Renungan Jiwa

108

©MIslamBasri

Wahai jiwa  yang tiada henti lupa dan berbangga.

Duhai diri yang senantiasa khilaf dan tiada letih berbuat dosa

Bukankah tanah tak  berharga yang menjadi  asal engkau ada berada?

Lalu, apa yang mesti engkau banggakan? Sedangkan dirimu bisa hadir di dunia, hanya dari setetes air keruh yang hina dina.

Wahai jiwa yang tiada pernah bisa Istiqomah dalam bersyukur

Duhai diri yang tiada bosan mengeluh dan berkata dusta

Bukankah sudah begitu banyak nikmat dan karunia Allah yang tiadakan pernah bisa engkau ukur?

Lalu, apa yang membuat dirimu selalu berbusung dada dan mendongakkan kepala seakan dirimu tiadakan pernah punah? Sementara engkau teramat pasti, akan hilang berkalang tanah? ..hanya menunggu saat tibanya malaikat setia..IZROIL..sang pencabut seluruh kenikmatan dunia

Laa ila ha illa Anta subhanaka, inni kuntu minadzdzoolimiin.

Bangkinang 0,57 Juni 2019