TERHINA DI SIANG HARI DAN TERSIKSA DI MALAM HARI.

0
215
Bankruptcy

Fardian Wedding Organizer KSW #04

TERHINA DI SIANG HARI DAN TERSIKSA DI MALAM HARI.

Alhamdulillah urusan RIBA dgn PakLea selesai juga …

Kisah di awal bulan September meminta OS pinjaman dan esoknya langsung membuat SC 1 yang isinya dalil tentang Riba dan kesimpulannya meminta menyelesaikan HUTANG RIBA dgn pihak Leasing.

SC diterima oleh admin kasir karena pimpinan leasing tidak ada waktu untuk berbincang dan menemui kami. Dgn bukti tanda tangan penerima surat, kami pun pulang.

2 minggu stlh SC diterima kami didatangin DC diminta untuk melakukan pembayaran yg sudah telat 2 bulan. Kamipun menjelaskan bahwa kami telah membuat SC dan menunggu jawabannya yg isinya pelunasan dipercepat dgn syarat hanya membayar sisa hutang pokok.
DCpun mentertawakan 2 bulan saja tdk sanggup bayar, eeehh malah minta pelunasan 😅.
Alhamdulillah … dgn cara yg sama ☺ kami pun balik bertanya kalo memang hari ini SC kami disetujui kami siap bayar.
DCpun terdiam ….
Baiklah kalo bapak mau kita selesaikan dikantor
Hari itu juga kami janjian bertemu jam 14:00 di kantor leasing.

Apa yg terjadi………
Pada pertemuan tersebut kami dgn perwakilan leasing dimediasi oleh DC kami menyerahkan copy SC yang ditandatangani oleh penerima surat. Oleh perwakilan leasing tdk mau dibaca.
Bapak kalao mau pelunasan harus ikut aturan yg telah disepakati kata Paklea
Sy bertanya apakah SC sy sdh pernah dibaca dan dipertimbangkan ?

Paklea : mengapa mesti baca, nggak penting. Yg bapak lakukan adlah bayar sesuai aturan.
Kami : penting bagi kami surat tersebut. Sambil copy SC saya sodorkan kembali tapi
SC kami ditolak dan terjadi perdebatan 2 orang muslim tentang RIBA.
Singkat kata kami minta jawaban tertulis atas SC yg telah kami buat dan kami serahkan sebelumnya. Janjinya 2 hari kerja akan dibalas via email.
2 hari sampai hingga berhari hari kami tidak mendapatkan balasan surat tersebut.

Akhirnya pada bulan ke 5 kami didatangi lagi oleh “Saudari” DC.
2 wanita menanyakan perihal pembayaran cicilan kami yg sdh 5 bulan tidak diangsur.
Kamipun menerima mereka dan berdiskusi
Walaupun mereka kristiani dan mengakui pada Alkitab mereka juga melarang itu.
Siapakah mereka ? Mereka adalah pimpinan DC yg dipekerjakan oleh Paklea.
Singkat kata mereka akan membantu untuk mewujudkan permintaan kami

Satu minggu berjalan kami pun diminta datang oleh mereka dan dipertemukan kembali dgn paklea

Sama Seperti sebelumnya paklea tidak menerima permohonan kami. Kami hanya diam mendengarkan perkataan dan hardikkan dari paklea kami hanya berzikir menenangkan hati.
Paklea bicara sambil memukul meja, membanting meja dan berdiri seperti gerakan ingin mengajak kami adu otot. 💪
Ya Allah beri kami kesabaran….
Ya Allah apakah kami pantas diperlakukan seperti ini ??? 😞

Setelah puas paklea menantang kami, kalo mau disetujui siapkan duitnya sekarang.
Kamipun menyambut tantangan tersebut.

Esok harinya kami menyiapkan uangnya. Tapi ada saja cobaan dgn alasan ini dan itu keterlambatan yg sdh terlalu lama. Waduh ya Allah mudahkan ini jika memang yang terbaik…
Paklea ingkar janji dan marah2 lagi.
Selama pembicaraan disaksikan oleh DC. Ibu-ibu DC pun menyarankan kami untuk pulang dulu. DC minta waktu bernegosiasi dgn paklea.
2jam stlh kami pulang kamipun dihubungi oleh DC bahwa mereka sdh menenangkan paklea dan mengatakan permohonan kami diterima. Dgn resiko bahwa kerugian paklea mereka/DC yang menanggung. Maksudnya apa ya bu ?
Maksudnya upah jasa kami “DC” tidak dibayar oleh Paklea.

Apapun hasil negosiasi mereka. Saya minta pelunasan esok tidak ada lagi hardik menghardik ya bu ?

Ke esokan hari tgl 30 November 2017 pembayaran hutang RIBA kami selesai. 🤲🤝

Alhamdulillah ….
Memang benar resiko bagi yg berhutang RIBA itu SIANG hari kita di Hina MALAM harinya Tidak Bisa Tidur…… 😭

Ampuni kami ya Allah ….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here