Apa bedanya SPI dengan Parenting berdasarkan lmu Psikologi?

133

Diskusi By Samsul Arifin dan Warga KSW #34 Akhwat
WA KSW 0811 113 139

(Q): Saya membantu Bu Dui menyusun materi-materi SPI. Kami sama sekali tidak mengambil rujukan ilmu psikologi. Full rujukannya dari Kitab Nidlom al Islam dan Kitab Syakhsiyyah Islaamiyah Jilid 1. Apakah Sahabat-sahabat yang pernah ikut parenting pakai ilmu psikologi merasakan bedanya?

(A): Itu perbedaan yang sangat signifikan Ustadz, di SPI kami diajak berfikir. Bukan hanya sekedar menerima materi mentah-mentah, didoktrin, seperti kebanyakan parenting yang mungkin ilmunya sudah jauh lebih dikuasi oleh pemateri. (Saya bicara dari sisi awam) kerangka berfikirnya bukan Al Qur’an dan sunnah. Walaupun sudah mulai banyak seminar parenting diluar yang menawarkan “mengembalikan anak kepada fitrahnya” (karena ITMnya mulai terlihat) tapi tetap ada pemisahan antara agama dengan penyelesaian masalah. Karena kembali ke teori yang dibuat oleh manusia, mungkin karena hasil didikan kapitalis yang masih melekat 😊 Sehingga begitu banyak fakta terindra yg terlewatkan.

(A): Saya pernah baca-baca buku tentang parenting dan ikut acara parenting setengah hari di sekolahan anak. Beda banged Ustadz, yang saya dapat dari SPI benar-benar kerasa di hati bukan lagi mencari pembenaran sebagai orang tua. Ilmu parenting yang bersumber dari Al-quran dan hadist sehingga kita tahu hakikat penciptaan manusia sebenarnya bertugas untuk apa di dunia, manusia adalah mahluk yang sempurna dan mulia maka kita wajib memuliakn anak-anak kita.

‬(A): Ustadz, ketika kami pulang dari SPI, kami duduk bareng setelah sholat isya. Saya pertama kali meminta maaf ke anak-anak dan suami. Kami berempat menangis bareng, saya sebagai ibu merasa sangat jauh dari kata sempurna untuk jadi ibu. Memperlakukan anak-anak sesenang hati saya. Karena saya berfikiran apa yang saya lakukan untuk kepentingan mereka juga tanpa saya berfikir bahwa mereka juga punya perasaan yang sama dengan saya. Setelah kami menangis, Bapaknya bilang kalo Ibu dan Bapak tidak berharap akademik dan prestasi yang menjulang, yang kami inginkan bahwa anak-anak bisa menjadi anak yang tunduk dan patuh kepada Allah. Karena dengan tunduk dan patuh pada Allah maka Allah sendiri yang akan mengandeng kalian menjadi yang terbaik. Alhamdulillah sampai sekarang mereka lebih kalem bawaannya, lebih saling menyayangi satu sama lainnya dan yang terpenting ketika kami orang tua sedang tidak ada dirumah, si Kakak sudah bisa mengajak adiknya untuk sholat dan mengaji. Mengakui bahwa kita orang tua juga punya salah dan tidak ada kata gengsi untuk meminta maaf ke anak tidak pernah saya dapatkan di ilmu psikologi. Karena dengan kita nguwongke anak-anak. Dampaknya amat sangat dasyat dan juga secara tidak langsung nilai akademik serta prestasi juga ikut terkatrol.

‬(A): Yg jelas setelah saya bertemu Bu Dui Bulan Januari yg lalu saya tersadar dari tidur yg sangat panjang. Saya tersadar Bahwa ilmu yang sesungguhnya hanya berasal dari Al-Qur’an sebagai manual book manusia ❤ Sudah banyak waktu yg saya sia-siakan tidak untuk mempelajari Al-Qur’an 😭 Selama ini saya gemar membaca, mengkaji, mengikuti seminar-seminar ilmu jiwa yang ternyata hanya membahas di permukaannya saja. Untuk bisa memahami manusia seutuhnya pertama-tama kita harus benar-benar memahami Al Quran, manual book kita karena Allah sudah menentukan kadar diri kita. Astagfirullah, semoga saya bisa mengejar ketertinggalan ini 💔🙏
======================

Insya Allaah kami dari SmartParent Institute akan membantu menemukan jawaban kegalauan para orang tua untuk mampu mendidik dan menjadikan anak-anaknya generasi cerdas berbasis Al Qur’an dan Hadist.

Temukan Ilmu yang bermanfaat di workshop SmartParent Institute
‘Fundamental Class: Membangun Generasi Cerdas Berbasis Quran dan Hadist’
bersama Dui Nasheer (Founder SmartParent Institute)

📝 Sabtu, 10 Februari 2018
⏰ 08.00 – 18.00 WIB
🏩 Hotel Jambuluwuk Malioboro, Jl Gajahmada, Yogyakarta

Saksikan dan bagikan video dibawah ini:

DAFTAR SEGERA!!!
DAPATKAN….
Investasi Spesial bagi Pasutri yang Mendaftar

Info & Pendaftaran Hubungi
081 1265 1190
081 1293 099
081 1264 9190

TERBATAS!!!

DIJAMIN GAK NYESEL DAN NAGIH!!!!!!!

Didukung oleh:
#SyaREA World
#MasyarakatTanpaRiba