Sunday, January 25, 2026
Home Blog Page 42

WASPADA BAHAYA PENYAKIT MENTAL KORBAN PASCA PENANGANAN TANGGAP DARURAT BENCANA

0

Banyak yang tidak menyadari bahwa ada potensi bahaya besar yang ditinggalkan relawan ketika aksi tanggap darurat bencana sudah selesai. Bahaya besar itu bernama MENTAL KORBAN.

MENTAL KORBAN adalah suatu penyakit mental yang khas terjadi di wilayah terdampak bencana. Penyakit MENTAL KORBAN ini biasanya lepas dari perhatian relawan yang dengan tulus ikhlas membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah.

Oleh karena itu, demi menghindari bahaya besar Penyakit MENTAL KORBAN pasca penanganan tanggap darurat bencana, kami dari MTR Care mengundang Sahabat-sahabat semua:

1. Para relawan dari organisasi manapun
2. Pejabat pemerintah daerah setempat

3. Aparat negara yang sedang bertugas
4. Tokoh Masyarakat

5. Akademisi
6. Tenaga Medis

7. Pengusaha
8. Warga Masyarakat Tanpa Riba (MTR)

Untuk hadir pada acara diskusi dan sharing session bertajuk;

MENGENAL, MENCEGAH & MENYEMBUHKAN PENYAKIT MENTAL KORBAN DI WILAYAH TERDAMPAK BENCANA

Yang Insyaa ALLAAH akan kita laksanakan sambil makan malam bersama pada:

Hari : SABTU
Tanggal : 03 November 2018
Waktu : Pukul 19.30 WIT (Sholat Isya terlebih dahulu)

Tempat : Masjid Raya Baiturrahim
Jl. Masjid Raya Palu, Sulawesi Tengah.

Konfirmasikan kehadiran Sahabat-sahabat semua ke Bapak Ahmad Rifa’i : 0813 5919 1624

BARAKAALAHU LANA LAKUM JAMII’AN

*وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

Ahmad Sugiyono
Ketua MTR Care

Mohon bantuan Sahabat-sahabat semua untuk membagikan undangan Malam Keakraban Relawan ini kepada yang berkepentingan ya.. JazaakALLAAH..

BEKERJA KERAS HANYA UNTUK MENUTUP CICILAN

0

Pengusaha yang succes itu selalu berfikirnya untuk hari esok…. Tapi dijaman sekarang banyak pengusaha yang gagal faham.

Harusnya diahir bulan, seorang pengusaha merasa senang saat berhitung profit margin, tetapi kenyataan banyak pengusaha yang malah megang jidad…kenapa bisa terjadi seperti itu…?

Jawabannya cukup sederhana loh…. Itu semua disebabkan banyak pengusaha yang mengembangkan usahanya mengandalkan utang….sehingga setiap bulan mengalami penyusutan modal, dikarenakan untuk menutupi cicilan.

Bisnis dengan Utang kebanyakan hanya merasa Senang sesaat, yaitu ketika pengajuan utangnya cair. Selanjutnya adalah beban yg semakin berat karena cicilan makin besar. Lama – kelamaan ia akan bekerja keras, banting tulang, mengerahkan segala upaya untuk mencari uang hanya untuk menutup cicilan…
Setiap saat fikirannya hanya dihantui oleh tanggal jatuh tempo. Ia bekerja keras untuk orang lain, yaitu si pemberi utang. Pemahaman yang keliru menjadikan ia itu sebenarnya bukan pengusaha…tetapi mesin penghasil uang buat sang pemilik modal, yaitu ABANK yang sudah kasih pinjaman.

Pengusaha Sejati bukan Budak siAbank

“Kamu adalah ummat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan berimanlah kepada Allaah … “
(QS Ali Imron : 110)

Saudaraku, kita adalah umat Terbaik, khairu ummah harus bisa menjadi umat & Pengusaha yg Cerdas, membangun Bisnis dan tatanan masyarakat tanpa ketergantungan Utang, berdagang & berbisnis sesuai Syariat Islam.

Deklarasi Perang Melawan Riba

0

By : Daniel Mohammad Rosyid #mtr 13 Surabaya

Hari Jumat ini ada kabar bahwa Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo gelisah karena Defisit Transaski Berjalan kita sudah mencapai USD 25 Milyar. Ekonomi kita dalam kondisi genting. Beberapa waktu yang lalu, mencermati pelemahan Rupiah terhadap USD, pak Perry menyebut riba sebagai salah satu sebabnya. Selumnya, dalam pesan viral, mantan Menneg BUMN Dahlan Iskan merasa kecopetan karena tabungan Rupiahnya menyusut hampir Rp.1M saat pelemahan Rupiah menghadapi USD.

Jika seorang mantan menteri telah merasa kecopetan sebanyak itu, kita bisa hitung berapa Triliun Rupiah kekayaan negeri ini dari sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan dan kehutanan dirampok melalui mekanisme keuangan global ribawi saat ini. Jumat tadi malam pada pleno Ijtima’ Ulama di Jakarta, Prabowo Subijanto menegaskan kembali situasi pemiskinan bangsa ini.

Banyak masyarakat, bahkan para elite terutama para ekonom, tidak menyadari bahwa penyebab kemiskinan persisten di manapun adalah riba. Riba adalah induk semua masalah manusia sehingga ayat Al Qur’an yang terakhir bahkan memerintahkan agar riba yang tersisa tidak dipungut (juga tidak dibayar), dan barang siapa tidak mematuhi perintah ini berarti menyatakan perang pada Allah swt dan Rasul-Nya. Kita tahu sekarang, melihat kemiskinan berkepanjangan yang menimpa sebagian besar ummat manusia saat ini, bahwa kita kalah telak dalam peperangan melawan Allah dan Rasul-Nya ini.

Narasi global yang beredar menyesatkan saat ini adalah bahwa failed state dan kemiskinan disebabkan terutama oleh sumber daya manusia yang malas, tidak kompetitif dan produktif, serta budaya korupsi. Soal budaya korupsi ini, saya ingat persis dialog saya dengan James Wharram di awal 2000an saat dia berkunjung ke ITS. James mengatakan : Daniel, you Indonesian do the corruption in a very disorganized way. We western do it much better in a very organized, civilized way, via global financial system. Melalui konstitusi IMF dan Brettonwods system-nya, this system is basically a ripping off system that impoverise and enslave peoples. Jadi negara-negara yang dengan congkak menyebut dirinya maju itu menjadi “maju” dengan cara memiskinkan negara miskin, bukan karena masyarakat negara maju lebih hebat dan lebih bersih. Yang jelas negara tesebut disebut maju karena lebih boros dan lebih konsumtif walaupun ternyata tidak lebih bahagia.

Jadi masyarakat kita dimiskinkan oleh sistem keuangan ribawi ini. Riba itu tidak hanya merusak akhlaq pelaku dan korbannya, tapi juga merusak ekosistem alam. Merusak akhlaq karena kefakiran itu mendekatkan pada kekufuran. Kemiskinan berkepanjangan itu membentuk mental miskin yang menjadi akar perilaku serakah, koruptif dan manipulatif.

Sejak Orde Baru, hutang kita (pemerintah dan swasta) tidak pernah berkurang, tapi malah makin bertambah mencapai hampir Rp. 9000Triliun saat ini. Ini telah mencapai lebih dari 70% GDP kita sekitar Rp. 12.000Triliun. Sekitar 30% APBN kita digunakan untuk membayar bunga dan cicilan pokok hutang kita.

Praktek riba diwujudkan secara terstruktur dan sistemik paling tidak dalam dua cara. Pertama mekanisme bisnis yang digerakkan melalui hutang dengan bunga. Ini sudah banyak diketahui masyarakat. Masyarakat disesatkan dengan istilah bankability padahal bankability sebagiam besar diukur dari kemampuan penghutang untuk menyediakan jaminan terutama justru bagi rakyat jelata. Bankability bukan soal trust, tapi soal jaminan bahwa pemberi hutang tidak pernah merugi. Sebuah upaya pemastian bahwa yang merugi adalah pemohon hutang.

Bunga sekecilpun diharamkan karena menyalahi prinsip siapa menanam adalah yang memanen. Orang makan riba tidak pernah menanam oleh karena itu tidak berhak atas panen. Cicilan masuk kedalam pembukuan sebagai beban atau biaya tetap. Manusia kemudian jatuh dalam hutang dengan ilusi akan hidup terus selama masa cicilan. Padahal hutang orang mati yang tidak terbayar adalah hambatan memperoleh surga.

Praktik riba yang kedua dan lebih berbahaya adalah melalui uang kertas yang tidak dikaitkan dengan cadangan emas. Karena uang kertas sesungguhnya adalah surat hutang, maka sistem uang kertas ini telah menjerumuskan kita dalam kubangan hutang yang makin menggunung. Segera harus diingat, transaksi yang halal adalah transaksi tunai yaitu dengan emas, perak atau kurma, atau garam. Dengan transaksi tunai ini inflasi akan minimal bahkan hilang.

Sudah waktunya kita menyatakan perang terhadap riba, atau dijamin kalah melawan Allah swt dan Rasul-Nya sendiri. Kita perlu segara keluar dari perjanjian-perjanjian internasional ribawi yang telah merampok kekayaan dan memiskinkan kita.

Gunung Anyar, 27/7/2018

PASTIKAN ILMU AL QUR’AN TERINSTAL PADA ANAK ANDA

0

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
=============================
By. Amir M# MasyarakatTanpaRiba

Anak adalah mahluk ciptaan Allah SWT. Setiap penciptaan mahluk pasti ada maksud dan tujuannya. Sebagai mana manusia menciptakan suatu benda maksud dan tujuannya. Agar benda yang diciptakan dapat berfungsi dan bermanfaat pasti disertakan manual book untuk pengoperasiannya.

Tujuan manual book tersebut adalah untuk memudahkan bagi pengguna benda dalam pemanfaannya. Dengan manual book tersebut pemanfaatan benda dipastikan benar dan sesuai harapan penciptanya.

Bagaimana dengan mahluk yang namanya manusia bernama anak. Manusia diciptakan oleh Sang Maha Pencipta lengkap dengan MANUAL BOOK. Akan tetapi bagaimana cara MENGGUNAKAN MANUAL BOOK tersebut dengan baik dan benar.

Yang mampu menggunakan dan memanfaatkan MANUAL BOOK dengan baik dan benar adalah para orang tua yang HEBAT. Karenanya para orang tua HEBAT MAMPU MENGHANTARKAN PUTRA dan PUTRINYA menjadi ANAK YANG SHOLEH dan SHOLEKHAH.

Pertanyaannya bagaimana cara menjadi orang tua HEBAT yang MAMPU MENGINSTAL MANUAL BOOK dari ALLAH kepada anak-anak ANDA

Buat ANDA yang PEDULI akan kebaikan kehidupan putra dan putrinya baik di dunia dan di akhirat, SEGERA Temukan CARANYA Menjadi Orang Tua HEBAT dalam Program Fundamental SmartParentInstitue MALANG, 27 oktober 2018. Segera daftarkan diri ANDA BERSAMA PASANGAN ANDA ke Nomor

Kenapa Harus menguasai ilmu CCKU??

0

Kami dahulu dalam menjalani usaha mengalami kesusahan dalam mengatur arus kas . walau di hitung dengan dengan maksimal akan tetapi hasilnya selalu memprihatinkan sahabatku..
pada waktu ramai orderan..kami cek saldo selalu meprihatinkan..bahkan
diwaktu orderan sepi saldo kami sampai minus sahabatku..
walaupun pengeluaran sudah maksimal di tekan.

Alhamdulillah semenjak pada Bulan maret yang lalu, kami berkesempatan mengikuti acara seminar CCKU yang diadakan sahabat MTR di kota Malang. Kami mendapatakan ilmu yang sangat Luar biasa tentang bagaimana cara mengatur keuangan yang benar ,supaya hati ini lebih tenang dan kebahagiaan dalam menjalani hidup ini. Semenjak mengenal dan mengaplikasikan ilmu ccku alhamdulillah membuat kami lebih yakin dalam menjalani kehidupan ini. Karena materi ini belum pernah kami dapatkan di seminar seminar yang lain.

#By Ghany MTR 12 Solo

UTANG MENGHANCURKAN BISNIS & KELUARGAKU

0
Mau itu pegawai, pedagang atau bahkan para pengusaha mereka rata-rata pada umumnya tidak tahu mendalam tentang dosa riba, tujuan mereka utang antara lain adalah pertma untuk menambah model usaha, kedua untuk nge-gaya seperti membeli mobil baru, ketiga untuk berinvestasi membeli lahan/tanah/properti, keempat untuk menutup utang-utang yang lain istilahnya gali lubang tutup lubang.
 
Mereka yang terlibat dengan utang biasanya pada tahun pertama dan tahun kedua lancar untuk mengangsur utangnya, tetapi kebanyakan masuk pada tahun ketiga pengangsuran sudah mulai tidak lancar karena usaha sudah mulai tidak stabil, rumah tangga mulai cecok atau sering bersitegang, kemudian penghasilan/usahanya semakin parah kondisinya salah satunya karena hubungan suami istri yang sudah tidah harmonis lagi.
 
Jika sudah seperti ini suami istri dan anak-anak sudah mulai tidak betah dirumah, penghasilan/usaha semakin tidak karuan, setiap angsuran mulai tidak terbayar, akhirnya debco datang dan emosi semakin mengingkat membuat pikiran pusing tujuh keliling, kesana kesini mencari dana tambahan untuk menutup utang sudah tidak ada lagi, serasa dunia semakin sempit. Tetangga, saudara dan bahkan seluruh keluarga semakin menjauh tidak ingin mengenal Anda, semua orang mulai mengasingkan Anda.
 
Kini terpikir bahwa satu-satunya jalan adalah dengan menjual organ tubuh untuk membayar semua utang-utang atau tabiat buruk utang yang paling akhir adalah berpikir untuk mengakhiri hidup sendiri.
 
Subhanallah..
 
Padahal solusinya sudah didepan mata, Allah mengantarkan Anda untuk membaca tulisan ini, Allah memudahkan Anda mengenal kami Masyarakat Tanpa Riba, Allah telah memberikan jalan terbaik bagi hambanya yang benar-benar ingin bertaubat, jangan pernah Anda merasa sendiri menghadapi kehidupan ini karena kami disinipun pernah mengalami apa yang Anda rasakan, kami mengalami kepahitan hidup berutang seperti yang Anda rasakan, tetapi Alhamdulillah akhirnya kami sangat bersyukur bahwa Allah terus menuntun kami hingga kami mengenal MasyarakatTanpaRiba.
 
Utang kami lunas, hidup kami menjadi lebih baik, keluarga semakin dan semakin harmonis, anak-anak menjadi soleh solehah, kami percaya wasilahnya melalui MasyarakatTanpaRiba, saya sangat yakin bahwa ini yang Allah inginkan untuk kita semua yaitu bagi hambanya yang ingin benar-benar bertaubat dan ingin merubah hidupnya, merubah bisnis dan merubah keluarganya menjadi lebih baik lagi.
 
Allahuakbar..
 
SARAN SAYA JANGAN IKUT SEMINAR SMHTR JIKA TIDAK INGIN :
1. LUNAS UTANGNYA
2. KELUARGA KEMBALI HARMONIS
3. DAN BISNISNYA MELESAT TUMBUH BERKAH DALAM KEBERLIMPAHAN..
 
Sekali lagi JANGAN ikut SMHTR karena di SMHTR anda akan menjadi manusia yang SOLEH SOLEHAH, menjadi manusia yang berTAQWA, dan yang terpenting Hidup akan dikelilingi KEBAHAGIAN yang sesungguhnya, hidup yang penuh ketenangan, penuh canda tawa dengan anak-anak, dan yang sungguh LUAR BIASA di SMHTR ini adalah Bisnis atau Usaha Anda akan mampu melesat jauh penuh dengan keberkahan..
 
YAKIN INGIN SEGERA LEPAS DARI UTANG….??
 
Daftar sekarang di Seminar International SMHTR yaitu Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba. Alhamdulillah, yang akan kembali diadakan di Bogor pada:
 

JANGAN PANGGIL AKU SEBELUM AKU MELUNASI UTANG-UTANGKU

0

ABU HAMIDIY
#MTRMedan

Saya sangat bersyukur sekali dapat bergabung atau mengikuti acara SMHTR ini di Batam. Selain menambah wawasan, kemudian keimanan, mengetahui yang selama ini perbuatan kita yang salah menjadi bisa kita perbaiki kedepannya Insya Allah.

Selain itu adalah memperbanyak saudara. Baik itu yang ada di Batam, dari Palembang, kemudian dari kota-kota lainnya. Alhamdulillah kita bisa sharing, bisa curhat, bisa semuanya. Sehingga menjadi kebahagiaan tersendiri punya saudara baru, masalah insya Allah dapat kita atasi.

kemudian banyak pembelajaran-pembelajaran yang kami terima di sini. Baik itu mengenai Riba, mengenai hutang, kemudian bagaimana bisa untuk meningkatkan keimanan, tidak berperang lagi dengan Allah dan Rasul dan segala macam yang dapat kami terima di sini.

Sehingga kedepan kita berkomitmen untuk memerangi Riba dan menghentikan Riba dan berdakwah di jalannya. Harapan saya, doa saya adalah kepada Allah jangan panggil aku sebelum aku dapat melunasi utang-utangku dan saudara-saudara yang ada sekarang ini adalah jadi saksiku bahwasannya aku ingin berubah. Apabila mereka tidak menemukan aku di dalam Surga, maka jemputlah aku, begitu juga sebaliknya.

Daftar sekarang di Seminar International SMHTR yaitu Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba. Alhamdulillah, yang akan kembali diadakan di Bogor pada:

SEMANGAT LUNASI UTANG

0

Tinggalkan Ribanya!

Sebenarnya saat teman-teman dari MTR mengajukan permohonan atau pelunasan pokok utang tanpa membayar membayar ribanya (bebas BDO), mereka (si abank & abink) pun ingin lepas juga dari lilitan utang yang mencekiknya.

Kalaupun respon mereka terkesan kurang bersahabat saat awal-awal itu lebih banyak karena mereka dituntut oleh mnajemen untuk bersikap seperti itu.

Ayoo tetaplah berusaha dengan prinsip-prinsip PBTR, yaitu Kekuatan dalam Kelembutan. InsyaaAllah ditambah dengan prinsip PBTR terbaru, yaitu Bersahabat dalam dakwah, merekapun akan ikut termotivasi untuk segera resign dari dunia yang Anda ingin lepas itu. Dunia jerat utang dan riba.

Inspirasi ini disampaikan oleh Ibu Dede, XBanker, Warga MTR #16 Emak Cerdas

Belum ikut SMHTR dan atau PBTR? Call 0811181829

Jangan lupa saksikan video di bawah ini.

SOLUSI MERDEKA DAN BEBAS DARI UTANG

0

Apa hidup Anda seperti ini,
Hati gundah?
Pikiran resah?
Perasaan gelisah?
Hidup banyak masalah?
Utang terus bertambah?

Silahkan jawab pertanyaan berikut,
Anda pusing karena utang?
Anda ingin hidup bebas utang?
Anda berharap lepas dari cicilan utang?
Anda mampu memiliki bisnis tanpa utang?

— Berikut alumni SMHTR berbicara tentang UTANG —

“Tekanan UTANG begitu BERAT, pelajari ilmunya di SMHTR dan lunasi utangnya segera..” – Adi H (Bandung)

“Dapat mengikuti SMHTR adalah suatu hal yang LUAR BIASA bagi saya..” – Sigit W. (Solo)

“Hanya di SMHTR kami mendapatkan ilmu yang tidak kami dapati ditempat lain, saran saya ikuti seminar ini RUGI kalau tidak ikut..” – Syaiful Mukmin (Yogya)

Alhamdulillah, seminar SUKSES MENGEMBANGKAN HARTA TANPA RIBA telah kembali hadir untuk membantu Anda terbebas dari jerat UTANG

Daftar sekarang di Seminar International SMHTR yaitu Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba. Alhamdulillah, yang akan kembali diadakan di Bogor pada:

KETIKA DITANGANNYA HANYA ADA PALU

0

Maka persoalan keuangan apapun akan diperlakukan sebagaimana paku.
Tanpa mempertanyakan kemana perginya uang triliunan yang dikumpulkan oleh BPJS. Mari kita perhatikan dengan seksama berita pada tautan berikut ini:

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4223429/untuk-biaya-operasional-bpjs-sarankan-rsud-kudus-utang-ke-bank

BPJS berutang Rp 23,5 miliar ke RSUD Kudus. BPJS menyarankan RSUD berutang pada bank dengan jaminan piutang di BPJS. Utang akan dibayar setelah BPJS punya uang. UTANG DISELESAIKAN DENGAN NGUTANG

Bagaimana pendapat Anda? Ceritakan di sini ya…
Jika Anda ingin mencari alat lain selain ngutang untuk menyelesaikan urusan keuangan, mulailah ikut SMHTR terdekat. Call 0811181829.

Saksikan juga sampai selesai dan bagikan video terlampir ya..

Jangan lupa saksikan video di bawah ini..