INI RAHASIANYA KENAPA SALES NAWARIN KREDIT

0
331

By Sendika, MTR #09 Surabaya
WA MTR 0811-113-139

Assalamualaikum Wr. Wb.

Awal saya bekerja sebagai Guru di sebuah SD Islam Terpadu di Surabaya. Terigiur dengan gaji dan komisi besar di Sebuah Dealer Mobil saya akhirnya memutuskan untuk keluar dari profesi guru dan menjadi seorang Sales Mobil.

Ya, menjual mobil memang bukan pekerjaan yang salah. Karena dari situ saya juga belajar untuk menjadi seorang marketing handal. Tapi setelah 3 tahun berjalan dan saya sudah berpindah Merek Mobil sebanyak 3x baru saya menyadari. Saya sadar bahwa Delaer mobil sebagian besar uang yang diterima rata-rata 50% dr bengkel, 10% margin penjualan, 40% dari refun asuransi dan bunga leasing. PARAHHH..

Pendapatan saya berasal dari 4 Sumber jika saya menjadi seorang sales Mobil

1. Gaji Pokok dan Komisi Gaji pokok saya rata2 saat itu dari saya bergaji 1,7jt hingga akhirnya Gaji saya 2,8jt. Ditambah komisi penjualan unit antara 200rb hingga 500rb per unit. Tentu bagaimana saya merasakan gaji dari perusahaan yang juga berasal dr harta riba.

2. Dari Accesoris Mobil, ini mungkin satu-satunya penghasilan saya yang tidak riba. Karena saya membantu menjualkan berbagai accesoris mobil kepada konsumen saya. Saya mendapat komisi tersendiri disini tanpa campur tangan pihak dealer.

3. Refun Leasing Disinilah harapan semua sales mobil bisa mendapatkan uang. Bayangkan saja untuk 1 Unit mobil dengan harga 200jt dan kredit selama 4 th, saya bisa mendapatkan hingga 5jt rupiah dalam bentuk refund dan langsung ditransfer ke rekening pribadi. Bagaimana jika saya menjual 3 unit dalam 1 bulan. Bagaimana skema kredit mobil itu kenapa kok sales bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Nanti saya bahas di tulisan selanjutnya.

Jadi selama ini selalu banyak sales mobil yang memaksa konsumennya untuk kredit. Meskipun sebenernya konsumen masih mampu untuk beli cash. Apalagi konsumen dari kendaraan niaga. Sebuah Truk dengan harga 300jt hingga 500jt. Atau Pajero Sport yang harganya 600jt, yang paling untung ya sales Mobil. Bukan pihak leasing. KENAPA? karena setelah mobil dikirim, sales mobil tidak bertanggung jawab apapun selama masa kredit. Astagfirullah , selama ini saya baru menyadari bahwa saya menjerumuskan orang-orang untuk beli mobil dengan cara kredit.

4. Asuransi . BAHKAN, penjualan cash pun seorang sales harus menawarkan asuransi mobil. Dengan harga mobil 200jtan, saya bisa mendapat hingga 2jt dari asuransi apabila saya berhasil mendapatkan konsumen yang mau asuransikan mobil.

Begitulah kisah hidup saya dulu sebagai sales. Dan Alhamdulillah saya sudah bisa bebas dr Praktek Riba. Hal yang sama dilakukan oleh para sales mobil di seluruh Indonesia.

Maka dari itu, bagi temen-temen MTR yang mau beli Mobil, baik mobil niaga maupun mobil pribadi sebaiknya membeli di dealer yang bengkelnya ramai, krn dengan bengkel yang ramai, makan dealer tersebut tidak mengandalkan leasing untuk penjualan mereka.

Yang paling baik adalah beli mobil seken di temen-temen sendiri yang bisa dipercaya. Karena mayoritas pemilik dealer mobil adalah orang asing. Selain itu, semakin banyak kita membeli mobil baru maka semakin macet kota-kota besar. Membuat mobilitas bisnis semakin lambat.

Mohon maaf jika ada yg kurang berkenan.
Terimakasih
Wassalamualaikum Wr. Wb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here