By Gadinia Bunga Vita, KSW #02 Property
WA KSW 0811-113-139

Idul Fitri kali berbeda dg sebelumnya, krn 2 Syawal ayah harus opname krn Leukosit yg tinggi, dan bakteri dlm Darah yg full. Ternyata Karena batu ginjal yg Ada di kandung kemih sebesar 1,7 cm Dan tdk bs keluar, selain itu juga Ada Batu yg terjepit di Saluran ginjal Kiri.

Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan hasil akhir mengharuskan tindakan penghancuran Batu dg melalui Operasi.

Ada peristiwa yg berkesan buat saya Dan suami. Ketika itu adek terakhir saya harus kembali ke Surabaya harus pindah Kost, senin hari pertama masuk kerja di tempat baru. Rencana awal ayah Dan Ibu yg akan mengantar ke Surabaya sambil membawa Mobil adek perempuan saya. Akhirnya krn ayah opname otomatis tdk bs mengantar, dan ayah tdk mengijinkan adek utk kembali ke Surabaya dg menyetir Mobil sendiri. Akhirnya adek saya meminta dicarikan Sopir utk membawa mobilnya.

Kemudian saya Dan suami Menanyakan “klo ada Sopir Trus adek juga ikut dlm Mobil itu?”.
Adek saya mengatakan “Iyalah…..memangnya kenapa?”
Akhirnya saja jelaskan Bagaimana hukum ijtimaiy antara laki2 Dan wanita (Alhamdulillaah pas saya sdg mengkaji kitab Nidhom Ijtimaiy – Sistem Pergaulan dalam Islam).
Bahwa laki2 Dan perempuan tdk boleh bersafar berdua saja, Apalagi di dlm Mobil.

Lalu adek saya bertanya : “Trus menurut mbak Bunga Gmn Seharusnya?”
Saya Jawab : “Sebaiknya naik Angkutan umum”
Kemudian adek saya menimpali : “Naik apa? Kereta penuh, naik Bus ga mau. ”
Saya Jawab : “Klo kereta penuh, ga mau naek Bus kan Ada travel.”
Adek saya bertanya : “Apa Bedanya dg kita naek kendaraan umum? Kereta, Bis, Travel? Kan duduknya campur baur?”

Saya jelaskan lagi Bahwa Allah mengatur interaksi Pria dan wanita di area Khusus Dan area Umum. Jika di Angkutan Umum itu banyak org Dan duduknya juga campur baur itu diperbolehkan selama tdk ada interaksi seperti Percakapan ngalor ngidul yg tdk ada kepentingan di dalamnya.
Adek saya masih Merasa Ga efektif, Bgmn dg mobilnya, Padahal harus Mindahin barang ke kost baru, klo pakai Mobil Enak bs Langsung diangkut, mana barang yg dimobil diperlukan….

Saya sampaikan Jika kita sdh punya Plan A Dan ternyata keadaan membuat Rencana tsbt tdk bs dilaksanakan maka mau tdk mau Suka tdk Suka, kita harus membuat plan B. Jangan fokus pada plan A yg sdh tdk mungkin dilakukan, krn klo dipaksakan dg membawa Sopir maka selama Perjalanan Dr Jember ke Surabaya itu sdh melanggar hukum Syara’. Makanya kita harus buat Plan B, misalnya Tia pulang naek travel, nanti Mobil dibawa sama Tetangga yg kebetulan Sering Diminta utk menjadi Sopir, sampe di Surabaya yg bayar org utk Ngepak barang, dan sewa Mobil utk ngangkut barang Dr kost lama ke kost baru. Memang biaya yg dikeluarkan Jd Lebih mahal, ttp selama itu tdk melanggar aturan Allah tdk Jadi Masalah klo menurutku. Lagian Knp mepet bgt malam ini baru kepikiran Bikin plan B, Padahal bsk sdh harus Ada di Surabaya.

Kemudian suami saya menimpali “Tia…… Jika kita tdk Pernah mempelajari Bagaimana Allah mengatur kita dengan syariatnya pasti akan merasa berat utk mentaatinya, Apalagi kita terbiasa di lingkungan yg sdh sangat jauh dr aturan Islam. Sama dg aku dulu, ketika dijelaskan ttg dosa riba, bahwa tdk boleh modal itu dr riba, kayanya ribet banget Dan Ga mungkin deh pengusaha bs sukses tanpa utang ke Bank. Itulah Kenapa kita perlu untuk mencari Ilmu agama. Karena ketika kita sdh tahu darimana kita berasal? Utk apa kita Hidup Di Dunia?, dan Kemana kita setelah Meninggal? Semua jawaban itu adalah ALLAH…… Jika kita berasal dr Allah, hdp utk beribadah pada Allah, setelah meninggal kita mempertanggungjawabkan semua nya dihadapan Allah. Lalu utk apa kita Hidup klo tdk berupaya taat pada Syariat Allah? Karena itu luangkanlah waktu utk mengkaji Ilmu Agama, agar kita tdk Merasa berat Saat berupaya melaksanakan syariatNya….”

Akhirnya kami berpamitan pulang Karena sdh malam. Dan kami berikan keputusan pada adek, sambil mengingatkan bahwa semua yg kita lakukan akan kita tanggung sendiri konsekuensinya.

Besoknya Saat Kebagian Jaga Ayah di RS lagi, Ibu bercerita klo akhirnya adek pulang naek kereta.
Saya bertanya, katanya kereta penuh Bu?
Ibu bilang, iya penuh semua Tinggal yg 500rb, tapi kamu bilang mahal gpp yg penting Ga melanggar aturan Allah, ya aku kasih uangnya.

Ternyata Nduk…. +/- 1 jam sebelum keberangkatan kereta Mutiara Timur Malam adek iseng ngecek Tiket Ada 1 kosong krn Ada yg cancel, dan Saat ini juga siap2 ke stasiun. Trus nduk….. Sampe kost ternyata barang sdh dibantu packing sama Ibu kostnya Dan Tinggal Cari sewa Angkutan utk dibawa ke kost Baru. MaaSyaAllah klo bukan karena pertolongan Allah……
Ibu mengingatkan adek bahwa ketika kita berupaya utk taat pada Allah maka Allah akan berikan banyak kemudahan…..

Seperti tak percaya saya mengalami ini…..Ternyata Saat kita berupaya taat pada Allah maka Allah berikan kemudahan, ini hanya pada satu syariat saja. Bagaimana Jika Seluruh Syariah Islam diterapkan secara Kaaffah dibawah naungan Khilaafah…… Bukan tdk mungkin keberkahan akan Allah datangkan dr langit dan bumi……

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Surat Al-A’raaf : 96)”

Hhmmm….. Semakin merindukan sosok Amirul Mukminin yg bs Menerapkan hukum Islam secara Kaaffah …… ????

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here