DAKWAH JUGA WAJIB AIN, SEBAGAIMANA WAJIBNYA SHOLAT

314

Menjadi Duta Anti Riba Untuk Keluarga Besar Saya

Kusnulia Rosita, MTR#10 Jateng
WA KSW 0811-113-139

 

Alhamdulillah di bulan syawal 1438 H ini kita telah melewati masa-masa indah idul fitri dan kita telah membiasakan diri dengan ibadah di bulan suci Ramadhan, semoga semangat ibadah Ramadhan senantiasa menghiasai hari-hari kita. Semoga kita sama-sama bisa meramadhankan hari-hari kita…

Alhamdulillah diusia saya yang seperempat abad ini, saya dizinkan Allah untuk belajar banyak hal, baik itu disiplin ilmu yang selama ini saya tekuni maupun ilmu-ilmu lain tentang kehidupan yang memberikan saya pengalaman dan pembelajaran berharga.

Saya sering mengikuti training-training ataupun seminar yang bermanfaat untuk pengembangan diri saya.

Ada satu seminar yang paling berkesan yang menjadi alarm buat saya untuk selalu berhati-hati terhadap riba, ya 7 Desember 2016 lalu saya dipertemukan Allah dengan seminar mengembangkan harta tanpa riba atau SMHTR.

Di usia saya yang masih terbilang muda, saya senang sekali sudah mengetahui tentang bahaya riba dan dosa-dosanya, meskipun saya sendiri belum pernah bersentuhan dan bertransaksi riba, saya antusias untuk mengikuti seminar tersebut.

Motivasi saya mengikuti seminar itu adalah semoga saya bisa menjadi pejuang dakwah anti riba terutama bagi keluarga besar saya yang sebagian besar PNS dan rata-rata menyekolahkan SK PNSnya untuk beli mobil ataupun tanah.

Hidup kita akan lebih tenang jika kita terbebas dari segala macam hutang dan jerat riba. Sebagai pejuang dakwah riba di lingkungan keluarga besar saya, saya memilih mendakwahi mereka dengan membeli buku-buku tentang riba seperti karangan saptuari sugiarto, ataupun yang lainnya dan meminjamkannya bergiliran pada keluarga (om, pakdhe, budhe) yang terjerat hutang riba.

Pendekatan ini saya terapkan mengingat usia saya yang lebih muda dan akan lebih ahsan mendakwahi mereka dengan menghadirkan video / buku bacaan ataupun menghadirkan mereka di seminar tanpa riba ataupun kajian-kajian yang menjelaskan tentang riba.

Setelah lebih dari enam bulan berlalu saya mengikuti seminar SMHTR itu, langkah saya dalam memulai bisnis lebih berhati-hati jangan sampai saya yang sudah tahu bahaya riba terjerumus ke lubang riba. Ilmu dari SMHTR saya terapkan dalam langkah saya memulai bisnis eksrim bersama teman-teman saya maupun bisnis jualan yang saya rintis sendiri.

Selain itu, saya juga lebih berhati-hati dalam mencari beasiswa untuk pascasarjana saya karena saya tidak ingin ada aliran uang haram di dalam hidup saya. Akan tetapi, saya lebih bangga bisa melanjutkan pendidikan pascasarjana dengan uang hasil usaha saya.

Semoga kita semua bisa menjalani hidup berkah, dan dimudahkan dalam segala urusan termasuk bertemu dengan jodoh yang sholeh bagi yang belum menikah. Semoga Ramadhan 1439 H teman-teman MTR dimudahkan untuk terbebas dari jerat hutang riba dan dimudahkan segala hajadnya.
Boyolali, 10 Syawal 1438 H