APA JUDUL SINETRON ITU YA?

102

By Farida, MTR #20 Kediri, Madiun dsk
WA MTR 0811113139

Cerita sinetron yg menurut sy bagus namun di jam tauang yang salah.

Ini sy cerita pengalaman sy semalam waktu sy lihat sinetron (padahal sy amat sangat tdk suka sinetron). Sinetron tayang di atas pkl 00.00. Sy juga tdk tahu pemain nya siapa. Yg sy tahu hanya qomar (pelawak/pernah jd anggota dpr). Alur  dan isi cerita bagus. Dimana sinetron ini benar2 berani mengkritisi pemerintah dan bank.

Diceritakan semua warga adalah petani garam dg didampingi seorang ustadz yg luar biasa. Mrk hampir mengalami gagal panen tiap tahun krn musim yg tdk menentu, shg banyak yg putus asa dan memutuskan hijrah ke jkt untuk jd kuli, pengemis dll.

Namun yg jd menarik dr cerita tsb adalah adanya dialog yg berulang2 dilakukan ketika ada salah satu petani yg gigih berjuang dg inovasinya membuat prisma garam. Namun sama skl tdk punya modal. Semua petani menyetujui ide tsb. Namun kendalanya sama. Tdk punya modal.

Maka hampir semua petani mengusulkan untuk pinjam ke bank. Kec. Petani yg punya ide prisma. Kalimat yg dikeluarkan berulang2 adalah “manurut ustadz, hutang di bank itu riba dan tdk akan membawa berkah” (insyaalloh 3x dialog itu diulang).

Terus ada yg usul, minta bantuan pemerintah, teman petani  tsb jawab “pemerintah apa mau urusan rakyat kecil spt kita, keburu kita tua, keburu kita mati, bantuan g akan turun. Yg dibantu bkn petani2 spt kita, tp yg menurut pemerintah menguntungkan mereka.

Akhirnya petani ygvpunya ide prisma menjual perhiasan perkawinan satu2nya untuk modal sawahnya yg hanya sepetak tanpa bantuan pemerintah maupun bank.

Yg menarik buat sy, dialog disampaikan dlm bhs yg lugas dan merakyat (pake bhs tegal campuran).

Sy salut buat sctv meskipun yg berani nayangkan sinetron spt itu.

Tp sayangnya keberanian itu msh blm maksimal krn jam tayangnya sangat kecil kemungkinan ditonton oleh banyak pemirsa…

Maaf, blm bisa nulis dg bahasa yg tertata dan menarik…🙏🙏🙏

MANA TULISANMU?