td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/syaf9291/public_html/masyarakattanpariba.com/wp-includes/functions.php on line 6170The post Senyum Ciri Ahli Ma’ruf first appeared on MASYARAKAT TANPA RIBA - Lunas Hutang.
]]>
AHLUL-MA’RUF DUNIA SELALU TERSENYUM RIANG BAHAGIA
الحديث الشريف
Al-Hadits Asy-Syarif
عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
Dari Shahabat Al-Hasan bin ‘Aliy Ra bahwa Rasulullah Saw telah bersabda:
إِنَّ [مِنَ الصَّدَقَةِ] أَنْ تُسَلِّمَ عَلَى النَّاسِ وَأَنْتَ طليق الوجه.
“Sungguh (dalam riwayat lain ditambahkan; termasuk bagian dari shadaqah) bila Anda mengucapkan Salam kepada umat Muslim dan Anda menampakkan wajah senyum berseri-seri.”
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
Dari Tabi’iy Muhammad bin Al-Munkadir Rh (secara mursal meriwayatkan dengan) bertutu; Telah bersabda Rasulullah Saw:
إِنَّ اللَّهِ يُحِبُّ الْوَجْهَ الطَّلِيقَ.
“Sungguh Allah SWT sangat menyukai wajah (seorang Muslim) yang senyum berseri-seri.”
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ قَالَ:
Dari Shahabat yang ‘alim, ‘Abdullah bin Al-Harits bin Jaz`i Ra bertutur:
مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَكْثَرَ تَبَسُّمًا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى الله عليه وسلم.
“Tidaklah aku melihat seorang pun yang paling banyak tersenyum dibanding Rasulullah Saw.”
عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ:
Dari Shahabat yang mulia Jarir bin ‘Abdillah Ra bertutur:
مَا رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسْلَمْتُ إلا تبسم في وجهي.
“Tidaklah aku melihat Rasulullah Saw sejak aku masuk Islam, kecuali Beliau Saw selalu tersenyum setiap di hadapanku.”
[Al-Hadits Asy-Syarif Riwayat Imam Abu Bakar Ibnu Abid-Dunya Rh]
Rasulullah Saw selama mendakwahkan Islam, senantiasa penuh senyuman dari wajah Beliau Saw.
Karena senyum seorang Muslim Ahlul-Ma’ruf di hadapan saudara Muslim lainnya, adalah bernilai shadaqah, bahkan di hadapan orang kafir dan musyrik sekalipun.
Oleh karena itu maksimalkan dalam aktivitas kebaikan senantiasa tersenyum riang gembira bahagia, baik saat berhadapan dengan Umat Muslim maupun kaum kafir dan musyrik. Karena inilah ciri menonjol Ahlul-Ma’ruf (Pelaku Kebaikan) Dunia, mudah dilakukan setiap saat namun dibalas pahala.
Demikian semoga manfaat dan mendapatkan pemahaman yang diberkahi Allah SWT.
#IstiqamahDiJalanDakwah
#IstiqamahSenyumRiangRaihBahagia
#IstiqamahBersahabatDalamDakwah
الفقير و الحقير الى الله،
اخوكم، محمد طه يس الامين.
The post Senyum Ciri Ahli Ma’ruf first appeared on MASYARAKAT TANPA RIBA - Lunas Hutang.
]]>