Istri Wajib Patuh Suami, Suami Wajib Sayangi Istri

128

©MIslamBasri

Sangat menarik mengikuti salah satu tulisan Om Nasjo yang kemarin membahas masalah suami isteri dan berbagai teori kebijaksanaannya

Entah apa gerangan yang membuat si Om, mendadak berubah menjadi sedikit romantis. Apakah beliau lagi dilanda re-kasmaran atau tengah mendapat protes keras dan kritikan dari sang Ratu ( sudah pasti seorang wanita yang pintar dan hebat), tentang energi dan pikiran cerdas sang Raja ( om Nasjo),yang belakangan ini lebih banyak terkuras untuk menulis tentang profil manusia-manusia 0,50 alias manusia gagal, ketimbang membahas profil orang-orang sukses. WAllahu a’lam

            —————————————

Kewajiban isteri untuk taat dan patuh kepada suami adalah sesuatu yang sudah digariskan   oleh Allah SWT . Namun tak jarang, hal ini disalah artikan oleh sebagian kaum suami.

Diantaranya, ada yang semi otoriter, dengan mengartikan bahwa kepatuhan dan ketaatan isteri itu sebagai penyerahan diri total. Walau sesekali sang suami masih mau  memberi ruang kepada si isteri untuk menyampaikan keluh kesahnya. Namun itupun jarang dihiraukan

Kemudian ada yang bertipe otoriter, menyimpulkan kewajiban patuh dan taat seorang isteri kepada suami adalah sebagai penyerahan diri tanpa syarat.  Yang menganggap isteri bisa diberlakukan suka-suka, serta cenderung menjadikan isteri sebagai budak pesuruh di rumah tangganya.

Bagi lelaki yang bertipe ini, memerintah isteri dengan berkacak pinggang sambil menunjuk menggunakan tangan kiri adalah suatu kepuasan dan kebanggaan. 

Apalagi kalau sang suami seorang UTANGERS  sejati. Sang isteri tiap hari akan merasakan indahnya alunan suara-suara tak merdu dari sang suami. Padahal dulu, saat pra menikah,  bersumpah akan menyayangi dan berlemah lembut kepada sang dambaan hati ( sweet gombal sweet )

Bukankah Rasulullah SAW telah mengingatkan kita melalui sabdanya, bahwa sebaik-baik lelaki itu adalah yang paling menyayangi isteri dan keluarganya ? Kewajiban kita semua belajar dari bagaimana Nabi berperilaku terhadap para isteri nya . 

Dengan beban berat setiap hari harus mengurus  suami,anak-anak dan pekerjaan rumah tangganya, sudah semestinya seorang isteri mendapat perhatian yang sangat baik dari seorang suami

           —————————————

Sudah jadi rahasia umum , ‘di belakang seorang lelaki yang hebat, pasti ada sosok perempuan atau isteri yang hebat’

Namun seorang isteri juga harus paham akan hal sebaliknya. Bahwa di depan dirinya sebagai seorang wanita atau isteri yang hebat, pasti ada sosok seorang lelaki atau suami hebat yang dititipi Allah dengan sifat  Baqo’. Tabi’at yang menjadi benang batas atas wibawa seorang lelaki yang tidak boleh dilampaui apalagi sampai di injak dan dirusak  oleh seorang isteri

Seorang isteri bisa dengan mudah masuk neraka karena mendurhakai suaminya. Sebaliknya seorang isteri juga bisa dengan mudah masuk ke dalam jannah, bila dirinya bisa taat dan patuh sesuai syariah kepada suaminya 

Inilah sebenarnya salah satu hikmah besar, Allah SWT  menitipkan kepada sang Nabi Termulia Rosululloh SAW , beberapa orang sosok wanita pintar, cerdas dan mulia. Seperti sosok Bunda Khadijah dan Bunda Aisyah, beserta yang lainnya.

Rumah tangga Rosulullah SAW adalah contoh yang paling ideal di jagad raya ini, tentang sosok wanita-wanita mulia yang taat dan patuh serta menjadi penopang perjuangan dakwah sang suami. Baik melalui harta,pikiran maupun bentuk kemuliaan lainnya.

Begitu juga dengan pribadi agung Rosulullah SAW  yang tercatat dengan tinta emas dalam sejarah peradaban manusia dan alam semesta. Sebagai seorang suami terhebat yang sangat menyayangi keluarga dan menghargai kehadiran serta keberadaan sosok  seorang isteri . Wallahu a’lam

Bangkinang 0,54 Juni 2019