normal ..
???
Seketika itu juga , matematika Abdurrahman bin Auf ra is ” TOTALLY WRONG ” !!
???

Apadaya ..
Sahabat Abdurrahman bin Auf gagal menjadi orang miskin, beliau malah bertambah kaya raya
???

Dari kisah diatas , bisa di ambil pelajaran hidup , ..

? Alloh pemilik rejeki mutlak , dan Kalkulasi Nya unprediktable / tak terduga

? Jangan sedekah ,klo Tidak Ingin Kaya , itung2an nya pasti salah ?

? Ketika seseorang memilih beriman , yg paling dia inginkan adalah Tuhannya

Karena Surga adalah jalan untuk bertemu Alloh azza wajalla .. ?

Wiwik Suprapti
# Mtr 01 & #Mtr 21

HALLO.. KENALKAN.

0

HALLO.. KENALKAN.

Namaku : UANG…

Nama panggilan : DUIT…

Nama ukhuwah : FULUS…

Nama tenar : MONEY…

Wajahku biasa saja…

Fisikku juga lemah…

Namun aku mampu merombak tatanan dunia…

Aku juga “bisa” merubah Perilaku…

Bahkan sifat Manusia…

Karena manusia mengidolakan aku…

Banyak orang merubah kepribadiannya…

Mengkhianati teman…

Menjual tubuh…

Bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku…!!!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat…

Tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat…

Menentukan kaya miskin dan terhormat atau terhina…

Aku bukan iblis…

Tapi sering orang melakukan kekejian demi aku…!!!

Aku juga bukan orang ketiga…

Tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku…

Kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku…

Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku…!!!

Sangat jelas juga aku bukan Allah…

Tapi manusia menyembah aku seperti Allah…

Bahkan kerap kali hamba-hamba Allah lebih menghormati aku…

Padahal Allah sudah pesan jangan jadi hamba uang…

Seharusnya aku melayani manusia…

Tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku…???

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun…

Tapi banyak orang rela mati demi aku…

Perlu aku ingatkan…

Aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda…

Tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda…!!!

Kalau suatu hari anda di panggil Allah…

Aku tidak akan bisa menemani anda…

Apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda…

Anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakiman-NYA…!!!

Saat itu…

Allah pasti akan hitung-hitungan dengan anda…

APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik…

Atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai tuhan kalian…???

➡ Ini informasi terakhirku :
Aku TIDAK ADA DI SURGA…
Jadi jangan cari aku disana…

➡ SARANKU :
1. Jangan terlalu sayang sama aku…!!!
2. Gunakan aku untuk temanmu dalam kubur dengan banyak sedekah berinfak,berzakat, Jangan lupa berdoa, dan beramal agar aku jadi BERKAH di dunia dan akhirat…!!!

?

EVENT CKKU

0

EVENT – EVENT DI MTR

1

EVENT PBTR

0

“PBTR ILMUNYA LEBIH GILAAAAAA. Andai semua Muslim ikut PBTR semua Akan Jadi pengusaha”

1

Assalamualaikum saudara Seiman.

Mohon izin untuk sekedar Berbagi Kisah …
Saya lahir dari keluarga Sederhana di Jawa tengah tepatnya di Pekalongan,

Dari usia 4 SD saya Sudah bekerja karena Memang keluarga kurang Mampu. Usia SD saya Jualan Asongan dan jualan sandal. Hal ini berlaku sampai saya kuliah .

Saya Jualan Karena memang ekonomi keluarga sulit, hingga akhirnya saya harus berjibaku menjadi pedagang kecil, modal Waktu itu dari beasiswa sekolah, jadi saya sekolah sambil jualan.

Nah sudah adat orang Jualan di daerah, Kurang afdhol jika tidak nambah modal Ke rentenir batak( karena syaratnya Mudah dan uangnya cepet cair )waktu itu atas nama Kakak peminjamannya .

Begitulah karena kurangnya informasi tentang Riba, maka dari kecil sudah akrab dengan Utang dan riba, dari mulai Bank keliling koperasi dan Rentenir.

Saya sangat menyukai membaca , saya tergila gila bacaan motivasi. Namun Buku buku motifasi yang saya Baca Juga Menganjurkan untuk hutang dan menambah jangkauan usaha, dan itulah yang membuat saya sangat berani berspekulasi mengambil Hutang,
jadi Masya Allah saya sudah Kenal Riba sejak Bangku sekolah ,namun tidak Ada yang melarang atau menasehati, bahkan Orang tua Malah mendukung , dan Membiarkan.mereka Mengawasi namun sangat Toleran terhadap riba.( mungkin karena pengetahuanya tentang Riba Kurang)

Bahkan saat memasuki bangku kuliah saya memberanikan diri mengambil hutang KUR dan Bank Konvenaional, untuk menyewa tempat usaha ditempat yang strategis ,

akhirnya lewat Riba tersebut saya Berhasil menyewa Kios di tempat yang strategis dan difikiran saya Pasti maju dan berkembang saya Bisa bantu orang orang lain dengan usaha Saya . Waktu Itu bangga Luar Biasa karena sudah bisa hutang kebank meski waktu itu atas nama Kakak.
Melihat perkembangan lumayan Pesat , informasi yang masuk dan Kepercayaan dalam diri yang mengatakan bahwa dalam mengembangkan usaha Harus Dengan Hutang membuat saya terus menambah Modal dengan Hutang dan Riba. Hutang semakin membengkak,
Seneng sekali masih amat muda belia sudah punya Bisnis yang lumayan.

Namun
Tidak Sampai setahun Alhamdulillah saya Ditegur Oleh Allah SWT, pasar tempat Jualan Kebakaran Hebat dan Modal Ludes…. dan saya menanggung Hutang padahal usia Saya Waktu itu baru sekitar 19 Th.
Namun waktu itu belum sadar bencana itu
Salah satunya karena tidak berkah gara gara Riba.

Saya Membayar ketidak pastian Dengan Kepastian, usaha Hancur dan setoran harus terus Berjalan.
Karena Hutang tersebut saya Putuskan Untuk berhenti kuliah dari universitas Pekalongan dan akhirnya saya Putuskan Ke jakarta.

dijakarta saya bekerja sebagai Office boy disebuah perusahaan ternama untuk melunasi Hutang . Saya Kumpulkan uang untuk bayar Hutang dan Alhamdulillah akhirnya hutang kebayar….
waktu terus berjalan Alhamdulillah saya Terus Naik jabatan di perusahaan tersebut dan menduduki posisi yang strategis. Namun bukanya Taubat dan Menghentikan Riba malah nambah Hutang lagi dan lebih besar karena Punya Gaji yang cukup( fikiran saya Kala Itu).
Saya bernecana membuat usaha lagi , dan saya berhutang kepada koperasi perusahaan. Lagi-lagi mindset saya ingin maju pingin buka usaha dan Modalnya utang, gaji Yang lumayan menggiurkan membuat hati semakin yakin mengambil utang Yang lebih besar untuk membuka Usaha Sendiri.
Posisi pekerjaan yang Lumayan dan lingkungan yang tak terlalu peduli dengan Riba Membuat saya Memutuskan Untuk Hutang lagi, karena Hutang dikampung sudah terselesaikan. Saya resign dari pekerjaan dan Mencoba Membuka usaha sendiri, dengan hasil Hutang . Dan dari hutang tersebut saya Bisa dapet sewa Rumah dikawasan Berdikari sentosa dirawamangun, bisa ada mobil dll. syetan merayu Riba Lewat Gaya Hidup kita. Ingin punya Rumah, punya Mobil, punya Perusahaan. Punya segalanya, dan Hutang adalah cara saya dapatkan Modal…… Saya berfikir Riba Sedikit gapapa nanti kalau sudah Berhasil saya bisa Bantu orang orang dan Berhenti mengambil Riba.( Begitulah fikiran saya menyanggah Riba) godaan syetan Yang Luar Biasa hingga Mudahnya Hati terlena. Begitulah kira kira yang saya Alami,

karena ingin mengejar dunia, untuk membuka Usaha, menyenangkan diawal namun pedihnya kehidupan Ini amat sangat gelap gulita karena utang Riba.

Tak sampai satu tahun usaha semakin susah, tiap Bulan harus memikirkan setoran sementara pendapatan tidak pasti, kelihatan mewah namun sangat kosong dan rapuhh. tak ada Tempat yang bisa membuat tenang, malah Kadang dalam sholat saya masih teringat akan Tagihan tagihan. Masya Allah. Semakin hari semakin Jauh dari Allah, amarah Mudah tersulut, produktifitas tidak jalan Karena Sibuk memikirkan solusi, namun tidak membenahi diri. Tambal sana tambal sini, hasilnya Malah Menambah tumpukan Hutang. Penghasilan Nihil, Frustasi banget ditambah Ibu harus dioperasi karena Cancer Usus. dan membutuhkan biaya banyak hingga Akhirnya terus menerus mengambil Riba.
Ingin rasanya Mengakhiri Hidup. Sungguh sepertinya amat sangat lelah. Saya ingat betul di rumah sakit Karyadi Semarang malam malam saat menunggui Ibu, saya ditelp di tagih hutang dan diancam mau dilaporkan polisi, ketakutan yang amat sangat, di usia saya yang masih sangat Muda , terlilit hutang.
Ketakutan , kebimbangan, setiap saat hanya Bisa Nangis , ngelus dada dan Prihatin.
Hingga Akhirnya memutuskan Untuk Hijrah.

Dan saya kenal dg MTR lewat YouTube , saya ikut acara di semarang. Satu hal yang membuat saya Nggeh adalah , bahwasanya, informasi membentuk kepercayaan, kepercayaan membentuk tindakan , dan tindakan membentuk hasil.
Informasi yang masuk ke saya adalah modal sama dengan hutang, maka kepercayaan saya kalau mau usaha Harus Hutang mau instan mau cepet dan paling mudah, tindakan sayapun hutang, dan Hasilnya Adalah Hutang menumpuk,..duhhh ternyata ilmu yang saya Baca dari mentor mentor dunia lewat buku bukunya semua menipu, buku buku itu hanya sebuah jalan keliru.
Namun Apapun yang terjadi tidak perlu disesali…saya Coba Bangkit.

Taubat kepada Allah adalah jalan pertama yang saya Ambil. Hingga Akhirnya Pasrah kepada Allah,
Harus terima dicaci maki sama orang orang, mau dilaporkan polisi karena Ga Bisa bayar hutang, dituduh memanipulasi dan lain lain. Saya harus Terima Di jatuhkan dinjak injak Harga dirinya. Dan Kini saya berupaya Untuk Keluar dari Riba….. Dan Hutang.

Ketika bergabung dg MTR , saya mendapati orang orang dengan Pola yang sama Namun mereka Sudah Bertaubat. Mereka saling mendukung , saling memberikan informasi, bahkan banyak sekali cerita yang lebih tragis daripada saya dalam mengalami Hutang dan Riba.

MTR memberikan Informasi yang benar, kita sendiri yang harus Bangkit, jangan fokus terpuruk pada Hutangnya, namun Fokus pada menambah penghasilan untuk membayar Hutang.
Saya kembali lagi memulai dari nol usaha apapun yang Halal untuk keluar dari Hutang dan Riba.
Saya Harus Mengakui kalau saya adalah orang yang terjerumus Riba Karena tergoda Dunia, ingin dibilang Punya, ingin dibilang sukses, dan saya taubat atas Riba, usaha saya hancur lebur Bangkrut, hutang ratusan juta Rupiah, saya menyesali dosa dosa saya Namun saya Tak Mungkin Putus atas terhadap Apa Yang sudah terjadi,
Saya belajar banyak hal dari ustadz samsul dan MTR.

saya pernah menggelandang dan jadi pemulung di jakarta karena tidak Memiliki apapun. Ya mau bagaimana Lagi memang demikian adanya tidak memiliki apa apa , yang saya Punya Hanya Hutang,….saya bertekad..saya Ubah pola Fikir saya. Saya Datangi orang Orang yang saya Pinjami uang untuk Mengakui kesalahan Dan bilang terus terang kalau sudah Tidak Punya Apa apa Lagi termasuk pekerjaan.
Saya pasrah Akan Apa yang akan mereka Perbuat kepada Saya, mau pukul silahkan mau penjarakan silahkan mau apun silahkan, saya terima Karena Memang saya Hutang dan saya harus terima Konsekuensinya.

Keluarga teman dan orang orang deket semua menjauh dan seolah tak ada yang kenal dg saya.
Saya Hanya berteman dengan kesengsaraan , kegundahan air mata dan penyesalan.
Kata Ustadz usaha Tanpa Modal tanpa Hutang bisa dilalukan, dg banyak Cara salah satunya datang kepada orang Yang memiliki Modal.
Namun dg syarat bisa menjadi orang yang bisa dipercaya..seperti yang diajarkan Rosull dan sahabat.

Saya bertekad mengubah hidup saya , saya Harus bergerak tidak boleh putua asa Dan terpuruk menyalahkan keadaan, maka saya bergabung dg MTR, menimba Ilmu diMTR.

Dulu difikiran saya oh mungkin di MTR nanti Ada Pinjaman Tanpa Riba yang bisa Dikasih, yang bisa membantu melunasi hutang hutang saya.

Ternyata Saya Salah niat saya sudah salah diawal , saya berfikir bahwa saya Korban , saya Berfikir dunia Ini yang membuat saya menjadi seperti Ini,
Oleh sebab itu yang bisa menyelesaikan utang saya Adalah diri saya …
MTR dan Ustadz memberikan Ilmunya …
Tinggal Kita Mau Praktek atau tidak , lagi-lagi sayalah Aktornya, saya yang harus Bergerak.

Saya mulai lagi nafas Saya dengan Jualan Mainan( menjualkan Barang teman ) dilampu merah , kemudian jualan air kangen Water keliling, jualan sandal dan jualan kaos dan apapun Yang Bisa menghidupi diri saya, saya pasrah Kepada Allah, gaya hidup saya saya rubah secara Islam dan terus sedekah walau keadaan sedang memprihatinkan Sekalipun, saya percaya Masih Punya Allah, dan Kepadanya Saya meminta ampun dan Pertolongan.

Dari ustadz samsul saya belajar bagaimana memulai usaha Tanpa Hutang tanpa Riba…
Kemudian Kalau ada Uang lebih saya ke Warnet untuk lihat Video youtube Ustadz.
Saya membaca Buku legendarisnya 27 jurus dan mempraktekan Ilmu yang ada didalamnya.

Semangat itu tumbuh dan satu hal yang saya Cerna Bahwa Semua Hutang saya sekarang adalah tanggung jawab saya Dan harus segera di selesaikan , saya harus melawan Bisikan bisikan diantara Kuping kanan dan Kiri( ilmu di Buku ustadz samsul)
Bagaimana Caranya?
Jangan Fokus Pada Hutangnya namun Fokus dg meningkatkan pengahasilan,

Akhirnya saya memulai lagi dg semangat baru dg ilmu baru, saya datangi para Pemilik Modal , saya tawarkan beberapa hal Yang bisa Saya Lakukan Untuk meningkatkan Income mereka , dg sharing profit,
Saya Bantu menjualkan barang dagangan Mereka.

Saya Optimalkan ilmu ustadz yaitu”
Membuat diri kita bisa dipercaya pemilik modal.
saya terus Ikut ustadz samsul dan berguru kepada Beliau dan mempraktekkan segala Ilmu beliau.
Semua Akan sia sia Jika Kita tidak mempraktekan Ilmu beliau yang Luar biasa.
Praktek praktek dan Praktek,

Seminar SMHTR membuat mata saya terbelalak dan Bilang ke diri saya Ini nih ilmu yang Harusnya Dari dulu saya ketahui andai Dulu saya Sudah ikut SMHTR saya Pasti ga Bakalan Hutang

Kemudian Saya Ikut PBTR
Ilmunya Lebih gilaaaaa.
Andai semua Muslim ikut PBTR semua Akan Jadi pengusaha Sukses bebas Riba, di PBTR saya yakin bahwa Penolong usaha Bukan Bank ,namun Allah SWT.
Ilmu fundamental takut kepada Allah, membuat saya Action harus Melunasi semua Hutang Saya , tingkatkan Omset lunasi Hutanggg.
Berbisnislah sesuai syariat Islam dan yang diridhoi Allah SWT. Insya Allah berkah

Alhamdulillah saya sekarang adalah seorang Mahasiswa Huffadzsunah belajar di kampus islam di jakarta , saya Tinggal di Kontrakan kecil, tidak memiliki kendaraan kemana mana naik kendaraan Umum, namun saya Selalu bersyukur alhamdulillah saya memiliki Bisnis Alif Kaos, saya memiliki usaha Foto dan Video khusus syariah, saya berbisnis tanaman lada di Bangka Belitung.
hutang saya sekarang
Tinggal puluhan jt rupiah dan sudah tanpa Riba, saya percaya Allah maha Menolong. dan saya bertekad Bulat untuk Menyelesaikan hutang hutang saya. Dan Ingin terus memperbaiki Fiqih Muamalah saya Yang selama Ini keliru,

Alhamdulillah lewat wasilah MTR dan Ustadz samsul dan teman teman semua di MTR,saya Memiliki harapan lagi, semangat untuk terus Berkaya untuk masa depan saya Di akhirat kelak.

Wasaalamualaikum. wr wb

Salam Budi sulistyo /MTR 15/KSW 29 jabodetabek.

KITA BEKERJA KERAS UNTUK SIAPA?

0

By Rahman F, KSW #03
WA KSW 0811113139

Berbaris Dump Truck siap memuat batubara. Mereka menempuh perjalanan 1 hari satu malam untuk mendapat upah gendong (upah angkut). Mereka adalah para driver. Trucknya milih juragannya. Juragannya mendapat sedikit untung. Kalo ditanya, “kok mau pak untung sedikit?” . “Gpp mas, yang penting cukup untuk bayar cicilan leasing”.

Seorang kepala keluarga muda berpeluh keringat duduk di emperan toko. Seharian sudah dia keliling pasar menjajakan produk juragannya. Target mesti dia capai. Gaji dan penghasilannya tak seberapa. Kalo ditanya, “Kok mau mas digaji sedikit?”. “ Gpp mas, yang penting lancar bayar cicilan sepeda motor”.

Seorang remaja keluar parkiran pusat perbelanjaan dengan semangat. Sore itu jamnya pulang kerja. Subuh tadi dia berangkat dari kos. Gajinya tak seberapa, hanya cukup untuk bayar kos, makan dan beli pulsa. Dia bekerja pada sebuah counter HP. Juragannya, pemilik counter juga hidup seadanya. Hasil usahanya pas-pasan untuk bayar sewa kios, sisanya untuk bayar karyawan dan biaya operasional. Kadang ada sisa kadang tidak. Kadang juga tombok. Pemilik gedungnya, memungut sewa dan menggunakannya untuk membayar cicilan kredit. Kredit yang dipakainya membangun gedung pusat perbelanjaan tersebut dengan jaminan tanah di bawahnya.

Jadi, kita bekerja keras dan berbisnis untuk siapa?

By Rahman F, KSW #03