ASYMMETRIC WAR

186

Kopdar hari selasa kemarin mengangkat tema yang sangat menarik…
Asymmetric War…

Kesimpulannya…
Saat ini kita dalam kondisi perang.

Saya mengamini kesimpulan ini dengan asumsi kita menjalani kehidupan ini dalam kerangka berfikir berhadap-hadapan 180 derajad.

OK,
berarti mindsetnya adalah mindset PERANG…
Berarti juga ada yang menang ada yang kalah…

Diskusi panjang kemarin, walau tidak disimpulkan secara tegas, namun dapat dirasakan bahwa kita semua ini sekarang dalam KONDISI KALAH, dan mereka sebagai pemenang.

Benarkah demikian….?

Saya coba angkat beberapa hal yang perlu kita cermati….
Dengan beberapa pernyataan dan pertanyaan…
Yang dengan ini semoga akan terjadi diskusi lanjutan di forum ini…

1. Siapakah mereka itu…? Jawaban dari saya, mereka itu adalah PEMBURU DUNIA
2. Siapakah kita…? Jawaban dari saya, kita ini adalah PEMBURU AKHIRAT
3. Apakah tujuan akhir mereka…? …jawaban saya, tujuan akhir mereka memang DUNIA
4. Apakah tujuan akhir kita..? Jawaban saya, tujuan akhir kita AKHIRAT
5. Bagaimana cara mereka berperang…? Jawabannya, mereka menghalalkan segala cara
6. Bagaimana cara kita berperang…? Jawabannya, cara kita terikat dengan aturan syariat Allah.
7. DUNIA ini hanya kita perlukan sebagai ALAT menuju akhirat
8. Kita juga hanya butuh SEBAGIAN dari dunia untuk menuju akhirat.
Dua pihak dengan TUJUAN AKHIR yang berbeda, dengan persepsi dan tingkat kebutuhan yang berbeda, dengan cara, tata aturan yang berbeda apakah perlu kita posisikan sebagai dua pihak yang berhadapan 180 derajad dengan sebutan PERANG, sehingga harus disebutkan KALAH DAN MENANG…

Kalau memang perang,
benarkah mereka layak disebut pemenang, sedangkan mereka menghalalkan segala cara ?
Benarkah kita sebagai pihak yang kalah, sedangkan kita menjalani dengan tunduk kepada aturan Allah..?

Atau ada cara pandang lain yang lebih PAS bagi kita untuk memandang fenomena ini…?
Apa definisi menang bagi kita…?
Apa definisi kalah bagi kita…?
Semoga bermanfaat…
Bandung, 12 Oktober 2016
Suharjono Harjodiwiryo