Saturday, January 24, 2026
Home Blog Page 39

The Game Plan (vs Business Plan)

0

When You decides to GO RUN for X-miles, ā€œbusiness planā€ was not enough. I’ts time to run with ā€œthe game planā€.

Saat baru mulai usaha beberapa tahun silam, mungkin Anda terpaku pada business plan sebagai kompas perjalanan. Karena belum membayangkan berbagai kemungkinan, yang mampu Anda tulis di sana adalah prospectus yang indah-indah.
Dalam perjalanan waktu, Anda akan menemukan bahwa business plan saja ternyata bisa tidak berdampak apapun terhadap bisnis Anda. Masalah yang datang silih berganti dalam perjalanan bisnis, tidak tertampung dalam business plan.
ā€œInilah saatnya Anda harus masuk dengan The Game Plan,ā€ tegas Choach Makbul. Dia bicara pada sesi pertama di hari ketiga dari event Execution Strategy yang berlangsung di IPB Convention Centre, Bogor. Event premium untuk para pengusaha Muslim tersebut berlangsung dari 26 – 28 Maret 2019.

Game Plan = Simulasi
Anda yang semakin matang setelah melalui berbagai pengalaman buruk, tentu semakin mampu memetakan kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa menjadi kendala dalam bisnis. Itulah bekal paling penting dalam penyusunan Game Plan.
Di dalam game plan, Anda tidak melulu menuliskan prospek-prospek utopis, Anda harus mampu memperhitungkan berbagai kemungkinan buruk yang mungkin akan Anda hadapi beserta simulasi cara mengatasinya.
Misalnya, apa yang harus diperbuat jika ada karyawan yang mencuri, bagaimana jika perusahaan kita didemo masyarakat sekitar, bagaimana jika serikat karyawan mogok kerja?
Tanpa kemampuan memetakan berbagai potensi buruk tersebut, Anda akan tidak siap saat salah satu dari kondisi genting itu terjadi.
Bagaimana menyusun game plan?
Pada dasarnya game plan adalah simulasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan buruk. Asalkan Anda jujur terhadap diri sendiri, Anda akan tahu apa kekuatan dan kelebihan, beserta kekurangan dan kelemahan Anda.
Misalnya kecenderungan Anda yang selalu berubah, tidak mau melakukan pengulangan sehingga produk yang Anda hasilkan pun tidak memiliki standarisasi. Anda bisa melakukan analisis dari semua variable yang muncul secara mendalam sehingga bisa dirumuskan langkah-langkah apa yang harus diambil.
Target game plan tidak harus selalu berupa keberhasilan. Boleh saja Anda memasang target agar program tim Anda gagal, karena hidden targetnya dalah menyatukan tim. Atau saat launching produk baru, target awal Anda tidak harus berupa keuntungan, namun awareness.
Rencanakan dan perkirakan segala kemungkinan itu secara matang. Tidak harus sekali, Anda bisa membuat rencana lagi menuju target kedua. Agar lebih mantap, Anda harus memasang target yang lebih sulit dan spesifik agar pikiran kita bekerja lebih serius. Dengan demikian, otak kita akan terstimulasi untuk mencari cara dalam mewujudkan target yang lebih spesifik dan lebih tinggi.
Kalau level target itu membut Anda menjadi gamang, choach Makbul berbagi tips ini. ā€œLakukan teknik chunking!ā€
Teknik chunking (mengecilkan) adalah memecah target dalam beberapa skala yang lebih lebih kecil-kecil. Namun begitu, Choach Makbul mengingatkan agar kita tetap mampu mengelola perasaan ā€œinstan gratificationā€, yaitu kepuasan sesaat karena berhasil meraih target antara dalam teknik chunking tersebut.
ā€œKalau tidak hati-hati, kepuasan sesaat itu akan mengelabui otak kita sehingga bisa menyesatkan dari tujuan awal,ā€ ujarnya.

Mencari Makna Usaha Kita

0

Tugas pemilik bisnis yang paling utama adalah mencari makna dari setiap pekerjaan yang akan menjadi sumber energy bagi tim – Ust. Samsul Arifin
The meaning of business, makna dalam setiap pekerjaan dalam perusahaan Anda sangat menentukan keberhasilan eksekusi. Demikian salah satu point yang mengemuka dari paparan Ust. Samsul Arifin, dalam event ā€œExecution Strategyā€ hari kedua yang diadakan di IPB Convention Centre, Bogor.

Event platinum yang dipersembahkan oleh #SyaREAWorld dan #MasyarakatTanpaRiba ini dikuti oleh lebih kurang 300 pengusaha Muslim dari seluruh Indonesia. Event berlangsung selama 3 hari, dimulai sejak Selasa (26/3) dan akan berakhir pada Kamis (28/3) malam.

Menurut Ust. Samsul, pada dasarnya ada 4 level pecapaian perusahaan yang bisa memberikan kepuasan dan sumber energy baik bagi orwner maupun para karyawannya. Pada tahap awal, sumber energy mungkin berupa pencapaian materi (keuntungan). Level selanjutnya pada kemanusian. Setingkat di atasnya adalah moral, dan pencapaian tertinggi adalah level spiritualitas.

ā€œMaka tugas business owner yang paling utama adalah mencari makna dari setiap pekerjaan, yang menjadi sumber energy bagi tim,ā€ ujarnya.

Pencarian makna dalam pekerjaan, sangat penting untuk menentukan keberhasilan eksekusi. Jika semua impian, rencana dan program sudah dijalankan secara rapi dan sesuai pada jalurnya namun eksekusi tetap kurang membuahkan hasil, Ust. Samsu menyarankan untuk melakukan evaluasi.

ā€œJangan-jangan maknanya baru level paling bawah, yaitu sekadar mencari uang atau jalan-jalan ke luar negeri,ā€ ujarnya mengajak berfikir.
Level tertinggi tentu saja pencapaian yang berorientasi secara spiritualitas. Yaitu ketika uang bukan lagi menjadi sumber energy dari jalannya usaha tapi keberkahan. ā€œPada level ini, laju tim sudah tidak bisa dihentikan kecuali kematian,ā€ lanjutnya.

Ust. Samsu mengajak agar kita senantiasa berorientasi pada makna tertinggi dari usaha kita. Yaitu agar bisa berkembang menjadi perusahaan Muslim yang membanggakan, lepas dari cengkeraman ekonomi kapitalis dan secara spiritual bisa menjadi hujjah atas keberadaan kita di dunia. ***

JANGAN SALAH EKSEKUSI

0

Idenya bagus, rencana sudah berjalan dengan baik, strategi jitu, tapi mengapa masih gagal juga? Kuncinya adalah kelemahan dalam melakukan eksekusi! Tanpa eksekusi yang tepat, Anda akan rugi waktu, uang, dan kapasitas diri.

Demikian salah satu intisari dari choaching sesi pertama dan kedua sebagai bagian dari Training ā€œExecution Strategyā€ yang dipersembahkan oleh SyaREA World dan Masyarakat Tanpa Riba (MTR). Event ini akan berlangsung selama tiga hari (26 – 28 Maret), bertempat di IPB International Convention Center (IICC), Bogor.

Menurut Choach Erik Sitepu, salah satu jenis kelemahan eksekusi adalah bertindak seperti superman. Bermain sendiri tanpa melibatkan kesertaan tim.

Dalam sesi kedua yang dipandu oleh Choach Djula Widjaja, tiga peserta berbagi pengalaman saat salah melakukan eksekusi beserta sebab-sebabnya.

Bapak Eko Wahyu, dari Banjarmasin misalnya, mewakili atasannya Bapak H. Busyron, memaparkan pengalaman bisnis mereka di bidang property. Berdasarkan analisa internal, kesalahan mereka dalam melakukan eksekusi adalah salah dalam memilih karyawan/personel yang lebih didominasi factor perasaan. Seorang karyawan sampai dipenjarakan karena melakukan penyelewengan keuangan saat berhubungan dengan masalah legal.

ā€œAkibatnya kami rugi uang, kesempatan dan habis energy,ā€ ujar Bapak Eko.

Peserta lain yang bergerak di industry perlengkapan dapur dari stainless steel menganalisa kesalahan eksekusi mereka disebabkan karena terlalu dikendalikan pemesan. Selama bertahun-tahun, mereka selalu berusaha menuruti kemauan konsumen, terutama dari pasar Australia dan Jepang yang selalu menghendaki spesifikasi dan bentuk khusus.

Hal ini seringkali menjadi problem karena tidak semua insight pemesan bisa ditangkap dan diterjemahkan dengan mudah. Ketika mereka salah menerjemahkan kemauan konsumen, biaya menjadi mahal karena harus mengulang-ulang proses produksi.

Keputusan untuk selalu menuruti kemauan konsumen ini berkembang menjadi senjata makan tuan ketika barang China mulai membombardir pasar Indonesia. Mereka tidak mampu bersaing dari sisi harga karena proses produksi selama ini butuh biaya tinggi. Bukan hanya di pasar Australia, kondisi serupa ternyata juga terjadi pada pasar Jepang yang selama ini menjadi tujuan mereka.

Hasil rembugan dengan tim, akhirnya diputuskan mereka harus menciptakan produk yang didesain, dibentuk, diproduksi serta dipasarkan sendiri, dan pemesanlah yang harus menyediakan dengan produk yang ada.

Problem lain adalah, mengapa eksekusi sering gagal dilakukan? Dalam hal ini, Choach Djula menyebut beberapa kecenderungan yang seringkali menjadi penyebab kegagalan eksekusi.

Pertama, keinginan untuk cepat sampai. Kecenderungan ini risiko besar karena proses yang cepat biasanya linear dengan bahaya. Proses selalu butuh skill dan tools. Semakin besar bisnis, butuh skill yang semakin tinggi.

Karena itu, pahami risiko dari keinginan Anda tersebut. Jangan memaksakan diri untuk cepat-cepat sampai. Misalnya dengan memperbesar investasi di luar kemampuan. Jika tidak benar-benar mahir mengendalikan diri dalam proses tersebut, Anda bisa jatuh dalam masalah baru, bahkan mengalami kegagalan yang semakin fatal.

Secara sunatullah, tidak ada yang instan dalam proses eksekusi. Lakukan eksekusi secara proporsional, sesuai level bisnis Anda. Perlakukan bisnis Anda pada posisi yang tepat.

Kedua, mencari gampangnya. Saran Coach Djula, hindari apa yang Anda sukai, tapi cintai apa yang harus dilakukan. Tidak ada pilihan, jangan main-main dengan waktu dan melakukan banyak hal yang tidak ada gunanya, karena istrirahat itu hanya boleh dilakukan setelah di surga.

Selanjutnya, Choach Djulla mengingatkan 3 prinsip yang harus diperhatikan saat mengambil eksekusi , baik yang berhubungan dengan bisnis maupun kehidupan.

Pertama, pastikan Anda tidak melukai orang lain saat melakukan eksekusi. Kedua, pastikan Anda berbuat baik untuk orang banyak, tidak hanya untuk diri sendiri. Misalnya saat Anda berhasil menyelesaikan utang-utang, pikirkan juga bagaimana caranya agar orang lain juga bisa segera melunasi utangnya. Misalnya dengan melakukan pendampingan.

Ketiga, pastikan Anda melakukan eksekusi itu dengan kesadaran penuh sebagai pelayan yang baik. Tim yang baik adalah tim setiap anggotanya sadar akan tanggungjawab masing-masing. ***

UTANG BELASAN MILIAR LUNAS DALAM 7 BULAN

0

Semua berawal dari do’a kami, Alhamdulillah utang belasan miliar lunas tiba-tiba. Entah dari mana Alloh memberikan rahmat dan rezeki kepada kami, utang lunas seketika, dan saat kami mengikuti seminar Masyarakat Tanpa Riba baru kami sadari bahwa semua yang kami alami ada jawabannya diseminar Sukses Mengembangkan Harta Tanpa Riba dan bisa diikuti oleh ummat yang lain, menurut kami SMHTR adalah satu-satunya seminar yang mampu memberikan SOLUSI TEPAT CEPAT MUDAH untuk bebas dari segala jenis UTANG.

Hanya dalam waktu 7 Bulan kami mampu melunasi semua utang baik kepada Abank dan PakLe. Sungguh memang hidup ini penuh UNLOGIC jika kita bersandar kepada Alloh Semata.

āœ” Jika Anda Ingin Meningkatkan Keimanan, Men-Charge kembali Iman Anda maka..

AKU BINGUNG

0

Bagaimana ini Coach, saya punya aset ini nilainya jauh lebih besar dari utang saya, kan jadinya sayang kalau dijual sebesar utang saya, aset ini bisa dijual lebih tinggi harganya sehingga ada sisanya buat saya kembangkan usaha, buat saya beli ini, beli itu.

Dan ada juga yang berkata, saya akan jual mobil ini jika ada yang mau mengembalikan Dp yang pernah saya bayar dulu, padahal seperti kita ketahui bersama mobil adalah aset yang mengalami penurunan nilai yang sangat cepat, harga mobil langsung jatuh ketika pabrik meluncurkan mobil baru dan sangat rugi orang yang beli mobil dengan cara berutang yang ada ribanya seperti di leasing

Demikianlah alasan yang banyak sekali saya dengar disaat orang yang berutang dihadapkan pada suatu pilihan, dimana mereka diberi kuasa untuk melakukan pilihan tetapi mereka merasa tidak mampu untuk mengambil pilihan yang tidak sesuai kehendak mereka, mereka ingin kehidupan ini sesuai dengan kehendak mereka, mereka lupa bahwa yang punya kehidupan itu adalah ALLOH SUBHANAHUWATA’ALA, ketika ada pilihan untuk segera melunasi utang ya seharusnya cepat diambil keputusan untuk segera melunasi utang bukan menahan lagi, berharap ada kesempatan kedua yang sesuai dengan kehendak dan kemauan mereka, padahal kita tau bahwa kesempatan kedua itu tidak ada

Nah bagi sahabat MTR sekarang apa pilihan anda, setelah anda ikuti semua program MTR apakah anda masih sanggup untuk menunda bayar utang?, apakah anda masih sayang dengan harta yang nanti anda tinggalkan juga? Apakah anda mau nanti malah akan mendapatkan murka ALLOH dengan terus menahan membayara utang?

Segera ambil tindakkan bayar utang anda, jual semua Yang memungkinkan anda segera bebas utang dan tunggu kejutan kejutan dari ALLOH Yang Maha Memberi Rezeki, anda akan kaget dan bersyukur waktu mendapatkan kejutan itu, ayo segera lakukan, kami yang sudah bebas utang telah mengalami kejutan yang menyenangkan itu

ANDA MAU???

Jika anda mau gambang ikuti petunjuk dibawah ini, sekarang ya, ya benar sekarang Ayo!!!!

Langsung tinggalkan ribanya. SEGERA LUNASI UTANGNYA.

Lalu anda yang selalu kebingungan AYOO segera ikuti pertemuan tatap muka warga MTR, anda akan semangat kembali dan Insya ALLOH mendapatkan keberkahan dari ALLOH SWT

Anda bingung menghubungi siapa? Segera hubungi nomer dibawah ini, Mudahkan???

WA KE 0811181829 UNTUK JADWAL EVENT NASIONAL TERDEKAT yang bisa Anda ikuti.

atau

Agar lebin mudah tinggal klik tautan berikut:

http://bit.ly/csmasyarakattanpariba

SETAN TERTAWA TERBAHAK-BAHAK

0

Akhirnya setan merasa menang, menyaksikan mereka yang sudah tahu aspek hukum utang-piutang merasa tenang, lega dan nyaman hidupnya karena tidak lagi tertekan utang.

Mereka merasa tenang karena tahu cara menghadapi desi, mengendalikan si abank dan mensiasati pasal-pasal perdata.

Perasaan tenang itu membuat terlena untuk segera menyelesaikan utang. Utang selesai itu ukuran adalah LUNAS.

Lunas bisa dibuktikan dengan kembalinya sertifikat, BPKB atau ada surat keterangan UTANG ANDA LUNAS.

Kalau cuma merasa tenang, berhati-hatilah. Bisa jadi itu tipuan setan agar Anda tidak bersegera melunasi utang-utang Anda.

AYOO.. LEPAS KEMELEKATAN!
Jual apapun yang Anda miliki untuk mendapatkan uang tunai guna melunasi utang.

Kencangkan MENTAL MUJAHID untuk mencari uang cash yang banyak dan cepat dari bisnis Anda agar bisa melunasi utang.

Beliau di video ini, bisa Anda ikuti langkahnya untuk melunasi utangnya yang sekitar Rp 40 Miliaran.

INGAT WALAU ANDA TENANG KARENA SUDAH TAHU ILMUNYA, itu tidak berarti Anda lepas dari KEWAJIBAN melunasi utang!

Langsung tinggalkan ribanya. SEGERA LUNASI UTANGNYA.

Kembalikan semangat Anda untuk segera menyelesaikan utang mumpung masih hidup. AYOO hadir terus ke pertemuan-pertemuan tatap muka Warga MTR terdekat di kota Anda ya.

WA KE 0811181829 UNTUK JADWAL EVENT NASIONAL TERDEKAT yang bisa Anda ikuti.

atau

Agar lebin mudah tinggal klik tautan berikut:

http://bit.ly/csmasyarakattanpariba

SUMRINGAH

0

Terlampir 2 foto Warga MTR Nasional yang sedang makan malam di Jogja bersama Debt Collectors yang mencegat mobil Warga MTR di jalanan.

Perhatikan wajah-wajah bang deci utusan Pak Le itu, mereka tersenyum SUMRINGAH bersama Warga MTR. Posenya tangannya ucapkan CASH sambil mengacungkan BUKU MERAH MTR.

Oh ya.. Abank deci ternyata lebih memilih makan kerupuk ketika disodorkan 2 (dua) pilihan. Yaitu kerupuk dan silet. Sementara Warga MTR makan silet dihadapan abank deci.

Hehehe…

PERILAKU ANDALAH YANG MENAMBAH PERSOALAN DAN MEMBUAT UTANG TIDAK LUNAS-LUNAS

0

Saya banyak belajar dan Mas Mulyono dan Mbak Dewi, pasangan pebisnis yang menanggung utang lebih dari Rp 40 M. Dalam tempo 7 (tujuh) bulan mereka berdua ALLAAH mudahkan sehingga bisa melunasi utang Rp 30 Miliar lebih. Saya berdo’a semoga dalam beberapa bulan ke depan, utang-utang mereka segera lunas tanpa perlu membayar bunga, denda dan ongkos-ongkos yang merupakan riba pada utang-piutang.

Apa yang mereka berdua lakukan?

  1. Segera menghentikan tambahan utang, apapun alasannya. Pokok’e stop nambah utang.
  2. Menawarkan kesana-kemari semua aset-aset yang dimilikinya. Sebagai bukti melepaskan diri dari kemelekatan pada harta. Pokok’e dodol sing ono. Opo wae didodol.
  3. Fokus mendatangkan uang tunai sebanyak-banyaknya dan sesingkat-singkatnya. Mereka menerapkan cash is king. Siapa yang menguasai uang cash dialah rajanya. Raja adalah orang yang mengendalikan.
  4. Mendahulukan yang utama. Pada PBTR yang utama adalah perbaikan fundamental diri, keluarga dan team, lalu berdakwah. Kendati punya bekal pengetahuan hukum perdata. Mereka sama sekali tidak mengutak-atik atik aspek itu. Yang diutamakan justru BERSAHABAT DALAM DAKWAH sebagaimana prinsip utama PBTR.

WHERE YOU FOCUS ON, IT WILL EXPAND
Kemana fokus Anda arahkan, ia akan membesar.

Mas Mulyono dan Mbak Dewi fokus pada:

  1. Fundamental
  2. Dakwah tiada henti sampai mati
  3. Datangkan duit cash
  4. Nego BDO dengan prinsip keep leading & keep writing
  5. Bayar utang
  6. Ambil sertifikat

Selesai urusan. DAKWAH JALAN TERUS

Urusan abank dan pa’le mereka hadapi sendiri tanpa pake pendampingan segala rupa. Hasilnya? Saksikan sampai tuntas dan bagikan video di atas dan foto-foto terlampir ya.

Selama ini Anda fokus pada apa? Koq utangnya tidak selesai-selesai?

Ingat! Pengetahuan hukum hanya agar kita tenang dalam menjalani proses melunasi utang. Bukan alat melunasi utang. ALAT MELUNASI UTANG ADALAH UANG TUNAI DAN ATAU HARTA YANG ANDA MILIKI, bukan pasal-pasal yang Anda ketahui.

APA SAJA YANG TELAH ANDA LAKUKAN UNTUK MELUNASI UTANG?

Jika Anda ingin melunasi utang fokuslah pada mendatangkan uang tunai. Gaspoll BERSAHABAT DALAM DAKWAH lah untuk nego bebas BDOnya.

Intinya bukan pada kita bisa menghadapi DC atau semangat maju ke pengadilan. AKAN TETAPI UTANG WAJIB SEGERA DISELESAIKAN.

Tidak ada alasan menunda-nunda melunasi utang dengan alasan DC bisa ditaklukkan dan pengadilan bisa disiasati.

Siapkan uangnya, lakukan negosiasi pelunasan BDO. Jangan sampai ketika disetujui pada level manapun, Warga MTR plonga-plongo kebingungan karena tidak ada uangnya. Akibat sibuk mencari celah hukum sehingga lupa mendatangkan uang lebih banyak buat bayar utang.

Tidak ada ceritanya kita menunda-nunda pembayaran utang (dalam hal ini mengumpulkan uang untuk membayar utang), apapun alasannya.

Malaikat tidak akan menerima alasan bahwa kita mengerti hukum, yakin bisa taklukkan desi dan menang di meja hijau. Lalu mempertahankan kemelekatan dan tidak gaspoll mengumpulkan uang. Malah mengutak-atik pasal-pasal untuk menaklukkan si abank dan desi.

ANDA TAHU KONSEKUENSI UTANG YANG KEBAWA MATI KAN?
Share (lagi) dong di sini agar kita melek (lagi) akan bahaya menunda-nunda melunasi utang itu ya

Ayoo charge terus semangat dakwah kita dengan hadir pada pertemuan-pertemuan tatap muka Warga MTR terdekat di kota Anda ya. WA KE 0811-1818-29 UNTUK JADWAL EVENT NASIONAL TERDEKAT

atau

Agar lebin mudah tinggal klik tautan berikut:

http://bit.ly/csmasyarakattanpariba

BaarakALLAAHu lana wa lakum jamii’an

RAHASIA MENJADI ORANG TUA YANG HEBAT

0

SPI kependekan dari Smart Parent Institute adalah program pembelajaran bagi orangtua dan anak dengan fundamental pendidikan berbasis Aqidah Islam. Alhamdulillah hari ini ditanggal 16 Februari 2019 pembelajaran SPI sudah mulai berjalan, Insya Allah pembelajaran akan berlangsung selama dua hari diKota Bogor tepatnya di Rukun Senior Living Sentul.

Kita semua sadari bahwa saat ini sudah sangat tinggi keinginan ummat khususnya para orang tua muslim yang ingin keluarganya kembali harmonis dan juga keinginan menjadi orang tua yang mampu mendidik anaknya agar menjadi Kholifah fil ardhi, yang dalam bahasa kholifah berarti pemimpin, ardhi yang berarti bumi, jadi kalimat Kholifah fil ardhi artinya pemimpin dimuka bumi ini.

Coba Anda perhatikan kalimat berikut..
Siapa yang ingin anak-anaknya menjadi soleh solehah?
Siapa yang ingin anak-anaknya menjadi pemimpin ummat?
Siapa yang ingin anak-anaknya menjadi jembatan bagi orang tua menuju Surganya Allah SWT. kelak?

Jika seperti itu maka orang tuanya dahulu yang harus pintar dan mampu bagaimana menjadi orang tua yang sesuai dengan yang Allah inginkan dan SPI adalah tempat yang tepat.

Hari ini Peserta SPI hari ini telah melibihi kapasitas ruangan dimana kapasitas ruangan hanya untuk 200 orang saja dan karena keterbatasan tempat ini maka para orangtua yang tidak dapat hadir hari ini kami mohon maaf terpaksa kami pindahkan dipertemuan SPI berikutnya pada bulan maret nanti.

Yang belum mendaftar SPI Maret nanti segera Whatsapp ke 0811-18-18-29 dan sampaikan keinginan untuk mengikuti SPI bulan Maret 2019 nanti. Ingat jangan sampai telat karena kursi sangat terbatas.

TIDAK PERCAYA! UTANG 30 MILIAR 7 BULAN LUNAS TANPA JUAL ASET! MANA MUNGKIN?

0

Itulah komentar sebagian orang yang menyaksikan video ini. Memang seharusnya Anda jangan percaya, sampai Anda bertatap muka langsung dengan beliau yang bertutur di video ini.

Biidznillaah.. Beliau (dengan dukungan keluarganya) ALLAAH mampukan melunasi utang Rp 30 Miliar dalam tempo 7 bulan tanpa menjual aset. Karena semu aset-aset yang ditawarkannya tidak ada yang membeli. Mobil Alphard pun tidak laku dijual.