Aji Mumpung Pejabat Bermasalah

28

©YusufSaliim.

Kaget bukan kepalang, mendengar rumor tentang usulan diadakannya  “Kementrian Kebahagiaan dan Toleransi”.

Pejabat negeri ini sepertinya  tak sensitive dan tak punya rasa malu berbuat semaunya. Bagi-bagi kekuasaan, seakan Negara milik sendiri.  Tak mampu merasakan kesempitan dan  beratnya beban hidup rakyat.

Padahal mereka sendiri yang membeberkan, utang Negara di atas Rp5 ribu triliun. Bukankah itu jumlah yang mengkhawatirkan? Ee..masih juga ‘kepingin’ memboroskan uang Negara demi “kebahagiaan” pribadi dan kelompoknya. Haruskah cukup dengan kata prihatin? Tidak berhakkah kami marah?

Negeri ini seperti dikelola dengan manajemen sensasi.  Coba di mana korelasinya,  di Negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa, tiba-tiba muncul ide untuk meniadakan mata pelajaran agama di sekolah. Yang bicara disebut praktisi pendidikan, dan ternyata ia juga taipan property besar.  

 Umat tak henti-hentinya dicoba kesabarannya. Semestinya rakyat semesta sadar benar, siapa yang suka bikin onar. Buat aturan “semau gue”, yang bebannya ditanggung rame-rame. Aji mumpung jelas terindera dari pejabat yang tidak peka keadaan rakyatnya.  Tak hanya perlu sistem yang baik dan adil, penggantian personal pejabat yang baik dan amanah sekarang sudah sangat mendesak. Majulah orang-orang baik!