Kebangkitan seseorang, tergantung dari pola berfikirnya.

226

By Rudy Prasetyo, KSW #07 Finance
WA KSW 0811113139

Ada hal2 yang sudah biasa kita lihat dan saksikan dalam sebuah even2 seminar motivasi, apakah itu? Ya… Betul sekali. Sesi testimoni. Dalam sesi testimoni sering dipaparkan kisah2 nyata dari seseorang yng menceritakan jalan hidupnya bagaimana dia berubah menjadi pribadi yang sekarang memiliki perbedaan 180 derajat dari sebelumnya.

Terlepas dari apa yang disampaikan sang motivator dan penyampai testimoni, sebenarnya pola yng terjadi dari setiap acara2 seperti itu adalah proses PERUBAHAN PEMIKIRAN.

Proses perubahan pemikiran ini bisa terjadi kepada siapa saja yang memiliki sebuah komponen canggih yang di instal kepada makhluk yng bernama manusia ini ketika dia lahir ke dunia. Komponen itu disebut sebagai  AKAL. Dari akal inilah manusia bisa membuat pilihan, ingin menjadi baik, ingin
jadi jahat, ingin kafir, ingin taat, ingin bebas riba, atau ingin besar dengan riba? Dll. Semuanya adalah pilihan yang dibuat oleh AKAL manusia.

Jauh sebelum orang2 barat deklarasi tentang HAM, tentang kebebasan ber ekspresi, ALLAAH SWT sudah memberikan kebebasan memilih kepada manusia dengan akalnya, Ingin jadi taat atau jadi kafir. Melalui firmannya dl QUR’AN surat Ar Ra’d ayat 11, “…..Sesungguhnya Allaah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka merubah keadaan diri mereka sendiri…”.
Dan setiap pilihan itu, pasti ber resiko.

Berdasarkan ayat diatas, perubahan yang terjadi dalam diri seseorang itu tergantung dari akal seseorang untuk mencerna sebuah informasi, yng kemudian terjadi proses berfikir, Sampai menghasilkan sebuah keputusan Hingga akhirnya keputusan yng telah dibuat diterapkan kepada seluruh anggota badan.
Bisa dibayangkan, apabila seseorang memilih untuk meninggalkan riba, setelah sebelumnya mendapatkan informasi, entah dari teman, dari seminar, tulisan,¬† Al Qur’an, dll. Maka bisa diyakini bahwa dia mengalami perubahan proses berfikir, dan diperkuat oleh penanaman aqidah tentang ketaatan total kepada Allaah. Dzat yang menciptakan manusia.

Maka dari itu, mari rekan2 ksw dan mtr, perbanyak “provokasi2 pemikiran” kepada setiap insan tentang bahaya dari dosa besar RIBA, dan provokasi2 pemikiran untukselalu taat dan patuh hanya kepada ALLAAH dan rosulnya saja. Tidak pada yang lain Supaya banyak lagi orang2 yang menggunakan akalnya, untuk segera memilih.

Menjadi Taat atau Menjadi Kafir.