TERNYATA ENAK JADI PENGUSAHA

0
92

By Zulfa JH, KSW #34 Muslimah
WA KSW 0811113139

Sedikit cerita tentang perjalanan Pulang dari Kampung Halaman……

Kemarin siang di dalam pesawat ketika bertolak ke Surabaya dari Makassar, saya ngobrol dengan sepasang Suami Istri yang Bahasanya medok bahasa Jawa Timuran.
Jika melihat penampilan beliau ber2, kita akan langsung berfikir bahwa mereka adalah orang kampung yang biasa2 saja……Tetapi, pikiran itu akan segera hilang ketika mengobrol dengan mereka

Awal obrolan saya semata2 krn saya tersenyum melihat keduanya ngomel2 krn Pesawat yg Delay 3 Jam dan mereka berkata “Motor muluk kok iso telat iki piye toh sajakne” itu mereka ngomel sambil ngitungin pesawat yg terbang mendahului pesawat yg kami tumpangin, ???

Iseng2 Saya bertanya asal mereka, sepasang suami istri yg sudah sepuh, dan kelihatan Bahagia
Mereka berasal dari Jember, Jawa Timur yg bertransmigrasi ke Manokwari 35th yang lalu,

Penampilan yang sangat sederhana membuat saya ingin lebih mengenal sosok mereka, bagaimana sy tidak Kepo ketika saya melihat sang istri membeli Parfum dan Lipstik di atas pesawat, harga sudah tentu jauh lebih mahal dr beli di Darat, tapi si Ibu tetap membeli, dgn berkata ke saya, Ben tetap kethok ayu, arep ketemu keluarga besar (Usia 60Th), dan beliau membayar dgn uang 2 ribuan yg di ikat karet gelang…..,hampir 1 Juta, ???☺☺☺

Cukup dibuat Amazing ma si Ibu, setelah ngobrol ngalor ngidul, saya tahu bahwa sepasang suami istri ini adalah Pengusaha Tahu dan Tempe di Manokwari dengan beberapa Karyawan

Sang suami lalu bercerita bagaimana awalnya mereka bertransmigrasi dan membuka pabrik tahu n tempe, Niat mereka selain untuk sambung hidup mencari makan, beliau ingin memberdayakan orang banyak untuk bisa maju menjadi pengusaha, dan itu sekarang terwujud
Asset mereka cukup banyak di Manokwari, 2 Minggu skali bahkan kadang tidak sampai beliau menghabiskan 1 Ton Kedelai untuk memproduksi Tahu dan Tempe

Beliau memiliki 2 Orang anak, Anak sulungnya telah memiliki Supermarket di Manokwari dan anak bungsunya saat ini adalah Tentara yang sudah diminta Orang Tuanya untuk mengundurkan diri dari kesatuan dan menjadi Pengusaha

Beliau berkata, Jadi pengusaha itu enak, saya yang atur waktu saya, saya bebas beribadah kapan saja saya mau, saya dapat uang tiap hari (Beliau juga jualan di Pasar, tidak heran beliau membayar Parfum dan Lipstiknya dgn uang 2ribuan), saya bisa memberi kapan saja dan kepada siapa saja, Kalau sy jadi Pegawai, saya tidak akan bisa melakukan itu (??? kali ini saya tdk tersenyum, tapi Gemes….saya kan pegawai, hikshikshiks….)

Diakhir obrolan kami, Beliau berkata….Mulailah cari jalan menjadi Pengusaha, Bukankah Rasul qta mengajarkan kita Berdagang???, Kelak ketika sudah jadu Pengusaha Sukses (Kesuksesan itu ukurannya beda2) Janganlah Pelit kepada siapapun, Jangan macam2 krn manusia ketika sdh pegang uang banyak akan sangat mudah berubah, Jangan main perempuan (lah….sy kan perempuan…???), Si Bapak dan Ibu tersenyum2, hahahahah…….
Terakhir, Hindari Riba ya Nak….. (Nah loh,,, ??☺☺)

Indahnya Safar…..luangkan waktu untuk bersafar, karena setiap langkah kita akan mendapat Ilmu yang luas dan indah
Selamat Istirahat….Selamat Shaum Kamis

Kapan jadi Pengusaha?????

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here