AGAR PELANGGAN IDEAL TETAP SETIA PADA KITA

231

AGAR ORDER TETAP DI TANGAN
AGAR PELANGGAN IDEAL TETAP SETIA PADA KITA

Selepas makan malam bersama Team Sukses SMHTR Jabodetabek, saya bersama Bu Dui, De’ Lula dan Kang Andi, mampir ke mall sebelah hotel tempat SMHTR berlangsung. Mall yang terkenal dengan pusat elektronik di Bekasi.

Kami bermaksud membeli perangkat baru bagi kepentingan operasional kegiatan kami. Malam sebelumnya kami sudah putuskan dengan detail apa yang akan kami beli. Sudah jelas spesifikasinya, dan sudah ada alternative-alternatif beserta urutan-urutan mereknya.

Dan telah kami siapkan dana tunai untuk membelinya. Membeli dengan uang ya.. Bukan ngaku beli, padahal ngutang. Hehehe…

Kami berempat bergegas menuju outlet resmi alternative pertama yang ada di mall tersebut. Kedatangan kami disambut antusias oleh sales counter yang bertugas. Setelah menjelaskan apa yang sedang kami cari, rupanya di toko itu sedang tidak ready stock. Kamipun beralih ke toko resmi merek lain di sebelah. Namun rupanya, kami perlu lebih bersabar karena barang yang kami cari juga sedang tidak tersedia di toko itu.

Sambil keluar toko saya bergumam dalam hati:
Sayang banget… Toko resmi global brand tersebut melepas order begitu saja. Padahal kami siap menunggu walau beberapa hari jika mereka mau mencarikannya

Akhirnya di kamar hotel saya menghubungi Warga KSW di luar kota yang saya duga kuat menyediakan barang yang kami perlukan. Alhamdulillaah beliau siap membantu saya menyediakan barang yang kami perlukan. Jadilah kami order kepadanya, walau tetap harus bersabar, karena barangnya baru bisa saya ambil ketika ke Surabaya, Hari Rabu pekan depan.

Sampai pagi ini saya tidak habis fikir;
Kenapa ya? Perusahaan sekelas itu tidak melatih pramuniaganya untuk menangkap peluang penjualan? Padalah tinggal menambahkan kalimat sederhana ini untuk menangkap order yang sudah datang ke tokonya;

SILAKAN BAPAK/IBU TINGGALKAN NOMOR TELEPON, KAMI AKAN CARIKAN BARANGNYA SAMPAI KETEMU, SEGERA KAMI HUBUNGI BAPAK/IBU KETIKA SUDAH READY STOCK.

MOHON MAAF YA BAPAK/IBU, BARANG YANG BAPAK CARI MEMANG SEDANG TINGGI PERMINTAANNYA. HARAP BERSABAR YA BAPAK/IBU

INI NOMOR HAPE SAYA YANG BISA BAPAK/IBU HUBUNGI BESOK SETELAH MAKAN SIANG JIKA KAMI BELUM MENGHUBUNGI BAPAK/IBU

Kerreen kan?
Dengan hanya menambahkan kalimat-kalimat seperti di atas, perusahaan besar yang jor-joran iklannya untuk mendatangkan lead akan mendapatkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut:

1. Mempertahankan potensi penjualan atau transaksi dari berpindahnya ke pesaing
2. Mendapatkan data pelanggan potensial
3. Memberikan kesan pelayanan prima, karena team-nya memberikan perhatian dengan menawarkan bantuan kepada calon pelanggannya.

Jika mereka melakukannya tadi malam, kami rela koq menunggu beberapa hari untuk mendapatkan produk yang kami perlukan. Karena kami tahu, barang yang kami cari memang tidak sembarangan. Kata orang Bekasi, termasuk High End products. Hehehe…

Sunggu sayang sekali, anggaran iklan pemasaran yang besar, tidak diimbangi dengan kemampuan menjual yang handal. Pada program *M-HBHB*, perilaku seperti ini disebut burning money.

So…
Bagaimana dengan Anda?
Apakah Anda akan membiarkan pelanggan yang sudah datang ke toko atau menghubungi Anda untuk bertransaksi karena iklan Anda, akan lepas begitu saja?

Jika Anda dan team ingin menguasai keterampilan memasarkan dan menjual agar bisa terus mempertahankan order dan pelanggan potensial, kendati produk atau jasa yang Anda tawarkan sedang tidak ready, mari ikuti Workshop Becoming MASTER in MARKETING & SELLING (Be-MiMS) yang Insyaa ALLAAH akan kita selenggarakan pada:

Hari: Selasa – Kamis
Tanggal: 24 – 26 Oktober 2017
Waktu: Pukul 08.00 – 21.30 WIB. _Tidak menginap_
Tempat: The Dharmawan Park, Sentul City Bogor

Silakan daftarkan diri, team dan mitra bisnis Anda untuk mengikuti Workshop BeMiMS ini ke WA 0812-8831-8989.

BaarakALLAAHu lana wa lakum jamii’an..